Cara Membaca Data Iklan Anda di Dashboard

Di artikel sebelumnya Anda sudah belajar beriklan untuk pertama kali. Sudah praktek belum ? Nah, saat iklan sudah berjalan, Anda harus dan wajib bisa membaca data iklan yang ada di dashboard Ads Manager.

Buat apa jalanin iklan kalau ngga tau cara baca datanya ? Artinya Anda buta. Ngga tau iklan tersebut bagus atau buruk performanya. Ngga tau apakah harus nambah budget, atau justru mematikan iklan.

Ada banyak parameter yang disediakan Facebook untuk mengukur performa iklan yang berjalan. Saya akan sedikit berbagi tentang bagaimana cara saya membaca data iklan, menggunakan parameter yang penting-penting aja.

Silahkan Anda masuk ke dashboard Ads Manager.

Langkah awal yang harus Anda lakukan adalah mengatur kolom metriks apa saja yang perlu ditampilkan di dalam dashboard. Caranya adalah dengan klik dropdown menu seperti pada gambar di bawah ini.

Membuat custom column ads manager
Membuat custom column

Facebook sudah menyediakan beberapa kelompok kolom metriks berdasarkan kebutuhan analisa ( saya tandai kotak merah ). Ada Performance, Engagement, Video Engagement, dan banyak lagi. Namun ada beberapa metriks yang saya butuhkan dan ngga tampil disana. Jadi lebih baik membuat custom column aja sekalian.

Oke lanjut. Klik Customize Columns sampai muncul halaman pop up baru yang terdiri dari 3 kolom. Kolom kiri adalah kategori metriks. Kolom tengah adalah daftar metriks yang disediakan Facebook, dan kolom kanan adalah daftar metriks yang sudah Anda pilih. Lihat gambar di bawah ini.

Membuat custom column Facebook ads
Membuat custom column

Lalu metriks apa saja yang harus dipilih ? Ya jelas menyesuaikan objective campaign yang sedang Anda jalankan. Karena berbeda campaign tentunya berbeda goal iklan, dan pasti berbeda juga cara membaca datanya.

Jadi stop disini dulu. Anda sudah tau cara membuat custom column. Mengenai kolom metriks apa saja yang harus dipilih, saya akan jelaskan di bawah cara membaca data untuk beberapa iklan yang sering dipakai saja ya, seperti Video Views, Engagement, Traffic, dan Conversion.

So, check this out :

Membaca Data Iklan Facebook

1. Iklan Video Views

Dengan iklan ini, artinya Anda ingin menjangkau orang-orang yang suka nonton video, untuk menonton video yang Anda iklankan. Setelah video tersebut di klik, bisa tidak terjadi apapun, bisa juga masuk ke halaman web, tergantung pengaturan iklan Anda.

Metriks yang perlu dibuat adalah :

  1. Delivery
  2. Amount spent
  3. Reach
  4. ThruPlays ( Custom )
  5. Cost per ThruPlay ( Custom )
  6. Video watches at 25% ( Custom )
  7. Video watches at 50% ( Custom )
  8. Video watches at 75% ( Custom )
  9. Video watches at 100% ( Custom )
  10. Relevance score
  11. Frequency
  12. Budget
  13. Starts
  14. Campaign name
  15. Adset name
  16. Preview link

Totalnya ada 16 kolom metriks. Silahkan buat sesuai urutan diatas dan save as preset custom column ( kiri bawah ) dengan nama Video Views. Cara buat customized column gimana ? Baca lagi penjelasan saya di awal artikel.

Membaca data iklan video views
Membaca data iklan Video Views

Metriks nomor 4-9 ada tulisan “custom” karena hanya digunakan untuk baca data iklan Video Views aja. Semua metriks diatas selain nomor 4-9 akan selalu dibutuhkan untuk membaca data iklan semua campaign.

Delivery

Metriks ini menunjukkan status iklan Anda, apakah Active, In-Review, Draft, Scheduled, atau Not Approved. Dari kata-katanya saya ngga perlu jelasin lah ya apa maksud masing-masing status tersebut. Anda pasti udah ngerti.

Amount Spent

Metriks ini menunjukkan dana yang sudah dikucurkan sejak pertama kali iklan berjalan. Anda bisa melihat iklan menguntungkan atau ngga, dengan membandingkan budget yang keluar VS goal yang sudah dihasilkan oleh iklan tersebut.

Reach

Metriks ini menunjukkan berapa audience yang sudah dijangkau oleh iklan Anda. Idealnya jumlah reach adalah 10% dari amount spent. Kalau iklan Anda bagus, kadang reach bisa lebih dari 10% dan berimbas biaya iklan lebih murah. Berlaku juga sebaliknya.

ThruPlays

Metriks ini menunjukkan berapa kali video Anda ditonton. Ngga ada patokan baku angka disini. Semakin sering Anda ngiklan, nanti bisa mengira-ngira angka idealnya berapa. Kebetulan saya juga jarang ngiklan pakai Video Views jadi ngga begitu mengamati metriks ini.

Cost per ThruPlay

Metriks ini menunjukkan biaya yang dikeluarkan untuk setiap orang yang menonton video Anda. Iklan dengan reach 1.000 dan ThruPlays 100 akan lebih mahal biayanya dibandingkan dengan reach cuma 600 tapi ThruPlays 250.

Semakin relevan target iklan Anda, semakin bagus copywriting iklan, akan semakin banyak user yang klik video Anda, sehingga biayanya menjadi semakin murah. Berlaku juga sebaliknya.

Video Watches at 25% – 100%

Kalau ThruPlays menunjukkan berapa banyak yang menonton video Anda, maka metriks ini menunjukkan orang-orang yang menonton video Anda rata-rata selama berapa detik ( ditunjukkan dengan persen ).

Kalau metriks 25% yang tinggi, ya artinya video Anda kurang diminati. Buktinya, user baru menonton 25% sudah memutuskan untuk keluar / lanjut scrolling. Kalau metriks 100% yang tinggi, artinya video Anda disukai target audience.

Relevance Score

Metriks ini menunjukkan relevansi Ads konten Anda dengan target audience. Semakin tinggi relevansinya, biasanya jumlah reach juga akan melebihi 10% dari amount spent. Artinya, iklan Anda disebarkan maksimal oleh Facebook karena disukai target audience.

Frequency

Metriks ini menunjukkan berapa kali iklan yang sama diterima oleh satu user. Biasanya kalau sudah lebih dari 3 Anda perlu mengganti Ads kontennya dengan yang baru agar target audience ngga jenuh.

Budget

Metriks ini menunjukkan berapa budget iklan Anda ( harian / lifetime ) yang digunakan di setiap Adset, atau pada campaign ( jika Anda menggunakan fitur campaign budget optimization ).

Starts

Metriks ini menunjukkan tanggal iklan dimulai pertama kali. Anda memerlukan data ini untuk melihat sudah berapa lama iklan berjalan, agar bisa dibandingkan dengan hasil yang sudah didapat.

Campaign & Adset Name

Kalau Anda menjalankan split test banyak Adset atau Ads, metriks ini cukup membantu. Meskipun ada banyak Ads dengan nama yang sama, Anda bisa tau Ads tersebut milik Campaign / Adset yang mana.

Preview Link

Metriks ini membantu Anda melihat tampilan iklan saya di timeline Facebook.

2. Iklan Engagement

Saat Anda menjalankan iklan dengan objective Engagement, maka Facebook akan mengoptimalkan iklan Anda kepada orang-orang yang suka berinteraksi ( like, comment & share ). Jadi jangan berharap dapat hasil selain itu.

Beberapa metriks yang akan dibaca :

  1. Delivery
  2. Amount spent
  3. Reach
  4. Post engagement ( Custom )
  5. Cost per post engagement ( Custom )
  6. Post comments ( Custom )
  7. Link clicks ( Custom )
  8. Relevance score
  9. Frequency
  10. Budget
  11. Starts
  12. Campaign name
  13. Adset name
  14. Preview link

Totalnya ada 14 kolom metriks, buat susunannya sesuai urutan diatas dan di save as preset dengan nama Post Engagement ya. Caranya sama seperti penjelasan di awal artikel.

Membaca data iklan Engagement
Membaca data iklan Engagement

Saya akan jelaskan metriks nomor 4-7 saja ya ( yang ada tulisan “custom” ) karena metriks yang lain sudah saya jabarkan diatas, pada poin membaca data iklan Video Views.

Post Engagement

Metriks ini menunjukkan jumlah interaksi yang terjadi di postingan iklan Anda ( like, comment, share, klik pada foto, dan klik “see more” ). Ngga ada angka ideal. Semakin sering Anda ngiklan, Anda bisa merasakan berapa angka idealnya.

Cost per Pos Engagement

Metriks ini memberitahu Anda biaya yang harus dikeluarkan untuk setiap interaksi yang terjadi. Kalau reach udah banyak tapi interaksi sedikit, maka bisa dipastikan biaya disini akan mahal.

Kenapa interaksi sedikit ? Ya bisa jadi postingan Anda kurang menarik, atau ngga relevan dengan target audience iklan Anda. Itulah gunanya split test, jadi tau mana komposisi iklan yang terbaik.

Post Comments

Metriks yang menunjukkan berapa orang yang berkomentar di postingan Anda. Semakin banyak, semakin bagus. Artinya iklan Engagement Anda bisa dikatakan berhasil.

Link Clicks

Kadang Anda perlu meletakkan link di dalam Ads copy ( biasanya link ke web / chat Whatsapp ). Klik yang terjadi pada link tersebut yang dihitung oleh metriks ini. Jadi kalau copywriting Anda ngga ada link nya ya ga usah pakai metriks ini.

Ingat ya, link yang di klik menurut saya cuma bonus aja. Karena karakter audience yang dijangkau oleh iklan Engagement ya tipikal user yang suka like, comment & share postingan aja.

3. Iklan Traffic & Conversion

Di bagian ini saya gabung pembuatan custom column nya. Soalnya iklan Traffic dan Conversion tuh saling berhubungan. Sejalur. User klik iklan ( hasil dari iklan Traffic ) lalu masuk ke web, setiap alurnya di dalam web direkam oleh pixel event ( di optimasi untuk iklan Conversion ).

Langsung aja buat kolom-kolomnya :

  1. Delivery
  2. Amount spent
  3. Reach
  4. CTR Link ( Custom )
  5. CPC Link ( Custom )
  6. Link clicks ( Custom )
  7. Content Views ( Custom )
  8. Add to Cart ( Custom )
  9. Checkout Initiated ( Custom )
  10. Purchase ( Custom )
  11. Cost per Purchase ( Custom )
  12. Purchase Conversion Value ( Custom )
  13. Relevance score
  14. Frequency
  15. Budget
  16. Starts
  17. Campaign name
  18. Adset name
  19. Preview link

Totalnya ada 19 kolom metriks. Cukup panjang, dikarenakan alurnya yang juga panjang sampai masuk ke dalam web Anda. Sebelumnya, ada beberapa catatan dari saya :

  • Untuk iklan Traffic cukup baca data metriks 4-7 saja
  • Untuk iklan Conversion harus baca data metriks 4-12 ya
  • Metriks 7-12 ngga baku seperti itu, tergantung alur di dalam web Anda
Membaca data iklan Traffic dan Conversion
Membaca data iklan Traffic & Conversion

Silahkan buat urutan metriksnya sesuai yang saya tulis diatas, dan save as preset dengan nama Traffic / Conversion ya. Saya akan jelaskan satu per satu fungsi metriks diatas.

CTR Link

CTR ( Click Through Ratio ) Link artinya perbandingan antara berapa user yang melihat iklan Anda VS user yang akhirnya melakukan klik. Goal iklan Traffic kan menggiring audience untuk klik iklan Anda, jadi angka ini penting.

Idealnya minimal 1% buat saya. Jika dibawah itu, berarti iklan saya ngga diminati oleh target audience, jadi mereka ngga melakukan klik.

CPC Link

CPC ( Cost per Click ) Link adalah biaya yang dikeluarkan untuk setiap klik iklan yang terjadi. Ngga ada patokan baku berapa biayanya, tergantung dengan margin profit produk Anda juga.

Link Clicks

Kalau CTR Link menunjukkan persentase jumlah klik, maka metriks ini menunjukkan jumlah klik yang terjadi terhadap iklan Anda.

Content Views

Metriks ini menunjukkan berapa user yang sudah klik iklan Anda dan berhasil masuk ke halaman web / landing page produk Anda. Angka ini juga cukup penting. Idealnya jumlah content views diatas 75% dari jumlah klik.

Kalau dibawah itu, kemungkinan besar ada masalah dengan kecepatan load web Anda. Bisa jadi banyak pengunjung yang kabur sebelum berhasil masuk web Anda karena lemot.

Jika Anda beriklan menggunakan objective Traffic maka metriks yang dilihat hanya sampai sini, karena Facebook hanya mengoptimasi iklan Anda kepada orang-orang yang biasa klik iklan.

Well . . .

Metriks selanjutnya harus dibaca saat Anda menjalankan iklan Conversion. Goal iklan Conversion adalah mengoptimalkan iklan Anda kepada audience dengan kebiasaan tertentu.

Misalkan Anda menjalankan iklan Conversion dengan optimasi Add to Cart, maka Facebook akan menjangkau target audience yang mirip dengan karakter orang-orang yang sudah Add to Cart di dalam web Anda.

Jadi sebelum membahas beberapa metriks selanjutnya, saya akan memberitahu Anda bagaimana alur penjualan di website saya, yakni :

  1. Content Views ( user masuk landing page )
  2. Add to Cart ( user memasukkan produk ke keranjang belanja )
  3. Checkout Initiated ( user mengisi data-data pemesanan )
  4. Purchase ( halaman terima kasih berisi detail pembayaran & rekening )

Di setiap alur saya sudah memasang pixel yang sesuai transaksinya. Misal di halaman keranjang saya pasang pixel Add to Cart. Di halaman form pemesanan saya berikan pixel event Checkout Initiated. Dan seterusnya.

Jadi Anda tinggal sesuaikan metriks yang dibaca dengan alur penjualan di dalam website Anda ya. Misalnya ada juga yang seperti ini alurnya :

  1. Content Views ( user masuk landing page )
  2. Lead ( user klik tombol pemesanan via Whatsapp )
  3. Purchase ( user konfirmasi setelah pembayaran )

Add to Cart

Metriks ini menunjukkan berapa orang yang sudah masuk ke web ( Content Views ) dan akhirnya klik tombol beli / masuk halaman keranjang. Angka ideal bagi saya adalah Add to Cart harus diatas 30% dari Content Views.

Checkout Initiated

Setelah masuk halaman keranjang, user melanjutkan untuk mengisi data-data pembayaran di halaman selanjutnya, dan direkam dengan pixel Checkout Initiated. Jadi metriks ini akan menunjukkan berapa orang yang melanjutkan prosesnya.

Angka ideal bagi saya di bagian ini minimal 30% dari user yang sudah Add to Cart.

Purchase

Metriks ini menunjukkan berapa user yang menyelesaikan pembayaran hingga terbit invoice ( belum transfer ). Angka ideal yang harus dicapai di bagian ini minimal 30% dari jumlah user yang mengisi data pemesanan ( Checkout Initiated ).

Selanjutnya baru dilakukan follow up via Whatsapp dan email agar calon pembeli transfer. Konversi transfer yang harus dicapai minimal 50% dari invoice yang sudah terbit.

Cost per Purchase

Metriks ini penting untuk menunjukkan berapa biaya yang harus Anda keluarkan untuk membuat 1 Orang membeli produk Anda. Kalau biaya disini lebih mahal dari margin profit produk Anda, sia-sia dong.

Jadi idealnya ( bagi saya ) biaya per pembelian adalah maksimal 30% dari margin profit produk yang saya jual.

Purchase Conversion Value

Metriks ini menunjukkan nilai transaksi / harga jual produk. Jadi bisa kelihatan tuh, berapa total budget iklan yang sudah keluar VS berapa nilai transaksi yang dihasilkan.

Penutup

Itulah cara yang paling sederhana untuk membaca data iklan Facebook yang sedang berjalan. Ada beberapa teknik pembacaan data yang lebih mendalam lagi. Namun untuk awal beriklan metriks-metriks diatas sudah lebih dari cukup.

Anda sudah membuat beberapa kelompok metriks, jadi tinggal ganti-ganti aja menyesuaikan campaign iklan yang sedang berjalan. Misalnya saat jalankan iklan Engagement, tinggal ganti saja custom column nya. Begitu juga saat gunakan iklan Traffic / Conversion ya disesuaikan lagi.

Karena ngga mungkin kan menjalankan iklan Conversion tapi parameter yang di lihat adalah Engagement seperti like, comment & share ?

 

Diskusi Pembaca . . .

  1. Assalamualaikum. Bismillah. Apakah harus dilakukan secara berkala Mas?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Baca data ? Iya mas, kalau ngga, ga terkontrol. Bisa sih beberapa metriks dibuat otomatis menggunakan fitur Rule bawaan ads manager. Bisa juga pakai 3rd party tool seperti revealbot atau ads espresso. Tapi kalau masih awal-awal, iya harus berkala. Saya biasa per 3 dan 7 hari.

      Balas
    • OC LP maksudnya ? LP View diatas 85% dari OC kalau saya. Dibawah itu saya anggap load speed LP kurang cepat.

      Balas
  2. Assalamualaikum mas Rizki,
    Terima kasih banyak atas insight” yg bisa saya dapat dari artikel ini dan dari pertanyaan dan jawaban” yg ada. Izin bertanya ya mas Rizki.

    Saya ada ads pake objektif conversion, tujuan dari konversi adalah klik whatsapp.
    pixel sudah dipasang di whatsapp rotator, pixel aktif, chat masuk dengan normal, dengan kemungkinan ada kebocoran chat tidak sesuai antara dashboard dan real chat.

    dengan data” sebagai berikut :
    CTR ALL : 3.40%
    CRT LINK CLICK : 3.06%
    Frequensi : 1.02
    Cost per Result : Rp.250-350
    Targeting sederhana dengan lookalike visitor IG dan web saya mas Rizki.
    Penempatan iklan di : beranda IG, beranda Facebook, IG Story, FB Story dan Jelajah IG.

    Apakah penempatan ini sudah benar mas? agar mengurangi kebocoran jumlah real chat yg masuk ke whatsapp admin?

    Terima kasih banyak atas bantuan mas Rizki

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Sama-sama mas. Terima kasih juga sudah berkenan mampir.

      Langkahnya sudah benar. Datanya sudah bagus. Terkait kebocoran chat wa, kalau saya placement dibuat otomatis aja biar FB yg atur, nah device nya diganti mobile only.

      Balas
      • Terima kasih atas balasannya mas Rizki, cuma saya bingung, klo saya ubah placement di add set dengan otomatis, dimana cara atur supaya devicenya cuma “mobile only” ya?

        mohon maaf merepotkan mas Rizki sekali lagi.

        terima kasih Banyak mas

        Balas
        • Oiya maaf saya nggak teliti. Placement tetap manual, agar bisa di set mobile only. Terkait selisih data WA dashboard VS real, ini pasti terjadi. Istilahnya discrepancy data. Selisihnya berapa ya ? Saya cek di komen sebelumnya blm disebutkan datanya ya.

          Kalau saya, selama nggak lebih dari 20% saya anggap masih normal. Anyway, sudah tes ganti2 greetings message nya ?

          Balas
  3. Mas mau tanya saya kan jalankan iklan traffic dengan isi 2 interest. Nah cara baca data interest mana yang paling berkontribusi yg terbaik baca datanya sebelah mana ya? Saya ubek2 koq gak ktemu settingan opsinya? Apa sudah dihapus atau dari dulu memang gak ada? Ty

    Balas
    • Kalau pakai tool bawaan FB ga bisa. Harus pakai tool2 luar untuk analisa interest. Gatau sekarang tool2 tersebut masih fungsi apa ngga. Cara termudahnya, pisah aja 2 interest itu jadi 2 adset. Jadi ketauan adset mana yang bagus kan ?

      Balas
  4. Hu.. kapan bikin WS ? Gabung di grup Dimensi juga? jrg muncul di grup

    Balas
    • Haloo, belum terpikir bikin ws mas, ilmunya masih cetek hahaha. Kebetulan saya ngga gabung Dimensi. Dulu pernah masuk, telegramnya error dan semua grup terhapus, sekarang blm masuk lagi, hehe.

      Balas
  5. Saya mau mencoba iklan di Facebokk Ads apakah saya wajib mempunyai situs web?
    Apakah saya harus membuat pengelola bisnis atau cukup dengan hanya mempunyai fanspage saja?

    Balas
    • Harus punya web.

      Business Manager dan Fanpage itu 2 hal berbeda. Jadi harus punya keduanya. Bukan salah satu

      Balas
  6. Mas maaf mau tanya,
    1. kalau relevance score (RS) tidak ada/muncul kenapa ya, sy sdh ke setingan customize column tp item RS tdk ada/muncul jg ?
    2. Jumlah maksimal column yg ditampilkan itu brp ya, soalnya sy sdh nambah item d customize column tp pada saat lihat column yg ditampilkan item yg dipilih malah tdk ada.
    Terima kasih mas

    Balas
    • 1. Seingat saya RS memang sdh tdk ada, digantikan Quality Ranking.
      2. Saya ngga tau brp maksimalnya mas, blm pernah coba soalnya. Pastikan setelah pilih item di save, lalu di bagian Column dipilih preset custom yg sdh mas buat tadi.

      Balas
      • Itu karena saya belum punya web mas, jadi lgsg saya direct to wa,
        Apakah ada solusi lain?

        Balas
        • Solusinya bikin web mas, kalau memang ingin jualannya jangka panjang, membesar, mengumpulkan lebih banyak data customer, dan lebih profesional. Biaya bukan kendala, ada banyak cara bikin web gratis, bisa googling. Ilmu jg bukan kendala, ada ribuan artikel dan video yg mengajarkan tutorial membuat web.

          Balas
          • Ok mas.
            Oia mau tnya mas, kalau gak bisa lihat komentar di iklan saya knpa ya?
            Di pratinjau iklan lewat hp ada komentar masuk,
            Tpi di FB gak ada notif nya,
            Itu knpa mas?

          • Di FB ga ada notif doang, atau memang ga bisa lihat komennya ? Kalau cuma ga ada notif, mungkin pengaturan di Fanpage nya, di Settings > Notification.

    • Mas saya sdh iklan dgn objective traffic,
      Dan lgsg saya direct to wa,
      Dalam dashboard jumlah klik tautan sudah banyak,
      Tpi belum ada satupun wa yg masuk,
      Itu problemnya apa ya mas?
      Mohon solusinya. Tks

      Balas
      • Mungkin banyak yg kaget. Lihat iklan, tertarik, klik, eh langsung disuruh ke kasir ( wa ), padahal harusnya ke toko dulu ( web ) lihat2 produknya, infonya, fotonya.

        Balas
  7. Bismillah.
    MasyaAllah menarik sekali penjelasannya mas Rizki terutama bagi saya sebagai pemula didigital marketing khususnya FB Ads.

    Sedikit share mas sekaligus ingin nanya,

    Beberapa bulan terkahir ini saya sering belajar pasang iklan, modal belajar2 ws yang pernah saya ikuti, benar2 dari 0, saya ikuti step by step sampai 1 iklan bisa jalan. Cuma sampai disini saja selebihnya untuk analisa iklan,istilah2 dlm FB Ads tidak tahu sama sekali. biasa saya jalankan sekitar 5 hari paling yang sampai chat ke wa paling banyak 10 itupun tdk ada yang closing,karena tahunya saya yg penting ada masuk keWa, kemudian saya buat lagi iklan baru dengan konten yang baru pula, kemudian ganti lagi, seperti ini terus berulang kali sampai akhirnya Alhamdulillah ada yg closing 1 itupun saya nda tahu kenapa bisa closing tahunya hanya rezeki anak shaleh kayaknya, hehe.

    karena pernah closing jadinya semangat pasang iklan lagi seperti sebelum2nya bahkan hingga hari ini dan alhamdulillah blm ada yang Closing lagi.

    sedikit gambaran iklan saya objectivnya traffic, budget 100K/hari, funnelnya dari iklan langsung chat ke WA via link tanpa ada web/LP, produknya berupa Tanah Kavling.

    Yang saya ingin tanyakan Mas

    1. Sebagai pemula bagaimana saya menjalankan iklan, apakah perlu testing beberapa iklan, conten atau semacamnya ?
    2. Kira2 untuk produk seperti tanah kavling apakah perlu LP/Web jg ? karena sekitar 90% lebih customer sebelumnya transaksinya offline berhubung harus cek lokasi dlu serta penjelasan2 seputar lokasi dll
    3. Rekomendasi t4 belajar Fb Ads untuk seperti saya ?

    Balas
    • Punya web itu buat saya wajib. Web itu toko kita. Orang dateng ( klik iklan ), blm lihat-lihat barang di toko ( web ) tiba-tiba disuruh langsung ke kasir ( whatsapp ), kira-kira pas ngga ?

      Utk nomor 1, 3, dan cerita mas diatas, sepertinya mas memang blm memahami tujuan beriklan. Hal yang sangat mendasar. Bisa baca lagi artikel2 di web ini. Kalau ada budget, rekomen ikut Kelaskonversi[dot]com milik guru-guru saya. Bagus materinya, belajar dari nol.

      Balas
  8. Assalamualaikum Kak Rizki Alief

    Parameter/indikator apa yg perlu diperhatikan dalam menjalankan sebuah kampanye iklan berjenis pesan (Baik Messenger ataupun Whatsapp)

    Terimakasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Jadi dari iklan langsung masuk Whatsapp ? Yang jelas ya jumlah leads yg masuk, sesuai ngga dengan cost yg dikeluarkan. Parameter lainnya standard, seperti CPM, CTR, dan perbandingan link click vs real chat yg masuk.

      Balas
      • Terimakasih petunjuknya.

        Bagaimana cara menentukan patokan maksimal biaya “percakapan yg dimulai” ? Sehingga bisa tau Worthed atau tidaknya sebuah kampanye iklan pesan dilanjutkan atau di hentikan.

        Terimakasih

        Balas
        • Caranya dengan sering beriklan, karena tdk ada patokan baku. Setiap produk pasti punya biaya rata2nya sendiri. Tergantung margin produk dan closing rate jg.

          Balas
          • Maaf kalau bayak nanya ^__^
            Boleh diberi contoh Kak Rizki ?

            Misalnya margin produk Rp. 115.000, kira2 berapa patokan biaya max per pesan/leads yg masuk ?

            Terimakasih sebelumnya ^__^

  9. assalamualaikum mas alif,
    mau nanya saya iklan menggunakan objective video views, lanjut koversi LLA, pas awal awal CTR bagus 2.4% akan tetapi nambah hari turun terus hingga 1.3%. pas mulai iklan conversi, iklan video view saya stop, apakah itu berpengaruh

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      CTR di awal tinggi, kemudian turun sampai ke angka tertentu dan stabil disana, itu wajar. Tapi kalau turun terus artinya ada masalah dengan konten iklan, tdk ada hubungan dengan campaign VideoViews.

      Ada sih hubungannya, terkait audience yg dipakai. Tapi ga berhubungan ke CTR iklan Conversion.

      Balas
  10. mas mau tanya mas data saya untuk view content terbaca di pixel tetapi di ads managernya tidak terbaca itu kenapa ya pak padahal pixelnya udah saya hubungkan ke adsnya

    Balas
    • Di kolom ads manager sudah ditampilkan metriks ViewContent nya ?

      Balas
      • masalah saya sama nih mas. ada kolom view contentnya tapi g ada isinya.itu kenapa ya mas?

        Balas
        • Artinya ViewContent nya tidak ter-trigger. Artinya halaman yg diiklankan tdk berisi pixel ViewContent. Pastikan sdh meletakkan pixel event di tempat yg benar, dan pastikan sdh ter-trigger, bisa pakai fitur test event di bagian Event Manager / pixel.

          Balas
          • Makasi mas jawabannya. Kmrn itu sy pasang convertion. Akhirnya sy matikan iklannya dan sy ulang jadi traffic. Eh tiba2 ada isi kolomnya. Mgkn pas setting iklan ada isian itu kali ya mas. Lieur sy hehe

          • Nanti kalau sudah sering ngiklan ngga lieur lagi deh, hehe.

          • O iya satu lagi mas. Di web sdh sy pasang pixel unt semua laman (apa itu namanya ya?wide..apa gitu). Nah caranya biar ada content view di landing page apakah cukup dng buat custom pixel saja di ads managernya?apa ada lagi coding2 yg harus sy pasang di web? Makasi sebelumnya mas

          • Pixel PageView maksudnya untuk semua laman. Silahkan baca artikel saya tentang cara memasang pixel ya kak.

    • bantu jawab, kemungkinan yang di trigger di pixelnya itu pageview. bukan view content. yang harusnya di trigger itu view content

      Balas
      • Yap kemungkinan ini juga bisa terjadi, berarti event ViewContent blm terpasang.

        Balas
  11. Assalamu’alaikum Mas Alief,

    Saya baru belajar FB ads dan ikutin tutorial Mas Alief.
    Mohon analisa dan saran dari Mas Alief dari data sebagai berikut,

    1. Adset : Traffic – LP Views, dengan CBO dan placement hanya mobile
    2. Reach : 5.790
    3. CTR : 1.17%
    4. CPC : 881
    5. LC : 73
    6. CV : 48
    7. ATC : 1

    Yang ingin saya tanyakan adalah,

    1. Apakah iklan saya bisa saya lanjutkan dengan setting seperti itu saja, atau saya scale up budget-nya. Karena dengan budget saat ini, reach 2.0K-5.8K dan LPV 10-30 saja per hari.
    Berapa minimal LPV yang ideal untuk bisa mematangkan pixel?
    2. Kapan waktu yg tepat untuk saya eksekusi Conversion?
    3. Mohon analisanya apakah iklan saya sudah cukup baik? Perlukah saya ganti dan jika diganti apakah whole campaign ataukah adset/ads-nya saja?

    Demikian pertanyaan dari saya, terima kasih sebelumnya untuk semua materi di web ini, serta jawaban dan saran dari Mas Alief.

    Barakallahufiik, Wassalamu’alaikum

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Mohon maaf saya baru respon. Komentarnya ternyata masuk spam.

      1. Scale up budget ? Saat iklannya hasilkan profit. Kalau blm profit, utk apa di scale up kan.

      Kalau saya minimal 500an LPV.

      2. Saat pixel sdh matang dan hasil iklan sebelumnya bagus.

      3. Dari VC ke ATC anjlok, cuma ada 1. Artinya halaman web ngga berhasil ngajak user utk ATC. Bisa jd sales letter kurang menarik, slh pricing, letak tombol CTA, warna tombol CTA, dll.

      Balas
      • Baik Mas Alief, terima kasih untuk saran-sarannya.
        Semoga terus semangat membagikan ilmu-ilmunya kepada kami.

        Jazakallahu khairan

        Balas
        • Aamiin Allahumma aamiin. Sehat dan sukses selalu ya.

          Balas
  12. Selamat malam Mas sebelumnya terimakasih artikelnya sangat membantu,

    Saya mau tanya Mas,saya gabung di salah satu perusahaan yang sudah menyiapkan langsung landing page kita begitu kita join,dan website toko juga udah disiapin semua,

    Pertanyaan saya bagaimana cara kita memasang pixel facebook kita di landing page dan website tersebut ?

    Terimakasih

    Balas
    • Sama saja dengan cara memasang pixel di web2 pada umumnya. Pertanyaannya bukan gimana cara pasang pixelnya, tp gmn cara dpt akses dashboard admin website nya ? Kalau ga bisa akses, artinya ga bisa pasang pixel. Kalau bisa akses artinya bisa pasang pixel. Gimana caranya ? Sesuai yg tercantum di artikel ini.

      Balas
  13. halo mas rizky. sebelumnya terima kasih sudah menulis konten seperti ini. web ini bantu banget buat saya belajar digital marketing/fb ads

    saya mau tanya nih mas tentang pixel fb ads

    jadi alur penjualan di landing page saya seperti ini

    1. landing page (sudah dipasang page view)
    2. CTA yang mengarah ke wa (pixel = lead)
    3. closing di wa

    yang ingin saya tanyakan
    1. apakah pixel purchase wajib ada di landing page
    2. bila ada, diletakkan di mana ya? karena closiing penjualan dilakukan di wa. untuk konfirmasi setelah pembayaran itu maksudnya dikasih link atau seperti apa ya mas?

    terima kasih mas rizky

    Balas
    • Halo mas, maafkan baru respon.

      Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir dan baca blog sederhana ini.

      Pixel Purchase ngga harus ada, tp kalau ada lebih baik ( dengan catatan yg di track adalah REAL purchase ).

      Lalu gimana kalau closing di WA ? Setelah mereka transfer, suruh aja isi form konfirmasi. Jadi mas bikin halaman domain,com/konfirmasi isinya form, ketika di klik submit masuk halaman domain,com/terima-kasih. Di halaman terima kasih ini yg diletakkan pixel Purchase.

      Opsi lain, bikin aja halaman terima kasih berisi info kupon diskon ( misalnya ).

      Setiap closing di wa, konfirmasi pembayaran di wa, mereka suruh aja klik link domain,com/terimakasih ( disamarkan pakai bitly jg bisa ) dengan dalih ada info diskon, atau semacamnya. Intinya biar mereka klik, masuk halaman, dan terekam event nya.

      Balas
  14. Saya mau menanyakan untuk metrik data dari iklan brand Awarness apa saja ya yang di ambil.
    Kemudian cara untuk membuat custom dari iklan brand Awarness tersebut caranya bagaimana? Untuk ads sendiri saya menggunakan Vidio?
    Terimakasih

    Balas
    • Aktifkan kolom “estimated ad recall lift” utk melihat perkiraan jumlah orang yang mungkin ingat melihat iklan Anda.

      Custom audience nya bisa dibuat dari video viewers.

      Balas
      • Saya mau menanyakan lagi mas tentang funell, saya udah menjalankan teknik funell yg konversi optimasi pixel dari view content hingga Atc karena di landingpage saya haya menggunakan 2 event tersebut.
        .
        Pertama : saya jalankan iklan konversi 2 hari optimasi pixel VC
        Hasil yg saya dapatkan lumayan bagus CTR all 10% dan CtR link klik 4% namun saya belum mendapatkan penjualan , bajed saya gunakan sebesar 150K
        .
        Kedua : hari ketiga dan seterusnya saya buat adset di campaign yg sama ,adset CA VC -> kecualikan CA ATC , disini saya jg mendapatkan CTR yg tinggi namun belum mendapatkan penjualan juga.
        .
        Pertanyaannya : 1.apakah funell yg saya gunakan sudah tepat?
        2. Sebaiknya yg harus saya optimisakan lagi agar supaya saya mendapat penjualan?

        Terimakasih

        Balas
        • Iklan pertama : iklan sdh bekerja baik, sdh membuat orang tertarik dan masuk web. Pertanyaannya, brp orang yg sdh VC lanjut ke ATC ? ATC ini apa, Whatsapp kah ?

          Kalau dari VC ke ATC anjlok, ada yg kurang optimal dari sales letter landingpage nya. Orang cuma datang, ngga lanjut order. Dari ATC ( saya asumsikan ini whatsapp ) ternyata ngga ada yg closing, brati ada masalah di teknik cs nya.

          Jadi kalau menanyakan soal penjualan, hrs dilihat keseluruhan rangkaian perjalanannya.

          Iklan kedua : jawabannya sama dengan iklan pertama.

          Saran saya :

          1. Jalankan iklan Traffic saja dulu, hardselling, arahkan ke web. Otomatis dpt VC, ATC. Di tahap ini, harusnya sdh terjadi sales. Kalau blm, cek lg keseluruhan datanya seperti yg saya blg diatas, periksa anjloknya dimana.

          2. Jalankan iklan Reach utk retarget yg sdh VC ( blh exclude ATC blh tidak ), kontennya bisa nawarin diskon, testimoni.

          Kalau data pixel blm banyak, jangan dulu jalankan Conversion.

          3. Bikin halaman terima kasih berisi pixel Purchase. Jadi setiap orang yg masuk whatsapp dan closing, setelah mereka konfirmasi pembayaran, suruh aja klik link thank you page, supaya terekam pixelnya.

          Untuk modal nanti beriklan Conversion.

          Balas
  15. obj : traffic

    reach= 2.210
    view content = 9
    website view content = 9
    click all = 104
    link click = 64
    outbound click = 64
    landing page view = 34
    ctr = 4.62

    dari data iklan yang saya jalankan
    mas mau tanya saya
    1. apa penyebab lp view berbeda dengan vc ? saya sudah pasang pixel vc di lp.
    2. jika lp lemot. data lp saya.
    pagespeed score A (97%)
    yslowscore B (83%)
    fully loaded time (3.0 s)
    total pagesize (810kb)
    Request (24)
    melaui gtmetrix.

    bagaimana mas solusinya. saya kebingungan membaca datanya dan mencari solusinya
    terimakasih

    Balas
    • Apakah LP View dan ViewContent ini halaman yg sama ? Halamannya pakai Elementor ngga ? Kasus diatas artinya pixel VC tdk ter-trigger dengan baik, makanya angkanya kecil, harusnya ga beda jauh dengan LP View.

      Balas
  16. Assalamu’alaikum mas

    Mas rizky ada channel khusus telegram mas.
    klo ada boleh saya ikut gabung

    Terimakasih sebelumnya

    Balas
    • Wa’alaikumsalam, kebetulan tdk ada mas, hehe. Diskusinya saya pusatkan di blog ini.

      Balas
  17. SDH 3x ini iklan fbads sy dikatakn melanggr aturan FB, pdhl tdk, shg 3x jg sy buat akun br, iklan sy brp video views byasany SDH brjln sktr 3 – 5 Minggu, tp tiba2 trus scr sepihak dihentikan dg akan mlnggr atrn FB, jdny males hrs buat akun br. Solusinya gmn mas…..thanks

    Balas
    • Saya tidak tau solusinya apa, karena saya tdk tau masalahnya apa. Saya tdk tau apa penyebab mas dianggap melanggar. Mas bilang “padahal tidak” memang tau dari mana ? Hehe.

      Apalagi sampai 3 kali, saya rasa itu bukan kesalahan sistem FB, tp memang ada yg melanggar.

      Balas
    • tinggal Banding aja mas ke FB nya nanti juga Akun Balik lagi, biasanya ada yg beberapa jam atau berhari-hari, berminggu-minggu bahkan yang tak kembali juga ada. hehe alhamdulillah saya sih dalam hitungan jam kembali lagi

      Balas
      • Nah betul tuh, random, kadang sejam, kadang seminggu, kadang ga balik, hehe.

        Balas
  18. Halo mas, mau tanya donk.

    Saat ini saya sedang membuat pixel custome event. Tp di dashboard kenapa saat pilih customize column itu tidak ada muncul pilihan pixel yang saya buat dengan nama sendiri itu di pilihan metric ?

    Mohon bantuannya.

    Thx before.

    Balas
    • Event nya udah jadi ijo ? Udah ada isinya ? Kalau masih merah biasanya blm muncul di customize column.

      Balas
  19. hi mas, saya udh buat 3 iklan pake conversi dg video ttg kacamata dr hari Jum’at hingga hari minggu ini. OCLP saya dibawah 75%, yaitu 164/85, 108/54, 97/49 dg budget daily 30ribu menggunakan pixel yg view content dan belum ad ATC bahkan baru ada 1 Komentar di ads saya. ini saya baru pertama x buat iklan dan baru belajar fb ads pertengahan desmber 2019.
    apa yg harus saya perbaiki mas, misal jika dr sisi LP, saya udh pake lazy load, optimasi gambar sdh saya resize semua. Mohon Pncerahannya mas.
    jika perlu saya kirim email tuk minta pendapat mas agar bisa melihatLP saya?

    Balas
    • Start iklannya sudah kurang tepat mas. Baru pertama iklan, pixel blm matang, tapi sdh pakai Conversion. Coba pahami lagi fungsi dari masing-masing objective campaign di artikel saya “fungsi objective campaign”. Lalu pahami lagi kebiasaan user, sehingga bisa menentukan tahapan iklan yg tepat, atau disebut funneling. Baca artikel saya “teknik funneling”.

      Lihat data OCLP kemungkinan memang LP nya lemot. Banyak yg ga sampai masuk LP. Ada banyak sekali faktor yg mempengaruhi, termasuk kualitas hosting. Coba Googling aja “cara mempercepat load time” dan di praktekkan.

      Balas
  20. Selamat sore Mas Alief…link click sudah mencapai 228, mengapa belum ada nilai di Conten views ya? terimakasih

    Balas
    • Bisa jadi web lemot sehingga sama sekali tdk ada yg berhasil mendarat di web setelah klik iklan. Bisa jadi pixel ViewContent blm terpasang tepat sehingga saat user masuk web pixelnya tdk ter-trigger.

      Balas
  21. Selamat sore Mas Alief…mau nanya perbedaan link click dengan outbound click apa ya Mas? Kalau di ulasannya Mas Alief link click adalah metriks yang menunjukkan jumlah klik yang terjadi terhadap iklan Anda sedangkan yang di artikel yang pernah saya baca jumlah orang yang klik dari CTR (Link Click Through Rate). Kalau kedua istilah tersebut adalah sama mengapa hasilnya berbeda ya mas? Mohon pencerahan dari Mas Alief. Terimakasih

    Balas
    • Link click = orang yang klik iklan
      CTR = perbandingan antara jumlah iklan tayang dibagi jumlah klik.

      Misalnya iklan tayang 1.000 kali. Di klik 500 kali. Artinya link click nya 500 kali dan CTR nya ( 500 / 1.000 ) x 100% = 50%

      Balas
      • Terimakasih sekali mas Alief sya jadi paham ttg Link Click. Apakah Link Click tersebut sama dengan metrik Outbound Click? Mohon pencerahan mas. Terimakasih.

        Balas
        • Link clicks dihitung jika user klik link iklan kita, baik yg mengarah ke luar properti Fb ( misalnya ke web ), atau ke properti Fb lainnya ( misalnya profile Instagram ).

          Outbond clicks dihitung HANYA jika user klik link yang menuju keluar properti Fb ( ke website ).

          Jadi kalau iklannya mengarah ke web, pakai link clicks atau outbond clicks sama aja hasilnya.

          Balas
  22. oh begitu…
    saya jualannya di bawah harga 200.000 an, produk celana. berarti setidaknya 20-30% ya..

    tapi memang sih LP saya blm standart AIDA, rada acak2 an.. mau di benerin dulu..

    ada saran lg mas..?

    Balas
    • Ketika dari LP ternyata yang lanjut ke WA sedikit, berarti memang ada masalah dengan LP nya. Bisa jadi dari penawarannya, bisa jadi harganya, bisa jadi strategi penjualannya ( misalnya sistem diskon, atau sistem bundling, atau sistem harga coret, dan yg lainnya )

      Balas
  23. Halo mas Alief, salam kenal.

    mohon bantuannya mas
    saya punya study case gini :
    1. Reach >> Result (Link Click) = 1,8%
    2. Result (Link Click) >> LP = 40% (masalah pertama)
    3. LP >>Leads (WA) = 5,34 % (Apa ini juga masalah? saya lihat standar mas alief 30%)
    4. Leads (WA) >> closing = 30%

    Pertanyaan saya :
    Apa benar point no 3 itu bermasalah?
    takutnya yang saya pahami ketuker karena point no 4 saya menghasilkan 30%.

    Balas
    • Nomor 2 sepertinya bermasalah, mungkin load web agak lemot mas. Harusnya dari link click ke LP view itu diatas 75%.

      Untuk nomor 3 tergantung produk, tergantung nominal harga. Saya dulu jualan produk di bawah 300.000, leads yang masuk antara 20% – 30% dari LP view. Closing rate 30% – 50% tergantung skill CS nya.

      Sekarang saya jual produk diatas 5 Juta, dari LP view jadi leads hanya 1% – 3%, tapi closing rate 80% – 90% mas.

      Jadi kondisional memang menurut saya pribadi.

      Balas
  24. mo nanya mas sy pny produk brp rak dinding, trus klo mo iklan berbayar di FB sebaiknya bikin blog dolo utk landing page ato tdk perlu. thnks sblmnya

    Balas
    • Ya pastinya perlu bikin toko online / landing page. Kalau tidak bikin, iklannya mau diarahkan kemana ?

      Balas
  25. Untuk kedepannya untuk iklan produk bagus pakai fb ads apa pakai google ads mas??
    makasih

    Balas
    • Keduanya bagus mas. Tergantung siapa yg menjalankan iklannya.

      Balas
  26. Halo,
    saya pakai 1 campaign 2 adset dgn traffic,
    Kalau sudah dapat analisis data iklan selama 3 hari, kemudian ketika mau ngiklan lagi
    kita pakai campaign baru atau edit2 di campaign lama ya?

    Balas
    • Mau ngiklan lg itu tujuannya untuk apa ? Iklan baru ? Berarti bikin campaign baru. Kalau edit campaign lama, iklan yg lama kan jadi hilang.

      Kalau mau optimasi iklan yg sdh ada, ya tinggal edit saja.

      Balas
  27. Halo mas Alief, mau nanya nih maksudnya “RETARGET CA – ATC dengan optimasi view content atau ATC” maksudnya dengan optimasi view content itu gimana ya? saya biasanya pakai objective conversion sih mas…

    Balas
    • Kalau pakai Conversion, di bagian Adset ada opsi utk memilih pixel event kan ? Itu utk optimasi Adsetnya. Di bagian itu pilih ATC.

      Balas
      • oalah itu maksudnya mas..saya biasa pakai ATC sih..saya klo sejak awal bikin campaign conversion langsung pakai optimasi ATC mas..malah ga prnh pakai pakai VC mas..bener ga ya? khn targetnya memang ke klik tombol ATC

        Balas
  28. Mas mau tanya cara masukin pixel add to chart ke tombol WA di landing page bagaimana caranya ya mas?

    Balas
    • Kalau secara manual tergantung theme yg digunakan, apakah support fitur utk memasukkan pixel ke tombol atau tdk ? Solusi lain bisa pakai pihak ketiga, misal Orderlink, atau Pesan[dot]link.

      Balas
  29. sore mas alief, mau tanya kalau saya sudah jalan iklan selama 3 hari, yg klik iklan saya juga baru sekitar 100 orang, dan diarahkan ke whatsapp tapi sama sekali tidak ada yg kirim pesan, kira kira kurangnya dimana ya mas? saya pakai objectivenya traffic biasa aja budget 30rb per hari.

    Balas
    • Hi Indri,

      Coba cek artikel saya yang berjudul “tips mudah menganalisa masalah dalam iklan”, saya sempat menyinggung tentang perbedaan data whatsapp.

      Balas
  30. Selamat siang, ijinkan saya bertanya. Krn ada beberapa poin saya kurang paham. Kebetulan usaha saya di bidang jasa (refleksi). Misal saya sudah buat iklannya > larinya LP nya di IG kita. Nah leads nya itu dihitung drmana? Apakah kita pasang link nomer WA di profile ig kita? Dan ketika ada org klik link WA tsb sudah dikatakan 1 lead?
    Dan bagaimana penghitungan CPL kalo dr bidang jasa?

    Balas
    • LP nya ke IG ? Berarti tidak bisa dihitung, dan saya tidak sarankan alur seperti itu. Jadi ga dapat data apa2.

      Baiknya diarahkan ke web. Bisa direkam berapa orang yg visit LP, berapa orang yg klik tombol WA ( calon leads ), berapa orang yg real masuk WA & melakukan chat ( leads ). Data2 tersebut jg bisa digunakan kembali utk iklan retargetting. Data2 tersebut bisa digunakan utk melakukan analisa performa iklan & LP.

      Kalau LP nya di IG maka tdk bisa lakukan itu semua. Karena IG adalah platform lain diluar kontrol kita.

      Brp CPL nya ? Ya tergantung, alur iklannya gimana dulu ? Yg disebut leads yg bagian mana.

      Contoh 1 : Dari iklan masuk LP, lalu klik tombol beli, masuk halaman form, isi form order, klik submit, masuk halaman terima kasih.

      Nah, yg sdh di halaman form bisa dianggap sebagai leads.

      Contoh 2 : Dari iklan masuk LP, klik tombol WA & redirect ke WhatsApp dan dia melakukan chat. Maka user ini dianggap sebagai leads.

      Brp CPL nya ? Tdk ada angka baku. Sesuaikan dengan margin profit dan biaya iklan.

      Misalnya iklan 100.000 per hari. Margin profit 100.000 per penjualan. Maka saya membatasi CPL maksimal adalah 20.000, dengan catatan setiap 5 leads masuk minimal 2 closing. Jadi ada nett profit 100.000.

      Balas
  31. hallo mas
    ada fage fb nya atau grup nya ga, yg bisa saya follow mas, makasih yaa

    Balas
    • Tidak ada mas, saya hanya menulis di blog ini saja. Jadi bisa berdiskusi melalui kolom komentar, pasti saya balas.

      Balas
  32. siang mas. di elementor saya gak ada button lead ya. boleh minta no wa mas.

    Balas
  33. Selamat pagi mas Alief

    Saya sudah jalan iklan ada kendala dari content view ke ATC
    Diatas dibahas potensi yang kurangnya bisa di copywritting, harga dan CTA.

    Bagaimana cara mendiagnosa masalah diatas dari LP kita? Yang salah di copywritting, harga atau CTA?

    Terima kasih

    Balas
    • Hi mas Iwan.

      Tidak ada standard baku sih, kalau saya biasanya :

      Terkait copywriting : Saya baca berulang-ulang. Saya berpikir, kira-kira kalau ada penawaran seperti yg sedang saya baca, saya tergerak untuk beli gak ya ? Atau yg paling gampang, struktur sales letternya sudah menggunakan AIDA belum. Atau bisa suruh teman2 saya baca sales letter saya, kira-kira tertarik / ngga ?

      Terkait harga : Cek kompetitor, berapa harga jual mereka ? Dimana saja kompetitor jualan ?

      Terkait CTA : Sama, cek juga kompetitor, dimana saja meletakkan CTA nya. Apa kata-kata di dalam CTA nya.

      Best practice nya adalah : TESTING. Bikin aja 3 LP dengan isi yang sama, kecuali harga. Jalankan 3 hari. Lalu bikin lagi 3 LP yg isinya sama, kecuali posisi CTA. Lakukan testing juga.

      Jadi banyak opsinya sih mas, yang penting coba untuk berpikir dari sisi pelanggan. Kenapa udah masuk web tapi ga klik beli ?

      Balas
    • Oiya lupa, utk yg lebih dalam, saya juga pakai Hotjar, utk tracking heatmap & perilaku user di dalam LP, jadi lebih mudah ketauan masalahnya dimana.

      Balas
      • siap mas..saya coba praktekan..makasih banyak sudah memberikan sudut pandang baru untuk analisa saya..

        Balas
  34. OK mas. mas klo di landing page mas jualan pakai sticky button tidak? krn jujur aja klo pakai sticky button rasa2nya chat banyak tp kualitas ny kurang bagus. kyny krn ga baca landing page sampai habis ya jadi kualitasny jelek?

    Balas
    • Yap, saya jg punya asumsi sama mas ( blm dibuktikan dengan data ), jd ga pernah pakai sticky button.

      Balas
  35. Potensial reach diatas 1,5jt karena LAA semua. objective conversion. placementnya automatic mas. pakai budget adset bukan CBO

    Balas
    • Coba pakai CBO mas, karena setauku sekarang sdh diwajibkan CBO semua. Pada akhirnya budget di level Adset akan hilang. Jadi baiknya mulai membiasakan akun pakai CBO.

      Balas
  36. mas budget iklan facebook kenapa suka ga kespent ampe habis ya? tau ga kenapa klo suka terjadi sperti itu? padahal lowest cost bukan manual bidding..

    Balas
    • Potential reach brp ? Pakai objective apa ? Placement dimana aja ?

      Balas
  37. Mas ada recomndasi untuk mengikuti WORKSHOP seperti iniyang bener benar competen, sudah ikut 2x worshop tp masih bingung membaca datanya,

    Balas
  38. klo chat msk ke whatsapp ada aja mas 1,1,1 . nah sy kan sedang jalankan traffic dan konversion

    traffic ada 2 adset masing2 cost per content viewnya : rp 1045 dan rp 1938

    conversion ada 2 adset optimasi VC masing2 cost per content viewnya : rp 1808 ,rp 2077 , sedangkan 1 adset yg optimasi ATC cost per content viewnya Rp3963

    menurut mas cost per content view normalny brp ya? rp 1000 atau berapa mas? kmrn angkany msi pada dibwh rp 1500 mas

    Balas
    • Kalau masih di level VC daya ga pernah lihat cost mas. Lihatnya VC harus > 75% dari link click. Di bawah itu, artinya ada masalah dengan speed web.

      Kalau sdh di level leads, atc, ic, atau purchase ( campaign Conversion ) baru diperhatikan cost nya. Brapa cost idealnya ? Ga ada standard nya, tergantung margin profit.

      Semakin sering ngiklan, nanti bakal kerasa patokannya. Cost per lead di range brp sampai brp. Cost per purchase di range brp sampai brp. Jadi tergantung masing2 iklan.

      Balas
  39. OK mas siap. mas merasakan juga ga 2 hr ini setelah sosmed didownkan. cost iklan sy cost per content viewny jadi pada mahal. padahal kmrn sebelum down . data iklan saya murah lalu saya scale up budget lalu tiba2 down. apakah dengan down ini mempengaruhi kinerja iklan jadi tidak dilihat orang krn gabs buka facebook? saran mas gmn ya ? barusan sy lgsg turunkan budget tapi ga matiin iklannya mas

    Balas
    • Benar mas, memang ada gangguan di iklan. Kebetulan saya lg ga ngiklan 3 hari terakhir. Mas bisa matikan iklan, turunkan budget, atau dibiarkan saja kalau masih ada konversi.

      Balas
  40. baik mas. sy mengikuti teknik funneling mas cuma saja sy belom main CA. oh iya mas klo sy kn berhenti di ATC. klo ATC sudah banyak .

    berarti saya bisa RETARGET CA – ATC dengan optimasi view content atau ATC? dan jika sy mau LAA – CA ATC optimasiny view content atau ATC??

    Balas
    • Bisa mulai dari VC dulu. Kalau langsung ATC biasanya mahal mas.

      Balas
  41. WOW. berarti saya 45% mas REAL WA dri angka ATC. alhamdulilah ya. dri 18 yg chat wa . sy closing 5 mas. dengan profit 250rb per produk

    Balas
  42. mas saya add to cart 40. total real WA 18. normal gak mas? biasa normal selisihny brp mas ATC sama real WA?

    Balas
    • Biasanya real chat harusnya > 10% angka di dashboard mas.

      Balas
  43. saya punya profit retail dari terjual 1 produk adalah 265.000. brrti maksimal cost per atc nya adalah 66.000. dengan asumsi setiap ada 4 chat masuk. hrs closing 1 orang utk balik modal

    Ini landing page sy mas. mohon saran ada kurang dmanany mnrt mas dri landing page nya. makasih byk mas udh bantu jawab

    Balas
    • Di LP ga ada harganya ?

      Di iklan biasanya ga ada harganya, user diarahkan ke web. Di web jg ternyata ga ada harga, orang akan malas hubungi mas. Apalagi produknya sepertinya sdh terkenal ya, jd mudah ditemukan di marketplace

      Balas
  44. iya betul mas alurnya. iklan lalu klik link utk ke landing page dan klik tombol konsultasi di LP.

    custom content view saya kosong mas . yg aktif custom ny LANDING PAGE VIEWS.

    beda yah content view dan landing page view??

    dari sekian banyak saya lihat tutorial2. sy selama ini ngikuti cara bacany dri cost per link click sama cost per landing page view . yg paling murah itu yg paling bagus. dan utk masalah add to cart itu bukan salah facebook nya ktnya.

    dari 5 adset. hanya ada 2 adset yang dmn add to chartnya masing masing adalah 1 . dan itu sesuai dengan REAL yang masuk ke whatsapp mas. gmn yah caranya spy banyak chat masuk ke whatsapp? klo ga ad chat gmn caranya bs ad penjualan klo gni terus hiks

    Balas
    • Landing page view dan content view sama aja.

      Add to cart memang bukan salah Fb ads. Salah copywriting di dalam LP, karena Add to cart terjadinya di dalam LP.

      Soal cost, pastikan dulu persentase funnelingnya sudah baik, seperti di komen saya yg pertama. Kalau persentase funnel sudah oke, cost akan jadi murah.

      Kalau dengan alur seperti ini, saya biasanya fokus ke cost per leads / atc, idealnya 25% dari margin profit. Misal margin profit 100.000, angka cost per atc maksimal 25.000, dengan asumsi setiap ada 4 leads, closing 1 orang.

      Gimana supaya banyak yang chat ? Berarti perbaiki LP mas. Dari segi copywriting harus lebih persuasif. Harga harus sesuai. Dan call to action juga harus bisa membuat orang mau klik. Bisa ditambah scarcity keterbatasan, atau promo diskon.

      Urusan chat yang masuk banyak / sedikit, semua solusinya ada di dalam LP, bukan iklan.

      Balas
  45. halo mas. saya kan iklan 1 produk peninggi badan dengan beberapa adset. saya objective nya TRAFFIC dan memilih LANDING PAGE VIEW sebagai optimization nya. dan sy pakai tools pixel yg dmn bs melihat chat masuk ke whatsapp hasil landing page dengan melihat data Custom adds to cart.

    saya sudah 5 hari jalanin iklan. tapi saya kebingungan dalam membaca data mana yang baik mana yg buruk. data mana yang harus sy lihat dalam membandingkan? dari link clicks, CPC, landing page view dan cost per landing page view? apakah betul? mohon sarannya mas. krn sampai detik ini yg add to chart (chat ke wa) hanya 4 .

    Balas
    • Hi mas Yogie.

      Apakah alurnya adalah : iklan >> view content di LP >> baca LP >> klik tombol wa. Apakah benar begitu ? Kalau benar, maka :

      1. Cek CTR iklan, baiknya diatas 1-2 persen. Dibawah itu, artinya audience ga tertarik klik. Bisa jadi iklan ga menarik, atau targetting kurang tepat.

      2. Cek ViewContent. Minimal 75% dari jumlah link click. Kalau di bawah itu, artinya banyak user yg ga masuk LP. Kemungkinan besar speed web lemot.

      3. Cek yang klik WA ( ATC ). Idealnya diatas 30% dari angka ViewContent. Kalau di bawah itu, artinya audience ga tertarik beli. Bisa karena copywriting kurang oke, harga kemahalan, atau CTA kurang oke.

      4. Cek REAL WA yang masuk. Idealnya diatas 10% dari angka klik WA ( ATC ) di dashboard iklan. Ini wajar, emang selalu ada selisih, ga pernah aktual sama.

      Kira-kira begitu baca datanya mas.

      Balas
  46. Halo Mas.

    Kalau kita lagi test iklan utk mengetahui apakah suatu produk itu laku atau tidak bagaimana yah? Metrik apa yang perlu kita lihat sehingga kita bisa langsung tahu kalau produk ini tidak laku dan iklan harus dimatikan?

    Apakah Mas ada grup di facebook yang bisa saya join?

    Thanks

    Balas
    • Hai mas Herman,

      Biasanya saya tes menggunakan campaign CTW / Traffic isi beberapa Adset ( split test targetting ) dan setiap Adset isi beberapa Ads ( split test konten ). Satu Ads mewakili satu produk. Jadi menjalankan beberapa produk sekaligus. Lihat mana yang paling banyak di klik, artinya produk tersebut paling diminati.

      Tapi belum tentu laku.

      Laku atau tidak terjadinya bukan di iklan, tapi di dalam web / landing page kita. Jadi kalau sudah ketemu produk mana yang diminati, jalankan campaign CTW / Traffic yang baru, split test Adset, dan split test Ads. Setiap Ads mewakili produk yang sama, tapi beda image / copywriting dan beda landing page. Nanti keliatan sales terbesar darimana. Maka itulah landing page terbaiknya.

      Kebetulan saya belum bikin group facebook mas, hehe. Semisal ada, pasti saya update infonya di web ini. Terima kasih sudah mampir ya.

      Balas
      • Permisi tny lg , stlh testing dgn CTW. apa perlu di buatkan campaign terpisah menggunakan tipe obj conversion?

        Balas
        • Ya tergantung tujuannya, mau ngapain ? Berbeda tujuan, jelas berbeda campaign. Jadi jelas dipisah.

          Di awal kita jualan jus jambu, dan laris. Lalu mau nambah lagi jus jeruk. Masa mau pakai blender yg sama dengan jus jambu ? Selain akan mengganggu penjualan jus jambu yg sedang laris, rasanya juga jadi ga karuan karena campur-campur. Jadi jelas harus dipisah blendernya.

          Balas
  47. Cara meningkatkan landing page view menjadi 75 persen selain dari hostingnya apakah ada trik khusus mas?

    Balas
    • Bisa dari kualitas hosting, tema yang dipakai, banyaknya gambar yang ada di dalam landingpage, cara optimasi gambarnya, dan banyak faktor lainnya untuk mempercepat speed landing page.

      Balas

Mau Diskusikan Sesuatu ?

Jelaskan secara detail pertanyaan Anda agar saya bisa paham. JANGAN pakai emoticon, nanti masuk spam.