4+ Teknik Funneling Versi Saya Saat Beriklan

Pada tulisan kali ini saya akan membahas beberapa teknik Funneling Facebook Ads yang biasa saya pakai ketika beriklan. Disclaimer : cara-cara di bawah ini cukup baik hasilnya ketika saya jalankan, tapi bisa jadi berbeda hasilnya ketika Anda terapkan.

Perbedaan produk, margin profit, budget iklan, targetting audience, layout dan kecepatan landing page, copywriting, alur pemesanan, dan hal lainnya, semua mempengaruhi angka-angka di dashboard Ads Manager. Jadi usahakan untuk selalu lakukan split test.

Dengan banyaknya fitur yang disediakan oleh Facebook untuk beriklan, ngga heran kalau banyak sekali beredar cara dan strategi berbeda-beda untuk menjalankannya.

Tinggal Anda yang harus memilih, mau beriklan menggunakan teknik mana yang menurut Anda paling bagus, atau setidaknya mendekati proses mempercepat pencapaian goal beriklan Anda ( mendapatkan konversi penjualan ). Jadi, ayo segera kita mulai.

Teknik Funneling Facebook Ads

Sebelum masuk ke pembahasan utama, saya ingin menyinggung sedikit tentang Funneling. Funnel artinya kan corong. Jadi kenapa namanya funneling ? Karena fungsinya seperti corong, menyaring dari jumlah awal yang banyak menjadi sedikit.

Hal yang sama juga terjadi di dalam iklan Facebook. Kenapa harus menerapkan teknik funneling ? Ya untuk menyaring target audience yang awalnya berjumlah banyak, masih mentah, belum tertarik dengan produk Anda ( apalagi beli ), agar semakin mengerucut jadi jumlah yang jauh lebih spesifik, namun memiliki daya beli yang jauh lebih besar.

Khususnya di dalam Facebook Ads, metode funneling bisa dilakukan dengan memanfaatkan kombinasi objective campaign yang tersedia, dan dengan metode targetting dan sudut pandang konten iklan yang berbeda-beda, menyesuaikan level funnel.

Saya akan coba bahas satu per satu cara funneling yang biasa saya lakukan ketika beriklan di Facebook. Kalau ada yang ngga ngerti, silahkan langsung tanyakan di komentar.

Beberapa teknik di bawah mengacu pada data studi kasus ini :

  • Produk yang dijual : Madu herbal seharga 350.000 per toples / jar.
  • Alur penjualan : Landing page ( ViewContent ) => Klik tombol order Whatsapp ( AddToCart ) => Setelah transfer masuk halaman konfirmasi & terima kasih ( Purchase )

Jadi kalau saya berulang kali menyebut ViewContent, AddToCart dan Purchase Anda sudah paham ya posisi masing-masing pixel tersebut ada di halaman mana.

1. Video View – Conversion – Reach

Ini adalah teknik funneling versi pertama yang biasa saya lakukan, dengan mengkombinasikan 3 objective sekaligus yaitu Video Views, Conversion, dan Reach.

1.1. Triggering

Di hari pertama saya menjalankan iklan Video Views dengan konten video untuk mengedukasi target market. Produknya kan madu herbal, maka saya akan mengiklankan video yang berisi khasiat-khasiat madu untuk tubuh jika di konsumsi secara rutin.

Iklan tersebut saya jalankan dengan budget 50.000-75.000 per hari menggunakan broad audience targetting. Hasilnya, saya akan memfilter orang-orang yang sudah menonton video untuk dijadikan Custom Audience video viewer 50%, 75% dan 95%.

Artinya, jika orang melihat iklan saya dan menonton video tersebut sampai habis ( atau minimal 50% ), bisa dianggap bahwa mereka punya ketertarikan dengan informasi yang saya berikan. Di fase ini saya jalankan 2-3 Adset untuk split test targetting.

1.2. Soft Selling

Saya sudah punya database CA berupa video viewers hasil iklan tahap pertama.

Di hari ke 4 atau 5 saya menjalankan iklan baru menggunakan objective Conversion. Iklannya bersifat soft selling atau story telling dan mengarahkan ke landing page produk madu. Target iklannya adalah LLA dari CA penonton video di iklan yang pertama.

Adset pertama berisi LLA 1%. Adset kedua berisi LLA 2%, Adset ketiga berisi LLA 3%, begitu seterusnya hingga Adset ke lima berisi LLA 5%. Semua Adset menggunakan optimasi ViewContent di dalamnya. Saya menerapkan metode split test lagi di fase ini. Iklan dijalankan dengan metode CBO menggunakan budget 75.000-150.000 per hari.

Iklan ini bertujuan menggiring orang-orang yang memiliki karakter sama dengan penonton video saya di iklan pertama untuk masuk ke dalam landing page yang berisi halaman penjualan madu herbal. Agar saya bisa menangkap mereka melalui pixel ViewContent.

Metode ini berjalan baik di saya, karena audience nya berupa LLA, setingkat lebih baik dibandingkan broad audience. Jika saya harus beriklan ke broad audience di fase pertama dan langsung mengarahkan ke landing page, biasanya konversinya ngga bagus.

Seharusnya, di fase ini sudah ada beberapa penjualan yang terjadi.

1.3. Retargetting

Di tahap pertama iklan Video Views terus berjalan dan menghasilkan CA penonton video. Di tahap kedua iklan Conversion terus berjalan dengan menargetkan LLA dari CA yang semakin matang ( iklan Video Views terus berjalan ). Datanya terus bertambah.

Sekitar hari ke 9 atau 10 saya akan menjalankan iklan dengan objective Reach. Audience yang saya targetkan di sini adalah CA ViewContent exclude AddToCart ( menghubungi Whatsapp ), dan juga CA AddToCart yang belum melakukan pembayaran ( Purchase ).

Sehingga saya akan jalankan 2 Adset dengan angle penawaran iklan yang berbeda.

  • Adset CA ViewContent kontennya mengajak mereka untuk menghubungi admin agar melakukan pembelian. Saya menekankan pada benefit agar mereka aware.
  • Adset CA AddToCart kontennya mengingatkan mereka untuk melakukan pembayaran, dan terkadang saya juga menawarkan diskon tambahan sebagai gimmick.

Tujuan iklan di fase ini adalah untuk retargetting, atau mengingatkan kembali bagi orang-orang yang sudah masuk landing page tapi ngga lanjut ke Whatsapp, dan kepada mereka yang sudah melakukan order via Whatsapp tapi belum lakukan transfer.

Dengan cara ini terkesan saya “menghantui” audience dengan berbagai angle iklan, sampai mereka membeli produk madu saya. Paham alurnya ? Sederhana kok, yang penting adalah kualitas iklan Anda, dan juga memaksimalkan pixel Facebook.

Oiya, khusus untuk orang yang sudah order tapi belum transfer, selain melalui retargetting iklan saya juga melakukan follow up melalui Whatsapp. Kan udah punya nomornya.

2. Brand Awareness – Traffic

Teknik funneling iklan Facebook berikutnya yang sering saya lakukan adalah mengkombinasikan 2 objective saja, yakni Brand Awareness dan Traffic. Bagaimana penerapannya ?

2.1. Edukasi Produk

Di tahap awal beriklan saya menggunakan objective Brand Awareness berisi video untuk mengedukasi target market tentang keunggulan & manfaat produk madu saya. Kenapa selalu menggunakan video ? Karena tingkat attention nya lebih tinggi di banding gambar.

Dengan budget 50.000-75.000 per hari iklan ini saya jalankan dengan split test beberapa Adset. Targetnya bukan penjualan. Tujuan iklan hanya untuk membuat audience aware tentang keunggulan produk saya dan apa manfaatnya bagi mereka.

2.2. Retargetting Step 1

Di hari ke 4 atau 5 saya menjalankan iklan Traffic untuk mengarahkan audience ke Landing Page. Audience yang saya targetkan adalah CA penonton video hasil dari iklan Brand Awareness tahap pertama, yang di bagi jadi 3 Adset yaitu viewer 50%, 75% dan 95%.

Pada tahap ini iklan bersifat soft selling atau story telling kepada orang-orang yang sudah pernah lihat informasi produk saya, namun belum melakukan pembelian / masuk ke web. Seharusnya mereka akan lebih mudah masuk ke landing page karena sudah aware.

2.3. Retargetting Step 2

Iklan tahap pertama terus berjalan dan menghasilkan CA berupa penonton video. Iklan tahap kedua juga terus berjalan untuk retargetting penonton video agar masuk ke website. Artinya database CA ViewContent juga terus bertambah seperti bola salju.

Di tahap ketiga saya menjalankan iklan baru menggunakan objective Traffic, berisi 2 Adset dengan budget 25.000-50.000 per hari. Adset pertama menargetkan CA ViewContent exclude AddToCart, dan Adset kedua menargetkan CA AddToCart exclude Purchase.

Di tahap ini saya “menghantui” orang-orang yang sudah masuk landing page tapi ngga beli, serta orang-orang yang sudah menghubungi Whatsapp, sudah order, tapi belum bayar.

3. Traffic – Conversion – Reach

Teknik yang ketiga ini mungkin yang paling umum Anda tau, bahkan sedang Anda gunakan saat ini. Saya pun menggunakannya, karena masih sangat powerfull. Alurnya pun sederhana, hanya melibatkan 3 campaign dan memanfaatkan event pixel Facebook.

3.1. Datangkan Traffic

Sejak hari pertama saya menjalankan iklan menggunakan objective Traffic dengan split test target broad audience yang terbagi dalam beberapa Adset. Untuk alokasi budget sekitar 50.000-150.000 per hari menggunakan fitur Campaign budget optimization.

Tujuan iklan ini adalah untuk mencari performa komposisi audience terbaik, dan mengarahkan mereka ke dalam landing page produk. Kalau sales copy landing page Anda super keren, biasanya bisa langsung terjadi penjualan. Selain itu tujuan iklan ini untuk membangun database ViewContent alias pengunjung landing page produk madu saya.

3.2. Story Telling / Soft Selling

Di hari ke 4 atau 5 saya menjalankan iklan Conversion dengan 3-5 Adset. Budgetnya kisaran 50.000-150.000 per hari dengan target audience LLA 1% hingga 5% dari CA ViewContent.

Campaign Traffic di tahap awal terus berjalan menggiring audience ke landing page dan terus menghasilkan data ViewContent. Otomatis CA ViewContent semakin matang, yang berimbas pada kualitas LLA semakin baik. Seharusnya di tahap kedua terjadi lebih banyak penjualan.

3.3. Retargetting

Iklan tahap pertama dan kedua sama-sama menggiring orang menuju ke website, dengan target audience yang berbeda. Otomatis CA ViewContent dan AddToCart juga terus bertambah.

Maka di fase ketiga ini saya menjalankan campaign Reach untuk melakukan retargetting terhadap seluruh pixel yang masuk ( ViewContent & Add ToCart ) yang belum transfer ( Purchase ).

4. Teknik Favorit : Conversion

Nah, ini adalah cara yang paling sering saya pakai beberapa waktu terakhir. Dengan catatan, Anda bisa melakukan teknik ini jika kondisi pixel event Anda sudah sangat matang.

Kali ini alur penjualan saya menggunakan form ( berbeda dengan 3 teknik sebelumnya ). Tujuannya agar saya bisa memilah-milah pixel event nya. Prosesnya seperti ini :

  • ViewContent : Orang yang baru masuk Landing Page
  • AddToCart : Orang yang klik tombol order ( direct ke halaman form )
  • InitiateCheckout : Orang yang berada di halaman form pemesanan
  • Purchase : Orang yang sudah isi form & masuk halaman terima kasih

Terbayang alurnya ? Ketika mereka sudah sampai di tahap Purchase, saya tinggal menghubungi mereka via Whatsapp untuk menyelesaikan pembayaran. Biasanya, audience sudah tidak banyak chat untuk bertanya lagi, dan langsung transfer pembayarannya.

4.1. Edukasi

Kunci teknik funneling Facebook Ads kali ini adalah memanfaatkan fitur optimasi pixel di level Adset, yang hanya ada di objective Conversion. Di hari pertama saya beriklan menggunakan objective Conversion yang di optimasi ViewContent, dengan target broad audience.

Facebook akan mengoptimasi iklan kepada orang-orang yang mirip dengan karakter pixel ViewContent yang sudah saya punya. Makin banyak jumlah data ViewContent, makin valid dan presisi bagi Facebook untuk mengoptimasi iklan saya ke orang-orang yang similar.

Iklan berjalan dengan budget 50.000-200.000 per hari, split test beberapa Adset.

4.2. Soft Selling

Seiring berjalannya iklan, pixel ViewContent dan AddToCart semakin bertambah kan ? Di hari ke 4 atau 5 saya membuat Adset baru di campaign yang sama dengan menargetkan CA ViewContent exclude AddToCart. Adset tersebut saya jalankan dengan optimasi AddToCart.

Artinya, algoritma Facebook akan mengoptimasi iklan saya kepada orang – orang yang sudah ViewContent ( masuk landing page ) agar segera melakukan AddToCart.

4.3. Hard Selling

Hari ke 9 atau 10 saya membuat Adset baru dengan audience CA AddToCart exclude InitiateCheckout, alias yang sudah klik order tapi ngga lanjut ke halaman form ( mungkin internetnya lemot atau hal lain ). Adset ini dijalankan dengan optimasi InitiateCheckout.

4.4. Finishing

Langkah terakhir di hari ke 12 – 13 kembali saya membuat Adset baru dengan audience CA InitiateCheckout exclude Purchase alias yang sudah melakukan pembayaran. Sehingga totalnya saya menjalankan 4 Adset utama dalam satu campaign pada teknik ini.

Kunci 4 Teknik Diatas

Dari keempat teknik funneling di atas, sebenarnya ada sebuah kesamaan pola. Iklan yang berjalan di awal saling memberikan “sumbangsih” data audience untuk target iklan fase berikutnya.

Misalkan pada teknik pertama, iklan Video Views menghasilkan CA yang dipakai membuat LAA dan diiklankan dengan Conversion di fase kedua. Dan iklan Conversion akan menghasilkan data ViewContent dan AddToCart yang digunakan untuk retargetting iklan Reach di fase ketiga.

Selama ketiga iklan itu terus dijalankan, maka data-data audience yang masuk akan terus bertambah banyak, menggulung seperti bola salju. Dan masing-masing iklan akan terus mengoptimasi audience yang dihasilkan oleh iklan sebelumnya. Saling berkaitan kan ?

Semua alur iklannya tetap sama, edukasi produk / benefit => soft selling / story telling => retargetting / hard selling. Saya hanya perlu sesekali mengganti Adcopy atau Ad image agar target market tidak jenuh melihat iklan yang sama berulang-ulang. Jadi untuk sebuah rangkaian alur iklan saya bisa jalankan hingga beberapa minggu, bahkan bulan.

Kesimpulan

Seperti yang saya katakan di awal, bahwa fitur-fitur yang tersedia di Facebook Ads sangat banyak, dan kombinasi cara beriklan yang bisa Anda lakukan juga sangat banyak.

Jadi menurut saya tidak ada teknik yang benar atau salah, yang ada hanyalah teknik yang menghasilkan atau tidak. Yang salah adalah kalau Anda tidak mencoba apapun.

4 teknik beriklan di atas sudah saya jalani cukup lama dan menghasilkan konversi yang baik untuk beberapa produk. Jadi semuanya kembali kepada Anda, untuk memilah-milah mana yang menurut Anda paling worth it untuk dilakukan, maka fokus dan lakukan.

Catatan : Kalau komentar-komentar di bawah ada yang ngga nyambung dengan artikelnya, ngga usah bingung. Bisa jadi mereka memang menanyakan kasus pribadi, atau menanyakan isi artikel ini pada versi yang dulu ( artikel ini terus saya update mengikuti perkembangan terbaru ).

Demikian pembahasan 4 teknik funneling Facebook Ads yang biasa saya lakukan. Semoga memberikan insight bermanfaat untuk Anda. Selamat beriklan !

 

Diskusi Pembaca . . .

  1. Di awal (3-4 hari) itu apa kita hanya jalankan 1 iklan saja?

    Kalau mau spilt test, bagusnya kita main di adset, campain, placement atau kontent?

    Mohon bimbinganya…

    Balas
    • Sebenarnya tergantung kebutuhan dan ketersediaan budget mas. Baiknya jalankan minimal 3 iklan supaya ada perbandingan. Split test di bagian mana ? Sama juga, tergantung kebutuhan. Misal, blm tau komposisi audience yg pas, berarti split test Adset nya.

      Atau sudah tau komposisi audience nya, tapi punya beberapa produk, berarti split test Ads nya. Kalau placement tidak perlu di split test mas, input aja Fb & Ig biarkan sistem yg mengalokasikan audience nya.

      Kalau campaign jg ngga perlu split test menurut saya, karna fungsinya berbeda-beda.

      Balas
      • Bro, ane mau nanya boleh gak? Boleh
        Yaudah ana jelasin yak..

        Tahan awal..
        Jadi gini..ane bikin iklan dng objek video view dengan audience yg berbeda (split test bahasa orang* bro)
        Ane bikin 2 adset trus ane jalanin kurang lebih seminggu dng budget Rp 30.000
        Cuman di tahap awal ini, ane bikin kesalahan, bknnya ane arahin ke Landing page, malah ane arahin ke WhatsApp, gak hanya itu ane juga hardsell di tahap ini.. ah yaudah skip dah..

        Jadi gini hitungannya
        2 adset x 30.000 budget x 7 hari = 420.000 duit bro.. (aduh duit gua bro)

        Tahap kedua
        Trus setelah 7 hari ane bikin CA dari 2 iklan tadi
        Pertama yg video view 95% dan yg kedua itu yg klik doang gitu.. ga banyak-banyak amat sih

        Tahap ketiga
        Nah ini.. ane bikin lagi iklan dengan objek CTW & Brand awarness (gitu gak sih tulisannya) trus audience nya kedua CA dari tahap awal tadi
        trus ane arahin ke Landing page ane …

        Nah ane sadar bro, ane salah di beberapa step.. trus yg pengen ane tanyain nih, kalo teknik ane ngiklan kayak gini bisa gak sih ada penjualan?
        Soalnya beberapa kelas online yg ane ikutin agak bingungin, ane tanya malah disuruh ngetest, giliran ane ngetes malah salah lagi..eaea

        Balas
        • Hi mas,

          VideoView biasanya utk mengedukasi, funnel awal. Jadi harusnya diarahkan ke LP.

          CA hasil VideoView bisa di retarget pakai CTW / Reach. Brand Awareness mah iklan tahap awal. Balik lg ke hal fundamental aja, jangan terlalu ribet :

          – VideoView : Nyari audience yg suka nonton video. Cocoknya utk edukasi.
          – Brand Awareness : Sesuai namanya, nyari audience yg aware, cocok utk tahap awal juga. Mengedukasi.
          – CTW : Nyari orang yg suka klik iklan. Cocok buat funnel berikutnya, bisa jg buat retarget CA. Arahkan ke LP.

          Bisa ga komposisi iklan ente menghasilkan penjualan ? Ga bisa. Iklan apapun ga bisa menghasilkan penjualan. Tugasnya iklan tuh menggiring calon konsumen potensial ke tempat yg kita mau ( web / wa ).

          Penjualan terjadi di dlm web, atau di wa.

          Balas
  2. Bagaimana cara kita melihat orang-orang yang belum melakukan pembayaran di event ATC yang sudah di tanam pixel?

    Balas
    • Salam kenal mas Putra,

      Tergantung event ATC nya diletakkan dimana ? Misalkan diletakkan di keranjang, berarti setelah ATC pasti ada IC = InitiateCheckout = checkout pembayaran, betul ? Nah berarti ATC yang belum bayar ya ATC yang belum masuk ke IC. Saat membuat custom audience bisa kok bikin audience ATC tapi exclude IC.

      Misalkan ATC diletakkan di tombol Whatsapp. Nah berarti closing kan di Whatsapp. Saran saya setelah mereka transfer suruh klik link menuju thank you page yg sudah dipasang pixel Purchase. Jadi filteringnya gampang, utk cari yg belum bayar, bikin aja custom audience ATC exclude purchase.

      Semoga membantu.

      Balas
    • Salam kenal mas Putra. Insya Allah akan diinfokan di blog ini ya kalau ada kelas. Sementara lagi fokus rampungin beberapa judul artikel dulu, hehe. Thanks udah mampir mas.

      Balas
    • Sementara ini belum ada mas. Tapi akan dipertimbangkan. Thanks masukannya ya.

      Balas
  3. pagi maszz…bole tanya

    antara teknik dengan , mana yg akhirnya lebih menghasilkan konversi penjualan?

    trm ksh sharingnya

    Balas
    • Hi Arinul,

      Semua teknik diatas yg paling bagus konversinya. Aslinya mah ada banyak teknik yang saya coba, dan akhirnya dikerucutkan jadi beberapa saja seperti yang ada di artikel ini, berdasarkan yg paling bagus dan stabil menghasilkan konversi.

      Kenapa ada beberapa teknik ? Karena tergantung banyak variabel lainnya. Seperti produk apa yg diiklankan ? Apa goal beriklan ? Dan banyak hal lainnya.

      Semoga bisa dipahami ya.

      Btw ini artikel lama, ada beberapa yang sudah outdated. Dalam waktu dekat saya berencana meng-update isinya. Ditunggu saja ya.

      Balas
  4. Untuk Iklan Video Views – Sebaiknya berapa menit yang bagus untuk mendapatkan datanya?

    Balas
    • Kalau saya biasanya durasi video paling lama 1 menit supaya bisa diiklankan di Instagram juga. Data yang saya tangkap hanya yang sudah nonton minimal 75% dari total durasi.

      Balas
  5. Halo gan,
    Saya mau tanya, agan kan buat CA video views dan LLA dari CA tsb. Nah, iklan selanjutnya yg hard sell itu adset nya pakai kombinasi dari CA dan LLA atau dipisah dua adset (satu CA, satunya lagi LLA)?
    Terimakasih..

    Balas
  6. Hallo, Pak ..
    artikelnya bagus dan membantu sekali.

    Jika menggunakan CA video view, minimal reachnya berapa? 100/200/500 viewer dst?
    kalau kurang dari angka tersebut, imbasnya cost lebih mahal ya?

    solusinya bagaimana, Pak?
    Apakah objective video view di running lebih lama?

    satu lagi, bagaimana menekan cost iklan untuk objective conversion view content. baru running 2 hari aja, rasa-rasanya sudah jebol budget :))

    Terima kasih banyak atas masukannya

    Balas
    • Halo Risma, terimakasih sudah mampir ya.

      Untuk pertanyaan pertama :

      Betul, semakin sedikit isi CA imbasnya cost jadi mahal. Tapi biasanya CA VideoViews pasti banyak, lebih mudah dapetinnya. Diatas 200 – 300 buat saya udah cukup. Kalau mau nambah lg berarti iklan VideoViews nya diperpanjang.

      Kalau soal cost saya ga terlalu detail. Selama masih batas aman profit produk, hajar aja terus iklannya.

      Pertanyaan kedua :

      Iklan Conversion biasanya memang lebih mahal diantara yg lain, tapi seharusnya hasilnya juga lebih bagus.

      Kalau baru tahap ViewContent aja udah mahal, apalagi mahal bgt, bisa jadi iklan kurang menarik, jadi audience ga mau klik & masuk web. Atau jalanin iklan Traffic aja dulu sampai pixel ViewContent matang / terkumpul cukup banyak.

      Boleh tau CTR Link nya brp persen ?

      Balas
  7. 1. Video view saya : 500++
    perbandingan Thruplay & Reach, sepertinya mahal. Reach 6000++, Thruplay 433.
    Dari sini apa yang harus dibenahi ya?
    Apakah artinya saya belum dapat ad video & ad copy yang tepat? atau target yang tidak pas?
    solusinya , apakah harus test di adset (target) & ad (video). Krn, Fyi.. sebenernya saya sudah lakukan split test lokasi. Kalo gender & umur mmg sudah tahu gambarannya. dan video winning juga sdh dpt.

    2. CTR link kecil, hanya 3%
    baiknya saya jalankan traffic setelah ini ya.

    3. Btw, standar biaya iklan masih tercover marjin itu apakah, total biaya mulai dari objective awal sampai akhir (Mis. Video view -traffic-Purchase)??

    Balas
    • Hi mba Risma,

      1. Kalau saya 6.000 VS 433 sudah lumayan sih. Meski memang belum maksimal. Yang nonton video 50% dan 75% ada berapa orang dari 6.000 reach itu ? Kalau sedikit, saya biasanya tes video lain ( kalau merasa target audience sdh cukup akurat ). Jangan lupa, iklan Video Views cuma buat edukasi, jadi lanjutkan ke fase berikutnya, bisa Conversion / Traffic. Kalau ternyata di fase berikutnya sales memuaskan, maka iklan Video Views yang jelek tadi ga akan berarti apa-apa lagi, hehe.

      2. Angka 3% udah cukup besar sih harusnya. Nah berarti hitungan “kantong jebol” di iklan conversion itu karna apa nih mba ? Hehe. Apakah biaya per result mahal ( mahalnya berapa ), atau konversi sales sedikit sehingga tdk mengimbangi cost iklan, atau bagaimana ?

      3. Saya mulai hitung di Conversion ( saat hardsell ) dan traffic ( saat retarget ). Harusnya biaya iklan kedua campaign tersebut wajib tertutupi oleh keuntungan produk yang laku.

      Soalnya bicara Fb Ads memang cukup dinamis. Misalnya iklan Conversion saya pernah per Purchase 175.000, ini kan kebangetan mahalnya. Tapi ternyata margin per sales 849.000 dan sehari bisa laku 1 – 2. Artinya angka 75.000 tadi jadi ga masalah buat saya.

      Jadi kalau saya konsepnya disederhanakan. Selama total budget masih tertutupi oleh profit yg masuk, dan grafik profitnya naik tiap harinya ( atau minimal stabil ) maka iklan saya jalanin terus. Ketika profit per hari menurun, angka- angka cost di iklan mulai naik ( cost per click, cost per atc, cost per purchase ) baru evaluasi iklannya.

      Balas
    • Makasih udah mampir mas, salam kenal. Saya pakai Sassy Social Share.

      Balas
  8. Saya mulai dari awal lagi, Pak.
    saya otak-atik targetnya.

    meskipun nilai CTR linknya lebih rendah dari sebelumnya, tapi resultnya lebih besar dan costnya lebih rendah.

    Yang ingin saya tanyakan, selain traffic (untuk filter selanjutnya), apakah reach cocok? atau lsg traffic? Selama video view ini, saya lsg arahkan ke LP, view contentnya yang terekam sejauh ini lumayan. padahal reachnya jauh lebih besar, krg signifikan hahaha :))

    Balas
    • Hi Risma,

      Mau coba pakai reach boleh, sapa tau lebih bagus. Sah2 aja. Saya memilih Traffic, karna cukup bagus performanya ( dlm kasus saya ) jadi bukan berarti funnel saya paling benar. Hehe.

      Ketika tes pakai reach, coba analisa datanya dan bandingkan dengan yg menggunakan Traffic. Pasti dapat insight berharga dari sana.

      Btw thanks sudah mau diskusi dengan saya.

      Balas
      • mas mau tanya sedikit dulu. Yg perlubkita perhatikan CTR (all) atau CTR(Link)?
        Angkanya baiknya berapa?
        Kalau relevan score saya bisa diangka 8, 9 bahkan 10, apakah itu bagus?
        Terimakasih

        Balas
        • CTR Link = Persentase yg klik link.
          CTR All = Persentase yg klik semua bagian di iklan kita ( klik gambar, klik link, klik “see more” ).

          Jadi tergantung kebutuhan. Kalau iklan Engagement bisa jd CTR All itu perlu. Kalau iklan Traffic / Conversion sdh jelas lbh penting CTR Link mas.

          Relevan score diatas 8 sdh bagus kok.

          Balas
          • Terimakasih Mas,
            BTW saya lagi coba ngiklankan kaos blazbluz
            tadinya pakai Brand Awarenes, setelah 3 hari saya tambah dg PPE dan Video View. Sales cuma Satu stelah 6 hari, setelah hari ke 9 Pixel view content ada 334, lead dan ATC ada 10 adpayment 8 initial Checkout ada 10, dan purchase 1.
            yg PPE dan VV saya mati hidupkan, sedang BA terus saya lanjutkan. semuanya dg kaos yang laku. sedangkan saya coba trafic di hari ke 7, mungkin krn budgetnya 30rb tidak ada klik link sama sekali, sedangkan COnversion saya coba di hasilnya amahal banget sampai per klik 45 rb.
            Apakah iklan itu termasuk bagus atau jelek?
            Terimakasih

          • Hi mas,

            Iklan BA sudah benar. Iklan PPE dan VV ini targetnya sama dengan BA ? Menurut saya ngga perlu.

            Lalu iklan Trafficnya targetnya siapa, broad atau retarget pixel VC ? Saya belum bisa bilang bagus / jelek.

            Kalau Conversion di level Adsetnya optimasi apa ? VC kah ? Harusnya ga mahal karna VC udah lumayan 334. Kecuali optimasi Lead / ATC / IC pasti mahal, karna pixelnya belum matang.

            Kebetulan saya pernah setahun main Blazbluz. Di awal saya biasanya ngiklanin video pakai BA atau VV dan dijalanin terus. Penonton video dan pixel yang masuk saya buat CA & di retarget pakai Traffic.

            Lalu saya buat LLA dari CA tersebut dan saya iklanin pakai Conversion. Jadi ada 3 funnel yg saling terhubung.

          • Terimakasih Mas, saya coba cek lagi, nanti tanya lagi ya

  9. Mantab gan sudah direvisi. sebelumnya agak bingung.
    Gan, kalau kita sudah pakai CA atau LLA perlu atur targetting audience lagi gak ya?

    Balas
    • Hehe iya mas. Kalau CA saya ga pernah otak atik isi Adset. Hanya masukkan CA dan atur Placement.

      Kalau LLA seringnya saya kosongkan, kadang diisi dengan sedikit targetting & sifatnya general. Misal yg sudah lulus kuliah, yg suka belanja online, yg jaringannya 4G.

      Untuk pendukung aja.

      Balas
      • Bagaimana cara agar laporan view content, add to cart dll pada dashboard bisa di munculkan?

        Balas
        • Cari artikel yang judulnya “membaca data dashboard” disana ada panduan memunculkan metriks-metriks tersebut.

          Balas
  10. Halo salam kenal,
    artikelnya bagus dan memberikan pencerahan

    mau tanya, piksel facebook ads, bagus nya sudah ter-trigger berapa kali baru bisa buat campaign conversion ?

    bagaimana jika piksel view content tidak cukup banyak ter-trigger, solusinya apakah iklan traffic dijalankan terus ?

    terimakasih

    Balas
    • Hi mas Chris, salam kenal.

      Tidak ada standard bakunya mas. Kalau saya biasanya diatas 500 baru jalankan iklan Conversion. Karna percuma buru2 jalanin Conversion kalau pixel blm matang. Kemungkinan besar hasilnya jg ga maksimal.

      Ketika pixel belum terkumpul, iya bisa terus jalanin iklan Traffic kalau saya.

      Balas
  11. Kang Alief mau nanya, kalo saya kan usaha bakery, nah funneling yang pas kira kira pake yang mana ya?

    Balas
    • Hi mas Budhi. Secara General pakai semua teknik di dalam artikel ini bisa kok. Tinggal di tes mana strategi dan performa yg menghasilkan konversi terbaik.

      Balas
      • Siap kang, saat ini saya pake funnel Engagement – Traffic – Conversion, tapi sales dan costnya up and down. Mau test teknik lainnya ah. Nuhun.

        Balas
        • Nah itu maksud saya. Fb Ads sangat dinamis, beda produk, beda targetting, pasti beda hasil meskipun alur funnelingnya sama. Di dalam artikel ini kisi-kisi aja berdasarkan pengalaman pribadi, sisanya harus tetap split test dengan bisnis masing2.

          Sukses selalu mas.

          Balas
  12. Halo gan,
    Normalnya berapa lama iklan kita bisa dianalisis?

    Balas
    • Hi mas. Ngga ada standard bakunya. Kalau saya biasanya setelah 2.000 reach sudah mulai analisa. Kalau data masih kurang, ya tinggal tunggu lg, misalnya sampai 4.000 reach. Jadi fleksibel.

      Balas
  13. mas, thanks for share… berguna banget infonya.. mudah2 an bisnis nya makin berjaya dan dikenal ke seluruh penjuru dunia :D….

    saya boleh nanya yah hehe.., klo misalkan saya udah datengin traffic pake ctw, sekitar 100 orang yang view content… trs kan saya bikin lagi iklan yang brikutnya utk retargeting org2 yang udh ctw barusan dengan objective conversion purchase… tpi koq harga iklannya mahal banget yah padahal ctr iklan retargetingnya msh dikisaran 2,5 – 3% … perclick iklan retargeting nya sampe 30000 per link click nya… saya yakin seh bukan iklannya krn memang per cpm nya aja sampe 600 rbu

    itu kenapa yah bisa gtu? klo retargeting

    Balas
    • Hi mas Fajar.

      Terima kasih sudah mampir mas. Aamiin Allahumma aamiin. Thanks doanya ya.

      Iklan Conversion pada dasarnya memang lebih mahal dari Traffic mas, meskipun CTR nya besar, yang dihitung kan cost per Conversion nya.

      Dan lagi semakin sedikit jumlah audience juga berpengaruh terhadap biaya. Saya biasanya angka VC 500-1.000 baru jalankan iklan Conversion.

      Semoga membantu.

      Balas
  14. Halo gan,
    Saya mau tanya untuk reknik conversion lan buat CA add to cart misalnya. Klo dibuat LLA dari itu kira2 bagus gak hasilnya?

    Balas
    • Hi mas. Bisa bagus bisa ngga, tergantung sumber LLA nya bagus atau ngga. Bisa juga tergantung materi iklan. Kalau LLA sudah bagus, tapi materi iklannya payah, pasti hasilnya jg ngga maksimal.

      Jadi jawaban terbaik adalah : dicoba saja.

      Dengan mencoba jadi tau hasilnya, jadi tau datanya, akhirnya jadi tau deh keputusan apa yg harus diambil. Hehe.

      Balas
  15. Mas Alief, tolong dibuat juga artikel mengenai teknik funneling Facebook Ads untuk Blazbluz, Teespring dan Print On Deman (POD) lainnya secara lebih rinci. Karena saya lihat trend nya orang banyak main di POD sekarang.

    Balas
    • Hi mas Aldi,

      Thanks masukannya ya. Saya catat. Utk Blazbluz saya sempat singgung sedikit di komentar artikel ini, karna dulu saya juga pernah main. Coba dicari deh.

      Balas
      • “Kebetulan saya pernah setahun main Blazbluz. Di awal saya biasanya ngiklanin video pakai BA atau VV dan dijalanin terus. Penonton video dan pixel yang masuk saya buat CA & di retarget pakai Traffic.”

        “Lalu saya buat LLA dari CA tersebut dan saya iklanin pakai Conversion. Jadi ada 3 funnel yg saling terhubung.”

        Mas, di dalam running iklan VV apakah perlu di split test di level Ad utk tes desain?

        Lalu, CA yg dimaksud apakah dari Video Views atau View Content? Berapa jumlah CA yg ideal utk di retarget? Saya pernah pakai Audience 500 orang hasilnya kurang bagus. Setelah di LAA juga jadinya kurang maksimal.

        Mas, Video Views idealnya jalan berapa lama dan budget berapa per hari? Conversion di optimasi VC atau Add to Cart, Mas?

        Terima kasih atas jawabannya, mas.

        Balas
        • Hi mas Aldi,

          Iklan BA dan VV saya ga ngiklanin kaos, tapi utk mengumpulkan audience. Misal saya jual kaos bola, berarti ngiklanin video tentang bola.

          CA dari video viewers dan pixel view content, dipakai keduanya. Kualitas CA bagus atau ngga tergantung gimana cara ngumpulin awalnya.

          Kalau CA nya udah jelek, dibuat LLA sudah pasti jelek.

          Iklan BA dan VV saya jalanin terus. Budget variatif, bisa mulai dari 25.000 / day.

          Conversion optimasi VC di awal sampai ATC terkumpul banyak baru naikkan optimasi.

          Balas
  16. mau tanya untuk bikin CA dari hasil VC/ATC/ICO dengan tujuan retargeting itu baiknya memakai jendela waktu berapa mas? yang 3hari, 7hr, 10hr, 30hr atau 180hr?

    dan masing2 perlu dibikin adset baru yang berbeda atau gmna?

    terimakasih sebelumnya

    Balas
    • Hi Selvy,

      Mohon maaf baru respon ya. Saya biasanya di 30 hari, dibuatkan di Adset berbeda, karena ad copy nya pun pasti berbeda kan.

      Follow up orang yang belum ATC, dibanding dengan follow up orang yg sdh ATC + IC ( tinggal transfer ) pasti bahasanya berbeda kan ? Jadi perlu dipisah Adsetnya.

      Balas
  17. untuk teknik pertama langkah 2 dan 3 iklannya apakah pakai video atau gambar?
    Terus bagaimana pendapatnya kalau pakai instant experience dulu sebelum masuk ke web kita?

    Terimakasih sebelumnya 🙂

    Balas
    • Hi Adyan,

      Kalau saya menggunakan gambar, karena video sudah digunakan di langkah pertama.

      Boleh dicontohkan instant experience seperti apa yg dimaksud ?

      Balas
      • ohh okee siapp siapp hehe.

        instant experience yg jadi semacam landing page tapi masih tetap di fb mas alief.

        Oiya mau tanya lagi, di langkah kedua jika LAA diiklankan hardsell langsung ke web juga kira2 nanti mereka akan respon sebagus CA dari langkah pertama ga ya? Karena yg LAA belum pernah nonton video yang di langkah pertama.

        Balas
        • Ohh pakai iklan canvas ya maksudnya ? Boleh2 aja mas, di canvas sebagai prelander, utk detail arahkan ke web, jadi akan lebih terfilter.

          Video yang pertama biasanya edukasi, dan seringkali tdk berhubungan dengan produk, jadi ngga nonton pun ga masalah. Tujuan saya ngiklanin video adalah untuk memfilter siapa saja yg tertarik dengan topik di dalam video tersebut.

          Kalau stok CA nya banyak, misal 500-1.000 viewers, biasanya LLA juga bagus. Saya biasa tes LLA 1% dan 2% mas.

          Balas
  18. Iyaa betul iklan canvas maksudnya hehe. Ohh i see i see.

    Siapp mass, ngebantu bangeeettt:D.

    Kalau persen LAA semakin kecil itu artinya audience yg dicarikan semakin mirip ya? Atau ga pengaruh mas?

    Balas
    • Alhamdulillah mas, semoga tercerahkan, hehe. Iya teorinya makin kecil makin besar kemiripannya. Tapi beberapa kasus malah LLA 3% atau 4% yg winning di saya, dan ga tau kenapa. Padahal materi iklan sama, hehe.

      Jadi tetap split test aja.

      Balas
  19. Wahh bisa begitu yaa hehe okedehh siapp mas lagi mulai banyak praktek di fb ads nih soalnya, nemu blog mas isinya informatif dan aplikatif bangett. Terimakasih banyak yaa, semoga sukses dan sehat selalu mas. 🙂

    Balas
  20. salam mas alief saya radinal dari makassar sedang belajar fb ads untuk mempromosikan produk madu saya Hana Bee. mohon pencerahannya tips marketing digital di awal rintis usaha buat facebook dan instagram

    Balas
    • Salam kenal mas Radinal. Tips digital marketing awal bisa coba posting di Fb & Ig pribadi dahulu jika belum pernah beriklan sama sekali. Bisa juga posting di Marketplace. Maksimalkan yang gratisan dahulu untuk tahap awal mas.

      Balas
  21. Pagi mas. dari seluruh iklan yang sudah saya jalankan hingga detik ini . terkumpul data video watch 75% sebesar 1489 , video watch 95% sebesar 1114, video watch 100% sebesar 1023 , View Content sebesar 841 . iklan traffic kpd target broad audience masi saya jalankan terus krn msi trs split testing.

    1. nah skg langkah yg hrs sy lakukan baikny gmn mas dgn data tersebut? sudah bs buat CA utk retargeting video watch dan retargeting view content? dan retargetingny menggunakan campaign conversion dgn optimasi ATC langsung baik utk CA video watch dan CA view content?

    2. yg saya mau tanyakan. pada saat mau membuat CA video watch apakah itu lgsg digabung aja 75% sampai 100%?? dibuat masing2 CA utk video watch masing2 atau lgsg digabung aja dalam 1 CA? dan jika dibuat masing2 CA khusus 75%,95% dan 100% brrti nanti 1 campaign 1 CA masing2 atau digabung sekaligus?

    Balas
    • Pagi juga mas,

      1. Sudah bisa buat CA karena datanya sdh cukup banyak. Retarget boleh pakai Reach, Traffic lagi, atau Conversion optimasi VC utk CA video views. Kalau utk CA VC boleh langsung optimasi ATC.

      2. Buat CA di pisah mas, jadi ada beberapa CA. Di dalam campaign juga biasanya saya di pisah. 1 AdSet isi 1 CA saja, misal yang 75% saja.

      Balas
  22. Makasih banyak ya MAS ALIEF

    1. Campaign conversion CA View content optimasi ATC sudah sy jalankan barusan . tp dicampaign potential reach ny unavailable ya ga keliatan seperti kita menargetkan broad audience saat split testing keliatan angka 500rb sampai 1juta. jd skg funnel saya mengikuti teknik no 3 funneling mas Alief :
    *iklan traffic tetap saya jalankan terus utk nambah pengunjung ke LP
    *saya mulai menjalan iklan conversion utk CA view content .

    2. krn pixel sudah mulai panas. saya juga boleh menjalankan teknik no 4 gak mas?? lgsg create new campaign conversion dgn target broad audience optimasi View content? jadi teknik no 3 sedang jalan. skg sembari mencoba teknik no 4 jg spy angka view content semakin banyak. mengingat di landing page saya Event Code terakhir adalah ATC menuju whatsapp. krn sy tidak memakai initiate atau purchase.

    3. oh iya mas sy sudah edit iklanny khusus ke mobile aja dan device ny smartphone android only tp kok berasanya yg klik link dan view content penambahanny lebih dikit dan lama ya. sy perhatikan sejak kmrn penambahanny tidak secepat seperti mobile+desktop dan all device . hasil dibreakdown yg paling banyak melihat iklannya memang mobile dan smartphone android dibanding desktop dan device lainnya sih mas tapi..

    Balas
    • 1. Tidak masalah mas, memang begitu potential reach tdk tampil.

      2. Yap benar mas, ViewContent sudah cukup banyak, jadi saat jalankan campaign Conversion baru dengan optimasi awal VC harusnya bisa lebih bagus hasilnya.

      3. Kalau saya biasanya mobile only, utk device dibiarkan default android & iOS. Memang tergantung user behaviour target marketnya mas, kalau kebiasaan mereka lebih aktif di laptop, ya mending dibuat all device saja. Tapi kalau data iklan menunjukkan mayoritas dari mobile, gpp dilanjut saja iklan yg sekarang.

      Balas
  23. OK siap mas apa yang mas sarankan sudah saya jalankan smw. oh iya kan Adset Retargeting CA view content sudah dijalankan mas. lalu tadi setelah itu saya buat yg conversion baru dgn target broad audience.

    brrti nanti bbrp hri kedepan udah gaperlu lagi kan sy buat adset baru utk retarget CA view content mas? krn udah dibuat kan yg tadi itu dan selama Retargeting CA view content tersebut terus dijalankan akan ngelink dgn seluruh iklan yang berjalan berarti kan mas?

    Balas
    • Yes benar mas, iklannya akan muter terus dan isi CA ViewContent akan terus update dengan sendirinya. Jadi sudah seperti siklus.

      Balas
  24. Mas Alief Saya kan sudah buat CA view content. Data dashboard angka view content yg tertrigered pixel adalah 1010.

    tp kenapa setelah sy buat CA view content sizeny dibawah 1000 ya (low web traffic) ?? Apakah saya ada salah dalam proses mengisi kriteria audience ? saat setting kriteria audience saya memilih ANY dan Event View content saja . Yg benar gmn mas ??

    Balas
    • Memang wajar kok mas utk angka CA yang kecil seringkali ada perbedaan, dan selalu ada tulisan “low web traffic” ngga ada masalah. Ngga ada yg salah kok.

      Balas
      • Apakah Pada aslinya itu dia diatas 1000 mas sesuai data dashboard ?? Dan apakah itu Cuma tampilan saja audience ny below 1000 mas ?? Sy rencana mw bwt LAA cuma kn klo mw bwt LAA minimal sizeny hrs 1000 spy bagus . Klo retargeting iya sudah jalan. Jd mending sy nunggu dlu aja ini hingga berubah dgn sendiriny sampai 1000 sizeny mas??

        Balas
        • Diatas 1.000 pun tulisannya akan tetap “below 1.000” mas. Jadi langsung aja buat LAA ga masalah.

          Balas
  25. 1. mas klo kita pilih device kn android smartphone only. MIN OS versionny mas pilih yang versi brp? dan MAX OS versionnya pilih NONE ya>

    2. saya kan sudah menjalankan campaign CBO conversion dgn budget 50rb dengan 3 adset. adset ke 1 LAA 1% CUSTOMER LIST LTV. adset ke 2 LAA 1-3% CUSTOMER LIST LTV. adset ke 3 LAA 3-6% CUSTOMER LIST LTV. sudah 2 hari dijalankan ada 1 campaign yang optimasi ny lebih besar dibanding 2 adset lainnya. klo sudah gini 2 nya dimatikan aja jadi tinggal 1 adset yang dikasih budget paling besar tersebut atau didiamkan mas?

    3, apakah dengan budget 100rb per hari saja contoh sudah menemukan winning campaign. kita gabs scale up karena keterbatasan dana membuat hasil ga maksimal. jadi begini2 aja. apakah budget mempengaruhi progres?

    dan kabar baik mas CA VIEW CONTENT saya skg sudah keupdate sizenya jadi 1100. bisa buat LAA langsung ya ?

    Balas
    • 1. Saya ga pernah otak-atik itu mas. Saya selalu pakai all mobile device.

      2. Minimal sisakan 2 Adset mas. Adset yang winning bisa di duplikat di campaign baru, bedakan ad copy nya.

      3. Bisa saja mas, hanya saja mungkin agak lambat dibanding dengan budget 250.000 per hari bisa jalankan lebih banyak campaign / adset, jadi lebih cepat dapat data. Itu aja bedanya.

      Iya mas bisa buat LLA nya.

      Balas
  26. 1. oh gitu mas. tp klo device selalu pilihnya mobil only ya? yg desktop ngga kan mas>

    2. duplicateny lwt adset mas? ato bikin new campaign dgn target adset yg winning jadi ga diduplicate tp bkin new campaign

    3. makanya sy heran begini2 aja. setiap kali sudah dpt yg winning sy gabs apa2in krn dana bener2 terbatas mas 🙁

    Balas
    • 1. Ngga juga mas, utk iklan di funnel-funnel awal saya biasanya pakai all device. Tergantung user behaviour kalau ini.

      2. Duplicate adset yang winning, tapi letakkan di new campaign. Lalu buat materi iklan yang berbeda dengan yg lama. Jadi jalanin adset yg sama di campaign berbeda, dengan materi iklan berbeda.

      3. Dapet winning tapi kok dana masih terbatas mas ? Hehe. Iklan winning bagi saya = iklan yg menghasilkan. Percuma winning data aja kalau ga menghasilkan. Jadi kalau dapat iklan winning, harusnya konversi juga ada kenaikan.

      Balas
  27. Ok mas jadi setelah diduplicate adset winning dinew campaign. Optimasiny sy naikin ATC atau tetap View content mas ? Apakah utk iklan conversion optimasi ATC khusus utk retargeting CA VC aja mas ? utk smw LAA baik LAA video view, LAA VC apa biar aja selalu optimasi ny VC? Optimasi ATC pas retargeting

    Balas
    • Bisa dimulai dari VC dulu.

      Semua iklan Conversion bisa menggunakan optimasi event apapun. Tapi ya bertahap, VC dulu, kalau yang VC udah banyak baru dinaikkan ke ATC, dan seterusnya.

      Kalau dijalankan optimasi VC tapi yang VC belum banyak, ya buat apa dinaikkan ke ATC. Ya kan ? Jadi ini berlaku utk iklan baru atau retarget.

      Balas
  28. Assalamualaikum
    Salam kenal
    Gini mas saya sudah buat iklan conversion, trus buat Landing Page untuk pendaftaran. Tapi saya perhatikan datanya banyak yang klik dan pixel juga naik signifikan cuma belum ada yang menyelesaikan pendaftaran, kira2 dimana letak masalahnya?

    Sekarang saya coba bikin iklan dengan CA dan LLA 6% untuk retargeting dari pixel tersebut. Untuk lokasi saya pilih sesuai dengan data yang saya breakdown di iklan sebelumnya. Materi iklannya saya ganti jadi video. Saya berharap nanti ada yang menyelesaikan pendaftaran.

    Oh iya, saya langsung memakai metode objectif conversion, jadi gimana langkah selanjutnya agar bisa buat funnel?

    Balas
    • 1. Landing page isinya cuma form daftar ? Atau bagaimana ?

      2. Landing page ditanam pixel event apa ?

      3. Iklan Conversion dijalankan dengan optimasi pixel event apa ?

      Balas
      • – Landing page isinya form dan sedikit penjelasan diatasnya
        – Landing page pake event pageview, tapi pernah coba custom tidak ada yg muncul di metrix viewcontent. Tapi kalo metrix halaman landas ada muncul datanya
        – Dijalankan dengan pixel event pageview, karena untuk ATC,IC memang belum ada

        Balas
        • Mungkin informasinya kurang convert, jadi orang tdk mau daftar. Sebelum daftar dan menyerahkan data2nya, orang kan perlu tau detail dan lengkap informasinya.

          Optimasi minimal ViewContent, kalau PageView itu pixel General. Dan kalau cuma ada 1 event PageView aja, mending beriklan pakai Traffic saja, jadi mendatangkan orang ke web.

          Karena ga ada funnelingnya.

          Kalau iklan Conversion itu cocok utk yg ada alur funnelingnya, misalnya lihat sales page ( ViewContent ), lalu klik beli ( AddToCart ), masuk halaman form ( AddPaymentInfo ), terakhir masuk halaman terima kasih ( InitiateCheckout ).

          Balas
          • Kalo optimasi event pageview kira2 utk nilai bisnisnya apa ya? Kalo cuma datangkan trafik tapi tdk ada conversion? Atau biar jalankan saja iklan trafik sampai dapat viewcontent yang maksimal?

            Lanjut mas, kalo misalnya di LP dah ada event pageviews apa harus ditambah lagi event viewcontent?

            Trus data yang masuk dipixel itu bisa berlaku sampai kapan? kalo iklan sudah tidak jalan otomatis pixel juga tidak bergerak.

          • Tdk ada nilai bisnisnya pak. PageView itu general event. Dijalankan iklan Conversion jg ga ada efek apa2. Cuma datangkan traffic ( dengan biaya lebih mahal ) tanpa konversi.

            Makanya saran saya mending pakai objective Traffic.

            Iya pak, perlu ditambah ViewContent. Dan selama belum ada funnelingnya, beriklan pakai objective Traffic sudah cukup. Biaya lebih murah dari Conversion.

            Data Pixel berlaku 180 hari.

  29. ok mas saya paham jd baik itu adset wining yg diduplicate dicoba VC dlu ya tetap . nah pas kita mau naikan ke ATC kn itu duplicate plus edit. adset yg optimasi ny VC diawal kita matikan gpp berarti ? biar adset yg dinaikan ke ATC aja yg dinyalain?

    Balas
    • Adset yg awal kan winning mas, tetap dijalankan. Tujuan duplikasi Adset itu utk scale out, memperbesar jangkauan iklan, tanpa otak-atik Adset winning ( yg awal )

      Balas
  30. yah mas krn budget sy terbatas jadi nya yg adset dgn optimasi view content yg ud winning sy matikan. jadi ny sy nyalakan aja yg optimasi ATC. krn klo sy ga matikan budget sy tidak cukup. skg budget sudah sy sisihkan jadi 250rb/hari mas.

    jadi bbrp LAA yg awalny optimasi VC sudah dpt masing2 winning sudah diduplicate untuk naikan jd optimasi ATC aja yg nyala. yg optimasi VC dimatikan smw skg mas.

    campaign sy skg smw CBO conversion LAA dgn optimasi ATC

    gpp mas klo misal sy aturny begitu ?? krn sesuaikan dgn budget sy soalny mas

    Balas
    • Kalau begitu ya ga perlu di duplicate mas. Buat apa mengorbankan adset winning demi adset baru. Jalankan saja yg winning seterusnya.

      Balas
  31. mas ad rekomendasi hosting yang bs memperbaiki angka link click ke view content sy ga ? krn angka link click ke view content masih dibawah 60%

    Balas
    • Silahkan buka web Ngetik.id mas, di sidebar nya ada banner hosting rekomendasi saya, coba di lihat2

      Balas
      • Bagaimana cara beriklan menggunakan bid strategy?

        Apakah mulai menggunakan bid strategy di awal pertama mulai ngiklan? Atau sudah pernah beriklan?

        Dan apa saja yang harus di perhatikan?

        Balas
        • Kalau baru pertama iklan, atau blm pernah scale up iklan, atau blm pernah profit, biarkan apa adanya saja. Auto bid.

          Manual bid bisa mulai dipakai saat data iklan sudah terkumpul banyak, saat hendak scale up / scale out, atau memang sudah tau patokan cost nya, boleh2 saja. Jadi manual bid bagi saya opsional saja.

          Btw . . .

          Saya baru ketemu settingan attribution iklan, saking jarangnya buka2 ke arah sana, karena memang harusnya ga fokus disana. Jadi ya lupa. Itu mah biarin aja apa adanya. Fokus aja ke campaign, adset & ads.

          Balas
  32. sy sudah cek bingung mas yg paling bagus yg mana ya? apakah yang bantaihost bisa memperbaiki angka Link click ke VC nya?

    oh iya mas sy mw tny yg masih saya bingung sampai sekarang. jika sy iklan conversion dengan optimasi VC. yang jadi patokan dalam menentukan bagus atau tidaknya itu lihat dari Angka VC dan cost per VC atau angka ATC dan cost per ATC nya?

    habis kadang ketika iklan conversion optimasi VC. angka VC ny contoh banyak tapi di ATC ny dikit. jadi bingung apakah ini bagus atau tidak

    Balas
    • Kalau saya sih oke2 saja di Bantaihost atau Gapurahoster selama ini mas, tdk ada masalah di iklan.

      Iklan Conversion optimasi VC artinya FB mencarikan orang2 yang mau VC, jadi yg di lihat angka VC nya. Wajar kalau ATC nya jelek, kan memang di optimasi utk VC mas.

      Balas
  33. mas knp ya data asset library utk Custom Audience VC saya sizeny 5000 lalu hari ini tiba2 berubah jadi below 1000?? apakah sedang error facebook ??

    Balas
    • Fb normal-normal saja, dan tdk perlu fokus / mengawasi angka custom audience terus-menerus mas, biarkan saja berjalan otomatis sesuai sistem, karena memang angkanya tdk ditampilkan spesifik oleh Fb. Jadi percuma kalau dipantau terus.

      Balas
  34. Mas skg hasil ud membaik yg chat ke whatsapp sehari 30-40 orang. Penjualan mulai ada hasil balmod. Yg saat ini sy butuhkan

    1. Gmn menindaklanjuti winning campaign?
    2. Cara scaleup yg benar dan scaleout yg benar?
    3. Gmn ningkatin traffic lebih banyak lg dari yg saat ini?
    4. Jika kita naikan budget tiba2 hasil malah menurun lalu apa yg hrs dilakukan?

    Balas
    • Alhamdulillah,

      Mantap mas kalau sudah mulai stabil.

      Kalau mau scale out, maka duplikat saja campaign yg winning. Campaign baru ( hasil duplikasi ) dijalankan dengan sedikit editing pada bagian Ads.

      Kalau mau scale up, naikkan saja budget winning campaign 25-35 persen dari budget awal.

      Jadi silahkan pilih mau scale up atau scale out dulu, mengingat keterbatasan budget mas.

      Yang jelas utk winning campaign saya tdk pernah ubah apapun kecuali budget. Kalau mau edit Adset atau Ads, saya selalu duplikasi campaign nya.

      Balas
  35. Alhamdulillah mas. oke saya paham pkoknya yg diubah budget aja sedangkan adset dan ads yang mau diubah diduplicate lalu edit.

    nah kemarin sy naikan budget kan mas pd saat jam 12 pagi eh hasilnya kok malah menurun dibandingkan budget sebelumnya. solusiny gmn mas? apakah jika naikan budget butuh waktu dlu 1x24jam utk kembali normal?

    Balas
      • mas saya kan pake teknih mas yg trafic➡conversi➡reach, saya sudah bikin kampanye 1 dengan trafic isi nya 7 adset 1 ads&1 ads copy,iklan nya bagus dan profit,langkah selanjut nya apa saya bikin LAA nya?apa mending naikin budget dulu buat kampanye itu?dan setelah saya liat di desboard ada 2 adset yg kurang peform,mohon arahan nya?terima kasih,semoga akang sehat selalu

        Balas
        • Alhamdulillah. Naikkan budget 10 – 15 persen mas kalau profit. Langkah selanjutnya tinggal ikuti yg di artikel saja. Adset yg kurang perform di kill saja.

          Balas
          • berarti bikin kampanye baru lagi y mas?isi nya adset yg perform aja y?apa di mati’in adset yg ngga perform nya dalam kampanye pertama tadi lalu di naikin budget nya?terus kalau malem kita kan tidur mas iklan itu mending di mati’in dulu dan di nyalain lagi pagi?apa mending di biarin nyala terus kang?mohon ma’af sebelum nya banyak tanya,hatur nuhun kang semoga rezeki dan ilmu nya di berkahkan oleh Alloh,Amiin…

          • Objective Traffic dan Conversion kan berbeda. Jadi ya jelas bikin campaign baru.

            Matikan Adset jelek + naikin budget campaign nya.

            Biarkan iklan tetap running.

  36. mas sy kan hanya punya 1 Busines manager. 1 BM ini hanya memiliki 1 Akun iklan bernama GROW UP . dan 1 iklan ini hanya memiliki 1 Pixel.

    sedangkan saya selama ini berjualan fokus 1 produk peninggi badan super grow up dan hanya memiliki 1 landing page super grow yang sudah ditanam 1 pixel tersebut.

    nah jika sy ingin mulai jualan produk lain contoh masker wajah. apakah saya bisa tetap memakai akun iklan yg GROWUP itu dan pixel ny juga atau tetap pakai akun iklan GROWUP tapi create new pixel??

    atau sebaiknya bikin akun iklan yg baru dan pixel dri akun iklan yg baru khusus produk masker wajah ? jadi 1 akun iklan khusus utk 1 produk masing2 jenis

    Balas
    • Baiknya buat akun iklan baru & pixel baru di dalam BM tersebut mas, agar tidak tercampur audience nya.

      Balas
  37. Oh gitu mas. jika saya buat akun iklan baru dan pixel baru dari akun iklan yang baru . artinya ketika saya memulai dengan produk baru dan landing page baru.

    bisakah saya menggunakan data audience dari akun iklan grow up yang sudah banyak ini lgsg main LAA video? atau saya harus memulai lagi dari awal seperti kmrn saya memulai beriklan grow up mas??

    Balas
    • Bisa mas, utk penggunaan data, bisa saling silang. Misalnya ngiklanin Growup pakai audience CA VC dari masker wajah, bisa. Karena masih dalam 1 BM kan.

      Tapi collect new data ( pixel ) saya sarankan dipisah.

      Balas
  38. oke mas klo mau share audience yang mending dishare audience dri LAA apa ya menurut mas? secara peninggi badan dan masker wajah kan beda banget nih mas

    Balas
    • Saya kurang paham dengan pertanyaannya mas. Kalau memang beda ya sudah pakai audience dari masing-masing pixel saja.

      Balas
  39. mas saat ini kn campaign yang winning adalah LAA 1% Video 75%. jika saya mau scale . sebaiknya sy scale up budget saja sekaligus scale out? tp saya takut jika main duplicate copy/scale out nanti audienceny bentrok . atau pilih salah satu mas mau naikin budget atau duplicate copy iklan yang bagus tersebut?

    dan menurut mas gmn mengenai overlap audience yang membuat bentrok iklan kita dan metriks frekuensi yang lebih dari 1 ? apakah ga usa dipedulikan ? jadi hajar aja mau scale up sekaligus scale out jadi gak pedulikan mau overlap audience/bentrok/audience jenuh dengan iklan nya .

    Balas
    • Pilih salah satu, mau scale up atau scale out.

      Kalau scale out, ganti materi iklan. Jadi walaupun audience sama, isi iklannya berbeda. Jadi ngga akan jenuh. Ga masalah walaupun overlap. Karena tujuannya emang “menggempur” audience yang winning itu agar terjadi lebih banyak konversi.

      Balas
  40. Nanya suhu

    Saya sudah punya pixel 1000-an lebih, tp kok gak bisa dibuat lookalike audience-nya ya, salahnya di mana?
    Btw boleh minta nmr WA nya?

    Balas
    • Saya tidak bisa menerawang, jadi saya tdk tau salahnya dimana, karena Anda jg tdk jelaskan kendalanya di bagian yg mana.

      Balas
      • Satu pertanyaan lagi mas.

        Misal menjalankan teknik pertama.
        Kemudian CA dari video dan LA sdh siap kemudian diiklankan. Apalah iklan video yg pertama dimatikan atau terus dijalankan?

        Makasih mas

        Balas
  41. Mas skg kn sy baru berjualan difacebook ads aja masi fokus terus mempelajari nya. belum main instagram dan marketplace.

    menurut mas apakah sy terus fokus dlu difacebook ads utk mengsukseskan 1 produk saya ini dulu yg lg sy jual? soalny jujur aja sy jg liat marketplace pgen jg bs sukses main dimarketplace tp sy belom ngerti main disana gmn. begitu jg instagram. sy baru mulai difacebook aja belajar. saran mas gmn? jd hati sy skg ini. ini mau itu mau tp sy takut pecah fokus

    Balas
    • Lebih baik fokus 1 hal sampai sukses, baru beralih mas. Kalau semua dipelajari, hasilnya cuma setengah, karena fokusnya juga tidak penuh. Apalagi mas bilang dana yg diputar terbatas, saya yakin ini juga jadi kendala. Minimal fokus di FB Ads sampai masalah dana sudah terpecahkan, artinya sudah profit besar & stabil.

      Rumput tetangga selalu lebih hijau.

      Balas
  42. Mas kmrn atm mandiri sy disabled dan payment method decline lalu kmrn lgsg ganti kartu jd genius utk payment method dan kmrn ud nyala lg iklan. Pagi ini bangun tidur sy lihat iklan mati lagi dan payment declined. Akhirny sy chat lg cs support Fb utk penarikan manual billing. Repot jg klo tiap hri begini.

    Apakah krn transaksi sy kedebet ny per 25rb amount ya??

    Balas
    • Yap setiap declined payment harus kontak support utk minta di debet. Tombol “pay now” sudah dihilangkan. Jadi solusinya ya ready saldo di rekening, dan selalu pantau threshold limit akun, supaya ngga gagal debet lagi.

      25.000 itu threshold awal. Kalau pendebetan lancar ( ga ada masalah ) akan naik perlahan-lahan limitnya.

      Balas
  43. Saldo saya smw direkening tersebut padahal mas. Aneh 2 hr berturut2 bangun tidur iklan mati krn payment method aneh sekali . Akun iklan aktif padahal ga ad masalah -_- maza hrs tiap hr kontak cs support dlu. Bangun2 bingung kok ga ad chat msk ke wa trnyt krn itu

    Cra mengetahui threshold gmn ya ?? Soalny kn kita mw change threshold gatau hrs ganti brp amount? Sy ga pernah ad masalah dalam pendebetan baru kmrn aja mas tiba2 declined padahal saldo utuh

    Balas
    • Saya belum pernah alami. Selama saldo di rekening aman, harusnya otomatis terpotong ketika mencapai threshold / tanggal jatuh tempo.

      Threshold ga bisa diganti. Akan naik otomatis becara bertahap, dengan syarat pembayaran kita lancar.

      Balas
  44. mas bs contohkan tidak bagaimana isi targeting orang kelas atas mas??

    contoh interest broadny apa lalu narrow behaviour apa lalu demograficny apa ya mas?? krn harga jual saya mental terus nih mas jadinya dr kmrn sy terpaksa turunin harga terus padahal harga jual sy standar 700rb

    Balas
  45. Mas utk iklan video views . Bagusny hasilny berapa ya datanya? Soalny sy baru pertama kali iklan video views cost per thruplay brp yg bagus n data metriks lain aplagi utk dikatakan bagus? Hehe pertanyaan sy kmrn yg diataz keskip ya

    Balas
    • Ngga ada patokan berapa bagusnya sih mas. Biasanya dengan seringnya ngiklan, nanti kelihatan pola angkanya paling sering di kisaran berapa. Nah angka itu yg jadi acuan mahal & murahnya. Jadi setiap advertiser sudah pasti berbeda.

      Balas
  46. Mas mau nanya, cara meningkatkan dari Landing Page View ke Add To Cart atau dari Add To Cart ke Leads gimana ya? terimakasih

    Balas
    • Bisa coba baca artikel saya yg judulnya “tips mudah mengatasi masalah dalam iklan” ya mas.

      Balas
  47. halo mas, thankyou untuk insight nya sangat berguna.
    saya mau bertanya kalau untuk yang teknik ke 4 itu yang conversion, apakah boleh ketiga langkah tersebut konten iklannya sama ?

    Balas
    • Saya pernah melakukannya dengan konten sama, pernah juga dengan konten berbeda. Dan saya pernah dapat winning campaign utk 2 cara tersebut. Jadi boleh2 saja dibuat sama mas.

      Balas
  48. Thankyou mas untuk penjelasan diatas. Mau tanya lagi untuk yang teknik ke 4, untuk langkah ke 3 nya kan pakai audiance add to cart untuk mendapatkan initiate checkout. Kalau audiance add to cart masih dibawah 1000 apakah bisa ? Karna dari facebook juga kasih notif kalau adsnya berpotensi tidak terjadi conversion.

    Balas
    • Yap benar, kalau masih sedikit bisa pakai Reach saja. Kalau sudah banyak, bisa jalankan Conversion.

      Plus, audience LLA yang dibuat dari audience Addtocart itu, dan dijalankan pakai campaign Conversion juga bisa.

      Balas
  49. Ini klo dijadikan kursus harganya wow.. Smoga informasinya jadi manfaat buat orang yg belajar seperti saya mas.

    Balas
    • Aamiin Allahumma aamiin. Semoga sedikit insight ini bisa jadi manfaat buat Anda. Terima kasih sudah mampir ya.

      Balas
  50. Salam, mohon maaf saya newbie dalam facebook,
    saya mencoba beberapa kali membuat Custom Audience dan Lookalike, namun selalu diarahkan ke Business account Facebook.

    Sudah dibuat Business Account nya, tapi ternyata gagal terus, tidak pernah bisa masuk ke tampilan seting untuk Custom Audience dan Lookalike, seperti tertolak.. kalau tidak salah ada keterangannya tentang payment.

    mohon pencerahannya agar saya bisa mensetting CA dan Lookalike di akun FB saya.

    thanks

    Balas
    • Hi Era,

      Mohon maaf saya kurang paham dengan permasalahannya. Membuat CA & LLA bisa dilakukan meski di account biasa, ngga harus ke BM.

      Sudah buat BM tapi gagal terus. Gagalnya di bagian mana ? Tertolaknya apa notifnya ? Pasti ada keterangannya, jadi ya tinggal diselesaikan.

      Keterangannya tentang payment ? Nah saya juga ngga tau apa solusinya, karena ngga tau apa keterangannya.

      Balas
  51. Halo Mas Alief, sebelumnya terimakasih sekali untuk penjelasannya sangat bagus dan bermanfaat sekali
    Nah Dari Materi ini ada yang mau saya tanyakan untuk teknik funneling yang pertama ( Video View- Conversion-Traffic/Click to web) sbb :

    Setelah CA dari hasil video views terbentuk di hari ke 3 atau 4, kemudian untuk adset objective conversionnya ( di hari ke 4 atau 5) creativenya sebaiknya pakai apa ya mas?apakah pakai video yang sama dengan yang digunakan di video views sebelumnya?atau materi creative yang berbeda lagi?

    Demikian juga untuk hari ke 8 atau 9 dg objective traffic apakah masih sama creativenya?

    Terimakasih banyak sebelumnya Mas

    Balas
    • Halo mas Jo, terima kasih sudah mampir.

      Objective Conversion tujuannya retarget CA penonton video yg sdh teredukasi ( adset pertama ) dan hardsell LLA dari CA ( adset kedua ). Jadi disesuaikan aja sudut pandang & ads copy nya.

      Objective Traffic tujuannya retarget CA orang yang sudah mengunjungi LP tapi belum beli, jadi kembali disesuaikan lagi sudut pandang & ads copy nya.

      Balas
  52. assalamualaikum mas Alief
    sya sedang jalan iklan ini video views, CTW, Conversion

    nah yang conversion ini diarahkan ke LP di LP ada formulir, nama, kota,no hp, produk yg diinginkan, nah setelah formulir diisi klik kirim dan ini didirek ke WA tapi kok gak ada yang masuk ke WA ya padahal di laporan dashbord iklannya ada prosfek atau 182 Prospek penjualan itu kenapa ya….

    Balas
    • Wa’alaikumsalam mas Ipul. Dari 182 leads yang real masuk wa berapa orang ?

      Balas
  53. Assalamualaikum mas Alief
    Halo Mas Alief, sebelumnya terimakasih sekali untuk penjelasannya sangat bagus dan bermanfaat sekali

    Saya mau bertanya untuk jasa di bidang perhotelan kira-kira funneling yang cocok seperti apa yah mas….

    Balas
    • Wa’alaikumsalam kang Rinaldi. Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir.

      Pada dasarnya semua teknik bisa diterapkan di semua bisnis, ngga ada yang spesifik hanya untuk bisnis tertentu aja. Yang membedakan adalah isi konten & bagaimana treatment data yg masuk ( leads wa, email, pixel, dll ).

      Jadi kalau belum pernah coba, saran terbaiknya adalah, dicoba aja kang. Supaya dapet data. Nanti akan terlihat pola mana yg paling convert.

      Balas
  54. Assalamu’alaikum wr.wb.

    Ma’af mau bertanya.

    – Kalo yang di maksud atribusi yang ada di setingan akun iklan 28 hari klik 1 hari tayang itu maksudnya apa ya?

    Apa yang akan terjadi kalo saya merubah nya? (Seberapa besar pengaruh nya ke iklan)

    – kalo beriklan menggunakan objektif konversi, optimasi nya pakai yang 7 hari klik 1 hari tayang atau pakai 1 hari klik. Dan maksudnya apa ya itu?

    – kalo mau retargeting ke ca yang sudah terekam pixel bagus nya pakai objektif apa? Kalo misal menggunakan objektif konversi, optimasi objektif nya pakai apa ?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      1. Atribusi yang di sebelah mana ya ?
      2. Itu adalah jumlah waktu yg biasanya diperlukan user melakukan tindakan konversi tertentu ( chat wa / isi form / bayar / dll ) setelah lihat & klik iklan. Pengaturan ini digunakan Fb sebagai patokan utk mendistribusikan iklan ke target audience di dalam Adset. Kalau blm optimal jalankan campaign Conversion, biarkan saja bagian ini apa adanya.
      3. Saya pakai reach biasanya. Kalau pakai conversion pakai optimasi apa ? Ya tergantung CA nya apa, dan goalnya mau di tahap apa konversinya ?

      Balas
  55. – Atribusi yang di setingan akun iklan,
    Yang ada di pengaturan akun iklan. itu kan ada setingan default fb nya 28 hari klik dan 1 hari tayang.
    Berpengaruh ke iklan engga ya?

    – siap,

    – untuk retargeting yang pake reach, biasanya suka pake budget berapa gan?

    – kalo mau retargeting pake objektif konversi, minimal jumlah ca nya berapa gan?

    – Yang di artikel retargeting vc ke add to chart pake budget 15 ribu itu, apakah objektif konversi nya di optimasi konversi atau menggunakan optimasi yang lain nya gan?
    Maksudnya optimasi yang lain yang ada di objektif konversi, yang ada di bagian bawah gan. Kan ada pilihan lain nya, seperti klik tautan dan lain lain. (Soalnya kalo pakai optimasi konversi mahil banget, dan seperti eungap iklan nya untuk menjangkau jumlah di dalam ca nya)
    Atau bisa jadi audience ca saya itu jelek semua ya? Sehingga seperti sulit untuk mengkonversi ke add to chart nya. Atau ke purchase.

    Kalo misal pake optimasi konversi, apakah ada jumlah minimal ca?

    Ma’af kalo membingungkan pertanyaan nya ya.

    Balas
    • 1. Berpengaruh ke iklan utk tahap Advanced. Utk awal dibiarkan saja default apa adanya, dan fokus optimasi iklannya dulu.

      2. Budget retargetting bervariasi tergantung besarnya CA yang di retarget. Kalau saya mulai dari 25.000 per hari.

      3. Retarget VC ke ATC ? Berarti yg mau di retarget orang yg sudah VC tapi belum ATC, begitu ? Pakai Conversion optimasi ATC. Sebenarnya bisa pakai Reach, ngga harus pakai Conversion. Conversion emang mahal, tapi hasilnya akan sangat baik kalau CA nya matang. Ada banyak faktor kenapa orang ga mau lanjut ke ATC apalagi Purchase. Ngga selalu gara-gara iklan. Bisa baca artikel saya yg “menganalisa masalah dalam iklan”.

      Semakin sedikit jumlah CA nya, akan semakin mahal biaya iklannya. Ngga ada standard bakunya harus minimal berapa CA.

      Balas
  56. Terimakasih tulisannya Mas..

    Mau tanya. Iklan saya Video View tanpa tombol CTA. Karena emang niatnya cuma utk kejar penonton. Hasilnya : Reach 18K | View 15K | 25% Video View 1.400

    Apakah data ini cukup untuk melanjutkan ke iklan conversion?
    Terimakasih sebelumnya

    Balas
    • Sama-sama mas Rudi, salam kenal.

      Untuk retargetting, coba ambil yang view 50% ke atas aja, idealnya yang 75% dan 90%. Kalau yang 25% berarti baru sebentar nonton videonya udah di close. Artinya mereka ( mungkin ) ngga tertarik. Jadi kurang cocok di retarget.

      Balas
  57. Assalamualaikum, terimakasih ilmunya Mas..

    Saya sudah jalankan Teknik 1, sampai langkah 2. Mohon ijin bertanya mas:
    1. Iklan videoviews apakah dilanjut/ distop saja, sudah mau masuk ke langkah 3 dari teknik 1?
    2. Untuk mengukur efektifitasnya, yg iklan konversi dilihat dari mana ya mas parameternya?
    3. Untuk langkah ketiga lebih baik baik adscopy video atau gambar saja ya mas?

    Terimakasih sebelumnya

    Balas
    • Wa’alaikumsalam, terima kasih berkenan mampir mas Wahyu.

      1. Baiknya terus berlanjut ( dengan catatan iklan menghasilkan profit ), agar datanya terus menggulung. Karena langkah 1-2-3 kan berkaitan. Alur funneling.

      2. Tergantung optimasi Adsetnya. Kalau optimasi VC, ya di lihat jumlah konversi ViewContent ( orang yg masuk LP ) dan cost per VC nya. Kalau Adsetnya optimasi Purchase, di lihat brp jumlah purchase & cost per purchase nya. Optimasi yg diatur di dalam Adset adalah “perintah” ke Facebook : konversi apa yg sedang kita ingin kejar di Adset itu.

      Ngga mungkin kan kita nyuruh FB optimasi Adset kita di level VC, tapi berharap banjir purchase. Salah fokus. Optimasi VC = Facebook mencarikan audience yg berpotensi melakukan VC ( masuk LP ), belum tentu banyak yg lanjut ATC, apalagi Purchase.

      3. Untuk retarget ya ? Boleh dikombinasikan aja, pakai keduanya. Beda produk, beda target audience, bisa jadi beda hasil soalnya. Jadi ngga ada yg lebih baik.

      Balas
  58. Oh iya gan, sekarang saya menjalankan retargeting ca nya menggunakan konversi dengan optimasi purchase. Namun optimasi pengoptimalan nya menggunakan – impresi, apakah bisa gan?
    Apakah ada kekurangan nya? Di bandingkan menggunakan objektif reach. Atau lebih efektif pakai reach saja?

    Kalo pakai reach optimasi pengoptimalan nya pakai reach juga?
    Atau impresi?
    Kalo pakai reach biasanya pakai frequensi berapa dalam beberapa hari nya gan?

    Balas
    • Kalau pakai Conversion, yg bagian bawah juga konversi, ga perlu diubah ke impresi. Seperti saya bilang di komentar sebelumnya, bagian bawah itu dibiarkan saja apa adanya. Yang terpenting di bagian targettingnya. Saya jarang ubah2 bagian bawah itu utk sekedar dapatkan winning Adset / profitable campaign.

      Pakai objective Reach pun biarkan saja yg di bagian bawah itu apa adanya. Frekuensi juga biarkan apa adanya untuk tahap awal.

      Balas
  59. Untuk test audience menggunakan budget optimation, biasanya sampai reach berapa dan ctr link nya minimal berapa. Di artikel agan kan ctr link minimal 1% udah termasuk bagus, nah untuk reach nya itu bagus nya tunggu sampai minimal berapa ya?

    Soalnya pernah nyoba, dan masih bingung adset mana yang kira kira harus terus di jalankan.

    Dan kalo di lihat dari frekuensi per adset nya kenapa berubah rubah ya, apa mungkin audience nya ada yang tumpang tindih. Misal karena audience menyukai interest 1 dan juga menyukai interest 2. Dan masing masing interest itu berada di adset yang berbeda? Sehingga menimbulkan frekuensi nya berubah rubah?

    Untuk test audience interest, yang pakai cbo bagus nya pakai interest board atau sampai spesifik?

    Balas
    • CTR bagi saya wajib di atas 1%. Di bawah itu berarti materi iklan ngga menarik. Kalau gonta ganti materi iklan CTR tetap jelek, bisa jadi produknya ngga cocok dengan audience yg ditarget.

      Saya mulai menyimpulkan performa sebuah Adset biasanya setelah mencapai 2000-4000 impression. Tapi ini pun bukan angka baku, semua kondisional & fleksibel, PLUS feeling. Jadi hal ini akan terasah seiring semakin sering kita beriklan.

      Frekuensi angkanya akan terus naik. Ya wajar. Itu indikator iklan kita ditampilkan ke orang yg sama sebanyak sekian kali. Semakin tinggi angka frekuensi, semakin jenuh audience yg ditarget. Baiknya ganti materi iklannya agar fresh kembali.

      Terkait audience beririsan atau ngga, bisa di cek status overlappingnya di menu audience. Bandingkan saved audience yg satu dengan yg lain, nanti tampil brp persen beririsannya. Kalau ngga mau beririsan sama sekali, di exclude aja. Adset A isinya audience A exclude audience B. Begitu sebaliknya.

      Kalau belum tau komposisi targetting yg ideal utk produk kita, mulai dari yg broad saja dulu. Manfaatkan fitur narrowing agar interest broad masih “under control”. Narrow dengan “engaged shopper”, atau “prefer high value good in Indonesia”, atau interest lain yg mencerminkan daya beli seseorang.

      Balas
  60. Mas Fahri yang teknik kedua bisa diganti atau sama aja ga dengan “enggagement-conversion” kalau beda apa perbedaannya dan lebih unggul mana jika produk yang saya jual fashion?

    Balas
    • Mas Fahri itu siapa ? Haha.

      Mau diganti ya boleh-boleh aja, teknik yg saya tulis itu teknik saya pribadi, bukan teknik baku dari Facebook. Jadi mau diganti apapun ya boleh-boleh aja.

      Teknik mana yg unggul utk setiap produk bisa jadi berbeda-beda. Hasilnya gimana ? Nah, sudah dicoba belum tekniknya ? Baiknya dicoba, di lihat hasilnya, itu lebih akurat. Daripada menebak-nebak teknik mana yg unggul.

      Fb ads itu sangat dinamis.

      Balas
  61. Hallo mas mau tanya lagi hehe. Saya pernah denger kalau produk yg diiklankan di FB ads harus dengan margin diatas 50rb kalau dibawah itu bakal boncos. Apa iya? Bukankah tergantung performa iklan dan teman²nya? Trims

    Balas
    • Benar mas. Itu bukan aturan baku, tp berdasarkan pengalaman teman-teman advertiser. Malah kalau saya minimal 100.000, di bawah itu saya agak malas jalankan iklan.

      Cukup riskan soalnya, karena Fb Ads cenderung “labil”, sering terjadi kemungkinan cost per leads mahal, cost per purchase mahal, leads masuk banyak tp closing rate kecil ( kalau ini pengaruh LP / skill CS ), dan banyak faktor lainnya. Jadi baiknya punya margin profit yg agak “lega” utk antisipasi performa iklan yg naik turun.

      Balas
    • Mau tanya mas. Pas kita mau retargetting pake reach dari pixel kita yang sudah dijadikan CA, setelah CA dipilih yang opsi bawah misal umur jenis kelamin demografi apa dibiarkan saja atau di set sesuai audience di iklan sebelumnya??. Misal saya pake funnel traffic-reach-conversion

      Balas
      • Dibiarkan default kalau saya mas. Karena audience sudah spesifik ( hasil dari CA ).

        Balas
  62. mas mau bertanya ttg jualan buku pake situs web jd afiliate ttg tips menjual buku itu interestnya targetnya gmna..

    Balas
    • Bicara interest, berarti bicara target market, berarti bicara buyer persona. Yang paling tau jawaban ini harusnya sih penjualnya, yg memang menjalankannya.

      Sebelum jualan ada namanya fase menentukan customer avatar, jd bisa tau secara detail target konsumen kita itu siapa.

      Kalau jawaban dari saya, pasti cuma sebatas asumsi mas. Soalnya belum pernah jalanin. Jadi ini mas jd affiliate jualan buku, isi bukunya tentang “tips jualan buku” begitu kah ?

      Mungkin bisa pakai interest orang-orang yg suka topik tentang marketing, tentang jualan online, atau interest lain yg menggambarkan orang yg suka jualan. Lalu di narrow dengan interest judul buku ( misalnya ), atau interest nama-nama penulis buku terkenal. Yg tau pasti orang yg suka baca buku aja.

      Jadi akan di dapatkan audience yg suka jualan DAN punya ketertarikan terhadap buku. Jadi akan pas ketika disodori penawaran “tips menjual buku”.

      Balas
    • Biarpun pemula jg bisa paham kok mas kalau dipelajari, mau coba tes iklan sendiri. Coba berpikir lebih logis & sederhana. Kalau jualan buku tips hamil, kira2 yg mau beli usia berapa ? Jenis kelaminnya apa ? Sukanya dengan topik apa ? Jawaban-jawaban ini yg dijadikan interest

      Balas
  63. salam kenal mas,
    makasih udah menulis dan shared artikel bermanfaat mengenai fb ads di sini,
    sy kebetulan pas baca artikel yang berkaitan dengan funneling saya cba langsung praktek dan rencana funneling dari : obj traffict (lalulintas web)
    saya jalankan dari tgl selama 3 hari ini, dengan data seperti in i :

    1 campign – 3 adset (beda interest) – 1 adscopy (video,copywriting, tumbnail gambar semua samain).
    saya split pake bawaan dari fb split pakai defaultnya fb split 3 pemirsanya,
    setelah jalan 3 hari masing masing adset memiliki data sbb :
    adset 1 :
    jangkaun : 9.818
    ctr link : 9,27%
    cpc : Rp 60
    klik tautan : 1.124
    view content : 457

    adset 2 :
    jangkaun : 7.198
    ctr link : 7,67%
    cpc : Rp 88
    klik tautan 770
    view content 422

    jangkauan : 7.833
    ctr : 7,54%
    cpc : Rp 82
    klik tautan : 833
    view contet : 373

    tanya; selain matriks diatas apakah ada matriks lain yang perlu di perhatikan untuk menganalisa iklan ini, kemudian dari data di atas, kira kira menterjemahkannya seperti apa supaya bisa di ambil kputusan selanjutnya,

    terima kasih bila berkenan mas alief menjawab 🙂

    Balas
    • Hai mas Andik,

      Salam kenal ya, terima kasih sudah berkenan mampir dan berkomentar.

      1. Ini iklan goalnya ke mana ? Sales page produk ?
      2. Setiap Adset baiknya terdiri dari ( min ) 3 Ads mas utk split test juga. Kalau cuma satu, kalau pas Ads nya bagus, Alhamdulillah. Kalau pas jelek, kacau data iklannya, padahal targetting sudah benar.
      3. Ini pakai campaign CBO kan ya ?

      Analisa sederhana saya :

      1. CTR link sudah sangat bagus, standard saya 1-2%.
      2. CPC sudah sangat murah bisa puluhan rupiah.
      3. Perbandingan klik ke VC drop mas. Artinya ada masalah dengan speed web. Standard saya 75%.

      Untuk objective Traffic sudah cukup sih lihat metriks diatas. Tapi utk keseluruhan performa iklan, saya perlu tau ini iklan untuk apa ? Arahnya kemana ? Journey nya apa aja ?

      Contoh :

      User lihat iklan, masuk web, baca sales page, klik tombol order via whatsapp, chat dengan CS, closing. Ini sebuah journey. Bisa di lacak mulai dari :

      – Berapa yg klik iklan ? ( CTR )
      – Berapa yg akhirnya mendarat di web ? ( Pixel VC )
      – Berapa yg akhirnya klik tombol whatsapp ? ( misalnya Leads, standard saya 30% dari VC )
      – Dari yg klik tombol brp real chat yg masuk ? ( standard saya 30% )
      – Dari real chat masuk brp yg akhirnya closing ? ( standard saya 50% )

      Nah, itu sebuah journey. Kalau cuma bicara iklan aja, data diatas udah bagus kok, kecuali speed web perlu diperbaiki. Tapi utk bisa tentukan apa langkah selanjutnya ? Nah perlu dilihat keseluruhan data ( journey ) nya, jadi ketauan masalahnya dimana. Utk baca data iklan bisa lihat artikel saya yg judulnya “cara membaca data iklan”.

      Utk tau iklan apa yg perlu dilakukan selanjutnya, balik lg ke mas, rencana funnelingnya mau gimana emang alurnya ?

      Balas
  64. terima kasih atas balasannya mas alief,
    oh ya untuk iklan yang tak post kemaren terpaksa gak di lanjutkan :
    alasan pertama ternyata kena Ame akunnya, hihi
    kedua saya ada salah dengan pixel jadi untuk iklan yang kemaren gak bisa di lanjutkan pembahasannya.

    setelah banding akhirnya di buka kembali, dan saya bikin iklan yang sama dengan yg kemaren. obj traffict tujuan : tayangan halaman tujuan. camp 1, adset 3 (beda pemirsa), 1 ads.
    setlah 2 hari testing dengan hasil seprti ini :
    ======
    adset 1 :
    Hasil : 166 (Tayangan Halaman Tujuan)
    jangakauan : 3.485
    frek : 1,36
    CPR : Rp 250 (Per Tayangan Halaman Tujuan)
    anggaran harian : Rp 33.334
    link click : 216
    CPC : Rp 191
    CPR : 4,56%

    adset 2 :
    hasil : 353 Tayangan Halaman Tujuan
    jangkauan : 4.804
    frek : 1,28
    CPR : Rp 117 Per Tayangan Halaman Tujuan
    anggaran harian : Rp 33.333
    link klik : 457
    CPC : Rp 90
    CTR link : 7,45%

    adset 3 :
    hasil : 449 Tayangan Halaman Tujuan
    jangakaun : 5.782
    frek : 1,19
    CPR : Rp 91 Per Tayangan Halaman Tujuan
    anggaran harian : Rp 33.333
    link klik : 585
    CPC : Rp 70
    CTR link : 8,50%

    hasil rata-rata –> link klik ke halaman landas/web (view content) 70%

    stlah melihat iklan diatas, apakah sudah bisa di ambil kesimpulan yang menang di wining adsetnya yang adse 3.
    dan sebaiknya setlah melihat hasil dari 2 hari test, strategi campaign seperti apa yang bagus untuk mendapatkan konversi

    makasih mas sharingnya,

    Balas
    • Hi mas,

      Wah kok sampe AME, ngiklanin apa toh ? Wahahaha.

      1. Data ketiga Adset sudah bagus mas, berhasil “mengantarkan” audience sampai mendarat ke web dengan maksimal. Ini campaign pakai CBO kan ? Biarkan aja jalan ketiga Adsetnya, datanya masih mirip2 ga ada yang jomplang, jd ga perlu dimatikan.

      2. Sampai sini artinya tugas iklan diatas sudah selesai mas. Tugasnya campaign Traffic adalah membuat orang klik iklan & masuk ke web. Selesai. Jadi selanjutnya apa ? Nah, saya tanya balik dulu, alur di webnya gimana ? Setelah orang baca, kalau mau beli harus lakukan apa ? Klik WA kah, atau klik tombol utk isi form kah ? Saya blm tau soalnya.

      3. Walaupun campaign diatas tugasnya cuma “mengantarkan” visitor aja, bukan konversi, tapi tetap lihat, dari sekian banyak yg masuk web, berapa yg lanjut ? ( saya ga tau lanjutnya kemana, soalnya blm tau alur pembelian di webnya gimana )

      4. Iklan selanjutnya bisa jalankan Reach – Retarget pixel VC yang belum beli. Iklan Traffic baiknya terus jalan agar pixel VC terus nambah. Saat sudah di angka 500-1000an, jalankan iklan Conversion dengan targetting LLA dari VC. Cara ini mirip dengan teknik ketiga di artikel ini.

      Balas
      • Halo mas, saya kan jalankan iklan traffic CTW (view content), yg masuk banyak tapi yang klik tombol CTA itu kurang. Kira-kira apa yg salah ini mas, mohon bimbingannya!!!

        Balas
        • Halo mas. Yang masuk web banyak. Namun ketika sudah di dalam web kenapa tidak ada yg klik CTA ? Bisa jadi copywriting kurang persuasif, bisa jadi salah pricing, bisa jd lokasi CTA tidak strategis, bisa jadi kalimat di CTA kurang tepat. Banyak penyebabnya dan perlu di tes satu per satu untuk menemukan penyebab utamanya.

          Balas
  65. Mas kalau di hp bisa ga beriklan dengan teknik funeling

    Terima kasih

    Balas
  66. Assalamu’alaikum Mas Alief. Sebelumnya mau berterima kasih dulu karena sudah membagikan materi se-premium ini secara gratisan hehe.

    Saya ingin tanya tentang statement Mas soal margin:

    “Benar mas. Itu bukan aturan baku, tp berdasarkan pengalaman teman-teman advertiser. Malah kalau saya minimal 100.000, di bawah itu saya agak malas jalankan iklan.”

    Kalau boleh tahu, Mas Alief ini menjual produk fisik atau digital ya? Produksi sendiri atau dropshipper? Atau barangkali menjual jasa?

    Dan kalau menjual produk fisik, produknya itu kisaran harga berapa ya, Mas, sampai bisa mengambil margin setinggi itu?

    Maaf Mas kalau sekiranya pertanyaannya terlalu sensitif.

    Soalnya saya rencananya ingin menjual produk fashion yang harganya di bawah 100 ribu dengan mengambil margin sekitar 35-50 ribu.

    Tapi setelah baca statement Mas di atas, sepertinya lebih baik cari produk lain yang bisa ambil margin yang lebih tinggi, ya, Mas?

    Soalnya enggak mungkin kan ambil margin 100 ribu sementara harganya aja di bawah 100 ribu.

    Mohon pencerahannya, Mas. Terima kasih.

    Balas
    • Wa’alaikumsalam, salam kenal mas.

      Saya pernah jual paket wisata, tas kerja, jam tangan, herbal, baju koko, dan beberapa produk fisik lain. Biasanya ambil margin 75.000 – 125.000 / pcs. Rata2 dropship. Beberapa produk digital ( affiliasi ) dengan margin diatas 100.000. Pernah jg jualan jasa web, jasa review, jasa desain, tentunya margin lebih besar lagi.

      Sejak awal 2018 sudah stop semua. Sekarang fokus di Cilsy ( StartUp milik adik saya ) jualan Sekolah Online, dengan niche materi super segmented, dan margin profit besar, jadi sudah ngga pernah perhatikan cost per purchase lagi, karena range merginnya cukup besar.

      Kalau dulu waktu masih jd Dropshipper memang masih fokus perhatikan angka2 di dashboard secara detail.

      Kira2 begitu mas.

      Patokan margin > 100.000 saat main Fb Ads itu murni aturan saya pribadi kok. Bukan aturan baku. Dengan margin segitu, saya merasa lebih “aman” saat split test, atau saat scale up / out.

      Balas
  67. Bismillaah…

    Alhamdullillah bisa dapet banyak ilmu dari artikel mas alif, semoga Allah membalas kebaikan mas alif dalam berbagi ilmu ya mas…

    mau bertanya mas, sebab ana masih belajar lebih giat tentang FB Ads

    untuk langkah awal ana, sebagai dropshipper produk fisik (kecantikan). Apakah benar objective campaign yang diambil itu adalah traffic?

    jika memang traffic, apakah harus didirect ke web? apa ngga bisa langsung ke wa mas?

    pertanyaan kedua, web yang dimaksud itu apakah e-commerce atau murni web berbayar?

    mohon bimbingannya mas alif sebab terlalu banyak pertanyaan diotak saya, yang berusaha jabarkan melalui tulisan ini…

    Balas
    • Hi Ana,

      Salam kenal ya. Terima kasih sudah mampir. Saya akan coba jawab pertanyannya dengan beberapa jawaban.

      1. Apakah benar yang di awal gunakan Traffic ? Bisa benar bisa salah. Produknya butuh edukasi dulu ga ? Bisa jadi bagus diawali VideoViews dulu ( mungkin ). Jadi kembali lagi pada kebutuhan produk & pasarnya. Sebelum masuk tahap iklan, harusnya sudah clear masalah positioning produk & target market.

      2. Fungsi campaign Traffic = mencari orang-orang yang suka klik iklan. Baiknya diarahkan ke web, agar bisa di track datanya ( dengan catatan web sudah terpasang pixel ). Kalau di arahkan ke WA, coba bayangkan : Ana lagi asik scroll Fb, lihat iklan kosmetik, tertarik mau baca-baca, eh pas klik iklan tau-tau udah masuk WA aja. Padahal belum mau nanya, baru mau baca-baca aja. Kira-kira nyaman ga ?

      Gunakan iklan Traffic ke WA untuk retargetting visitor yang sudah pernah masuk web.

      3. Web yang dimaksud web milik sendiri. Kalau web eCommerce ( misal Tokped / Bukalapak ) kita ga bisa track datanya kan ? Jadi ya diarahkan ke web sendiri ( bisa gratisan, pakai blogspot misalnya. Bisa juga berbayar, pakai WordPress misalnya ).

      Balas
  68. Malam mas

    Mas sy mau nanya, sy punya web yang page 1 google dan web tersebut sudah terpasang pixel dengan even page view

    Nah saya ingin visitor yang sudah terekam pixel tersebut saya retargeting buat membeli produk digital saya

    Pertanyaannya :
    1. Bagusnya pakai objective apa ya mas? apakah trafik sudah cukup bagus
    2. Pixel baru saya pasang tgl 1 oktober kmrn, sementara data even page view yg terdata malam ini ada sekitar 3200
    3. Kapan/ berapa hari semenjak pixel tsb dipasang, baru saya bisa mengunakan iklan trafik dengan data pixel tsb
    4. Apakah pixel dengan even page view labih baik di LLA terlebih dahulu atau langsung diiklan saja by CA
    5. Mas yang dimaksud pilihan iklan pixel dg durasi 90 hari itu, pengertiannya apakah semua visitor web dalam 90 hari itu jadi target iklan kita wlpun iklan berjalan beberapa hari kedepan atau pengertiannya 90 hari itu semenjak iklan kita jalankan jadi klo iklan misal jalan 1 hari berikutnya maka yg 90 kan jadi 91 hari karena iklan sudah jalan 1 hari jadi yang visitor yg dihari ke 90 tadi sblmnya g kena iklan kita lagi, karena dihitung pertambahan waktu iklan berjalan

    Terimakasih mas sebelumnya sudah mau menjawab pertanyaan saya

    Balas
    • Halo mas,

      1. Untuk retarget pakai Reach, kalau jumlah Pixel sdh diatas 10.000 bisa coba pakai Conversion
      3. Bisa dimulai kapanpun tdk ada masalah
      4. Bisa dilakukan keduanya. Retargetting CA dan iklan baru ke LLA dari CA
      5. Artinya, pixel merekam aktivitas di web selama 90 hari ke belakang, dan rentang / pertambahan waktunya terus berjalan, jd pixel akan terus update otomatis. Jadi tdk ada hubungan dengan iklan.

      Balas
  69. Mas mlanjutkan prtanyaan No 5, sy masih agak bingung

    Misal pixel baru berjalan 8 hari dr tanggal 1 ke 8 okt ini kmudian sy buat CA berdasarkan 8 hari pixel yg terekam kmudian iklan sy jalankan misal 3 hari untuk retargetting audience tsb

    Nah prtnyaannya apakah audience yg baru berkunjung di tgl 9,10,11 dst kena retargetting mas?

    Jika jawabannta tidak lalu cara settingannya gmn supaya audience yg berkunjung di tanggal 9,10,11 dst itu kena iklan retargetting saat itu jg tanpa hrs di buat CA lbh dl

    Terimakasih mas

    Balas
    • Kena retargetting mas.

      Misal buat CA dengan rentang 3 hari tanggal 5. Artinya audience antara tanggal 3-5 masuk di CA.
      Besoknya tanggal 6 isi CA nya adalah audience antara tanggal 4-6. Rentangnya 3 hari ke belakang.
      Besoknya tanggal 7 isi CA nya adalah audience antara tanggal 5-7. Rentangnya 3 hari ke belakang.

      Jadi buat CA cukup 1 aja. Rentang waktu set di 30 atau 60 hari kalau saya.
      Jadi audience terbaru akan tetap kena iklan retargetting.

      Balas
  70. Oh oke mas bar paham N kl gitu sy ubah ke 30 hari. Tapi CPR jadi mahal ya mas krna audience retargetting y masih ribuan

    Mas sy ada pertnyaan lg, sy kan hy pkai pixel even conten view N leads by WA dilanding page

    Apakah even diatas bisa di optimasi or menggunakan iklan conversion mengingat tidak ada even ATC, IC, PURCHASE dll
    .
    Seandainya bisa apakah hasilnya bagus karena cuma ada even conten view N lead by WA saja

    Jadi sejauh ini sy hanya bermain di iklan trafik saja N reach yang baru mas sarankan diatas tadi

    Terimakasih

    Balas
    • Yap, semakin sedikit audience, semakin mahal cost nya, sdh hukumnya si Mark begitu, hehe.

      Jadi masuk landing page adalah ViewContent, dan klik tombol WA adalah Leads, begitu ya ? Bisa aja pakai Conversion, dengan catatan pixelnya clean dan matang ( jumlahnya sudah banyak ) agar iklan Conversion bisa bekerja maksimal “berburu” audience yg sesuai dengan audience di dalam pixel event kita.

      Sudah bagus dan benar kok mas. Umumnya yg pakai landing page & WA memang begitu aja step nya. Jadi kunci utama adalah teknik closing CS nya.

      Sementara mengumpulkan aset ( pixel ), sudah benar, bermain di Traffic dan Reach utk retargetting. Kalau ada materi video, coba mainkan jg VideoViews, jalan bersama dengan Traffic.

      Boleh jg coba2 tes iklan Conversion dengan budget kecil sesekali, perhatikan data yg masuk apakah sdh cukup efektif / belum.

      Balas
  71. Nah menyambung soal video views diatas itu mas, apakah hasil video views nanti yg ditonton 75% keatas kmudian di LLA baru diklanin dg objektif trafik?

    Nah klo iklan yg trafik udah jalan brti iklan yg videow views bisa dimatikan ya mas

    Terimakasih

    Balas
    • Yap, jadikan 75% dan 95% video viewers sebagai CA & retarget pakai Reach, lalu buat LLA nya dan diiklankan pakai Traffic. Seperti ini bisa. Kalau budgetnya ada & iklannya profit, tetap jalan semua.

      Video viewers terus bertambah,
      Otomatis CA jg terus bertambah utk di retarget,
      LLA pun makin matang karena CA terus bertambah.

      Jadi seperti sebuah siklus. Itulah Funneling.

      Balas
      • Budget selama iklan jalan berarti bisa kita rubah juga ya ka?

        Balas
        • Ada yg berpendapat ga blh, jd duplikat iklan, baru di iklan yg baru yg di edit budgetnya. Kalau saya langsung aja edit, ga perlu di duplikat.

          Balas
  72. Mas knp retargetting pkai reach bukan trafik? Bukankah tujuan kita retargetting biar klik LP kmudian klik tombol WA n closing

    Terimakasih

    Balas
    • Fungsi campaign Traffic = Mengoptimasi iklan kepada audience yg suka klik iklan & masuk web.
      Fungsi campaign Reach = Mengoptimasi iklan kepada semua audience tanpa syarat / kondisi apapun. Semua audience di hajar.

      Kalau lg iklan ke broad audience, pakai Traffic, utk menargetkan orang yg mau klik iklan aja. Kalau pakai Reach ya kemungkinan besar boncos.

      Kalau retarget, audience nya kan CA, jd ya hajar pakai Reach biar kena iklan semua. Ga perlu lg nyuruh FB nyari audience yg mau klik iklan pakai campaign Traffic. Semua audience di dalam CA itu sdh terbukti klik iklan & masuk web kan ?

      Balas
    • Di tingkat lanjut, bisa retarget pakai Conversion, dengan catatan CA sudah buanyak, misalnya sudah 100.000 audience. Jadi cost tdk mahal. Pakai Conversion bisa lebih di optimasi lg, mau ke VC kah, mau ke Leads kah. Jadi lebih maksimal hasilnya.

      Balas
  73. Berarti klo sy buat kesimpulan akhirnya untuk retargetting awal pakainya reach, alasanya audience tsb sudah dibuat CA khusus yg sudah masuk dan klik web/Lp kita yg terekam di pixel.

    untuk retargetting optimasi bisa menggunakan konversian dg catatan CA y sudah diatas 10K dan biar lbh optimal dlm penggunasn konversi sebaiknya ada even PURCHASE, IC, ATC dll

    Bukan begitu mas? Atau ada yg salah or mau ditambahi

    Terimakasih

    Balas
    • Yap benar. Tapi tdk harus ditambah ATC, IC & Pur. VC dan Leads aja udah cukup. Bisa jalankan Conversion dengan optimasi VC ( karakternya mirip dengan orang yg masuk web ) atau Leads ( karakternya mirip dengan orang yg suka masuk web & klik CTA ).

      Balas
  74. Kl begitu bs sy simpulkan lg kpn saat menggunakan reach N konversi untuk retargetting

    Gunakan reach saat CA masih sedikit dibawah 10K

    Sdangkan gunakan konversi saat pixel sudah matang diatas 10K

    Alasannya kl masih dibawah 10K pkai konversi biaya iklan mahal

    Mohon koreksinya mas kl ada yg salah

    Terimakasih

    Balas
    • Ya, bisa dianggap begitu. Selebihnya fleksibel saja pada prakteknya. Karena ga ada aturan yg baku. Tiap Advertiser punya gaya sendiri.

      Balas
  75. Mas sy ada kasus ini, sy kan habis running video views 75%, 95%, 100%

    Kemudian semua video diatas sy LLA di 1% semua tp hasil LLA y koq sama semua ya 1,6 jt

    Padahal data audience CA yg nonton berbeda

    Ini knp ya mas? Salahnya dmn or mank wajar segitu semua

    Terimakasih

    Balas
    • Berapapun sumber CA nya, hasil LLA 1% akan selalu segitu. Hasil LLA 2% akan selalu sekian ( saya lupa brp ). Dan seterusnya.

      Yang membedakan adalah kematangan audience nya. Semakin besar sumber CA nya, semakin homogen & spesifik LLa nya

      Balas
  76. mas mau tanya, kamis kemarin ada diskusi menarik tentang fb ads, perlu pendapat mas neh. Ceritanya gini, saya ilustrasi dengan produk saya yah mas.
    Bisnis saya network marketing mas, mau jualan kacamata kesehatan. Nah saya buat landing page kacamata kesehatan, alurnya dari LP ke closing 3 langkah saja pakai order online (sass order) di Lp saya tanam pixel, baru di checkoutnya order online saya pasang Pixel event view dan di welcome message pasang pixel event add-to-cart. Oh ya di Facebook saya buat 3 pixel, satu untuk di LP, satu untuk pixel event view-content satu lagi pixel event add-to-cart. Benar ngak neh mas?
    Ini pertanyaannya mas, kunci network marketing adalah duplikasi, nah misalnya saya ngiklan 2o juta sebulan untuk datangin trafik ke landing page. Berarti pixel di landing page bisa dipakai untuk CA. Apakah bermanfaat jika pixel punya saya dari beriklan 20 jt itu dicopy ke bmnya downline saya, jadinya dia dapat benefit seakan2 sudah beriklan 20 juta. Betulkah logikanya mas? Jadi downline saya dapat keuntungan dari investasi saya di pixel. Kalau benar berarti bisa saya dicopykan pixel saya ke downline2 saya yg lainnya. Agar tercipta duplikasi. Mohon pencerahannya. terima kasih

    Balas
    • Hi pak Herri,

      Saya kurang paham dengan alur pembelian dan peletakkan pixelnya pak. Mungkin boleh dijelaskan ulang :

      1. Bagaimana alur beli di web ? Apakah masuk LP >> Klik tombol beli & masuk ke halaman checkout nya Orderonline >> Selesai proses masuk ke Thank You page. Begitu kah ?
      2. Lalu di halaman LP diletakkan event pixel apa ? ViewContent, atau apa ? Lalu diletakkan dimana lg, dan apa event nya ?

      Ketika beriklan 20 Juta dan menghasilkan sekian jumlah pixel yg bisa dijadikan CA, itu benar. Bisa digunakan utk orang lain ( termasuk downline ), itu jg benar. Apakah downline dpt keuntungan dari pixel pak Herri ? Belum tentu. Tergantung kualitas pixelnya, kualitas LP si downline, dan banyak faktor lainnya.

      Tapi memang, better than mereka ngiklan ke broad audience.

      Balas
  77. Makasih Mas alief,
    1. Betul sekali alur pembeliannya masuk LP >>klik tombol beli>>membuka link orderonline (checkout) >>klik tombol bayar >>Thank you Page ini di webnya orderonline.
    2. LP (viewContent), di web orderonline di halaman checkout (viewcontent), di thankyou page (addtocart) sepertinya salah yah? Dan saya bikin 3 pixel, pixel lp, pixel checkout, pixel thankyou. Benar ngak seh? atau cukup bikin satu pixel saja.

    Betul sekali mas, tentunya tergantung kualitas pixelnya, asumsi saya pixel ini menghasilkan konversi yg bagus tentunya. Jadi pixel dishare ketika memang kita hasilnya juga bagus. LP dan copy adsnya si downline sama persis mas dengan kita punya. Mereka tinggal CA dan LAA pixel yg kita beri. Konsep ini betterkan ketimbang dia mulai dari nol. Tapi ini menimbulkan pertanyaan juga buat saya, apalah CA LAA bisa dilakukan ketika baru ngiklan?

    Begitu dulu mas , nuhun

    Balas
    • Jawaban no 1 dan 2 => Harusnya LP adalah VC, halaman checkout bisa dikasih ATC, dan Thank You page ( user blm real bayar kan ? ) bisa dikasih event IC. ATau bisa jg VC – Leads – CompleteReg. Bebas sih kalau ini, event hanya sebatas event, cuma utk menandai aja.

      Kalau diasumsikan hasil konversi dari pixel tersebut memang bagus, harusnya akan bagus jg saat dipakai orang lain. Ilustrasinya jadi : Banyak orang ( advertiser ) kasih makan ikan yg sama ( karakter audience ), di kolam yg sama ( sumber audience nya ), dengan pakan ikan yg sama ( LP nya ).

      Tapi . . .

      Asumsi saya sepertinya audience akan cepat mencapai titik jenuh.

      Berbeda dengan : Banyak orang ( advertiser ) kasih makan ikan yg sama ( karakter audience ) di kolam yg berbeda ( sumber audience / targetting ) dengan pakan ikan yg sama ( LP ) sepertinya iklan bisa bertahan lebih lama.

      Atau ikannya sama, kolamnya sama, tapi pakan ikannya berbeda. Ini jg better.

      CA & LAA bisa dibuat & dipakai ketika baru pertama kali ngiklan, selama ada sumbernya ( pixel, email, no hp, post engagement ) & sudah matang.

      Balas
  78. Halo mas mau tanya nih, produk saya kan hardsell yang tidak perlu edukasi lagi. Kira2x memakai iklan video view perlu gak ? Atau langsung ke trafic saja untuk mencari view page ? Terima kasih

    Balas
    • Hi mas,

      Bisa perlu, bisa tidak, tergantung strategi yg dipakai. Kalau memang produknya bisa divisualisasikan lewat video, maka bisa aja beriklan dengan strategi :

      1. Iklan pertama VideoViews, isi videonya Hardsell. Nanti viewers nya di retarget dengan penawaran promo / gimmick lainnya.
      2. Iklan pertama langsung Traffic arahkan ke web. Nanti visitor web yg blm beli di retarget.
      3. Iklan pertama Traffic dengan materi iklan menggunakan video, arahkan ke web. Nanti visitor web & viewers bisa di retarget.

      Jadi bisa di tes mana yg paling oke.

      Balas
      • Oh begitu jadi nanti saya split tes ya dengan teknik funeling :
        1. Traffic dengan ads video, lalu yang nonton 50 persen ke atas di retarget dan yang kunjungi LP di retarget.
        2. Oh iya apakah tidak perlu memakai iklan conversion untuk retarget dan LAA ? Trmksh

        Balas
        • 1. Iya benar mas
          2. Utk LAA boleh aja jalankan Conversion kalau memang masih ada budget iklan. Utk retarget cukup pakai Reach aja, kecuali Pixelnya sdh puluhan ribu, boleh pakai Conversion.

          Balas
  79. mas mau tanya nih, saya pemula bener2 pemula… saya mau coba teknik funneling yang point 3(Traffic-Conversion) nah ko pengoptimalan budget sama split test ga bisa di jalankan bersamaan ya?

    Balas
    • Maksudnya gmn ya ? Mohon maaf saya kurang paham dengan pertanyaannya mas.

      Balas
  80. mas saya pgn nanya nih maaf bgd ya, ini soal pixel.
    objective iklan saya kan brand awearness
    pas di adset bagian pelacakan, pas saya geser tombol pixel itu “status pixel saya tidak aktif” disitu ID pixel saya sudah ada (sebatas daftar aja waktu awal2 belum saya otak atik).
    pertanyaan saya mas, itu solusi cara aktifin pixelnya gmn.
    yg kedua apa bisa mengaktifkan pixel tanpa web dan LP di Brand awaerness
    jadi ketika saya ngiklan awal2 di BA saya pgn melacak siapa aja orang yg masuk k iklan vidio saya. Mohon pencerahan dan bantuan nya

    Balas
    • Coba cari artikel di blog ini yg judulnya “cara memasang pixel facebook” mas. Kalau ga ada web / LP ya berarti ngga bisa pasang pixel.

      Balas
  81. Di hari ke 6 atau 7 saya menjalankan iklan Conversion dengan 2 Adset. Adset pertama di optimasi AddToCart ( chat Whatsapp ) menargetkan CA ViewContent, dengan budget 15.000…

    pertanyaan nya bg…bukan kah iklan WC mahal bg ? apakah cukup dengan budget 15.000 seperti yang abang bilang ? dan 1 hal lagi bg…artinya iklan traffic nya tidak boleh di matikan yah bg ? jadi jalankan terus sambil kita membuat iklan WC gitu bang ? saya tunggu jawaban nya yah bg…semoga murah rejeki bang

    Balas
    • Cost iklan setiap orang berbeda-beda. Jadi angka 15.000 itu bukan angka wajib yg harus diikuti. Silahkan disesuaikan sendiri dengan iklan masing-masing.

      Iya, iklan traffic baiknya terus jalan, agar terus memberikan suplai audience baru untuk di retarget dengan WC. Jadi seperti siklus, datanya terus membesar seperti bola salju.

      Itulah esensi dari funneling. Menciptakan siklus.

      Balas
  82. ini jawaban mas alief di commentar,,,Dan lagi semakin sedikit jumlah audience juga berpengaruh terhadap biaya. Saya biasanya angka VC 500-1.000 baru jalankan iklan Conversion.

    pertanyaan nya : kemarin mas alief pernah bilang untuk viewcontent 100 sudah bisa di buat lookalike audience…saya pernah mencoba membuat lookalike audience kenapa tidak bisa yah bg untuk saat ini,,,ataukah ada minimal 1000viewcontent baru bisa membuat lookalike audience ? atau ketika viewcontent sudah 1000viewcontent itu kita bisa bisa langsung iklan ke WC untuk optimasi yang ATC ? lebih bagus yang mana ya bg ? murah rejeki buat abang yah…semoga di balas

    Balas
    • Iya benar. Semakin sedikit jumlah audience, semakin mahal biaya iklan. Jadi di angka VC berapa baru jalankan iklan Conversion ? Bebas-bebas aja, tiap advertiser punya gaya & toleransi biaya masing-masing.

      Misalnya, kenapa saya baru 1.000 audience udah jalanin Conversion, padahal jadinya akan mahal. Tapi tidak ada masalah bagi saya, karena kebetulan margin profit per salesnya sangat besar.

      Jadi tiap advertiser pasti beda-beda. Tidak ada patokan baku.

      Saya kurang tau sekarang harus berapa minimal audience untuk buat LLA. Dan untuk audience di bawah 1.000 juga sekarang kan sudah tidak ditampilkan angka detailnya. Jadi tidak tau persis berapa jumlahnya.

      Kalau ditanya lebih bagus yg mana ? Ya lebih bagus di tes, dan di lihat hasilnya yg mana yg bagus. Karena seperti saya bilangg, beda kasus beda hasil. Saya juga ngga tau pixel ATC mas Andy diletakkan dimana ? Alurnya gimana ? Bisa jadi berbeda dengan saya.

      Jadi supaya ngga penasaran, baiknya di split test aja.

      Balas
  83. bang alief maaf saya ganggu waktu nya terus menerus,,,

    untuk mendapatkan viewcontent 1000 itu biasanya di butuhkan biaya sekitar berapa yah bg ?
    yah hanya perkiraan aja bang…saya sering jalan iklan setengah saya stop tiba tiba karena budget saya pas-pasan…alhasil jadi kebanyakan boncos…mohon bantuan nya yah bg…murah rejeki buat abang.

    Balas
    • Bisa jadi berbeda-beda. Tergantung banyak hal, diurutkan dari awal :

      1. Berapa perbandingan ads spent VS reach ? Biasanya saya 9-10 persen.
      2. Berapa angka CTR ? Biasanya saya 1-2 persen.
      3. Berapa perbandingan link click VS view content ? Saya biasanya 75%.

      Salah satu contoh campaign yg saya jalankan :

      1. Ads spent Rp. 867.000
      2. Reach 74.976 orang
      3. Angka CTR 1.2%
      4. Link click 1.395 kali
      5. ViewContent 1.085 orang

      Balas
  84. siang mas alief yang bijaksana,,,saya Andy Gono ingin bertanya untuk membuat iklan traffic pertama apakah saya harus memasukkan interest atau tidak perlu ya ? saya ada riset 1 interest yang audience nya sekitar 1jt-1.5jt…terima kasih yah mas alief,,,mohon di balas yah

    Balas
    • Perlu mas, kalau tidak memasukkan interest, mau targetting apa iklannya ? Broad audience ? Budget akan tersedot dengan cepat, namun tidak ada hasil.

      Balas
      • Setelah kita membuat interest dan CA vc kita sudah 1000an…langkah selanjutnya apa yah mas ? Buat LLA dulu atau langsung ke iklan WC untuk optimasi vc ? Atau optimasi atc ya….berhubung saya hanya menggunakan tombol atc WA

        Balas
        • Bisa melakukan keduanya.

          Beriklan ke CA ( artinya retargetting ) dan beriklan ke LLA dari CA ( iklan ke audience baru dengan karakter yg mirip dengan CA ).

          Untuk yang beriklan ke CA bisa pakai WC optimasi ATC. Untuk yg beriklan ke LLA bisa pakai WC optimasi VC dulu.

          Balas
  85. mas alief tolong saya….kenapa saya pas cek di menu pixel saya lihat activity viewcontent saya,,,ada keterangan seperti ini ”Custom Data Not Being Displayed
    Your parameters and referring URL are displayed as _removed_. This data wasn’t used to create Custom Audiences and custom conversions, so your ads shouldn’t be affected.”

    itu artinya apa mas alief ? saya sudah membuat CA vc dan CA atc (hanya untuk tombol WA)
    apakah normal itu mas atau artinya saya gagal membuat CA vc dan CA atc ?
    mohon penjelasan nya yah mas….murah rejeki buat abang sekeluarga

    Balas
    • Mohon maaf mas, saya blm pernah dapat notif seperti itu, jadi kurang paham apa maksudnya.

      Balas
  86. sore bang alief,saya ingin bertanya bang,,,saat ini saya sedang mengikuti tutorial abang yang traffic-conversion yang banyak di pakai orang…berikut ini kan saya sudah buat iklan ctw dan menghasilkan banyak CA vc dan CA atc…nah jadi hari ke 5 ini saya menggunakan cara abang yang di atas seperti tutorial abang membuat iklan WC adset pertama dengan optimasi ATC dan target ke CA vc,,,dan adset kedua saya memakai optimasi VC lalu target ke CA yang LLA 1%…setelah iklan aktif yang WC ini berdua…iklan wc optimasi vc dengan LLA saya cpc mahal banget Rp 2.330…sedangkan yang iklan wc adset pertama yang optimasi ATC itu murah skitar 200an saja…kenapa itu yah bang ? mohon penjelasannya yah

    Balas
    • Adset pertama isinya CA, Adset kedua isi LLA. Kan saya sdh singgung di balasan komentar sebelumnya. Semakin sedikit jumlah audience, ya semakin mahal cost nya.

      Adset pertama kan sedikit audience nya. Wajar. Ngga kenapa-kenapa. Sudah dari sananya begitu. Solusinya bisa pakai objective Reach utk retarget CA nya.

      Utk LLA tetap pakai Conversion.

      Balas
      • Oke terima kasih penjelasannya mas…mas Alief kenapa iklan saya hari ini agak berkurang yang tanya via WA yah ? Padahal sebelum saya buat iklan WC hari ini…yang tanya jawab via WA banyak dari beberapa hari ini…setelah hari ini jalanin iklan WC dengan 2 adset jadinya tidak ada yang tanya produk via WA ? apakah ada pengaruhnya setelah saya buat iklan WC ini mas ?

        Balas
        • Saya tdk tau kenapa yg tanya WA agak berkurang hari ini, karena saya tdk bisa menerawang mas, hehe. Terkait campaign WC baru jalan hari ini kan ? Ya tunggu dulu prosesnya, sampai iklan stabil. Tidak simsalabim langsung banjir order ketika iklan baru dijalankan sehari.

          Balas
  87. Ooh Iyah mas…untuk menunggu banjir orderan sekitar berapa hari minimal nya ? Sudah gak sabaran mas…haha…oyah mas tapi ini iklan ctw tetap saya jalankan tanpa saya stop…gak masalah itu kan mas ?

    Balas
    • Hanya Allah yg tau mas, haha. Yap tetap jalankan aja agar terus menghasilkan CA.

      Balas
  88. Assalaamualaikum.
    Artikel yg sngt bermanfaat mas alief, semoga mas alief sekeluarga sll dlm rahmat Allah, Amiin.
    Mas, Untuk iklan dg budget harian Rp.25rb, potential reach idealnya brp mas?
    Salam kenal sy amri dr Jepara.
    Terima Kasih.

    Balas
    • Wa’alaikumsalam mas, salam kenal ya. Reach biasanya 9 – 10 persen dari budget mas. Kadang kurang.

      Balas
  89. mas saya mau tanya saya iklan untuk cari reseller

    saya uda 4 hari iklan traffic pakai cbo dengan budget 100 rb dan dua adset dapet cost per result rp 250an sehari dapet landing page view sekitar 300 . dan disisipin pixel view content + lead sehari dapet view content 1,9 k leadnya 677
    trus seperti cara mas alief saya coba iklan conversion lead dengan audience lookalike lead 1% dengan budget 50 rb . tapi baru sebentar dapet 7 lead aj cost per resultnya rp 3000an . malah bagusan iklan traficnya . yang salah apanya ya . materi iklan sama
    terima kasih

    Balas
    • 1. Pada dasarnya iklan Conversion ya emang lebih mahal dari Traffic. Kemampuannya aja lebih baik dari Traffic.

      2. Cost per result nya kan beda. Traffic mah result nya link click / landing page view. Kalau Conversion result nya Lead. Lebih tinggi. Ya wajar mahal.

      3. Baru jalan sebentar kan ? Iklan butuh waktu untuk stabil.

      4. Mahal / murahnya iklan itu relatif. Kaitkan dengan perhitungan profit margin produk yg dijual.

      Balas
      • no 2. hasil conversion lead dan trafik lebih banyak trafik untuk menghasilkan leadnya mas. conversion lead baru dapat 10 lead sudah menghabiskan 25 rb setengah dari budget harian.

        no 3 . iya mas baru jalan beberapa jam tpi sudah menghabiskan setengah dari budget jadi saya matikan . dan sya pakai cbo juga campaign conversion

        no 4 saya iklan ini untuk cari reseller mas bukan untuk jualan

        jadi untuk pertanyaannya

        solusinya gmna mas sama audience lookalike yg biasa mas pakai yg berapa persen

        terima kasih

        Balas
        • Kalau datanya menunjukkan hasilnya lebih bagus pakai Traffic, ya lanjutkan saja pakai Traffic. Apa yg saya tulis di artikel kan blm tentu cocok utk semua bisnis & kebutuhan mas. Apa yg saya tulis subyektif berdasarkan apa yg saya jalani.

          Saya biasanya pakai LLA brp persen ? Saya tes semua dari 1-10 persen. Di beberapa kasus yg bagus di 1-2 persen. Di kasus lainnya yg bagus 4-5 persen. Jadi ya fleksibel saja.

          Balas
  90. solusinya saya pakai iklan trafik karena hasil leadnya besar atau saya nyoba juga iklan conversion atau malah dua duanya jalan mas

    perbandingan
    trafik landing page view 300-400 lead 100-150 masuk grup 70-100 sehari 100 rb dua adset
    conversion beberapa jam 10 lead habiskan budget 25 rb sehari 50 rb

    Balas
    • Kembalikan lg pada hal mendasar mas.

      Fungsi objective Traffic = HANYA mendatangkan orang yg suka klik iklan. Cuma sampai sini saja optimasinya. Belum tentu beli. Belum tentu hubungi kita.

      Fungsi objective Conversion = Mendatangkan orang yg mau klik iklan + masuk web + berpotensi melakukan konversi tertentu ( sesuai konversi apa yg di optimasi di dalam Adsetnya ).

      Solusinya pakai yg mana ? Ya sesuai kebutuhan. Gunanya funneling adalah menggunakan objective campaign di momen yg tepat kepada jenis audience yg tepat.

      Balas
  91. Ok mas makasih ya

    Sudah paham brarti sesuaikan kebutuhan ya

    Balas
    • Benar mas. Tulisan di artikel saya hanya sebagai benchmark / acuan saja. Bukan sebagai patokan baku. Tujuannya supaya teman-teman yg blm mengerti bisa sedikit terbayang. Sukses selalu ya.

      Balas
  92. Ma’af mau nanya lagi.

    Untuk teknik yang ke 4 (konversi)

    1. Yang adset optimasi vc, kan pake broad audience ya. (Maksud broad audience itu apa ya, bisa di berikan contoh nya). Atau mungkin bisa saya ganti dengan lla dari vc ?

    2. Ketika bikin kampanye dengan 4 adset pada teknik konversi, apakah menggunakan budget optimasi? Soalnya saya pakai budget optimasi tapi kenapa adset retargeting nya engga apada jalan ya? Maksudnya yang jalan hanya satu adset, yang vc saja. Tapi yang retargeting untuk atc dan purchase ga jalan.

    Mohon solusinya. Terimakasih

    Balas
    • 1. Broad audience = saved audience = audience mentah berdasarkan hasil targetting interest / behaviour / demografi. Baca lagi artikel saya yang berjudul “jenis audience di facebook ads” agar lebih terbayang.

      2. Yap, gunakan CBO / campaign budget optimization. Kenapa retargetting ATC / Pur ga jalan ? Mungkin audience terlalu kecil. Coba jalankan pakai Objective Reach. Seharusnya iklannya jalan.

      Balas
  93. Funnelnya mencerahkan mas.
    Btw nanya dikit misalkan saya sudah buat iklan CTW dan sudah terkumpul audience video views 1000 an misalnya setelah iklan CTW nya jalan 3 hari.
    Kalau datanya saya CA kan dan buat iklan conversion & juga iklan CTW nya tetap jalan, hasil CA nya itu CA yang 3 hari di atas apa otomatis update ngikut data CA iklan CTW yg tetap jalan.

    Maaf newbie.

    Balas
    • Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir. Iya mas, data CA akan otomatis update selama iklan yg pertama terus berjalan mendatangkan viewers. Jadi nantinya seperti sebuah siklus, dari iklan yg paling pertama, sampai tahap iklan paling akhir saling berkaitan. Saling menyumbangkan visitor.

      Balas
  94. Mas kalau saya sudah taruh pixel di web A. Nah selanjutnya saya ada web B buat landing page. Apakah bisa dipasang pixel lagi di web B pake pixel di web A tadi? Saya denger2 bisa tapi maen CA. Bisa dijelasin kah mas? Saya nyari2 di google gak nemu2 cara teknisnya

    Balas
    • Web B apakah satu niche / segmen audience nya sama dengan web A ? Kalau sama, silahkan dipasang. Kalau ngga sama, mending jangan, supaya pixel ngga “kotor”.

      Sudah bisa bikin CA ? Pas bikin, di dalam kan ada kolom “refine by” nah pilih refine by URL. Masukkan URL landing page B. Jadi CA nya terpisah based on URL tertentu.

      Balas
  95. makasih mas pencerahannya, tapi untuk set peristiwa untuk track tombol whatsapp gak bisa ya mas jika pake 1 pixel untuk test peristiwa konversi di 2 web yang berbeda? saya kemarin coba ada peringatannya, kali ada cara untuk mengakalinya?

    Balas
    • Maksudnya 2 tombol WA di 2 web berbeda dikasih event yg sama ( misalnya Lead ), begitu ya ? Harusnya bisa kok tdk ada masalah. Memang muncul peringatannya apa mas ?

      Balas
  96. ini mas=Kami tidak menemukan piksel Facebook di situs web ini. Jika URL ini sudah benar, pastikan piksel Anda sudah disiapkan. Jika Anda memiliki tab lain dengan piksel yang sama dan domain berbeda yang aktif, maka hal tersebut bisa menyebabkan masalah pada koneksi ke situs Anda.

    Balas
    • Kebetulan saya blm pernah alami hal ini. Coba saja lepas dulu semua pixelnya, lalu pasang ulang. Harusnya satu kode pixel bisa dipasang di berapapun website nya tdk ada masalah.

      Balas
  97. Assalamualaikum kang Alief
    sebelumnya terimakasih banyak sudah membuat artikel yang sangat bermanfaat & mencerahkan.

    saya sudah jalankan iklan 3 hari ini
    Alur iklan saya memang hardsell mengingat harganya yang relatif murah hanya 150k saja . alurnya seperti ini kang video berisi tentang benefit produk dan cara penggunaan > saya gunakan objective Traffic link click menuju LP > menuju Button WA di bawah.
    dan kemarin memang lumayan ada sales .

    nah saya hari ini baru saja ganti pake form order online jadi tidak direct WA lagi agar pixel nya tersusun rapih sampai purchase. namun saya heran justru malah tidak ada sales. padahal yang sampai form order lumayan banyak sekitar 20 an orang. knp bisa begitu yah kang? apa memang pembeli lebih senang beli ke WA dan tanya2 dulu yah behaviour nya , nah berdasarkan pengalaman kang alief gimana tuh kang memang seperti itu yah behaviournya
    pertanyaan lainnya kira2 berapa yah kang jumlah ideal untuk mulai retargeting? dan brp nilai max frekuency agar orang tidak jenuh melihat iklan kita.

    Mungkin itu saja dulu kang pertanyaan nya hehe nuhun

    Balas
    • Yap, beda audience beda behaviour. Ada yg memang lebih suka di WA, ada yg lebih suka di form. Pengalaman saya, utk produk2 di bawah 300 ribu mending pakai WA saja. Jadi VC >> ATC ( klik tombol WA ). Nanti setelah mereka bayar suruh klik link yg menuju ke halaman terima kasih & sudah dipasangi pixel Purchase. Jadi bisa terekam jg user yg sudah beli.

      Saya tdk pernah perhatikan max frequency kang Selama metriks2 lainnya oke, iklan terus berjalan. Tidak ada jg jumlah ideal utk retargetting, kadang 3-5 hari setelah iklan utama berjalan saya sdh jalankan iklan retargetting pakai Reach. Lalu CA nya dibuat LLA dan diiklankan pakai Conversion.

      Balas
  98. Salam, Mohon maaf saya cukup ‘buta’ tentang fb ads, tp saya pernah ikut kelas fb yang pakai pixel, saya masih belum familiar dengan istilah-istilah yang ada di fb ads, tp sekarang sedang ngiklan pake modal ‘nekat’ karena memang lagi butuh banget ngiklan untuk kelangsungan usaha saya, jika berkenan apakah ada group diskusi kusus yang bisa memberikan wadah untuk saya belajar lebih dalam lagi, jikapu harus berbayar juga tidak masalah, mohon saya dibantu, terimakasih

    Balas
    • Sementara ini saya belum memiliki grup / wadah seperti yang dimaksud. Sebagai rekomendasi, bisa ikut online course Kelaskonversi[dot]com milik guru saya.

      Balas
  99. Halo mas..salam kenal
    saya sudah menjalankan iklan video view 4hari (50rb/hari) belum ada yg closing..lalu saya melakukan iklan Conversion (event view content) budget 75rb-CBO dengan 2 Adset : CA video view 75% (25rb/hari) dan LAA 1% dari CA video view 75% (50rb/hari)

    pertanyaan saya:
    1.setelah melakukan iklan conversion ..iklan video view yg pertama dimatikan atau tetap diaktif kan ?
    2.untuk iklan conversion butuh berapa hari saya untuk review metrik nya,apakah iklan tersebut bagus atau tidak?

    terimakasih

    Balas
    • Salam kenal juga mas.

      Iklan VideoViews kan tujuannya untuk mencari orang yg suka nonton video, bukan mencari orang yg mau belanja. Jadi ya wajar jika tdk ada closing. Kembali dipahami hal-hal yg sangat-sangat fundamental tentang fungsi-fungsi setiap campaign.

      1. Baiknya tetap jalan agar terus melakukan suplai CA baru
      2. Tergantung budget, jumlah audience yg ditargetkan, dan beberapa parameter lain. Jadi pasti berbeda-beda hasil. Kalau saya biasanya 3-5 hari.

      Balas
  100. Assalamu’alaikum
    Mas articlenya daging semua
    Saya mau nanya..
    Mas Alief, saya ada beberapa pertanyaan semoga mas Alief segera membalasnya..hehe
    1. Kalau mau retargeting apakah LP berbeda beda untuk setiap retargeting?
    2. Untuk membuat iklan retargeting buat campaign yang baru, apa pake campaign yg sudah ada artinya sejajar dengan adset yg lainnya?
    3. Jika iya berarti campaign yg menggunakan CBO akan terganggu budgetnya dong?

    Terimakasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam mas, salam kenal ya.

      1. Cukup di LP yg sama gpp kok. Tinggal main di CA aja. Misalnya retarget CA ViewContent, exclude ATC nya. Jadi tepat sasaran.
      2. Buat campaign baru mas. Karena sesuai pertanyaan nomor 3, budget CBO nya akan terbagi lagi kalau nambah Adset baru.

      Balas
  101. Bang kalo ngiklan tapi gk punya landing page kira kira gimana ya ?

    Landing page wajib kah ?

    Balas
    • Kira-kira gimana ? Kalau saya stop dulu iklannya. Bikin dulu LP nya. Bagi saya, LP ada sebuah keharusan. Bisa jadi jawabannya berbeda ya jika ditanyakan ke advertiser lain.

      Balas
  102. pak alief selamat siang,bantu saya pak,,,saya kan sudah membuat full website yang transaksinya akan terjadi di dalam web dengan sistem payment di dalam web.jadi tidak lagi memakai tombol via WA,yang ingin di tanyakan kenapa biaya ATC saya mahal yah pak ? bisa sampai 30.000an per atc (tambahkan keranjang) saya saat ini memakai objective ctw dengan penayangan halaman…saya cek ternyata ada laporan 2 pembeli yang sudah order dengan menuliskan nama,alamat dll…setelah itu pembeli tidak melanjutkan ke halaman ITC (initiate checkout) yang berisi nomor rekening saya….langkah selanjutnya apa yang mesti saya lakukan pak ? mohon bimbingan nya…terima kasih

    Balas
    • 1. Kenapa biaya ATC mahal ? Pertanyaan saya, emang mahal itu seberapa & murah itu seberapa ? Tergantung margin produknya. Kalau marginnya 3 Juta, biaya ATC 200 ribu masih sangat murah.

      2. Kembali lagi ke hal fundamental. Fungsi CTW itu apa ? Mendatangkan orang yg suka klik iklan & masuk web. Titik. Ngga peduli orang itu mau lanjut belanja atau ngga. Kalau mau cari orang yg terbiasa VC, ATC, IC, hingga Purchase, ya pakai Conversion. Ini hal dasar sekali.

      3. Baru 2 pembeli tidak bisa dijadikan sample sebuah keputusan. Terlalu sedikit datanya.

      Balas
  103. Halo salam kenal mas Alief, saya ingin mengucapkan terima kasih telah berbagi ilmu-ilmu funneling di artikel ini. Sangat terbantu sekali dan bisa langsung dipraktekan.

    Oh ya mas, saya ada 1 pertanyaan yang ingin ditanyakan mengenai teknik ke-4 Conversion. Jadi berapa biaya yang di set kan untuk setiap 4 adset objective conversion mas? Tadinya saya berpikir 15ribu per adset karena audience masih tergolong kecil.

    Itu saja mas. Terima kasih atas waktunya mas.

    Balas
    • Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir mas. Untuk biaya saya biasanya start dari 25.000 per Adset. Apalagi sekarang sdh ada fitur CBO jadi pembagian biaya sudah tidak merata lagi. Cuma patokan set awalnya saya biasanya 25.000 per Adset ( paling minimal ).

      Balas
  104. Oh baik mas berart per adset 25ribu ya untuk teknik ke-4.

    Oh ya mas, tentang CBO di teknik ke-4 apakah tidak akan menganggu rotasi masing-masing adset? soalnya saya berasumsi bahwa setiap adset punya fungsi optimasi penting. Sama-sama saling memberi sumbangsih. Jadi kalau CBO hanya fokus ke adset yang bagus misalnya:

    Adset A = optimasi view content
    Adset B = optimasi Add to cart
    Adset C = optimasi Initiate Checkout
    Adset D = optimasi purchase

    Misalnya bila CBO hanya menggunakan budget ke adset A dan B yang bagus. Jadi asumsi saya Adset C dan D tidak bagus. Padahal pakai CBO di teknik ke-4 bukan jatuhnya lagi split test ya mas? Bagaimana pendapat mas?

    Mohon koreksi apabila saya salah mas.

    Balas
    • Halo mas. Iya benar, akan mengganggu rotasi masing-masing Adset kalau pakai CBO. Kebetulan artikel tersebut saya tulis sat blm ada CBO, hehe. Jadi solusinya bisa menerapkan 1 campaign 1 Adset, jadi seolah “memaksa” Facebook menjalankan Adset tersebut. Dan pakai Reach saja.

      Masing-masing CA dibuatkan LLA nya, baru dijalankan bersamaan dalam 1 campaign CBO pakai Conversion.

      Balas
  105. Assallamaulaikum Kang Alief,
    saya membaca di Analystic Pixel FB dan coba saya import ke Excel dan saya dapat data bahwa ada Unique Purchaser sebanyak 347/28 hari ( rata-rata tiap hari ada 12 Unique Purchaser), tapi ko di Laporan Penjualan kami tidak ada pembelian sebesar itu, bahkan boleh dikatakan tidak ada sama sekali.
    Saya Mohon Pencerahan dari Akang, ini kenapa yang kang.
    Hatur Nuhun
    Wassallam

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Yang jadi pertanyaan saya, memang event Purchase diletakkan di halaman mana ?

      Balas
  106. Halo permisi mas, ingin bertanya lagi dan agak kebingungan bagian LAA di bagian teknik ke-3. Kalau buat adset A dengan LAA dari CA view content dengan objective conversion apakah tidak terlalu cepat?

    Saya berasumsi LAA dari CA view content masuk bagian di cold audience. Kalau langsung masuk objective conversion sudah termasuk hot audience. Bagaimana pendapat mas terkait ini?

    Terima kasih

    Balas
    • Tidak ada masalah kalau di kasus saya.

      LLA dari CA ViewContent blh dikatakan masih cold ( walaupun menurut saya kualitasnya lebih baik dibanding audience mentah. Audience LAA kan sdh ter-klasifikasi berdasarkan data CA ). Toh nanti di dalam Adsetnya jg optimasi yg dipilih adalah ViewContent kan, ga langsung ATC, IC atau Pur.

      Jadi bertahap naiknya.

      Alternatifnya, kalau dirasa performanya jelek, atau masih ragu, blh dijalankan menggunakan Traffic, jangan Conversion dulu. Karena kembali lagi, kadangkala beda kasus beda hasil. Beda data CA di awal beda jg karakter LAA nya. Jadi banyak faktor dinamisnya.

      Balas
  107. punten kang mau nanya lagi, kang kalau untuk pembuatan LAA yg baru 16000 cocok nya pake ukuran berapa persen y kang?dan untuk CA yg blm terbaca apa bisa di bikin LAA nya? dan satu lagi kang kalau CA yg blm terbaca di bikin target audience apa efektif?

    Balas
    • Tidak ada yg pasti. Bisa jadi yg cocok yg 1%, bisa jadi yg 2%. Utk tau hasil terbaiknya ya di tes.

      CA yang di bawah 1.000 memang ngga keluar angkanya. Selama statusnya sudah hijau / ready berarti sudah bisa dibuat LAA.

      CA di bawah 1.000 apakah efektif dijadikan target audience atau ngga ? Ya tergantung dari mana sumber CA itu berasal. Kalau sumbernya berkualitas, ya bisa dikatakan CA nya berkualitas. Jika diiklankan retargetting dengan iklan yg berkualitas, ya hasilnya akan bagus.

      Jadi semuanya berkaitan, ngga cuma CA nya saja.

      Balas
  108. punten kang. untuk teknik nomor 4 lebih optimal pakai pengoptimalan anggaran atau tidak? untuk akang sendiri biasanya pakai cbo atau tidak untuk teknik no 4 tersebut?

    Balas
    • Semua campaign saya pakai CBO kang sekarang. Anyway, ada penyesuaian teknik sebenarnya pasca munculnya fitur CBO, namun blm di update di tulisan ini, mohon maaf, hehe. Insya Allah saya update secepatnya.

      Balas
      • Wah jadi penasaran nih kang kayak apa tekniknya boleh mungkin dikasih tau di kolom komentar hehe…
        Untuk teknik no. 4 jika saya langsung bikin CA ViewContent optimasi ATC tanpa harus buat iklan konversi broad audience optimasi CV dahulu gimana kang? Soalnya untuk pixel CV saya sudah ada ribuan

        Balas
        • Ngga ada teknik yang aneh kok, ngga jauh berbeda yg di dalam artikel ini. Hanya di modif sedikit saja, hehe. Kalau sudah punya pixel ViewContent ribuan, gpp langsung bikin CA nya saja mas.

          Balas
          • Boleh dikasih pencerahan kang untuk yang dimodif apanya ya kang? Semoga sehat selalu dan dilancarkan
            rezekinya. Aamiin 🙏

          • Ditunggu saja update artikelnya ya kang, secepatnya, hehe.

  109. Selamat siang kang. saya mau tanya lagi nih, kalau untuk teknik no. 4 saya cuma pakai alur optimasi pixelnya view content-add to cart-purchase gimana? jadi setelah orang masuk lp kedeteksi pixel viewcontent-lalu halaman selanjutnya yaitu form order dengan pixel ATC- dan yang terakhir purchase. jadi gak pake initial checkout

    Balas
    • Tidak ada masalah, tinggal dipangkas aja langkah ketiga. Jadi jalankan langkah 1-2-4. Prinsipnya sama saja.

      Balas
  110. Asalamu’alaikum kang,ma’af mau tanya itu budget yg di pake 50.000-150.000 itu budget yg di pake per adset apa keseluruhan untuk 1 campign?hatur nuhun kang,ma’af nanya terus masih dalam tahap belajar so’al nya

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Budget per campaign kang. Kan sdh tdk bisa pakai budget di Adset lg sekarang. Sudah pakai sistem CBO ( campaign budget optimization ).

      Balas
  111. Halo mas apa kabar ? Apakah belum ada artikel baru untuk manual bidding dan automated rules ?

    Balas
    • Alhamdulillah kabar baik mas. Sementara ini belum ada nih. Masih ada beberapa kesibukan sehingga blm bisa update blog ini.

      Balas
  112. mohon bimbingan nya untuk optimasi view content gimana cara nya y kang,saya ngiklan pake trafic udah bagus mau masuk tahap ke dua ngiklan conversi dengan bikin LAA optimasi view content,gimana cara nya y kang so’al nya saya ngiklan pake canvas&link WA blm pake web,bikin LAA nya gimana y kang?apa bikin LAA dari page view aja?apa bikin LAA dari pengunjung Web?mohon penjelasan nya,hatur nuhun pisan kang Alief

    Balas
    • Agak sulit, minim data yg di track kalau blm ada web. Ya boleh aja bikin LAA dari PageView, namun saya ragu hasilnya akan bagus. Solusinya ? Harus punya web kalau mau main iklan Conversion.

      Balas
  113. Ditunggu info untuk ecouse atau workshopnya mas.
    Terimakasih

    Balas
      • ma’af kang mau tanya lagi kan saya bikin LAA 1% sampai 5 % itu buat 1 adset apa buat 5 adset ya? terus untuk bagian interest/minat&umur kalau kita pake target LAA apa harus di otak-atik apa di biarin aja bagus nya?
        hatur nuhun kang mohon penjelasan nya

        Balas
        • Bikin 5 Adset. Bagian targetting diisi tp ngga perlu terlalu spesifik. Atau dikosongi jg blh.

          Balas
  114. punten kang. misal saya jalankan iklan untuk mendatangkan audience lalu saya buat CA ViewContent dari hasil audience yang sudah viewcontent, lalu jalankan iklan konversi pake CA tersebut. apakah data CA tersebut akan terus bertambah??
    lalu jika saya juga menjalankan LAA dari CA ViewContent Tersebut apakah CA ViewContent Tersebut harus digunakan juga di adset tersebut?

    Jadi singkatnya apakah CA VC tersebut harus dipakai saat buat iklan supaya terus bertambah atau tidak?

    Balas
    • 1. ViewContent akan terus bertambah selama ada traffict yg terus masuk ke web.
      2. LLA ViewContent dibuat berdasarkan CA ViewContent. Meskipun ViewContent tdk bertambah LLA tetap bisa dipakai. Kalau ViewContent terus bertambah, akan lebih bagus, karena kualitas LLA ikut meningkat.

      Balas
      • Untuk hari dimasa lalunya bagus berapa hari ya kang?
        Boleh minta penjelesan seputar hari dimasa lalu yang ada setiap bikin CA nya kang

        Balas
        • Saya biasanya pakai 60 hari. Diatas itu menurut saya kejauhan, orang sdh lupa pernah masuk web kita.

          Balas
  115. Mas, pada teknik 1 step 2 kan pakai conversion. Itu targetingnya LLA dari yang liat video di step 1 kan?

    Atau targetingnya yang nonton video kita?

    Balas
    • “Liat video di step 1” dan “nonton video kita” apa bedanya mas ? Hehe. Iya LLA dibuat dari video viewers.

      Balas
  116. Mas kalau saya buat 4 alur bisa kan ya?

    Video Views > Traffic > Conversion > Reach

    Stepnya :
    1. Saya mau target orang pakai Video Views yang sesuai niche yang saya mainkan, disini masih broad audience.

    2. Saya pakai Traffic untuk orang berkunjung ke web saya. Saya pakai LLA 1%-5% Video Views 75% yang sudah didapat di step 1. Saya coba split test kelima audience tersebut, nanti yang paling bagus saya pertahankan, yang 4 lainnya dimatikan. Tujuannya untuk menghasilkan data View Content. Kalau ditahap ini berharap mulai ada penjualan.

    3. Saya gunakan Conversion untuk mendapatkan ATC atau penjualan yang lebih banyak. Untuk audience Conversion saya gunakan LLA 1%-5% View Content. Saya split test juga pakai dari kelima jenis audience tersebut. Yang paling bagus nyalakan tetap, yang 4 lainnya dimatikan. Nah disini tujuan utama saya beriklan untuk mendapatkan penjualan sebanyaknya.

    4. Lalu terakhir, saya pakai Reach dengan retargeting Custom Audience View Content termasuk ATC, exclude Purchase.

    Pertanyaannya:
    1. Apakah cara saya itu sudah benar?
    2. Untuk Custom Audience itu pakai ANY atau ALL?
    3. Kalau Custom Audience itu pakai filter web atau gak usah? Soalnya pixel saya gak cuma di satu web.
    4. Kalau CA yang ATC tapi belum Purchase itu berarti di target CA itu begini ya “View Content atau ATC kecuali Purchase”?

    Balas
    • Hi mas,

      1. Yap langkahnya sudah benar & rapi
      2. Tergantung kriteria yg dibikin. Kalo cuma 1 kriteria, tdk memanfaatkan fitur “and also” maka pakainya ANY
      3. Kalau lebih dari satu web berarti pakai filter URL mas
      4. Yap benar seperti itu

      Balas
  117. Kang. Klo misal campaign yang udah aktif trus di edit lagi misal diganti set iklannya berpengaruh tidak ke kinerja iklannya?

    Balas
  118. Lalu untuk ads copy berupa video bagusnya itu 15 detik atau tidak ada patokan durasinya kang?

    Balas
    • Tidak ada patokan. Beda target audience beda hasil. Beda isi video beda hasil.

      Balas
  119. Kang misal saya punya data audience berbasis nilai terus saya buat LAA dari audience tersebut, bagusnya untuk pixel eventnya itu apa ya? Apa pakai pixel event purchase lagi? Karena itu kan auidence yang udah sampe purchase dan bayar juga
    Mohon bantuannya kang.

    Balas
    • Misalnya levelnya adalah ViewContent > AddToCart > Purchase.

      Kalau saya biasanya tetap bertahap kang dari ViewContent, naik perlahan. Kalau langsung hajar Purchase biasanya cost iklan melonjak tinggi. Lagipula walaupun sumbernya adalah CA pembeli kita, tetap aja LAA adalah audience baru yg karakternya mirip pembeli kita. Jadi blm tentu mereka jg akan beli.

      Balas
      • Jadi mending LAA berbasis nilainya saya optimasi ke viewcontent saja ya kang? Jadi sisanya bertahap naik ke optimasi yang lain?
        Soalnya campaign saya gak stabil terkadang misal hari ini banyak penjualan besoknya langsung sepi

        Balas
        • Yap bisa dimulai dari ViewContent dulu. Terkait penjualan ga stabil, yakin penyebabnya karena campaign iklan ?

          Balas
          • Menurut akang faktor apa ajah yang berpengaruh selain dari campaign iklan?

          • Cek lagi artikel saya yg berjudul “tips menganalisa masalah dalam iklan”. Diurutkan dari hulu ke hilir, di cek semua datanya, yg mana yg di bawah standard / tdk perform, maka di situ letak masalahnya. Sales kan hasil akhir. Dari audience klik iklan sampai terjadi closing kan ada perjalanannya.

  120. Kalo Kita mau optimasi viewcontent, addtochart ataupun purchase itu di level adset bagian apa ya mas?

    Balas
    • Fitur ini muncul di Adset jika menjalankan campaign Conversion. Maksudnya “di bagian apa” itu gimana ya ? Di bagian apa ? Di bagian Adset mas pengaturannya.

      Balas
  121. Kang,klo produk saya undangan digital..dan saya sudah coba iklankan tp hasilnya kurang bagus..kemungkinan tdk tepat target marketnya..saya sudah pake audiance insight..dan saya masih bingung menentukan target market/audiance spesifik, interests nya apa dan behavior nya apa?mohon bantuan nya..mungkin ada tools yg recomended ?mohon bantuannya..Hatur nuhun

    Balas
    • Pengertian kurang bagus, kurang bagusnya di bagian mana ? Alur iklannya bagaimana ? Apa yg diiklankan ? Kalau hanya pakai kata “kurang bagus” saya ga tau harus kasih advice apa.

      Ibarat beli mobil, baru sehari beli dikembalikan lg ke dealer, alasannya : jelek. Apa yg jelek ? Interiornya ? Warna catnya ? Performa mesinnya ? Bentuk joknya ? Banyak sekali elemen-elemennya, pihak dealer ga tau yg mana yg jelek, jd ga tau solusi apa yg bisa diberikan.

      Dari mana bisa dpt kesimpulan target market tdk tepat ?

      Sebelum bicara tools, kembalikan lg ke hal fundamental. Bikin customer avatar / buyer persona. Siapa pembeli produk Anda ? Brp usianya ? Apa kerjanya ? Dimana tinggalnya ? Ini ngga butuh tools. Cuma butuh brainstorming dan sedikit feeling. Produk hadir untuk memecahkan masalah segmen orang-orang tertentu. Jadi saat produk lahir, harusnya sdh tau dulu, siapa segmen yg mau ditarget.

      Setelah data terkumpul cukup banyak, jalankan iklan dengan metode split test. Karena walaupun kita sdh punya beberapa data customer persona, tetap ngga tau kan itu valid atau ngga. Makanya kenapa jalankan split test. Utk lihat iklan mana yg well performed, mana yg under performed. Mana yg banyak sumbang leads tp ga ada closing, mana yg sedikit leads tp closing rate tinggi.

      Balas
  122. Kang mau tanya. Audience yang sampai ke initialcheckout banyak tapi yang sampai ke purchase sedikit, kira-kira kendalanya dimana ya? Apakah diharga?
    Lalu jika misal hari ini banyak penjualan dan besoknya langsung sepi, masalahnya dimananya ya kang?
    Mohon pencerehannya kang.

    Balas
    • InitiateCheckout itu di tahap mana ? Purchase yg dimaksud disini apa, thank you page atau real bayar ? Soalnya tiap orang punya strategi berbeda dlm meletakkan pixel IC dan Pur di dalam journey penjualan mereka.

      Hari ini banyak itu brp ? bsk sepi itu brp, kosong sama sekali ? Seberapa sering perubahannya ? Dan kalau ditarik data seminggu / sebulan, penjualan capai target tdk ? Karena ngga setiap hari penjualan harus rame terus, enak banget kalo gt mah, cpt kaya nya, hehe.

      Balas
      • Initial checkoutnya itu letaknya di form pengisian kang. Untuk purchase itu langsung masuk ke wa dan data pelanggannya sudah lengkap karena sudah isi form.

        Iya kang misal saya baru nyalain iklan penjualannya bisa tembus 7-10, lalu besoknya itu langsung sepi yang sampe ke purchase itu paling cuma 1.
        Jadi cuma banyak di initial checkout saja alias belum isi form order

        Balas
        • Jadi VC > IC > Pur > Bayar, gitu ya ?

          Saat Pur sepi, jumlah yg IC turun jg ngga ?
          Kalau ditarik data seminggu, brp hari sepinya ?

          Kalau hanya pakai data 2 hari saya rasa kurang kang. Karena terlepas iklan itu ada masalah atau ngga, kondisi FB Ads yg naik turun itu sangat wajar. FB Ads ngga se-stabil Google Ads ( berdasarkan pengalaman pribadi ya ). Jadi tetap perlu lihat datanya untuk rentang waktu yg agak besar, misal 7-14 hari.

          Balas
  123. Kang terima kasih buat sharing ilmunya, asli ini daging banget
    Punten, saya ada beberapa pertanyaan
    1.kalau saya dibagian video views tahap awal sudah menggunakan video yang ada produk saya, jadi tidak murni edukasi. apakah bisa menghasilkan LAA yang bagus?

    2. semisal pada waktu membuat vw tahap pertama saya pakai 1 campaign- 1 adset – 2 konten video, apakah bisa hasil dari 2 konten video tadi saya buat CA masing2 dan saya masukan dalam 1 adset

    3. Kemudian Akang kan suka membuat video yang durasinya hanya 1 menit agar bisa masuk instagram, kenapa waktu funnel ke konversi menggunakan 75% view padahal durasi cuma 1 menit. ?

    terima kasih Kang

    Balas
    • Sami2 kang.

      1. Tidak tau kang kalau tdk dicoba. Beda isi video, beda caption, beda targetting audience, semua mempengaruhi. Jadi jawaban terbaiknya dicoba saja.

      2. Bisa

      3. Meskipun 1 menit, ngga semua orang menonton sampai habis.

      Balas
  124. Assalamualaikum.. mas alief izin saya bertanya. usaha saya gerak di sektor jasa dan iklan saya dari landing page dan di dalamnya langsung ke tombol whatsapp untuk di prospek, dan belum menggunakan form. di tombol yang mengarahkan ke whatsapp saya, saya menggunakan event leads, nah pertanyaan saya apakah tombol yg mengarah ke whatsapp tersebut, lebih baik tetap di kasih event leads atau dikasih event ATC (adds to cart) mas?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Alurnya sudah tepat. Peletakan pixel event juga sudah benar. Terkait apakah mau pakai Lead / ATC sama aja, ga ada efeknya. Itu hanya sebatas penamaan event aja, utk segmentasi action yg sdh dilakukan user di dalam web.

      Balas
  125. Pagi mas, tadi diterangkan kalau pixel sdh matang boleh lgsg konversi.

    Kriteria pixel sdh matang apa ya?

    Balas
  126. jadi misal kan di data pixel view content sudah ada 500 audience visit gitu ya?

    Balas
  127. Kang misal saya bikin LAA dari CA VC Exclude ATC, optimasi pixelnya pakai apa ya? Apakah menyesuaikan seperti teknik di atas pakai optimasi ATC?

    Lalu jika saya punya LAA CA CUSTOMER LTV, Baiknya pakai optimasi apa ya kang?

    Mohon pencerahannya kang.

    Balas
    • Terkait optimasi apa yg dipakai, itu menyesuaikan kebutuhan kang. Tiap kondisi iklan kan beda-beda.

      LAA dari CA VC exc ATC : ATC nya udah banyak blm pixelnya ? Kalau blm, optimasi VC aja dulu. Percuma di optimasi langsung ATC, sample nya blm matang. Yang ada cost iklan naik, hasilnya kurang maksimal.

      LAA CA dari LTV : Artinya mereka sudah di tahap Purchase / real bayar ya. Jawabannya sama seperti yg atas.

      Ini hanya tentang gaya beriklan aja. Tiap orang beda-beda.

      Kalau saya selalu mulai dari optimasi yg paling bawah. Kalau emang pixel udah matang, ga akan butuh waktu lama utk capai learning phase, tinggal edit adsetnya, naikin optimasi ke level atasnya. Jadi bertahap dari bawah, biar iklannya panas dulu.

      Balas
      • Oiya mas saya ingin bertanya, jika misalkan kita sudah running iklan dan pixel ATC pun sudah lumayan banyak, dan kita ingin optimasi nya ke ATC bukan ke ViewContent lagi, apakah baik nya mengedit adset atau duplicate campaign dan ganti optimasi nya ke ATC? Terima kasih mas, mohon bantuannya..

        Balas
  128. Saya ingin bertanya mas, apakah mas alief menyarankan untuk menggunakan teknik ke empat (full conversion) jika produk baru diluncurkan? (Sama sekali tidak ada pixel, sama sekali tidak ada data)

    Balas
    • Kembali lg ke hal fundamental mas, tentang tahap beriklan, audience temperature, dan fungsi objective campaign. Ada di artikel saya berjudul “fungsi objective campaign”.

      Campaign Conversion berjalan dengan mengoptimasi iklan Anda sesuai dengan profil event pixel yg dimiliki. Makin banyak data pixel terkumpul, makin matang profile nya, harusnya makin bagus performa iklan Conversion berjalan. Kalau blm ada pixel, ya jangan pakai iklan Conversion. Bunuh diri.

      Terlepas dari itu semua, kalau bicara konsep dasarnya : Produknya baru, blm ada yg kenal, blm ada yg tau. Bahkan blm tentu laku juga. Mas udah main hajar suruh orang utk melakukan konversi ( beli ). Sedangkan mereka belum aware ( sadar ), atau bahkan consider ( tertarik ).

      Tahap beriklan : Awareness > Consideration > Conversion.

      Kecuali produk baru, tapi sudah punya database pixel yg matang, dan kebetulan profil audience nya cocok utk produk yg baru ini. Boleh lah langsung jalankan Conversion.

      Balas
      • Berarti walaupun konten iklannya itu untuk edukasi (tidak langsung hardselling, tetapi softsell dahulu) tetapi objective campaign nya langsung menggunakan conversion itu tidak direkomendasikan ya mas? lebih baik pakai objective campaign yang lain ya? (Contoh video views, traffic)

        Balas
        • Justru itu, iklannya utk edukasi, tapi pakai objective campaign yg fungsinya menysuruh orang melakukan sebuah konversi. Cocok ngga ? Jelas ngga.

          Kembali lg ke tahap iklan Awareness >> Consideration >> Conversion.

          Jadi kalau mau bikin orang aware, ya pakai objective campaign di area awareness atau consideration, semisal Brand Awareness, VideoViews, Engagement, atau Traffic.

          Balas
        • Saya tambahkan, sekali lagi, jawaban saya dengan asumsi blm ada data pixel sama sekali ya, seperti kata akang di awal. Kecuali sdh punya data pixel yg matang, maka sah2 saja langsung jalan Conversion dari awal. Tapi utk iklan edukasi, saya tetap prefer pakai objective yg lain, tdk harus selalu conversion kok.

          Balas
  129. kang kan saya sudah main produk celana kantor formal,sekarang mau nambah main kemeja,apa saya bisa main langsung LAA dari CA produk celana?apa mending main dari awal kang,baik nya gimana y kang?o iya kemeja nya sama kemeja formal juga kang,dan untuk ATC nya apa kita bikin CA ATC baru apa mending di satuin sama CA ATC celana kang?mohon pencerahan nya kang
    Hatur nuhun pisan

    Balas
    • Gabung aja gpp, karena menurut saya marketnya sama. Tinggal pisahkan landing page nya aja agar penawarannya fokus.

      Utk pemanfaatan pixel, CA, LLA, digabung2 ga masalah.

      Balas
      • siap kang hatur nuhun pisan kang,kalau akang buka klas offline tolong kabari y kang
        Nuhun

        Balas
        • Siap kang, sami-sami. Terima kasih sudah berkenan mampir.

          Balas
  130. Malam mas alief, mau minta pencerahan ni mas..

    Saya buat campaign conversi dengan optimasi lead di ads set nya, menggunakan interests dengan audience size nya 2.3jt, di campaignnya memiliki 2 ads set dengan budget campaign 50rb per hari, campaignnya baru berjalan 2 hari masih dalam tahap learning phase, dan malam ini status deliverynya “limited learning” dimana leadsnya langsung drop.. kalo seperti ini masalahnya dimana ya mas? Dan solusinya seperti apa ya?
    Apakah saya membiarkannya tetap jalan? Apa budgetnya harus dinaikkan? Atau saya kill mas? Tp kalo di kill yang harus saya lakukan lagi apa mas? Trmksh, semoga bisa terjawab..

    Balas
    • Kalau dalam seminggu learning phase ga mencapai 50 action, maka yg terjadi adalah limited learning. Dengan kata lain, sdh ga bisa lagi ngiklan dengan budget minim.

      Harus agak besar, biar lolos learning phase dalam seminggu.

      Kalau saya biasanya edit Adset & naikkam budget. Nanti akan masuk learning phase lagi.

      Balas
      • Kalo budget iklannya dinaikkan untuk ngejar lolos di learning phase setelah itu budgetnya diturunkan kembali, itu bagaimana mas? Apa akan tetap stabil iklannya?

        Balas
  131. Asalamualaykum Warahmatullahi Wabarakatuh,
    Jazakallah Ilmunya Kang. Ini kalo workshop webinar udah di charge Rp. 2.000.000. Tapi Alhamdulillah ada orang yang punya ilmu mau share secara gratis.

    Semoga Allah senantiasa memberikan Taufik, Rahmat, Hidayah, Kemudahan, Dan Rizki Yang Banyak & Halal.

    Langsung aja Kang, mau tanya :

    1. Pengertian mudah tentang Learing Adset Limited
    2. Kenapa Bisa Limited, Dan Apa Dampaknya ?
    3. Kalo Dampaknya Merugikan, bagaimana solusinya ?
    4. Saya Ada 3 Adset dalam beberapa campaign yang adsetnya limited. Dan rata-rata itu adset yang winning alias menghasilkan Purchase paling banyak.

    Minta Solusi Kang,
    Jazakallah Khair

    Balas
    • Wa’alaikumsalam.

      Aamiin Allhumma aamiin. Terima kasih atas doanya. Terima kasih juga sudah berkenan mampir.

      1. Kinerja Adset dibatasi karena dalam seminggu tidak mencapai 50 goal action ( tergantung apa goalnya, bisa LP view, atau pixel event tertentu )

      2. Karena tidak mencapai 50 action goal dalam seminggu. Bisa karena adcopy kurang oke, bisa karena budget kekecilan. Jadi dengan adanya aturan baru ini, ngiklan budget kecil rawan kena pembatasan.

      3. Start iklan awal dengan budget yg agak besar agar bisa cepat lolos learning phase. Pastikan ad copy dan image yg terbaik agar cepat capai 50 action goal dalam seminggu.

      4. Adset winning artinya udah berjalan lama kan ? Terjadi limited setelah apa ? Apa yg diubah ? Setau saya adset yg statusnya udah “active” ya udah akan stabil, ngga balik jadi limited. Kecuali ada yg diubah, sehingga dia masuk learning phase lagi.

      Balas
      • Makasih udah Bales Mas. Masya Allah…1-1 Yang Komentar dibales sama dikasih pencerahan. Gak kebayang segimana Pahalanya. Saya Gak tau Mas Alief ini Penulis / Bukan, Yang Pasti…Semua Tulisanya 100% Bermanfaat. Akhirnya dugaan saya semakin kuat, Bila :

        “Orang yang dulunya pernah susah & pernah mengalami Hal Berat, Saat dia punya niat mau bantu orang lewat pengalaman dan Ilmu, Tapi dengan Niat yang Tulus, Hasilnya akan Beda”.

        Organik…Berkualitas. Makasih Mas, Jazakallah Khair. Ini kalo Webinar, Harganya dah diatas Rp. 2.000.000, Dan Pengisinya blom tentu Praktisi Alias Jago Retorika Sama Public Speaking Aja. Sekali Lagi Masya Allah…

        1. Dari pertama main Fb Ads tahun kemaren, saya selalu diajarin CBO dengan Web Conversion Mas. Jadi taunya yah cuma pake Objektif itu : CBO = “Website Conversion”.

        Baru kepikiran funneling pas liat semua artikel Mas Alief di website sini. Mau coba dan patut dicoba, cuma kayanya next time, karena saya lagi kejar setoran Mas hehe.

        2. Untuk masalah Adscopy / Copywriting, kayanya iya deh mas, soalnya semua Campaign saya, Ads Video & Ads Copynya sama. Jadi kalo ada 10 Campaign, berarti semua Adset pasti 100% sama.

        Untuk masalah Budget, setelah saya belajar pelan2 “Rule”, saya udah gak pernah main budget kecil Mas. Kenapa ? karena menurut saya kalo awalnya budgetnya kecil, nanti pas mau scaleup susah (karna khawatir scaleup alias naikin budget itu rentan dan jarang yg berhasil).

        Kalo dulu, untuk 1 Campaign isi 5 Adset Dengan 5 Ad itu Budgetnya 100.000 Mas, Tapi sekarang setiap Campaign yang saya buat, semua Start di 300.000, Dengan 3 Adset / 5 Adsvideo.

        Tapi saya pasang RULE Base On Amount Spent & ROAS. Kaya gini Mas : If Amount Spent > 15.000, Website Purchase Conversion Value < 3, Adset = Off.

        Masalahnya, untuk Budget 300.000 / Campaign apakah budget saya masih terhitung Kecil ?

        3. Betul Mas, akhirnya saya sekarang baru paham setelah baca artikel di website ini + baca juga komen2 nya, betapa oenting selalu bikin kontent. Konten saya video semua Mas, dan make video aplikasi iklan berbayar.

        4. Sejujurnya dari pertama jalan gak oernah ada yang di edit sih Mas. Malah ini adalah sisa dari beberapa campaign2 yang udah saya matiin karena jelek. Parameter saya jelek itu =

        – Iklan dah jalan 1 Minggu
        – Kalo Website conversion Value seminggu kecil dari Amount Spent, saya Kill.
        – Kalo Website conversion Value seminggu sama atau mirip dari Amount Spent, saya Kill.

        Jadi yah menurut saya ini yang profit Mas. Campaign ini Ngiklan 8 Hari, Habis Budget 3.568.311 dan menghasilkan Penjualan 5.328.000

        Tadinya statusnya blom Active Mas. Dia dari Learning, tapi berubah ke Limited.

        Justru, Karena saya baca baca Mas Alief pernah tulis masalah status Adset Limited disini, dan Edit Adset, Akhirnya tadi pagi saya Edit mas, dan Budget saya jadiin 400.000 dari 300.000, Alhamdulillah Mas langsung Learening Lagi. Tapi langsung Limited lagi juga hahaha. Saya cuma Edit Budget Sama Interest aja sih Mas, blom ke Adcopy / Ads Video.

        * Pertanyaan saya Mas :

        1. Apakah Campaign ini masih bisa diselamatkan agar tetap Winning ? Atau mending ulang buat baru dengan Adset yg sama, cuma beda Adcopy / Video.

        2. Untuk RULE, bagaimana menurut Mas Alief tentang Rule yg saya pake, berkaitan dengan Budget ? Maksud saya, itu Budget emang 300.000 di Campaign, yang bikin jadi kecil adalah Rulenya. Apa gitu yah Mas ?

        Makasih Banyak Mas, Jazakallah Khair.

        Balas
        • Dari learning blm sempat aktif, langsung masuk limited ? Nah, benar. Ini karena si Adset tdk mencapai target action selama seminggu, jd FB menganggap under perform. Makanya di limit. Bisa jadi karna budget kecil, karna emang Adsetnya jelek ( CTR rendah misalnya ), atau karena emang potential reach nya kecil. Jadi FB kesulitan cari potential audience.

          Coba duplicate campaign nya, lalu jalankan tanpa rule dulu di fase awal. Utk lolos dari learning phase.

          Balas
  132. sebelumnya terimakasih mas ilmunya sangat bermanfaat,
    mau tanya yang teknik pertama (Video View – Conversion – Reach),

    1. ditahap pertama “Triggering”, itu split test nya pakai CBO ga mas ya?
    kemudian,

    2. ditahap kedua “Soft Selling”, mas nya bikin pasti hari ke 5 atau ada jumlah data minimunnya mas? misalnya 1000 ViewContent gitu

    3. dari tiga tahap Triggering – Soft Selling – Retargeting tersebut, apakah berada dalam 1 pixel mas? karna yg saat ini saya lakukan setelah mendapat 1000 ViewContent saya buat LLA kemudian saya buat campaign baru dg pixel baru juga, setelah ada 1000 initCheckout saya bkin campaign baru dg pixel baru lagi.

    Balas
    • Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir mas.

      1. Semua campaign saya pakai CBO mas.
      2. Kondisional, bisa melihat data, atau berdasarkan waktu kurang lebih hari ke 4-5 biasanya.
      3. Maksudnya pixel baru ? Kode pixel yg berbeda ? Disatukan aja, kan audience nya sama.

      Yang di pisah2kan campaign nya berdasarkan status user ( aware, consider, atau udah siap beli ). Makanya ada teknik funneling.

      Balas
      • iya beda kode pixel mas, kalau sudah terlanjur pixel pisahinnya gmna bagusnya pake yg mana ya mas ?
        jadi saat ini aku punya 2 pixel

        pixel_1 Hasil dari menggunakan Broad Audience, dari pixel_1 ini aku bkin LLA dan bkin campaign baru dengan target audience LLA tadi dan hasilnya disimpan di pixel baru dengan nama pixel_2 .

        nah kalau aku harus pilih salah satu aja pilih yg mana ya mas? apa yg pixel_2 aja yg punya performa lebih bagus atau pixel_1 dari hasil broad audience?

        Balas
        • Sayang banget dipisah2 pixel mas. Saya baru nemu strategi yg seperti ini, hehe. Bebas mau pilih yg mana sih, sama saja sepertinya menurut saya.

          Balas
          • saya mau coba yg mas alief ajarkan nih mas, maaf ya kalau banyak tanya.

            di teknik pertama bagian Triggering itukan Video Viewer diambil yang 50% 75% dan 95%, itu dari video yang durasinya berapa detik ya mas?

            lalu, kalau mau CA itu kan ada settingan ANY atau ALL kemudian berapa hari kebelakang yg dipakai, itu settingannya gmna mas?

            Terimakasih mas bantuannya

          • Saya ngga melihat detiknya mas. Kan pada saat bikin CA video viewers ada pilihan 25, 50, 75, dan 95 persen.

            Kalau kondisi standard pilih ANY saja. Kecuali mas memanfaatkan fitur Include / Exclude saat bikin CA nya.

            Saya biasanya 30 – 60 hari ke belakang. Kalau terlalu lama ga terlalu bagus konversinya, audience udah lupa.

  133. Bismillah…
    Mas Alief, Yang Aku Boleh Minta Solusinya ? Hehe..

    Ini Mau Running lagi, tapi nunggu masukan dari Mas Alief Untuk Pertimbangan.

    Jazakallah Mas.

    Balas
    • Bukannya solusinya sdh saya jawab ya di komentar sebelumnya ? Hehe

      Balas
      • Malem Mas,
        Oh kayanya berarti balasan saya gak kekirim Mas hehe.

        1. Dari pertama belajar Fb Ads tahun lalu, saya selalu pake ini Mas : CBO / Website Conversion. Dengan Pixel Standard Even Purchase. Maklum Mas, blom tau Funeling. Dan baru tau pas belajar di website Mas Alief ini. Dan Patut Dicoba, cuma kayanya gak sekarang Mas soalnya lagi kejar target.

        2. Kalo karna Adscopy kurang OK, kayanya iya Mas, Karna saya blom pernah ngulik2 atau baca2 lebih dalem Adscopy. Selama ini lebih ngulik2 ke Teknik ngiklanya aja.

        Tapi Kalo karna Budget, saya kurang paham parameter Budget Kecil & Besar itu darimana yah Mas ?

        Karena selama saya ngiklan itu, 90% start dari 100.000 / Campign. Dengan Struktur :
        1 Campaign / 5 Adset / 5 Video Ads

        Malah justru sekarang ini semua Campaign saya Start di 300.000 / Campaign. Dengan Struktur :
        1 Campaign / 4 Adset / 5 Video Ads

        Saya berani langsung di 300.000 / Campaign karna saya dah Pake Rule Mas. Jadi pas Campaign pertama kali Running, selalu saya pasang Rule. Dengan Patokan Rule nya di ROAS. Seperti ini Mas :

        “Turn Of Adset If Amount Spent > 15.000, Website Purchase Roas < 3".

        Apa karna Rule itu yah mas yang bikin Budget jadi tetep Kecil ?

        3. Adscopy / Video, Masih bingung dan blom nemu Mas, hehe. Bingung kalo liat CTR nya Master2 bisa pada tinggi-tinggi.
        Saya biasanya liatnya selalu ke Purchase ROAS / Conversion Vakue Mas. Kalo ada CTR dibawah 1% tapi hasilin Purchase, saya masih Running.

        4. Nah, ini dia Mas…setau saya gak pernah utak-atik karena lagi fase testing juga, penasaran nunggu seminggu. Cuma pas saya liat Statusnya tau-tau berubah jadi Kuning (Limited).

        * Pertanyaan Aku Mas :

        1. Apakah memungkinkan winning Campaign Itu Bisa Dipake Lagi & Tetep Winning ?

        2. Atau saya bikin Campaign Lagi dari 0 tanpa duplikat, dengan : Budget / AdsVideo / Copywrite Berbeda (Adsetnya Sama 100%).

        3. Mas..boleh bikin / share / studi kasus untuk Materi :
        * CTR Agar bisa tinggi
        * Manual Bidding

        Makasih Banyak Mas, Maaf Pertanyaan & Requestnya Kebanyakan. Jazakallah Khair.

        Balas
        • Hi Selly,

          Mohon maaf baru respon. Ternyata komentar yg ini masuk spam, entah kenapa, hehe.

          1. Yap, ga ada masalah. Cuma menurut saya ketinggian kalau start awal langsung Conversion. Kecuali, misalnya, pixelnya udah belasan, atau puluhan ribu. Nah mungkin itu bisa jadi konversinya bagus walaupun langsung hajar Purchase. Sekali lagi, beda audience, beda gaya beriklan, beda produk, beda jg hasilnya. Variabel parameternya banyak.

          2. Yap, coba bikin variasi ad copy yg lebih banyak. Misalnya ada yg one liner, ada yg hardsell, ada yg story tell, ada yg softsell, ada yg testimoni, dll.

          Mengenai budget, kalau Adset baru run 15.000 dan Purchase ROAS di bawah 3 di kill ? Cukup ketat jg ya standardnya. Tapi it’s oke, ga ada masalah. Dan menurut saya ga ada masalah, start awal budgetnya sdh cukup oke kok.

          Potential reach audience di angka kisaran brp biasanya ?

          3. Mindsetnya sdh benar. Mau gaya apapun ad copy nya. Mau sejelek apapun data iklannya, kalau hasil akhirnya profit, yaudah running aja. Kembali lagi, gaya beriklan tiap orang beda-beda. Kalau saya termasuk yg ga terlalu saklek sama metriks-metriks. Tetap berorientasi pada hasil.

          4. Oh bisa jd karena sdh terbatas audience yg bisa dijangkau. Mungkin karna potential reach nya kecil ya ?

          Apakah winning campaign bisa dipakai lagi ? Bisa.
          Apakah akan tetap winning ? Blm tentu. Tapi biasanya performa iklannya lebih baik daripada bikin dari nol.

          Jadi daripada bikin ulang dari nol, kalau saya lebih suka edit yg ada. Atau kalau mau aman, duplicate dulu, baru edit yg duplikatnya.

          Baik, dicatat requestnya. Semoga bisa segera dibuatkan dalam waktu dekat ya.

          Thank jg sudah berkenan mampir dan berbagi studi kasusnya. Saya juga banyak belajar, hehe.

          Balas
  134. Mas Utk jual produk digital kyk online course IG dan sebagainy..funnel campaign yg bagus gmn ya?

    Kalau mau ngebangun kolam kumpulin audience dptin database n ditampung digrup telegram. funnel campaignny jg pakai apa?

    Soalny selama ini jualan herbal aja . Utk produk digital pzti kn beda nih cara mainnya hehe

    Balas
    • Bisa pakai eBook atau free webinar mas di awal2 utk dapetin leads. Dan harus kuat konten edukasinya.

      Cara termudah adalah subscribe ke emailnya mastah2, lalu perhatiin deh alurnya. Rata-rata sama kok dari funnel awal ke main productnya.

      Balas
      • Kalo langsung jualan gmn mas? Kebetulan jual course murah hargany mas

        Balas
        • Ya sah-sah saja mas. Brati ga pake edukasi, brati ga pake funnel.

          Ya jalankan aja beberapa campaign isinya jualan. Ada yg hardsell, softsell, kombinasi ad copy, ad image, targetting. Nanti tinggal di retarget yg masuk web tapi blm beli.

          Balas
  135. Terimakasih banyak mas jawaban di komentar sbelumnya, gabisa balas disana spertinya kepanjangan.

    ini saya lagi eksekusi Teknik Pertama mas, semoga sukses.

    barusan saya bikin CA dari Video Viewers 50 75 95, dapetnya 61.000 audiens, apakah sudah cukup mas untuk bkin LLA nya?

    sekali lagi terimakasih banyak Mas Alief

    Balas
    • Sudah cukup banyak segitu mas sebagai sample. Hajar saja !

      Balas
  136. wilujeng wengi kang,kang ma’af mau tanya kalau bikin LAA dari ATC itu bagus ngga y?ATC nya baru 3200 yg masuk
    mohon pencerahan nya terima kasih kang
    Semoga akang sehat selalu

    Balas
    • Bisa bagus, kalau sumber datanya bagus. Bisa jelek, kalau sumber datanya jelek.

      Jadi kalau ditanya bagus apa ga ? Saya ga tau harus jawab apa, karna saya ga tau profil audience yg seperti apa yg sdh ATC, lalu ATC itu ada di tahap mana di dlm bisnisnya, lalu dari ATC ke next step brp conversion rate nya.

      Jadi, dicoba saja kang, agar tau hasilnya.

      Balas
  137. Hallo mas alief mau tanya lagi, kalo ads set sudah pakai custom audiance dari LLA tp di bagian interests nya kita tambahain lagi beberapa interests, kalo seperti itu hasilnya akan seperti apa ya mas? Apa mas alief udah pernah coba? Dan kalo bisa berarti logikanya FB akan mencari audiance LLA dan audiance interest ya mas? Trmksh

    Balas
    • Audience nya CA atau LLA nih ? Yg mana ? Hehe.

      LLA + interest ? Boleh-boleh aja. Hasilnya ? Bagus-bagus aja di saya. Blm tentu sama hasilnya di mas Hendy, karena banyak faktor mempengaruhi. Kualitas LLA, interest apa yg dimasukkan, kualitas materi iklan, dll.

      Balas

Mau Berdiskusi Dengan Saya ?

Gunakan nama asli. Jelaskan detail agar bisa saya respon baik. Jangan pakai emoticon agar tidak masuk spam.