4+ Teknik Funneling Versi Saya Saat Beriklan

RajaBackLink.com

Pada tulisan kali ini saya akan membahas beberapa teknik Funneling Facebook Ads yang biasa saya pakai ketika beriklan. Cara-cara ini cukup baik hasilnya di saya, tapi bisa jadi berbeda hasilnya ketika Anda jalankan.

Karena perbedaan produk, budget iklan, targetting audience, format & kecepatan landing page, alur pemesanan, dan hal lainnya, semua mempengaruhi angka-angka di dashboard Ads Manager. Jadi usahakan untuk selalu melakukan split test.

Dengan banyaknya fitur yang disediakan oleh Facebook untuk beriklan, ngga heran kalau banyak sekali beredar cara dan strategi yang berbeda-beda untuk menjalankannya. Ngga ada yang salah dengan itu, semuanya benar.

Tinggal Anda yang harus memilah, mau beriklan menggunakan teknik mana yang menurut Anda paling bisa, atau setidaknya mendekati proses untuk mempercepat pencapaian goal beriklan Anda ( mendapatkan penjualan ).

Teknik Funneling Facebook Ads

P.S : Artikel ini baru di update tanggal 25 Januari 2019

Langsung aja ya, saya akan coba bahas satu per satu teknik funneling yang biasa saya lakukan ketika beriklan di Facebook. Kalau ada yang ngga ngerti, silahkan langsung tanyakan di kolom komentar aja.

1. Video View – Conversion – Traffic

Ini adalah teknik pertama yang biasa saya lakukan, yakni dengan mengkombinasikan 3 objective iklan yaitu Video Views, Website Conversion, dan juga Traffic / Click to Website. Bagaimana penerapannya ?

Langkah pertama

Di hari pertama, saya menjalankan iklan Video Views berisi video dengan tujuan untuk mengedukasi target market. Misalnya produk saya madu, maka saya akan mengiklankan video yang berisi khasiat-khasiat madu untuk tubuh jika di konsumsi rutin.

Iklan tersebut saya jalankan 3-4 hari dengan budget 25.000-50.000 menggunakan broad audience targetting. Saya akan memfilter orang-orang yang menonton video untuk dijadikan Custom Audience berdasarkan video viewer sebanyak 50%, 75% dan 95%.

Artinya, jika Anda melihat iklan saya di Facebook dan menonton video tersebut sampai habis, bisa dikatakan Anda sudah ada ketertarikan dengan informasi yang saya berikan.

Langkah kedua

Di hari ke 4 atau 5 saya menjalankan iklan baru menggunakan objective Website Conversion. Iklannya bersifat Hardsell alias langsung jualan, dengan target audience yang di bagi 2 Adset.

Adset pertama berisi CA hasil video viewer di langkah pertama, dengan budget 25.000. Dan Adset kedua berisi Lookalike dari CA tersebut, dengan budget 50.000. Semua Adset di optimasi pixel ViewContent untuk start awalnya.

Dengan iklan Conversion saya akan menggiring audience untuk klik iklan saya dan masuk ke dalam Landing Page yang berisi informasi produk beserta cara pembelian.

Metode pemesanan saya menggunakan Whatsapp dengan tombol order di bagian bawah Landing Page. Pada tombol Whatsapp sudah saya pasang pixel event AddToCart, sehingga akan terbaca datanya ViewContent dan AddToCart.

Seharusnya, di fase ini sudah banyak calon pembeli yang masuk ke Whatsapp dan sudah ada penjualan. Karena target audience yang sudah di filter sebelumnya berdasarkan orang-orang yang sudah menonton video, asumsi saya mereka juga akan tertarik ketika ditawari produk madu.

Langkah ketiga

Sekitar hari ke 8 atau 9 saya akan menjalankan iklan dengan objective Traffic / Click To Website. Audience yang saya pakai di sini adalah CA ViewContent yang belum AddToCart, dan juga CA AddToCart yang belum melakukan pembayaran.

Sehingga saya akan jalankan 2 Adset dengan angle iklan yang berbeda. Budget per Adset cukup 15.000 saja karena jumlah audience nya kecil.

Tujuan iklan di fase ini adalah untuk retargetting, atau mengingatkan kembali bagi audience yang sudah klik iklan Conversion saya, masuk ke Landing Page, namun belum melakukan pembelian.

Sehingga terkesan saya “menghantui” audience dengan berbagai angle iklan, sampai mereka membeli produk madu saya. Paham alurnya ? Sederhana kok, yang penting adalah kualitas iklan Anda, dan juga memaksimalkan pixel Facebook.

2. Brand Awareness – Conversion

Teknik funneling iklan Facebook berikutnya yang sering saya lakukan adalah mengkombinasikan 2 objective yakni Brand Awareness dan Conversion.

Langkah pertama

Di awal beriklan saya menggunakan objective Brand Awareness berisi video untuk mengedukasi target market tentang keunggulan produk saya. Kenapa sih saya selalu menggunakan video ? Karena menurut saya tingkat attention nya lebih tinggi di banding gambar biasa.

Dengan budget 25.000-35.000 iklan ini saya jalankan 3-4 hari atau sampai mendapatkan data yang cukup. Targetnya bukan penjualan. Tujuan iklan hanya untuk membuat audience aware tentang keunggulan produk saya dan manfaatnya bagi mereka.

Langkah kedua

Di hari ke 5 atau 6 saya menjalankan iklan Conversion untuk mengarahkan audience ke Landing Page. Audience yang saya gunakan adalah CA video viewer hasil dari iklan Brand Awareness, dan Lookalike dari CA tersebut. Jadi ada 2 Adset dengan optimasi awal ViewContent.

Pada tahap ini, untuk teknik retargetting bisa menggunakan iklan Traffic seperti cara saya yang pertama, atau langsung follow up melalui Whatsapp. Dengan 2 cara berbeda, tentu hasilnya juga berbeda.

3. Traffic – Conversion

Teknik yang ketiga ini mungkin yang paling umum Anda tau, bahkan Anda gunakan. Saya pun menggunakannya, karena masih sangat powerfull. Alurnya pun sederhana, hanya melibatkan 2 campaign dan memanfaatkan pixel Facebook.

Langkah pertama

Selama 3-5 hari pertama saya menjalankan iklan Traffic dengan split test beberapa target audience yang terbagi dalam beberapa Adset. Untuk alokasi budget saya menggunakan fitur Campaign budget optimization.

Tujuan iklan ini adalah untuk mencari performa audience terbaik, dan mengarahkan mereka ke dalam Landing Page produk. Selain untuk konversi penjualan, tujuannya juga untuk memanaskan pixel event di dalamnya.

Langkah kedua

Di hari ke 6 atau 7 saya menjalankan iklan Conversion dengan 2 Adset. Adset pertama di optimasi AddToCart ( chat Whatsapp ) menargetkan CA ViewContent, dengan budget 15.000. Adset kedua di optimasi ViewContent dengan menargetkan Lookalike audience dari CA ViewContent, dengan budget 50.000.

Campaign Traffic terus berjalan menggiring audience ke web. Campaign Conversion melakukan retargetting CA ViewContent, sekaligus mencari orang-orang yang mirip dengan CA ViewContent ( Lookalike ) untuk di giring masuk web.

Di dalam landing page, user yang sudah AddToCart ( chat Whatsapp ) akan di follow up maksimal oleh tim customer service sampai closing. Jadinya alurnya saling berkaitan.

4. Teknik Favorit : Conversion

Nah, ini adalah cara yang paling sering saya pakai beberapa waktu terakhir. Dengan catatan, Anda bisa melakukan teknik ini jika kondisi pixel event Anda sudah cukup matang ( sudah ada ratusan, lebih banyak lebih baik ).

Kali ini alur penjualan saya menggunakan form, tujuannya agar saya bisa memilah-milah pixel event nya. Prosesnya kurang lebih seperti ini :

  • ViewContent : Orang yang baru masuk Landing Page
  • AddToCart : Orang yang klik tombol order ( direct ke halaman baru )
  • InitiateCheckout : Orang yang berada di halaman baru berisi form order
  • Purchase : Orang yang sudah isi form order & menekan tombol Submit

Terbayang alurnya ? Ketika mereka sudah sampai di tahap Purchase, saya tinggal menghubungi mereka via Whatsapp untuk menyelesaikan pembayaran. Biasanya, audience sudah tidak banyak chat / bertanya lagi, dan langsung transfer pembayarannya.

Langkah pertama

Kuncinya pada teknik funneling Facebook Ads ini adalah memanfaatkan fitur optimasi pixel di level Adset, yang hanya ada di objective Conversion. Di 3-5 hari awal saya akan beriklan menggunakan objective Conversion yang di optimasi ViewContent, dengan target broad audience.

Artinya, Facebook akan mengoptimasi iklan saya kepada orang-orang yang mirip dengan karakter di dalam pixel ViewContent yang saya punya. Makin banyak jumlah data ViewContent yang saya miliki, makin valid dan presisi bagi facebook untuk mengoptimasi iklan saya ke orang-orang yang similar.

Langkah kedua

Seiring berjalannya iklan, pixel ViewContent dan AddToCart pastinya semakin bertambah kan, di hari 6 atau 7 saya membuat Adset baru dengan audience CA ViewContent yang belum AddToCart. Adset tersebut saya jalankan dengan optimasi AddToCart.

Artinya, Facebook akan mengoptimasi iklan saya kepada orang – orang yang sudah ViewContent agar segera melakukan AddToCart.

Langkah ketiga

Sekitar hari ke 8-9 saya membuat Adset baru dengan audience CA AddToCart yang belum melakukan InitiateCheckout. Adset ini saya jalankan dengan optimasi InitiateCheckout.

Langkah keempat kembali saya buat Adset baru dengan audience CA InitiateCheckout yang belum Purchase alias melakukan pembayaran. Sehingga totalnya saya menjalankan 4 Adset utama dalam teknik ini.

Well . . .

Dari ketiga teknik funneling di atas, sebenarnya ada sebuah kesamaan pola. Iklan yang berjalan di awal saling memberikan “sumbangsih” berupa data audience untuk target iklan di fase berikutnya.

Misalkan pada teknik pertama, iklan Video Views akan menghasilkan CA yang digunakan untuk iklan Conversion di fase kedua. Dan iklan Conversion akan menghasilkan data ViewContent dan AddToCart yang digunakan untuk retargetting iklan Traffic di fase ketiga.

Selama ketiga iklan itu terus dijalankan, maka data-data audience yang masuk akan terus bertambah banyak, menggulung seperti bola salju. Dan masing-masing iklan akan terus mengoptimasi audience yang dihasilkan oleh iklan sebelumnya. Saling berkaitan.

Alur iklannya tetap sama, saya hanya perlu sesekali mengganti Adcopy atau Ad image agar target market tidak jenuh melihat iklan yang sama berulang-ulang. Jadi untuk sebuah alur iklan saya bisa jalankan hingga beberapa minggu.

Penutup

Seperti yang saya katakan di awal, bahwa fitur-fitur yang tersedia di Facebook Ads sangat banyak, dan kombinasi cara yang bisa dilakukan juga sangat banyak.

Jadi menurut saya tidak ada teknik yang benar atau salah, yang ada hanyalah teknik yang menghasilkan atau tidak. Yang salah adalah kalau Anda tidak mencoba apapun.

4 teknik beriklan di atas sudah saya jalani cukup lama dan menghasilkan konversi yang baik untuk beberapa produk. Jadi semuanya kembali kepada Anda, untuk memilah-milah mana yang menurut Anda paling worth it untuk dilakukan, maka lakukanlah.

Demikian 4 teknik funneling Facebook Ads yang biasa saya lakukan. Semoga memberikan insight bermanfaat untuk Anda. Selamat beriklan !

Komentar Pembaca . . .

  1. Di awal (3-4 hari) itu apa kita hanya jalankan 1 iklan saja?

    Kalau mau spilt test, bagusnya kita main di adset, campain, placement atau kontent?

    Mohon bimbinganya…

    Balas
    • Sebenarnya tergantung kebutuhan dan ketersediaan budget mas. Baiknya jalankan minimal 3 iklan supaya ada perbandingan. Split test di bagian mana ? Sama juga, tergantung kebutuhan. Misal, blm tau komposisi audience yg pas, berarti split test Adset nya.

      Atau sudah tau komposisi audience nya, tapi punya beberapa produk, berarti split test Ads nya. Kalau placement tidak perlu di split test mas, input aja Fb & Ig biarkan sistem yg mengalokasikan audience nya.

      Kalau campaign jg ngga perlu split test menurut saya, karna fungsinya berbeda-beda.

      Balas
      • Bro, ane mau nanya boleh gak? Boleh
        Yaudah ana jelasin yak..

        Tahan awal..
        Jadi gini..ane bikin iklan dng objek video view dengan audience yg berbeda (split test bahasa orang* bro)
        Ane bikin 2 adset trus ane jalanin kurang lebih seminggu dng budget Rp 30.000
        Cuman di tahap awal ini, ane bikin kesalahan, bknnya ane arahin ke Landing page, malah ane arahin ke WhatsApp, gak hanya itu ane juga hardsell di tahap ini.. ah yaudah skip dah..

        Jadi gini hitungannya
        2 adset x 30.000 budget x 7 hari = 420.000 duit bro.. (aduh duit gua bro)

        Tahap kedua
        Trus setelah 7 hari ane bikin CA dari 2 iklan tadi
        Pertama yg video view 95% dan yg kedua itu yg klik doang gitu.. ga banyak-banyak amat sih

        Tahap ketiga
        Nah ini.. ane bikin lagi iklan dengan objek CTW & Brand awarness (gitu gak sih tulisannya) trus audience nya kedua CA dari tahap awal tadi
        trus ane arahin ke Landing page ane …

        Nah ane sadar bro, ane salah di beberapa step.. trus yg pengen ane tanyain nih, kalo teknik ane ngiklan kayak gini bisa gak sih ada penjualan?
        Soalnya beberapa kelas online yg ane ikutin agak bingungin, ane tanya malah disuruh ngetest, giliran ane ngetes malah salah lagi..eaea

        Balas
        • Hi mas,

          VideoView biasanya utk mengedukasi, funnel awal. Jadi harusnya diarahkan ke LP.

          CA hasil VideoView bisa di retarget pakai CTW / Reach. Brand Awareness mah iklan tahap awal. Balik lg ke hal fundamental aja, jangan terlalu ribet :

          – VideoView : Nyari audience yg suka nonton video. Cocoknya utk edukasi.
          – Brand Awareness : Sesuai namanya, nyari audience yg aware, cocok utk tahap awal juga. Mengedukasi.
          – CTW : Nyari orang yg suka klik iklan. Cocok buat funnel berikutnya, bisa jg buat retarget CA. Arahkan ke LP.

          Bisa ga komposisi iklan ente menghasilkan penjualan ? Ga bisa. Iklan apapun ga bisa menghasilkan penjualan. Tugasnya iklan tuh menggiring calon konsumen potensial ke tempat yg kita mau ( web / wa ).

          Penjualan terjadi di dlm web, atau di wa.

          Balas
  2. Bagaimana cara kita melihat orang-orang yang belum melakukan pembayaran di event ATC yang sudah di tanam pixel?

    Balas
    • Salam kenal mas Putra,

      Tergantung event ATC nya diletakkan dimana ? Misalkan diletakkan di keranjang, berarti setelah ATC pasti ada IC = InitiateCheckout = checkout pembayaran, betul ? Nah berarti ATC yang belum bayar ya ATC yang belum masuk ke IC. Saat membuat custom audience bisa kok bikin audience ATC tapi exclude IC.

      Misalkan ATC diletakkan di tombol Whatsapp. Nah berarti closing kan di Whatsapp. Saran saya setelah mereka transfer suruh klik link menuju thank you page yg sudah dipasang pixel Purchase. Jadi filteringnya gampang, utk cari yg belum bayar, bikin aja custom audience ATC exclude purchase.

      Semoga membantu.

      Balas
    • Salam kenal mas Putra. Insya Allah akan diinfokan di blog ini ya kalau ada kelas. Sementara lagi fokus rampungin beberapa judul artikel dulu, hehe. Thanks udah mampir mas.

      Balas
    • Sementara ini belum ada mas. Tapi akan dipertimbangkan. Thanks masukannya ya.

      Balas
  3. pagi maszz…bole tanya

    antara teknik dengan , mana yg akhirnya lebih menghasilkan konversi penjualan?

    trm ksh sharingnya

    Balas
    • Hi Arinul,

      Semua teknik diatas yg paling bagus konversinya. Aslinya mah ada banyak teknik yang saya coba, dan akhirnya dikerucutkan jadi beberapa saja seperti yang ada di artikel ini, berdasarkan yg paling bagus dan stabil menghasilkan konversi.

      Kenapa ada beberapa teknik ? Karena tergantung banyak variabel lainnya. Seperti produk apa yg diiklankan ? Apa goal beriklan ? Dan banyak hal lainnya.

      Semoga bisa dipahami ya.

      Btw ini artikel lama, ada beberapa yang sudah outdated. Dalam waktu dekat saya berencana meng-update isinya. Ditunggu saja ya.

      Balas
  4. Untuk Iklan Video Views – Sebaiknya berapa menit yang bagus untuk mendapatkan datanya?

    Balas
    • Kalau saya biasanya durasi video paling lama 1 menit supaya bisa diiklankan di Instagram juga. Data yang saya tangkap hanya yang sudah nonton minimal 75% dari total durasi.

      Balas
  5. Halo gan,
    Saya mau tanya, agan kan buat CA video views dan LLA dari CA tsb. Nah, iklan selanjutnya yg hard sell itu adset nya pakai kombinasi dari CA dan LLA atau dipisah dua adset (satu CA, satunya lagi LLA)?
    Terimakasih..

    Balas
  6. Hallo, Pak ..
    artikelnya bagus dan membantu sekali.

    Jika menggunakan CA video view, minimal reachnya berapa? 100/200/500 viewer dst?
    kalau kurang dari angka tersebut, imbasnya cost lebih mahal ya?

    solusinya bagaimana, Pak?
    Apakah objective video view di running lebih lama?

    satu lagi, bagaimana menekan cost iklan untuk objective conversion view content. baru running 2 hari aja, rasa-rasanya sudah jebol budget :))

    Terima kasih banyak atas masukannya

    Balas
    • Halo Risma, terimakasih sudah mampir ya.

      Untuk pertanyaan pertama :

      Betul, semakin sedikit isi CA imbasnya cost jadi mahal. Tapi biasanya CA VideoViews pasti banyak, lebih mudah dapetinnya. Diatas 200 – 300 buat saya udah cukup. Kalau mau nambah lg berarti iklan VideoViews nya diperpanjang.

      Kalau soal cost saya ga terlalu detail. Selama masih batas aman profit produk, hajar aja terus iklannya.

      Pertanyaan kedua :

      Iklan Conversion biasanya memang lebih mahal diantara yg lain, tapi seharusnya hasilnya juga lebih bagus.

      Kalau baru tahap ViewContent aja udah mahal, apalagi mahal bgt, bisa jadi iklan kurang menarik, jadi audience ga mau klik & masuk web. Atau jalanin iklan Traffic aja dulu sampai pixel ViewContent matang / terkumpul cukup banyak.

      Boleh tau CTR Link nya brp persen ?

      Balas
  7. 1. Video view saya : 500++
    perbandingan Thruplay & Reach, sepertinya mahal. Reach 6000++, Thruplay 433.
    Dari sini apa yang harus dibenahi ya?
    Apakah artinya saya belum dapat ad video & ad copy yang tepat? atau target yang tidak pas?
    solusinya , apakah harus test di adset (target) & ad (video). Krn, Fyi.. sebenernya saya sudah lakukan split test lokasi. Kalo gender & umur mmg sudah tahu gambarannya. dan video winning juga sdh dpt.

    2. CTR link kecil, hanya 3%
    baiknya saya jalankan traffic setelah ini ya.

    3. Btw, standar biaya iklan masih tercover marjin itu apakah, total biaya mulai dari objective awal sampai akhir (Mis. Video view -traffic-Purchase)??

    Balas
    • Hi mba Risma,

      1. Kalau saya 6.000 VS 433 sudah lumayan sih. Meski memang belum maksimal. Yang nonton video 50% dan 75% ada berapa orang dari 6.000 reach itu ? Kalau sedikit, saya biasanya tes video lain ( kalau merasa target audience sdh cukup akurat ). Jangan lupa, iklan Video Views cuma buat edukasi, jadi lanjutkan ke fase berikutnya, bisa Conversion / Traffic. Kalau ternyata di fase berikutnya sales memuaskan, maka iklan Video Views yang jelek tadi ga akan berarti apa-apa lagi, hehe.

      2. Angka 3% udah cukup besar sih harusnya. Nah berarti hitungan “kantong jebol” di iklan conversion itu karna apa nih mba ? Hehe. Apakah biaya per result mahal ( mahalnya berapa ), atau konversi sales sedikit sehingga tdk mengimbangi cost iklan, atau bagaimana ?

      3. Saya mulai hitung di Conversion ( saat hardsell ) dan traffic ( saat retarget ). Harusnya biaya iklan kedua campaign tersebut wajib tertutupi oleh keuntungan produk yang laku.

      Soalnya bicara Fb Ads memang cukup dinamis. Misalnya iklan Conversion saya pernah per Purchase 175.000, ini kan kebangetan mahalnya. Tapi ternyata margin per sales 849.000 dan sehari bisa laku 1 – 2. Artinya angka 75.000 tadi jadi ga masalah buat saya.

      Jadi kalau saya konsepnya disederhanakan. Selama total budget masih tertutupi oleh profit yg masuk, dan grafik profitnya naik tiap harinya ( atau minimal stabil ) maka iklan saya jalanin terus. Ketika profit per hari menurun, angka- angka cost di iklan mulai naik ( cost per click, cost per atc, cost per purchase ) baru evaluasi iklannya.

      Balas
    • Makasih udah mampir mas, salam kenal. Saya pakai Sassy Social Share.

      Balas
  8. Saya mulai dari awal lagi, Pak.
    saya otak-atik targetnya.

    meskipun nilai CTR linknya lebih rendah dari sebelumnya, tapi resultnya lebih besar dan costnya lebih rendah.

    Yang ingin saya tanyakan, selain traffic (untuk filter selanjutnya), apakah reach cocok? atau lsg traffic? Selama video view ini, saya lsg arahkan ke LP, view contentnya yang terekam sejauh ini lumayan. padahal reachnya jauh lebih besar, krg signifikan hahaha :))

    Balas
    • Hi Risma,

      Mau coba pakai reach boleh, sapa tau lebih bagus. Sah2 aja. Saya memilih Traffic, karna cukup bagus performanya ( dlm kasus saya ) jadi bukan berarti funnel saya paling benar. Hehe.

      Ketika tes pakai reach, coba analisa datanya dan bandingkan dengan yg menggunakan Traffic. Pasti dapat insight berharga dari sana.

      Btw thanks sudah mau diskusi dengan saya.

      Balas
      • mas mau tanya sedikit dulu. Yg perlubkita perhatikan CTR (all) atau CTR(Link)?
        Angkanya baiknya berapa?
        Kalau relevan score saya bisa diangka 8, 9 bahkan 10, apakah itu bagus?
        Terimakasih

        Balas
        • CTR Link = Persentase yg klik link.
          CTR All = Persentase yg klik semua bagian di iklan kita ( klik gambar, klik link, klik “see more” ).

          Jadi tergantung kebutuhan. Kalau iklan Engagement bisa jd CTR All itu perlu. Kalau iklan Traffic / Conversion sdh jelas lbh penting CTR Link mas.

          Relevan score diatas 8 sdh bagus kok.

          Balas
          • Terimakasih Mas,
            BTW saya lagi coba ngiklankan kaos blazbluz
            tadinya pakai Brand Awarenes, setelah 3 hari saya tambah dg PPE dan Video View. Sales cuma Satu stelah 6 hari, setelah hari ke 9 Pixel view content ada 334, lead dan ATC ada 10 adpayment 8 initial Checkout ada 10, dan purchase 1.
            yg PPE dan VV saya mati hidupkan, sedang BA terus saya lanjutkan. semuanya dg kaos yang laku. sedangkan saya coba trafic di hari ke 7, mungkin krn budgetnya 30rb tidak ada klik link sama sekali, sedangkan COnversion saya coba di hasilnya amahal banget sampai per klik 45 rb.
            Apakah iklan itu termasuk bagus atau jelek?
            Terimakasih

          • Hi mas,

            Iklan BA sudah benar. Iklan PPE dan VV ini targetnya sama dengan BA ? Menurut saya ngga perlu.

            Lalu iklan Trafficnya targetnya siapa, broad atau retarget pixel VC ? Saya belum bisa bilang bagus / jelek.

            Kalau Conversion di level Adsetnya optimasi apa ? VC kah ? Harusnya ga mahal karna VC udah lumayan 334. Kecuali optimasi Lead / ATC / IC pasti mahal, karna pixelnya belum matang.

            Kebetulan saya pernah setahun main Blazbluz. Di awal saya biasanya ngiklanin video pakai BA atau VV dan dijalanin terus. Penonton video dan pixel yang masuk saya buat CA & di retarget pakai Traffic.

            Lalu saya buat LLA dari CA tersebut dan saya iklanin pakai Conversion. Jadi ada 3 funnel yg saling terhubung.

          • Terimakasih Mas, saya coba cek lagi, nanti tanya lagi ya

  9. Mantab gan sudah direvisi. sebelumnya agak bingung.
    Gan, kalau kita sudah pakai CA atau LLA perlu atur targetting audience lagi gak ya?

    Balas
    • Hehe iya mas. Kalau CA saya ga pernah otak atik isi Adset. Hanya masukkan CA dan atur Placement.

      Kalau LLA seringnya saya kosongkan, kadang diisi dengan sedikit targetting & sifatnya general. Misal yg sudah lulus kuliah, yg suka belanja online, yg jaringannya 4G.

      Untuk pendukung aja.

      Balas
      • Bagaimana cara agar laporan view content, add to cart dll pada dashboard bisa di munculkan?

        Balas
        • Cari artikel yang judulnya “membaca data dashboard” disana ada panduan memunculkan metriks-metriks tersebut.

          Balas
  10. Halo salam kenal,
    artikelnya bagus dan memberikan pencerahan

    mau tanya, piksel facebook ads, bagus nya sudah ter-trigger berapa kali baru bisa buat campaign conversion ?

    bagaimana jika piksel view content tidak cukup banyak ter-trigger, solusinya apakah iklan traffic dijalankan terus ?

    terimakasih

    Balas
    • Hi mas Chris, salam kenal.

      Tidak ada standard bakunya mas. Kalau saya biasanya diatas 500 baru jalankan iklan Conversion. Karna percuma buru2 jalanin Conversion kalau pixel blm matang. Kemungkinan besar hasilnya jg ga maksimal.

      Ketika pixel belum terkumpul, iya bisa terus jalanin iklan Traffic kalau saya.

      Balas
  11. Kang Alief mau nanya, kalo saya kan usaha bakery, nah funneling yang pas kira kira pake yang mana ya?

    Balas
    • Hi mas Budhi. Secara General pakai semua teknik di dalam artikel ini bisa kok. Tinggal di tes mana strategi dan performa yg menghasilkan konversi terbaik.

      Balas
      • Siap kang, saat ini saya pake funnel Engagement – Traffic – Conversion, tapi sales dan costnya up and down. Mau test teknik lainnya ah. Nuhun.

        Balas
        • Nah itu maksud saya. Fb Ads sangat dinamis, beda produk, beda targetting, pasti beda hasil meskipun alur funnelingnya sama. Di dalam artikel ini kisi-kisi aja berdasarkan pengalaman pribadi, sisanya harus tetap split test dengan bisnis masing2.

          Sukses selalu mas.

          Balas
  12. Halo gan,
    Normalnya berapa lama iklan kita bisa dianalisis?

    Balas
    • Hi mas. Ngga ada standard bakunya. Kalau saya biasanya setelah 2.000 reach sudah mulai analisa. Kalau data masih kurang, ya tinggal tunggu lg, misalnya sampai 4.000 reach. Jadi fleksibel.

      Balas
  13. mas, thanks for share… berguna banget infonya.. mudah2 an bisnis nya makin berjaya dan dikenal ke seluruh penjuru dunia :D….

    saya boleh nanya yah hehe.., klo misalkan saya udah datengin traffic pake ctw, sekitar 100 orang yang view content… trs kan saya bikin lagi iklan yang brikutnya utk retargeting org2 yang udh ctw barusan dengan objective conversion purchase… tpi koq harga iklannya mahal banget yah padahal ctr iklan retargetingnya msh dikisaran 2,5 – 3% … perclick iklan retargeting nya sampe 30000 per link click nya… saya yakin seh bukan iklannya krn memang per cpm nya aja sampe 600 rbu

    itu kenapa yah bisa gtu? klo retargeting

    Balas
    • Hi mas Fajar.

      Terima kasih sudah mampir mas. Aamiin Allahumma aamiin. Thanks doanya ya.

      Iklan Conversion pada dasarnya memang lebih mahal dari Traffic mas, meskipun CTR nya besar, yang dihitung kan cost per Conversion nya.

      Dan lagi semakin sedikit jumlah audience juga berpengaruh terhadap biaya. Saya biasanya angka VC 500-1.000 baru jalankan iklan Conversion.

      Semoga membantu.

      Balas
  14. Halo gan,
    Saya mau tanya untuk reknik conversion lan buat CA add to cart misalnya. Klo dibuat LLA dari itu kira2 bagus gak hasilnya?

    Balas
    • Hi mas. Bisa bagus bisa ngga, tergantung sumber LLA nya bagus atau ngga. Bisa juga tergantung materi iklan. Kalau LLA sudah bagus, tapi materi iklannya payah, pasti hasilnya jg ngga maksimal.

      Jadi jawaban terbaik adalah : dicoba saja.

      Dengan mencoba jadi tau hasilnya, jadi tau datanya, akhirnya jadi tau deh keputusan apa yg harus diambil. Hehe.

      Balas
  15. Mas Alief, tolong dibuat juga artikel mengenai teknik funneling Facebook Ads untuk Blazbluz, Teespring dan Print On Deman (POD) lainnya secara lebih rinci. Karena saya lihat trend nya orang banyak main di POD sekarang.

    Balas
    • Hi mas Aldi,

      Thanks masukannya ya. Saya catat. Utk Blazbluz saya sempat singgung sedikit di komentar artikel ini, karna dulu saya juga pernah main. Coba dicari deh.

      Balas
      • “Kebetulan saya pernah setahun main Blazbluz. Di awal saya biasanya ngiklanin video pakai BA atau VV dan dijalanin terus. Penonton video dan pixel yang masuk saya buat CA & di retarget pakai Traffic.”

        “Lalu saya buat LLA dari CA tersebut dan saya iklanin pakai Conversion. Jadi ada 3 funnel yg saling terhubung.”

        Mas, di dalam running iklan VV apakah perlu di split test di level Ad utk tes desain?

        Lalu, CA yg dimaksud apakah dari Video Views atau View Content? Berapa jumlah CA yg ideal utk di retarget? Saya pernah pakai Audience 500 orang hasilnya kurang bagus. Setelah di LAA juga jadinya kurang maksimal.

        Mas, Video Views idealnya jalan berapa lama dan budget berapa per hari? Conversion di optimasi VC atau Add to Cart, Mas?

        Terima kasih atas jawabannya, mas.

        Balas
        • Hi mas Aldi,

          Iklan BA dan VV saya ga ngiklanin kaos, tapi utk mengumpulkan audience. Misal saya jual kaos bola, berarti ngiklanin video tentang bola.

          CA dari video viewers dan pixel view content, dipakai keduanya. Kualitas CA bagus atau ngga tergantung gimana cara ngumpulin awalnya.

          Kalau CA nya udah jelek, dibuat LLA sudah pasti jelek.

          Iklan BA dan VV saya jalanin terus. Budget variatif, bisa mulai dari 25.000 / day.

          Conversion optimasi VC di awal sampai ATC terkumpul banyak baru naikkan optimasi.

          Balas
  16. mau tanya untuk bikin CA dari hasil VC/ATC/ICO dengan tujuan retargeting itu baiknya memakai jendela waktu berapa mas? yang 3hari, 7hr, 10hr, 30hr atau 180hr?

    dan masing2 perlu dibikin adset baru yang berbeda atau gmna?

    terimakasih sebelumnya

    Balas
    • Hi Selvy,

      Mohon maaf baru respon ya. Saya biasanya di 30 hari, dibuatkan di Adset berbeda, karena ad copy nya pun pasti berbeda kan.

      Follow up orang yang belum ATC, dibanding dengan follow up orang yg sdh ATC + IC ( tinggal transfer ) pasti bahasanya berbeda kan ? Jadi perlu dipisah Adsetnya.

      Balas
  17. untuk teknik pertama langkah 2 dan 3 iklannya apakah pakai video atau gambar?
    Terus bagaimana pendapatnya kalau pakai instant experience dulu sebelum masuk ke web kita?

    Terimakasih sebelumnya 🙂

    Balas
    • Hi Adyan,

      Kalau saya menggunakan gambar, karena video sudah digunakan di langkah pertama.

      Boleh dicontohkan instant experience seperti apa yg dimaksud ?

      Balas
      • ohh okee siapp siapp hehe.

        instant experience yg jadi semacam landing page tapi masih tetap di fb mas alief.

        Oiya mau tanya lagi, di langkah kedua jika LAA diiklankan hardsell langsung ke web juga kira2 nanti mereka akan respon sebagus CA dari langkah pertama ga ya? Karena yg LAA belum pernah nonton video yang di langkah pertama.

        Balas
        • Ohh pakai iklan canvas ya maksudnya ? Boleh2 aja mas, di canvas sebagai prelander, utk detail arahkan ke web, jadi akan lebih terfilter.

          Video yang pertama biasanya edukasi, dan seringkali tdk berhubungan dengan produk, jadi ngga nonton pun ga masalah. Tujuan saya ngiklanin video adalah untuk memfilter siapa saja yg tertarik dengan topik di dalam video tersebut.

          Kalau stok CA nya banyak, misal 500-1.000 viewers, biasanya LLA juga bagus. Saya biasa tes LLA 1% dan 2% mas.

          Balas
  18. Iyaa betul iklan canvas maksudnya hehe. Ohh i see i see.

    Siapp mass, ngebantu bangeeettt:D.

    Kalau persen LAA semakin kecil itu artinya audience yg dicarikan semakin mirip ya? Atau ga pengaruh mas?

    Balas
    • Alhamdulillah mas, semoga tercerahkan, hehe. Iya teorinya makin kecil makin besar kemiripannya. Tapi beberapa kasus malah LLA 3% atau 4% yg winning di saya, dan ga tau kenapa. Padahal materi iklan sama, hehe.

      Jadi tetap split test aja.

      Balas
  19. Wahh bisa begitu yaa hehe okedehh siapp mas lagi mulai banyak praktek di fb ads nih soalnya, nemu blog mas isinya informatif dan aplikatif bangett. Terimakasih banyak yaa, semoga sukses dan sehat selalu mas. 🙂

    Balas
  20. salam mas alief saya radinal dari makassar sedang belajar fb ads untuk mempromosikan produk madu saya Hana Bee. mohon pencerahannya tips marketing digital di awal rintis usaha buat facebook dan instagram

    Balas
    • Salam kenal mas Radinal. Tips digital marketing awal bisa coba posting di Fb & Ig pribadi dahulu jika belum pernah beriklan sama sekali. Bisa juga posting di Marketplace. Maksimalkan yang gratisan dahulu untuk tahap awal mas.

      Balas
  21. Pagi mas. dari seluruh iklan yang sudah saya jalankan hingga detik ini . terkumpul data video watch 75% sebesar 1489 , video watch 95% sebesar 1114, video watch 100% sebesar 1023 , View Content sebesar 841 . iklan traffic kpd target broad audience masi saya jalankan terus krn msi trs split testing.

    1. nah skg langkah yg hrs sy lakukan baikny gmn mas dgn data tersebut? sudah bs buat CA utk retargeting video watch dan retargeting view content? dan retargetingny menggunakan campaign conversion dgn optimasi ATC langsung baik utk CA video watch dan CA view content?

    2. yg saya mau tanyakan. pada saat mau membuat CA video watch apakah itu lgsg digabung aja 75% sampai 100%?? dibuat masing2 CA utk video watch masing2 atau lgsg digabung aja dalam 1 CA? dan jika dibuat masing2 CA khusus 75%,95% dan 100% brrti nanti 1 campaign 1 CA masing2 atau digabung sekaligus?

    Balas
    • Pagi juga mas,

      1. Sudah bisa buat CA karena datanya sdh cukup banyak. Retarget boleh pakai Reach, Traffic lagi, atau Conversion optimasi VC utk CA video views. Kalau utk CA VC boleh langsung optimasi ATC.

      2. Buat CA di pisah mas, jadi ada beberapa CA. Di dalam campaign juga biasanya saya di pisah. 1 AdSet isi 1 CA saja, misal yang 75% saja.

      Balas
  22. Makasih banyak ya MAS ALIEF

    1. Campaign conversion CA View content optimasi ATC sudah sy jalankan barusan . tp dicampaign potential reach ny unavailable ya ga keliatan seperti kita menargetkan broad audience saat split testing keliatan angka 500rb sampai 1juta. jd skg funnel saya mengikuti teknik no 3 funneling mas Alief :
    *iklan traffic tetap saya jalankan terus utk nambah pengunjung ke LP
    *saya mulai menjalan iklan conversion utk CA view content .

    2. krn pixel sudah mulai panas. saya juga boleh menjalankan teknik no 4 gak mas?? lgsg create new campaign conversion dgn target broad audience optimasi View content? jadi teknik no 3 sedang jalan. skg sembari mencoba teknik no 4 jg spy angka view content semakin banyak. mengingat di landing page saya Event Code terakhir adalah ATC menuju whatsapp. krn sy tidak memakai initiate atau purchase.

    3. oh iya mas sy sudah edit iklanny khusus ke mobile aja dan device ny smartphone android only tp kok berasanya yg klik link dan view content penambahanny lebih dikit dan lama ya. sy perhatikan sejak kmrn penambahanny tidak secepat seperti mobile+desktop dan all device . hasil dibreakdown yg paling banyak melihat iklannya memang mobile dan smartphone android dibanding desktop dan device lainnya sih mas tapi..

    Balas
    • 1. Tidak masalah mas, memang begitu potential reach tdk tampil.

      2. Yap benar mas, ViewContent sudah cukup banyak, jadi saat jalankan campaign Conversion baru dengan optimasi awal VC harusnya bisa lebih bagus hasilnya.

      3. Kalau saya biasanya mobile only, utk device dibiarkan default android & iOS. Memang tergantung user behaviour target marketnya mas, kalau kebiasaan mereka lebih aktif di laptop, ya mending dibuat all device saja. Tapi kalau data iklan menunjukkan mayoritas dari mobile, gpp dilanjut saja iklan yg sekarang.

      Balas
  23. OK siap mas apa yang mas sarankan sudah saya jalankan smw. oh iya kan Adset Retargeting CA view content sudah dijalankan mas. lalu tadi setelah itu saya buat yg conversion baru dgn target broad audience.

    brrti nanti bbrp hri kedepan udah gaperlu lagi kan sy buat adset baru utk retarget CA view content mas? krn udah dibuat kan yg tadi itu dan selama Retargeting CA view content tersebut terus dijalankan akan ngelink dgn seluruh iklan yang berjalan berarti kan mas?

    Balas
    • Yes benar mas, iklannya akan muter terus dan isi CA ViewContent akan terus update dengan sendirinya. Jadi sudah seperti siklus.

      Balas
  24. Mas Alief Saya kan sudah buat CA view content. Data dashboard angka view content yg tertrigered pixel adalah 1010.

    tp kenapa setelah sy buat CA view content sizeny dibawah 1000 ya (low web traffic) ?? Apakah saya ada salah dalam proses mengisi kriteria audience ? saat setting kriteria audience saya memilih ANY dan Event View content saja . Yg benar gmn mas ??

    Balas
    • Memang wajar kok mas utk angka CA yang kecil seringkali ada perbedaan, dan selalu ada tulisan “low web traffic” ngga ada masalah. Ngga ada yg salah kok.

      Balas
      • Apakah Pada aslinya itu dia diatas 1000 mas sesuai data dashboard ?? Dan apakah itu Cuma tampilan saja audience ny below 1000 mas ?? Sy rencana mw bwt LAA cuma kn klo mw bwt LAA minimal sizeny hrs 1000 spy bagus . Klo retargeting iya sudah jalan. Jd mending sy nunggu dlu aja ini hingga berubah dgn sendiriny sampai 1000 sizeny mas??

        Balas
        • Diatas 1.000 pun tulisannya akan tetap “below 1.000” mas. Jadi langsung aja buat LAA ga masalah.

          Balas
  25. 1. mas klo kita pilih device kn android smartphone only. MIN OS versionny mas pilih yang versi brp? dan MAX OS versionnya pilih NONE ya>

    2. saya kan sudah menjalankan campaign CBO conversion dgn budget 50rb dengan 3 adset. adset ke 1 LAA 1% CUSTOMER LIST LTV. adset ke 2 LAA 1-3% CUSTOMER LIST LTV. adset ke 3 LAA 3-6% CUSTOMER LIST LTV. sudah 2 hari dijalankan ada 1 campaign yang optimasi ny lebih besar dibanding 2 adset lainnya. klo sudah gini 2 nya dimatikan aja jadi tinggal 1 adset yang dikasih budget paling besar tersebut atau didiamkan mas?

    3, apakah dengan budget 100rb per hari saja contoh sudah menemukan winning campaign. kita gabs scale up karena keterbatasan dana membuat hasil ga maksimal. jadi begini2 aja. apakah budget mempengaruhi progres?

    dan kabar baik mas CA VIEW CONTENT saya skg sudah keupdate sizenya jadi 1100. bisa buat LAA langsung ya ?

    Balas
    • 1. Saya ga pernah otak-atik itu mas. Saya selalu pakai all mobile device.

      2. Minimal sisakan 2 Adset mas. Adset yang winning bisa di duplikat di campaign baru, bedakan ad copy nya.

      3. Bisa saja mas, hanya saja mungkin agak lambat dibanding dengan budget 250.000 per hari bisa jalankan lebih banyak campaign / adset, jadi lebih cepat dapat data. Itu aja bedanya.

      Iya mas bisa buat LLA nya.

      Balas
  26. 1. oh gitu mas. tp klo device selalu pilihnya mobil only ya? yg desktop ngga kan mas>

    2. duplicateny lwt adset mas? ato bikin new campaign dgn target adset yg winning jadi ga diduplicate tp bkin new campaign

    3. makanya sy heran begini2 aja. setiap kali sudah dpt yg winning sy gabs apa2in krn dana bener2 terbatas mas 🙁

    Balas
    • 1. Ngga juga mas, utk iklan di funnel-funnel awal saya biasanya pakai all device. Tergantung user behaviour kalau ini.

      2. Duplicate adset yang winning, tapi letakkan di new campaign. Lalu buat materi iklan yang berbeda dengan yg lama. Jadi jalanin adset yg sama di campaign berbeda, dengan materi iklan berbeda.

      3. Dapet winning tapi kok dana masih terbatas mas ? Hehe. Iklan winning bagi saya = iklan yg menghasilkan. Percuma winning data aja kalau ga menghasilkan. Jadi kalau dapat iklan winning, harusnya konversi juga ada kenaikan.

      Balas
  27. Ok mas jadi setelah diduplicate adset winning dinew campaign. Optimasiny sy naikin ATC atau tetap View content mas ? Apakah utk iklan conversion optimasi ATC khusus utk retargeting CA VC aja mas ? utk smw LAA baik LAA video view, LAA VC apa biar aja selalu optimasi ny VC? Optimasi ATC pas retargeting

    Balas
    • Bisa dimulai dari VC dulu.

      Semua iklan Conversion bisa menggunakan optimasi event apapun. Tapi ya bertahap, VC dulu, kalau yang VC udah banyak baru dinaikkan ke ATC, dan seterusnya.

      Kalau dijalankan optimasi VC tapi yang VC belum banyak, ya buat apa dinaikkan ke ATC. Ya kan ? Jadi ini berlaku utk iklan baru atau retarget.

      Balas
  28. Assalamualaikum
    Salam kenal
    Gini mas saya sudah buat iklan conversion, trus buat Landing Page untuk pendaftaran. Tapi saya perhatikan datanya banyak yang klik dan pixel juga naik signifikan cuma belum ada yang menyelesaikan pendaftaran, kira2 dimana letak masalahnya?

    Sekarang saya coba bikin iklan dengan CA dan LLA 6% untuk retargeting dari pixel tersebut. Untuk lokasi saya pilih sesuai dengan data yang saya breakdown di iklan sebelumnya. Materi iklannya saya ganti jadi video. Saya berharap nanti ada yang menyelesaikan pendaftaran.

    Oh iya, saya langsung memakai metode objectif conversion, jadi gimana langkah selanjutnya agar bisa buat funnel?

    Balas
    • 1. Landing page isinya cuma form daftar ? Atau bagaimana ?

      2. Landing page ditanam pixel event apa ?

      3. Iklan Conversion dijalankan dengan optimasi pixel event apa ?

      Balas
      • – Landing page isinya form dan sedikit penjelasan diatasnya
        – Landing page pake event pageview, tapi pernah coba custom tidak ada yg muncul di metrix viewcontent. Tapi kalo metrix halaman landas ada muncul datanya
        – Dijalankan dengan pixel event pageview, karena untuk ATC,IC memang belum ada

        Balas
        • Mungkin informasinya kurang convert, jadi orang tdk mau daftar. Sebelum daftar dan menyerahkan data2nya, orang kan perlu tau detail dan lengkap informasinya.

          Optimasi minimal ViewContent, kalau PageView itu pixel General. Dan kalau cuma ada 1 event PageView aja, mending beriklan pakai Traffic saja, jadi mendatangkan orang ke web.

          Karena ga ada funnelingnya.

          Kalau iklan Conversion itu cocok utk yg ada alur funnelingnya, misalnya lihat sales page ( ViewContent ), lalu klik beli ( AddToCart ), masuk halaman form ( AddPaymentInfo ), terakhir masuk halaman terima kasih ( InitiateCheckout ).

          Balas
          • Kalo optimasi event pageview kira2 utk nilai bisnisnya apa ya? Kalo cuma datangkan trafik tapi tdk ada conversion? Atau biar jalankan saja iklan trafik sampai dapat viewcontent yang maksimal?

            Lanjut mas, kalo misalnya di LP dah ada event pageviews apa harus ditambah lagi event viewcontent?

            Trus data yang masuk dipixel itu bisa berlaku sampai kapan? kalo iklan sudah tidak jalan otomatis pixel juga tidak bergerak.

          • Tdk ada nilai bisnisnya pak. PageView itu general event. Dijalankan iklan Conversion jg ga ada efek apa2. Cuma datangkan traffic ( dengan biaya lebih mahal ) tanpa konversi.

            Makanya saran saya mending pakai objective Traffic.

            Iya pak, perlu ditambah ViewContent. Dan selama belum ada funnelingnya, beriklan pakai objective Traffic sudah cukup. Biaya lebih murah dari Conversion.

            Data Pixel berlaku 180 hari.

  29. ok mas saya paham jd baik itu adset wining yg diduplicate dicoba VC dlu ya tetap . nah pas kita mau naikan ke ATC kn itu duplicate plus edit. adset yg optimasi ny VC diawal kita matikan gpp berarti ? biar adset yg dinaikan ke ATC aja yg dinyalain?

    Balas
    • Adset yg awal kan winning mas, tetap dijalankan. Tujuan duplikasi Adset itu utk scale out, memperbesar jangkauan iklan, tanpa otak-atik Adset winning ( yg awal )

      Balas
  30. yah mas krn budget sy terbatas jadi nya yg adset dgn optimasi view content yg ud winning sy matikan. jadi ny sy nyalakan aja yg optimasi ATC. krn klo sy ga matikan budget sy tidak cukup. skg budget sudah sy sisihkan jadi 250rb/hari mas.

    jadi bbrp LAA yg awalny optimasi VC sudah dpt masing2 winning sudah diduplicate untuk naikan jd optimasi ATC aja yg nyala. yg optimasi VC dimatikan smw skg mas.

    campaign sy skg smw CBO conversion LAA dgn optimasi ATC

    gpp mas klo misal sy aturny begitu ?? krn sesuaikan dgn budget sy soalny mas

    Balas
    • Kalau begitu ya ga perlu di duplicate mas. Buat apa mengorbankan adset winning demi adset baru. Jalankan saja yg winning seterusnya.

      Balas
  31. mas ad rekomendasi hosting yang bs memperbaiki angka link click ke view content sy ga ? krn angka link click ke view content masih dibawah 60%

    Balas
    • Silahkan buka web Ngetik.id mas, di sidebar nya ada banner hosting rekomendasi saya, coba di lihat2

      Balas
      • Bagaimana cara beriklan menggunakan bid strategy?

        Apakah mulai menggunakan bid strategy di awal pertama mulai ngiklan? Atau sudah pernah beriklan?

        Dan apa saja yang harus di perhatikan?

        Balas
        • Kalau baru pertama iklan, atau blm pernah scale up iklan, atau blm pernah profit, biarkan apa adanya saja. Auto bid.

          Manual bid bisa mulai dipakai saat data iklan sudah terkumpul banyak, saat hendak scale up / scale out, atau memang sudah tau patokan cost nya, boleh2 saja. Jadi manual bid bagi saya opsional saja.

          Btw . . .

          Saya baru ketemu settingan attribution iklan, saking jarangnya buka2 ke arah sana, karena memang harusnya ga fokus disana. Jadi ya lupa. Itu mah biarin aja apa adanya. Fokus aja ke campaign, adset & ads.

          Balas
  32. sy sudah cek bingung mas yg paling bagus yg mana ya? apakah yang bantaihost bisa memperbaiki angka Link click ke VC nya?

    oh iya mas sy mw tny yg masih saya bingung sampai sekarang. jika sy iklan conversion dengan optimasi VC. yang jadi patokan dalam menentukan bagus atau tidaknya itu lihat dari Angka VC dan cost per VC atau angka ATC dan cost per ATC nya?

    habis kadang ketika iklan conversion optimasi VC. angka VC ny contoh banyak tapi di ATC ny dikit. jadi bingung apakah ini bagus atau tidak

    Balas
    • Kalau saya sih oke2 saja di Bantaihost atau Gapurahoster selama ini mas, tdk ada masalah di iklan.

      Iklan Conversion optimasi VC artinya FB mencarikan orang2 yang mau VC, jadi yg di lihat angka VC nya. Wajar kalau ATC nya jelek, kan memang di optimasi utk VC mas.

      Balas
  33. mas knp ya data asset library utk Custom Audience VC saya sizeny 5000 lalu hari ini tiba2 berubah jadi below 1000?? apakah sedang error facebook ??

    Balas
    • Fb normal-normal saja, dan tdk perlu fokus / mengawasi angka custom audience terus-menerus mas, biarkan saja berjalan otomatis sesuai sistem, karena memang angkanya tdk ditampilkan spesifik oleh Fb. Jadi percuma kalau dipantau terus.

      Balas
  34. Mas skg hasil ud membaik yg chat ke whatsapp sehari 30-40 orang. Penjualan mulai ada hasil balmod. Yg saat ini sy butuhkan

    1. Gmn menindaklanjuti winning campaign?
    2. Cara scaleup yg benar dan scaleout yg benar?
    3. Gmn ningkatin traffic lebih banyak lg dari yg saat ini?
    4. Jika kita naikan budget tiba2 hasil malah menurun lalu apa yg hrs dilakukan?

    Balas
    • Alhamdulillah,

      Mantap mas kalau sudah mulai stabil.

      Kalau mau scale out, maka duplikat saja campaign yg winning. Campaign baru ( hasil duplikasi ) dijalankan dengan sedikit editing pada bagian Ads.

      Kalau mau scale up, naikkan saja budget winning campaign 25-35 persen dari budget awal.

      Jadi silahkan pilih mau scale up atau scale out dulu, mengingat keterbatasan budget mas.

      Yang jelas utk winning campaign saya tdk pernah ubah apapun kecuali budget. Kalau mau edit Adset atau Ads, saya selalu duplikasi campaign nya.

      Balas
  35. Alhamdulillah mas. oke saya paham pkoknya yg diubah budget aja sedangkan adset dan ads yang mau diubah diduplicate lalu edit.

    nah kemarin sy naikan budget kan mas pd saat jam 12 pagi eh hasilnya kok malah menurun dibandingkan budget sebelumnya. solusiny gmn mas? apakah jika naikan budget butuh waktu dlu 1x24jam utk kembali normal?

    Balas
  36. mas sy kan hanya punya 1 Busines manager. 1 BM ini hanya memiliki 1 Akun iklan bernama GROW UP . dan 1 iklan ini hanya memiliki 1 Pixel.

    sedangkan saya selama ini berjualan fokus 1 produk peninggi badan super grow up dan hanya memiliki 1 landing page super grow yang sudah ditanam 1 pixel tersebut.

    nah jika sy ingin mulai jualan produk lain contoh masker wajah. apakah saya bisa tetap memakai akun iklan yg GROWUP itu dan pixel ny juga atau tetap pakai akun iklan GROWUP tapi create new pixel??

    atau sebaiknya bikin akun iklan yg baru dan pixel dri akun iklan yg baru khusus produk masker wajah ? jadi 1 akun iklan khusus utk 1 produk masing2 jenis

    Balas
    • Baiknya buat akun iklan baru & pixel baru di dalam BM tersebut mas, agar tidak tercampur audience nya.

      Balas
  37. Oh gitu mas. jika saya buat akun iklan baru dan pixel baru dari akun iklan yang baru . artinya ketika saya memulai dengan produk baru dan landing page baru.

    bisakah saya menggunakan data audience dari akun iklan grow up yang sudah banyak ini lgsg main LAA video? atau saya harus memulai lagi dari awal seperti kmrn saya memulai beriklan grow up mas??

    Balas
    • Bisa mas, utk penggunaan data, bisa saling silang. Misalnya ngiklanin Growup pakai audience CA VC dari masker wajah, bisa. Karena masih dalam 1 BM kan.

      Tapi collect new data ( pixel ) saya sarankan dipisah.

      Balas
  38. oke mas klo mau share audience yang mending dishare audience dri LAA apa ya menurut mas? secara peninggi badan dan masker wajah kan beda banget nih mas

    Balas
    • Saya kurang paham dengan pertanyaannya mas. Kalau memang beda ya sudah pakai audience dari masing-masing pixel saja.

      Balas
  39. mas saat ini kn campaign yang winning adalah LAA 1% Video 75%. jika saya mau scale . sebaiknya sy scale up budget saja sekaligus scale out? tp saya takut jika main duplicate copy/scale out nanti audienceny bentrok . atau pilih salah satu mas mau naikin budget atau duplicate copy iklan yang bagus tersebut?

    dan menurut mas gmn mengenai overlap audience yang membuat bentrok iklan kita dan metriks frekuensi yang lebih dari 1 ? apakah ga usa dipedulikan ? jadi hajar aja mau scale up sekaligus scale out jadi gak pedulikan mau overlap audience/bentrok/audience jenuh dengan iklan nya .

    Balas
    • Pilih salah satu, mau scale up atau scale out.

      Kalau scale out, ganti materi iklan. Jadi walaupun audience sama, isi iklannya berbeda. Jadi ngga akan jenuh. Ga masalah walaupun overlap. Karena tujuannya emang “menggempur” audience yang winning itu agar terjadi lebih banyak konversi.

      Balas
  40. Nanya suhu

    Saya sudah punya pixel 1000-an lebih, tp kok gak bisa dibuat lookalike audience-nya ya, salahnya di mana?
    Btw boleh minta nmr WA nya?

    Balas
    • Saya tidak bisa menerawang, jadi saya tdk tau salahnya dimana, karena Anda jg tdk jelaskan kendalanya di bagian yg mana.

      Balas
      • Satu pertanyaan lagi mas.

        Misal menjalankan teknik pertama.
        Kemudian CA dari video dan LA sdh siap kemudian diiklankan. Apalah iklan video yg pertama dimatikan atau terus dijalankan?

        Makasih mas

        Balas
  41. Mas skg kn sy baru berjualan difacebook ads aja masi fokus terus mempelajari nya. belum main instagram dan marketplace.

    menurut mas apakah sy terus fokus dlu difacebook ads utk mengsukseskan 1 produk saya ini dulu yg lg sy jual? soalny jujur aja sy jg liat marketplace pgen jg bs sukses main dimarketplace tp sy belom ngerti main disana gmn. begitu jg instagram. sy baru mulai difacebook aja belajar. saran mas gmn? jd hati sy skg ini. ini mau itu mau tp sy takut pecah fokus

    Balas
    • Lebih baik fokus 1 hal sampai sukses, baru beralih mas. Kalau semua dipelajari, hasilnya cuma setengah, karena fokusnya juga tidak penuh. Apalagi mas bilang dana yg diputar terbatas, saya yakin ini juga jadi kendala. Minimal fokus di FB Ads sampai masalah dana sudah terpecahkan, artinya sudah profit besar & stabil.

      Rumput tetangga selalu lebih hijau.

      Balas
  42. Mas kmrn atm mandiri sy disabled dan payment method decline lalu kmrn lgsg ganti kartu jd genius utk payment method dan kmrn ud nyala lg iklan. Pagi ini bangun tidur sy lihat iklan mati lagi dan payment declined. Akhirny sy chat lg cs support Fb utk penarikan manual billing. Repot jg klo tiap hri begini.

    Apakah krn transaksi sy kedebet ny per 25rb amount ya??

    Balas
    • Yap setiap declined payment harus kontak support utk minta di debet. Tombol “pay now” sudah dihilangkan. Jadi solusinya ya ready saldo di rekening, dan selalu pantau threshold limit akun, supaya ngga gagal debet lagi.

      25.000 itu threshold awal. Kalau pendebetan lancar ( ga ada masalah ) akan naik perlahan-lahan limitnya.

      Balas
  43. Saldo saya smw direkening tersebut padahal mas. Aneh 2 hr berturut2 bangun tidur iklan mati krn payment method aneh sekali . Akun iklan aktif padahal ga ad masalah -_- maza hrs tiap hr kontak cs support dlu. Bangun2 bingung kok ga ad chat msk ke wa trnyt krn itu

    Cra mengetahui threshold gmn ya ?? Soalny kn kita mw change threshold gatau hrs ganti brp amount? Sy ga pernah ad masalah dalam pendebetan baru kmrn aja mas tiba2 declined padahal saldo utuh

    Balas
    • Saya belum pernah alami. Selama saldo di rekening aman, harusnya otomatis terpotong ketika mencapai threshold / tanggal jatuh tempo.

      Threshold ga bisa diganti. Akan naik otomatis becara bertahap, dengan syarat pembayaran kita lancar.

      Balas
  44. mas bs contohkan tidak bagaimana isi targeting orang kelas atas mas??

    contoh interest broadny apa lalu narrow behaviour apa lalu demograficny apa ya mas?? krn harga jual saya mental terus nih mas jadinya dr kmrn sy terpaksa turunin harga terus padahal harga jual sy standar 700rb

    Balas
  45. Mas utk iklan video views . Bagusny hasilny berapa ya datanya? Soalny sy baru pertama kali iklan video views cost per thruplay brp yg bagus n data metriks lain aplagi utk dikatakan bagus? Hehe pertanyaan sy kmrn yg diataz keskip ya

    Balas
    • Ngga ada patokan berapa bagusnya sih mas. Biasanya dengan seringnya ngiklan, nanti kelihatan pola angkanya paling sering di kisaran berapa. Nah angka itu yg jadi acuan mahal & murahnya. Jadi setiap advertiser sudah pasti berbeda.

      Balas
  46. Mas mau nanya, cara meningkatkan dari Landing Page View ke Add To Cart atau dari Add To Cart ke Leads gimana ya? terimakasih

    Balas
    • Bisa coba baca artikel saya yg judulnya “tips mudah mengatasi masalah dalam iklan” ya mas.

      Balas
  47. halo mas, thankyou untuk insight nya sangat berguna.
    saya mau bertanya kalau untuk yang teknik ke 4 itu yang conversion, apakah boleh ketiga langkah tersebut konten iklannya sama ?

    Balas
    • Saya pernah melakukannya dengan konten sama, pernah juga dengan konten berbeda. Dan saya pernah dapat winning campaign utk 2 cara tersebut. Jadi boleh2 saja dibuat sama mas.

      Balas
  48. Thankyou mas untuk penjelasan diatas. Mau tanya lagi untuk yang teknik ke 4, untuk langkah ke 3 nya kan pakai audiance add to cart untuk mendapatkan initiate checkout. Kalau audiance add to cart masih dibawah 1000 apakah bisa ? Karna dari facebook juga kasih notif kalau adsnya berpotensi tidak terjadi conversion.

    Balas
    • Yap benar, kalau masih sedikit bisa pakai Reach saja. Kalau sudah banyak, bisa jalankan Conversion.

      Plus, audience LLA yang dibuat dari audience Addtocart itu, dan dijalankan pakai campaign Conversion juga bisa.

      Balas
  49. Ini klo dijadikan kursus harganya wow.. Smoga informasinya jadi manfaat buat orang yg belajar seperti saya mas.

    Balas
    • Aamiin Allahumma aamiin. Semoga sedikit insight ini bisa jadi manfaat buat Anda. Terima kasih sudah mampir ya.

      Balas
  50. Salam, mohon maaf saya newbie dalam facebook,
    saya mencoba beberapa kali membuat Custom Audience dan Lookalike, namun selalu diarahkan ke Business account Facebook.

    Sudah dibuat Business Account nya, tapi ternyata gagal terus, tidak pernah bisa masuk ke tampilan seting untuk Custom Audience dan Lookalike, seperti tertolak.. kalau tidak salah ada keterangannya tentang payment.

    mohon pencerahannya agar saya bisa mensetting CA dan Lookalike di akun FB saya.

    thanks

    Balas
    • Hi Era,

      Mohon maaf saya kurang paham dengan permasalahannya. Membuat CA & LLA bisa dilakukan meski di account biasa, ngga harus ke BM.

      Sudah buat BM tapi gagal terus. Gagalnya di bagian mana ? Tertolaknya apa notifnya ? Pasti ada keterangannya, jadi ya tinggal diselesaikan.

      Keterangannya tentang payment ? Nah saya juga ngga tau apa solusinya, karena ngga tau apa keterangannya.

      Balas
  51. Halo Mas Alief, sebelumnya terimakasih sekali untuk penjelasannya sangat bagus dan bermanfaat sekali
    Nah Dari Materi ini ada yang mau saya tanyakan untuk teknik funneling yang pertama ( Video View- Conversion-Traffic/Click to web) sbb :

    Setelah CA dari hasil video views terbentuk di hari ke 3 atau 4, kemudian untuk adset objective conversionnya ( di hari ke 4 atau 5) creativenya sebaiknya pakai apa ya mas?apakah pakai video yang sama dengan yang digunakan di video views sebelumnya?atau materi creative yang berbeda lagi?

    Demikian juga untuk hari ke 8 atau 9 dg objective traffic apakah masih sama creativenya?

    Terimakasih banyak sebelumnya Mas

    Balas
    • Halo mas Jo, terima kasih sudah mampir.

      Objective Conversion tujuannya retarget CA penonton video yg sdh teredukasi ( adset pertama ) dan hardsell LLA dari CA ( adset kedua ). Jadi disesuaikan aja sudut pandang & ads copy nya.

      Objective Traffic tujuannya retarget CA orang yang sudah mengunjungi LP tapi belum beli, jadi kembali disesuaikan lagi sudut pandang & ads copy nya.

      Balas
  52. assalamualaikum mas Alief
    sya sedang jalan iklan ini video views, CTW, Conversion

    nah yang conversion ini diarahkan ke LP di LP ada formulir, nama, kota,no hp, produk yg diinginkan, nah setelah formulir diisi klik kirim dan ini didirek ke WA tapi kok gak ada yang masuk ke WA ya padahal di laporan dashbord iklannya ada prosfek atau 182 Prospek penjualan itu kenapa ya….

    Balas
    • Wa’alaikumsalam mas Ipul. Dari 182 leads yang real masuk wa berapa orang ?

      Balas
  53. Assalamualaikum mas Alief
    Halo Mas Alief, sebelumnya terimakasih sekali untuk penjelasannya sangat bagus dan bermanfaat sekali

    Saya mau bertanya untuk jasa di bidang perhotelan kira-kira funneling yang cocok seperti apa yah mas….

    Balas
    • Wa’alaikumsalam kang Rinaldi. Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir.

      Pada dasarnya semua teknik bisa diterapkan di semua bisnis, ngga ada yang spesifik hanya untuk bisnis tertentu aja. Yang membedakan adalah isi konten & bagaimana treatment data yg masuk ( leads wa, email, pixel, dll ).

      Jadi kalau belum pernah coba, saran terbaiknya adalah, dicoba aja kang. Supaya dapet data. Nanti akan terlihat pola mana yg paling convert.

      Balas
  54. Assalamu’alaikum wr.wb.

    Ma’af mau bertanya.

    – Kalo yang di maksud atribusi yang ada di setingan akun iklan 28 hari klik 1 hari tayang itu maksudnya apa ya?

    Apa yang akan terjadi kalo saya merubah nya? (Seberapa besar pengaruh nya ke iklan)

    – kalo beriklan menggunakan objektif konversi, optimasi nya pakai yang 7 hari klik 1 hari tayang atau pakai 1 hari klik. Dan maksudnya apa ya itu?

    – kalo mau retargeting ke ca yang sudah terekam pixel bagus nya pakai objektif apa? Kalo misal menggunakan objektif konversi, optimasi objektif nya pakai apa ?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      1. Atribusi yang di sebelah mana ya ?
      2. Itu adalah jumlah waktu yg biasanya diperlukan user melakukan tindakan konversi tertentu ( chat wa / isi form / bayar / dll ) setelah lihat & klik iklan. Pengaturan ini digunakan Fb sebagai patokan utk mendistribusikan iklan ke target audience di dalam Adset. Kalau blm optimal jalankan campaign Conversion, biarkan saja bagian ini apa adanya.
      3. Saya pakai reach biasanya. Kalau pakai conversion pakai optimasi apa ? Ya tergantung CA nya apa, dan goalnya mau di tahap apa konversinya ?

      Balas
  55. – Atribusi yang di setingan akun iklan,
    Yang ada di pengaturan akun iklan. itu kan ada setingan default fb nya 28 hari klik dan 1 hari tayang.
    Berpengaruh ke iklan engga ya?

    – siap,

    – untuk retargeting yang pake reach, biasanya suka pake budget berapa gan?

    – kalo mau retargeting pake objektif konversi, minimal jumlah ca nya berapa gan?

    – Yang di artikel retargeting vc ke add to chart pake budget 15 ribu itu, apakah objektif konversi nya di optimasi konversi atau menggunakan optimasi yang lain nya gan?
    Maksudnya optimasi yang lain yang ada di objektif konversi, yang ada di bagian bawah gan. Kan ada pilihan lain nya, seperti klik tautan dan lain lain. (Soalnya kalo pakai optimasi konversi mahil banget, dan seperti eungap iklan nya untuk menjangkau jumlah di dalam ca nya)
    Atau bisa jadi audience ca saya itu jelek semua ya? Sehingga seperti sulit untuk mengkonversi ke add to chart nya. Atau ke purchase.

    Kalo misal pake optimasi konversi, apakah ada jumlah minimal ca?

    Ma’af kalo membingungkan pertanyaan nya ya.

    Balas
    • 1. Berpengaruh ke iklan utk tahap Advanced. Utk awal dibiarkan saja default apa adanya, dan fokus optimasi iklannya dulu.

      2. Budget retargetting bervariasi tergantung besarnya CA yang di retarget. Kalau saya mulai dari 25.000 per hari.

      3. Retarget VC ke ATC ? Berarti yg mau di retarget orang yg sudah VC tapi belum ATC, begitu ? Pakai Conversion optimasi ATC. Sebenarnya bisa pakai Reach, ngga harus pakai Conversion. Conversion emang mahal, tapi hasilnya akan sangat baik kalau CA nya matang. Ada banyak faktor kenapa orang ga mau lanjut ke ATC apalagi Purchase. Ngga selalu gara-gara iklan. Bisa baca artikel saya yg “menganalisa masalah dalam iklan”.

      Semakin sedikit jumlah CA nya, akan semakin mahal biaya iklannya. Ngga ada standard bakunya harus minimal berapa CA.

      Balas
  56. Terimakasih tulisannya Mas..

    Mau tanya. Iklan saya Video View tanpa tombol CTA. Karena emang niatnya cuma utk kejar penonton. Hasilnya : Reach 18K | View 15K | 25% Video View 1.400

    Apakah data ini cukup untuk melanjutkan ke iklan conversion?
    Terimakasih sebelumnya

    Balas
    • Sama-sama mas Rudi, salam kenal.

      Untuk retargetting, coba ambil yang view 50% ke atas aja, idealnya yang 75% dan 90%. Kalau yang 25% berarti baru sebentar nonton videonya udah di close. Artinya mereka ( mungkin ) ngga tertarik. Jadi kurang cocok di retarget.

      Balas
  57. Assalamualaikum, terimakasih ilmunya Mas..

    Saya sudah jalankan Teknik 1, sampai langkah 2. Mohon ijin bertanya mas:
    1. Iklan videoviews apakah dilanjut/ distop saja, sudah mau masuk ke langkah 3 dari teknik 1?
    2. Untuk mengukur efektifitasnya, yg iklan konversi dilihat dari mana ya mas parameternya?
    3. Untuk langkah ketiga lebih baik baik adscopy video atau gambar saja ya mas?

    Terimakasih sebelumnya

    Balas
    • Wa’alaikumsalam, terima kasih berkenan mampir mas Wahyu.

      1. Baiknya terus berlanjut ( dengan catatan iklan menghasilkan profit ), agar datanya terus menggulung. Karena langkah 1-2-3 kan berkaitan. Alur funneling.

      2. Tergantung optimasi Adsetnya. Kalau optimasi VC, ya di lihat jumlah konversi ViewContent ( orang yg masuk LP ) dan cost per VC nya. Kalau Adsetnya optimasi Purchase, di lihat brp jumlah purchase & cost per purchase nya. Optimasi yg diatur di dalam Adset adalah “perintah” ke Facebook : konversi apa yg sedang kita ingin kejar di Adset itu.

      Ngga mungkin kan kita nyuruh FB optimasi Adset kita di level VC, tapi berharap banjir purchase. Salah fokus. Optimasi VC = Facebook mencarikan audience yg berpotensi melakukan VC ( masuk LP ), belum tentu banyak yg lanjut ATC, apalagi Purchase.

      3. Untuk retarget ya ? Boleh dikombinasikan aja, pakai keduanya. Beda produk, beda target audience, bisa jadi beda hasil soalnya. Jadi ngga ada yg lebih baik.

      Balas
  58. Oh iya gan, sekarang saya menjalankan retargeting ca nya menggunakan konversi dengan optimasi purchase. Namun optimasi pengoptimalan nya menggunakan – impresi, apakah bisa gan?
    Apakah ada kekurangan nya? Di bandingkan menggunakan objektif reach. Atau lebih efektif pakai reach saja?

    Kalo pakai reach optimasi pengoptimalan nya pakai reach juga?
    Atau impresi?
    Kalo pakai reach biasanya pakai frequensi berapa dalam beberapa hari nya gan?

    Balas
    • Kalau pakai Conversion, yg bagian bawah juga konversi, ga perlu diubah ke impresi. Seperti saya bilang di komentar sebelumnya, bagian bawah itu dibiarkan saja apa adanya. Yang terpenting di bagian targettingnya. Saya jarang ubah2 bagian bawah itu utk sekedar dapatkan winning Adset / profitable campaign.

      Pakai objective Reach pun biarkan saja yg di bagian bawah itu apa adanya. Frekuensi juga biarkan apa adanya untuk tahap awal.

      Balas
  59. Untuk test audience menggunakan budget optimation, biasanya sampai reach berapa dan ctr link nya minimal berapa. Di artikel agan kan ctr link minimal 1% udah termasuk bagus, nah untuk reach nya itu bagus nya tunggu sampai minimal berapa ya?

    Soalnya pernah nyoba, dan masih bingung adset mana yang kira kira harus terus di jalankan.

    Dan kalo di lihat dari frekuensi per adset nya kenapa berubah rubah ya, apa mungkin audience nya ada yang tumpang tindih. Misal karena audience menyukai interest 1 dan juga menyukai interest 2. Dan masing masing interest itu berada di adset yang berbeda? Sehingga menimbulkan frekuensi nya berubah rubah?

    Untuk test audience interest, yang pakai cbo bagus nya pakai interest board atau sampai spesifik?

    Balas
    • CTR bagi saya wajib di atas 1%. Di bawah itu berarti materi iklan ngga menarik. Kalau gonta ganti materi iklan CTR tetap jelek, bisa jadi produknya ngga cocok dengan audience yg ditarget.

      Saya mulai menyimpulkan performa sebuah Adset biasanya setelah mencapai 2000-4000 impression. Tapi ini pun bukan angka baku, semua kondisional & fleksibel, PLUS feeling. Jadi hal ini akan terasah seiring semakin sering kita beriklan.

      Frekuensi angkanya akan terus naik. Ya wajar. Itu indikator iklan kita ditampilkan ke orang yg sama sebanyak sekian kali. Semakin tinggi angka frekuensi, semakin jenuh audience yg ditarget. Baiknya ganti materi iklannya agar fresh kembali.

      Terkait audience beririsan atau ngga, bisa di cek status overlappingnya di menu audience. Bandingkan saved audience yg satu dengan yg lain, nanti tampil brp persen beririsannya. Kalau ngga mau beririsan sama sekali, di exclude aja. Adset A isinya audience A exclude audience B. Begitu sebaliknya.

      Kalau belum tau komposisi targetting yg ideal utk produk kita, mulai dari yg broad saja dulu. Manfaatkan fitur narrowing agar interest broad masih “under control”. Narrow dengan “engaged shopper”, atau “prefer high value good in Indonesia”, atau interest lain yg mencerminkan daya beli seseorang.

      Balas
  60. Mas Fahri yang teknik kedua bisa diganti atau sama aja ga dengan “enggagement-conversion” kalau beda apa perbedaannya dan lebih unggul mana jika produk yang saya jual fashion?

    Balas
    • Mas Fahri itu siapa ? Haha.

      Mau diganti ya boleh-boleh aja, teknik yg saya tulis itu teknik saya pribadi, bukan teknik baku dari Facebook. Jadi mau diganti apapun ya boleh-boleh aja.

      Teknik mana yg unggul utk setiap produk bisa jadi berbeda-beda. Hasilnya gimana ? Nah, sudah dicoba belum tekniknya ? Baiknya dicoba, di lihat hasilnya, itu lebih akurat. Daripada menebak-nebak teknik mana yg unggul.

      Fb ads itu sangat dinamis.

      Balas
  61. Hallo mas mau tanya lagi hehe. Saya pernah denger kalau produk yg diiklankan di FB ads harus dengan margin diatas 50rb kalau dibawah itu bakal boncos. Apa iya? Bukankah tergantung performa iklan dan teman²nya? Trims

    Balas
    • Benar mas. Itu bukan aturan baku, tp berdasarkan pengalaman teman-teman advertiser. Malah kalau saya minimal 100.000, di bawah itu saya agak malas jalankan iklan.

      Cukup riskan soalnya, karena Fb Ads cenderung “labil”, sering terjadi kemungkinan cost per leads mahal, cost per purchase mahal, leads masuk banyak tp closing rate kecil ( kalau ini pengaruh LP / skill CS ), dan banyak faktor lainnya. Jadi baiknya punya margin profit yg agak “lega” utk antisipasi performa iklan yg naik turun.

      Balas
    • Mau tanya mas. Pas kita mau retargetting pake reach dari pixel kita yang sudah dijadikan CA, setelah CA dipilih yang opsi bawah misal umur jenis kelamin demografi apa dibiarkan saja atau di set sesuai audience di iklan sebelumnya??. Misal saya pake funnel traffic-reach-conversion

      Balas
      • Dibiarkan default kalau saya mas. Karena audience sudah spesifik ( hasil dari CA ).

        Balas
  62. mas mau bertanya ttg jualan buku pake situs web jd afiliate ttg tips menjual buku itu interestnya targetnya gmna..

    Balas
    • Bicara interest, berarti bicara target market, berarti bicara buyer persona. Yang paling tau jawaban ini harusnya sih penjualnya, yg memang menjalankannya.

      Sebelum jualan ada namanya fase menentukan customer avatar, jd bisa tau secara detail target konsumen kita itu siapa.

      Kalau jawaban dari saya, pasti cuma sebatas asumsi mas. Soalnya belum pernah jalanin. Jadi ini mas jd affiliate jualan buku, isi bukunya tentang “tips jualan buku” begitu kah ?

      Mungkin bisa pakai interest orang-orang yg suka topik tentang marketing, tentang jualan online, atau interest lain yg menggambarkan orang yg suka jualan. Lalu di narrow dengan interest judul buku ( misalnya ), atau interest nama-nama penulis buku terkenal. Yg tau pasti orang yg suka baca buku aja.

      Jadi akan di dapatkan audience yg suka jualan DAN punya ketertarikan terhadap buku. Jadi akan pas ketika disodori penawaran “tips menjual buku”.

      Balas
    • Biarpun pemula jg bisa paham kok mas kalau dipelajari, mau coba tes iklan sendiri. Coba berpikir lebih logis & sederhana. Kalau jualan buku tips hamil, kira2 yg mau beli usia berapa ? Jenis kelaminnya apa ? Sukanya dengan topik apa ? Jawaban-jawaban ini yg dijadikan interest

      Balas
  63. salam kenal mas,
    makasih udah menulis dan shared artikel bermanfaat mengenai fb ads di sini,
    sy kebetulan pas baca artikel yang berkaitan dengan funneling saya cba langsung praktek dan rencana funneling dari : obj traffict (lalulintas web)
    saya jalankan dari tgl selama 3 hari ini, dengan data seperti in i :

    1 campign – 3 adset (beda interest) – 1 adscopy (video,copywriting, tumbnail gambar semua samain).
    saya split pake bawaan dari fb split pakai defaultnya fb split 3 pemirsanya,
    setelah jalan 3 hari masing masing adset memiliki data sbb :
    adset 1 :
    jangkaun : 9.818
    ctr link : 9,27%
    cpc : Rp 60
    klik tautan : 1.124
    view content : 457

    adset 2 :
    jangkaun : 7.198
    ctr link : 7,67%
    cpc : Rp 88
    klik tautan 770
    view content 422

    jangkauan : 7.833
    ctr : 7,54%
    cpc : Rp 82
    klik tautan : 833
    view contet : 373

    tanya; selain matriks diatas apakah ada matriks lain yang perlu di perhatikan untuk menganalisa iklan ini, kemudian dari data di atas, kira kira menterjemahkannya seperti apa supaya bisa di ambil kputusan selanjutnya,

    terima kasih bila berkenan mas alief menjawab 🙂

    Balas
    • Hai mas Andik,

      Salam kenal ya, terima kasih sudah berkenan mampir dan berkomentar.

      1. Ini iklan goalnya ke mana ? Sales page produk ?
      2. Setiap Adset baiknya terdiri dari ( min ) 3 Ads mas utk split test juga. Kalau cuma satu, kalau pas Ads nya bagus, Alhamdulillah. Kalau pas jelek, kacau data iklannya, padahal targetting sudah benar.
      3. Ini pakai campaign CBO kan ya ?

      Analisa sederhana saya :

      1. CTR link sudah sangat bagus, standard saya 1-2%.
      2. CPC sudah sangat murah bisa puluhan rupiah.
      3. Perbandingan klik ke VC drop mas. Artinya ada masalah dengan speed web. Standard saya 75%.

      Untuk objective Traffic sudah cukup sih lihat metriks diatas. Tapi utk keseluruhan performa iklan, saya perlu tau ini iklan untuk apa ? Arahnya kemana ? Journey nya apa aja ?

      Contoh :

      User lihat iklan, masuk web, baca sales page, klik tombol order via whatsapp, chat dengan CS, closing. Ini sebuah journey. Bisa di lacak mulai dari :

      – Berapa yg klik iklan ? ( CTR )
      – Berapa yg akhirnya mendarat di web ? ( Pixel VC )
      – Berapa yg akhirnya klik tombol whatsapp ? ( misalnya Leads, standard saya 30% dari VC )
      – Dari yg klik tombol brp real chat yg masuk ? ( standard saya 30% )
      – Dari real chat masuk brp yg akhirnya closing ? ( standard saya 50% )

      Nah, itu sebuah journey. Kalau cuma bicara iklan aja, data diatas udah bagus kok, kecuali speed web perlu diperbaiki. Tapi utk bisa tentukan apa langkah selanjutnya ? Nah perlu dilihat keseluruhan data ( journey ) nya, jadi ketauan masalahnya dimana. Utk baca data iklan bisa lihat artikel saya yg judulnya “cara membaca data iklan”.

      Utk tau iklan apa yg perlu dilakukan selanjutnya, balik lg ke mas, rencana funnelingnya mau gimana emang alurnya ?

      Balas
  64. terima kasih atas balasannya mas alief,
    oh ya untuk iklan yang tak post kemaren terpaksa gak di lanjutkan :
    alasan pertama ternyata kena Ame akunnya, hihi
    kedua saya ada salah dengan pixel jadi untuk iklan yang kemaren gak bisa di lanjutkan pembahasannya.

    setelah banding akhirnya di buka kembali, dan saya bikin iklan yang sama dengan yg kemaren. obj traffict tujuan : tayangan halaman tujuan. camp 1, adset 3 (beda pemirsa), 1 ads.
    setlah 2 hari testing dengan hasil seprti ini :
    ======
    adset 1 :
    Hasil : 166 (Tayangan Halaman Tujuan)
    jangakauan : 3.485
    frek : 1,36
    CPR : Rp 250 (Per Tayangan Halaman Tujuan)
    anggaran harian : Rp 33.334
    link click : 216
    CPC : Rp 191
    CPR : 4,56%

    adset 2 :
    hasil : 353 Tayangan Halaman Tujuan
    jangkauan : 4.804
    frek : 1,28
    CPR : Rp 117 Per Tayangan Halaman Tujuan
    anggaran harian : Rp 33.333
    link klik : 457
    CPC : Rp 90
    CTR link : 7,45%

    adset 3 :
    hasil : 449 Tayangan Halaman Tujuan
    jangakaun : 5.782
    frek : 1,19
    CPR : Rp 91 Per Tayangan Halaman Tujuan
    anggaran harian : Rp 33.333
    link klik : 585
    CPC : Rp 70
    CTR link : 8,50%

    hasil rata-rata –> link klik ke halaman landas/web (view content) 70%

    stlah melihat iklan diatas, apakah sudah bisa di ambil kesimpulan yang menang di wining adsetnya yang adse 3.
    dan sebaiknya setlah melihat hasil dari 2 hari test, strategi campaign seperti apa yang bagus untuk mendapatkan konversi

    makasih mas sharingnya,

    Balas
    • Hi mas,

      Wah kok sampe AME, ngiklanin apa toh ? Wahahaha.

      1. Data ketiga Adset sudah bagus mas, berhasil “mengantarkan” audience sampai mendarat ke web dengan maksimal. Ini campaign pakai CBO kan ? Biarkan aja jalan ketiga Adsetnya, datanya masih mirip2 ga ada yang jomplang, jd ga perlu dimatikan.

      2. Sampai sini artinya tugas iklan diatas sudah selesai mas. Tugasnya campaign Traffic adalah membuat orang klik iklan & masuk ke web. Selesai. Jadi selanjutnya apa ? Nah, saya tanya balik dulu, alur di webnya gimana ? Setelah orang baca, kalau mau beli harus lakukan apa ? Klik WA kah, atau klik tombol utk isi form kah ? Saya blm tau soalnya.

      3. Walaupun campaign diatas tugasnya cuma “mengantarkan” visitor aja, bukan konversi, tapi tetap lihat, dari sekian banyak yg masuk web, berapa yg lanjut ? ( saya ga tau lanjutnya kemana, soalnya blm tau alur pembelian di webnya gimana )

      4. Iklan selanjutnya bisa jalankan Reach – Retarget pixel VC yang belum beli. Iklan Traffic baiknya terus jalan agar pixel VC terus nambah. Saat sudah di angka 500-1000an, jalankan iklan Conversion dengan targetting LLA dari VC. Cara ini mirip dengan teknik ketiga di artikel ini.

      Balas
      • Halo mas, saya kan jalankan iklan traffic CTW (view content), yg masuk banyak tapi yang klik tombol CTA itu kurang. Kira-kira apa yg salah ini mas, mohon bimbingannya!!!

        Balas
        • Halo mas. Yang masuk web banyak. Namun ketika sudah di dalam web kenapa tidak ada yg klik CTA ? Bisa jadi copywriting kurang persuasif, bisa jadi salah pricing, bisa jd lokasi CTA tidak strategis, bisa jadi kalimat di CTA kurang tepat. Banyak penyebabnya dan perlu di tes satu per satu untuk menemukan penyebab utamanya.

          Balas
  65. Mas kalau di hp bisa ga beriklan dengan teknik funeling

    Terima kasih

    Balas
  66. Assalamu’alaikum Mas Alief. Sebelumnya mau berterima kasih dulu karena sudah membagikan materi se-premium ini secara gratisan hehe.

    Saya ingin tanya tentang statement Mas soal margin:

    “Benar mas. Itu bukan aturan baku, tp berdasarkan pengalaman teman-teman advertiser. Malah kalau saya minimal 100.000, di bawah itu saya agak malas jalankan iklan.”

    Kalau boleh tahu, Mas Alief ini menjual produk fisik atau digital ya? Produksi sendiri atau dropshipper? Atau barangkali menjual jasa?

    Dan kalau menjual produk fisik, produknya itu kisaran harga berapa ya, Mas, sampai bisa mengambil margin setinggi itu?

    Maaf Mas kalau sekiranya pertanyaannya terlalu sensitif.

    Soalnya saya rencananya ingin menjual produk fashion yang harganya di bawah 100 ribu dengan mengambil margin sekitar 35-50 ribu.

    Tapi setelah baca statement Mas di atas, sepertinya lebih baik cari produk lain yang bisa ambil margin yang lebih tinggi, ya, Mas?

    Soalnya enggak mungkin kan ambil margin 100 ribu sementara harganya aja di bawah 100 ribu.

    Mohon pencerahannya, Mas. Terima kasih.

    Balas
    • Wa’alaikumsalam, salam kenal mas.

      Saya pernah jual paket wisata, tas kerja, jam tangan, herbal, baju koko, dan beberapa produk fisik lain. Biasanya ambil margin 75.000 – 125.000 / pcs. Rata2 dropship. Beberapa produk digital ( affiliasi ) dengan margin diatas 100.000. Pernah jg jualan jasa web, jasa review, jasa desain, tentunya margin lebih besar lagi.

      Sejak awal 2018 sudah stop semua. Sekarang fokus di Cilsy ( StartUp milik adik saya ) jualan Sekolah Online, dengan niche materi super segmented, dan margin profit besar, jadi sudah ngga pernah perhatikan cost per purchase lagi, karena range merginnya cukup besar.

      Kalau dulu waktu masih jd Dropshipper memang masih fokus perhatikan angka2 di dashboard secara detail.

      Kira2 begitu mas.

      Patokan margin > 100.000 saat main Fb Ads itu murni aturan saya pribadi kok. Bukan aturan baku. Dengan margin segitu, saya merasa lebih “aman” saat split test, atau saat scale up / out.

      Balas
  67. Bismillaah…

    Alhamdullillah bisa dapet banyak ilmu dari artikel mas alif, semoga Allah membalas kebaikan mas alif dalam berbagi ilmu ya mas…

    mau bertanya mas, sebab ana masih belajar lebih giat tentang FB Ads

    untuk langkah awal ana, sebagai dropshipper produk fisik (kecantikan). Apakah benar objective campaign yang diambil itu adalah traffic?

    jika memang traffic, apakah harus didirect ke web? apa ngga bisa langsung ke wa mas?

    pertanyaan kedua, web yang dimaksud itu apakah e-commerce atau murni web berbayar?

    mohon bimbingannya mas alif sebab terlalu banyak pertanyaan diotak saya, yang berusaha jabarkan melalui tulisan ini…

    Balas
    • Hi Ana,

      Salam kenal ya. Terima kasih sudah mampir. Saya akan coba jawab pertanyannya dengan beberapa jawaban.

      1. Apakah benar yang di awal gunakan Traffic ? Bisa benar bisa salah. Produknya butuh edukasi dulu ga ? Bisa jadi bagus diawali VideoViews dulu ( mungkin ). Jadi kembali lagi pada kebutuhan produk & pasarnya. Sebelum masuk tahap iklan, harusnya sudah clear masalah positioning produk & target market.

      2. Fungsi campaign Traffic = mencari orang-orang yang suka klik iklan. Baiknya diarahkan ke web, agar bisa di track datanya ( dengan catatan web sudah terpasang pixel ). Kalau di arahkan ke WA, coba bayangkan : Ana lagi asik scroll Fb, lihat iklan kosmetik, tertarik mau baca-baca, eh pas klik iklan tau-tau udah masuk WA aja. Padahal belum mau nanya, baru mau baca-baca aja. Kira-kira nyaman ga ?

      Gunakan iklan Traffic ke WA untuk retargetting visitor yang sudah pernah masuk web.

      3. Web yang dimaksud web milik sendiri. Kalau web eCommerce ( misal Tokped / Bukalapak ) kita ga bisa track datanya kan ? Jadi ya diarahkan ke web sendiri ( bisa gratisan, pakai blogspot misalnya. Bisa juga berbayar, pakai WordPress misalnya ).

      Balas
  68. Malam mas

    Mas sy mau nanya, sy punya web yang page 1 google dan web tersebut sudah terpasang pixel dengan even page view

    Nah saya ingin visitor yang sudah terekam pixel tersebut saya retargeting buat membeli produk digital saya

    Pertanyaannya :
    1. Bagusnya pakai objective apa ya mas? apakah trafik sudah cukup bagus
    2. Pixel baru saya pasang tgl 1 oktober kmrn, sementara data even page view yg terdata malam ini ada sekitar 3200
    3. Kapan/ berapa hari semenjak pixel tsb dipasang, baru saya bisa mengunakan iklan trafik dengan data pixel tsb
    4. Apakah pixel dengan even page view labih baik di LLA terlebih dahulu atau langsung diiklan saja by CA
    5. Mas yang dimaksud pilihan iklan pixel dg durasi 90 hari itu, pengertiannya apakah semua visitor web dalam 90 hari itu jadi target iklan kita wlpun iklan berjalan beberapa hari kedepan atau pengertiannya 90 hari itu semenjak iklan kita jalankan jadi klo iklan misal jalan 1 hari berikutnya maka yg 90 kan jadi 91 hari karena iklan sudah jalan 1 hari jadi yang visitor yg dihari ke 90 tadi sblmnya g kena iklan kita lagi, karena dihitung pertambahan waktu iklan berjalan

    Terimakasih mas sebelumnya sudah mau menjawab pertanyaan saya

    Balas
    • Halo mas,

      1. Untuk retarget pakai Reach, kalau jumlah Pixel sdh diatas 10.000 bisa coba pakai Conversion
      3. Bisa dimulai kapanpun tdk ada masalah
      4. Bisa dilakukan keduanya. Retargetting CA dan iklan baru ke LLA dari CA
      5. Artinya, pixel merekam aktivitas di web selama 90 hari ke belakang, dan rentang / pertambahan waktunya terus berjalan, jd pixel akan terus update otomatis. Jadi tdk ada hubungan dengan iklan.

      Balas
  69. Mas mlanjutkan prtanyaan No 5, sy masih agak bingung

    Misal pixel baru berjalan 8 hari dr tanggal 1 ke 8 okt ini kmudian sy buat CA berdasarkan 8 hari pixel yg terekam kmudian iklan sy jalankan misal 3 hari untuk retargetting audience tsb

    Nah prtnyaannya apakah audience yg baru berkunjung di tgl 9,10,11 dst kena retargetting mas?

    Jika jawabannta tidak lalu cara settingannya gmn supaya audience yg berkunjung di tanggal 9,10,11 dst itu kena iklan retargetting saat itu jg tanpa hrs di buat CA lbh dl

    Terimakasih mas

    Balas
    • Kena retargetting mas.

      Misal buat CA dengan rentang 3 hari tanggal 5. Artinya audience antara tanggal 3-5 masuk di CA.
      Besoknya tanggal 6 isi CA nya adalah audience antara tanggal 4-6. Rentangnya 3 hari ke belakang.
      Besoknya tanggal 7 isi CA nya adalah audience antara tanggal 5-7. Rentangnya 3 hari ke belakang.

      Jadi buat CA cukup 1 aja. Rentang waktu set di 30 atau 60 hari kalau saya.
      Jadi audience terbaru akan tetap kena iklan retargetting.

      Balas
  70. Oh oke mas bar paham N kl gitu sy ubah ke 30 hari. Tapi CPR jadi mahal ya mas krna audience retargetting y masih ribuan

    Mas sy ada pertnyaan lg, sy kan hy pkai pixel even conten view N leads by WA dilanding page

    Apakah even diatas bisa di optimasi or menggunakan iklan conversion mengingat tidak ada even ATC, IC, PURCHASE dll
    .
    Seandainya bisa apakah hasilnya bagus karena cuma ada even conten view N lead by WA saja

    Jadi sejauh ini sy hanya bermain di iklan trafik saja N reach yang baru mas sarankan diatas tadi

    Terimakasih

    Balas
    • Yap, semakin sedikit audience, semakin mahal cost nya, sdh hukumnya si Mark begitu, hehe.

      Jadi masuk landing page adalah ViewContent, dan klik tombol WA adalah Leads, begitu ya ? Bisa aja pakai Conversion, dengan catatan pixelnya clean dan matang ( jumlahnya sudah banyak ) agar iklan Conversion bisa bekerja maksimal “berburu” audience yg sesuai dengan audience di dalam pixel event kita.

      Sudah bagus dan benar kok mas. Umumnya yg pakai landing page & WA memang begitu aja step nya. Jadi kunci utama adalah teknik closing CS nya.

      Sementara mengumpulkan aset ( pixel ), sudah benar, bermain di Traffic dan Reach utk retargetting. Kalau ada materi video, coba mainkan jg VideoViews, jalan bersama dengan Traffic.

      Boleh jg coba2 tes iklan Conversion dengan budget kecil sesekali, perhatikan data yg masuk apakah sdh cukup efektif / belum.

      Balas
  71. Nah menyambung soal video views diatas itu mas, apakah hasil video views nanti yg ditonton 75% keatas kmudian di LLA baru diklanin dg objektif trafik?

    Nah klo iklan yg trafik udah jalan brti iklan yg videow views bisa dimatikan ya mas

    Terimakasih

    Balas
    • Yap, jadikan 75% dan 95% video viewers sebagai CA & retarget pakai Reach, lalu buat LLA nya dan diiklankan pakai Traffic. Seperti ini bisa. Kalau budgetnya ada & iklannya profit, tetap jalan semua.

      Video viewers terus bertambah,
      Otomatis CA jg terus bertambah utk di retarget,
      LLA pun makin matang karena CA terus bertambah.

      Jadi seperti sebuah siklus. Itulah Funneling.

      Balas
      • Budget selama iklan jalan berarti bisa kita rubah juga ya ka?

        Balas
        • Ada yg berpendapat ga blh, jd duplikat iklan, baru di iklan yg baru yg di edit budgetnya. Kalau saya langsung aja edit, ga perlu di duplikat.

          Balas
  72. Mas knp retargetting pkai reach bukan trafik? Bukankah tujuan kita retargetting biar klik LP kmudian klik tombol WA n closing

    Terimakasih

    Balas
    • Fungsi campaign Traffic = Mengoptimasi iklan kepada audience yg suka klik iklan & masuk web.
      Fungsi campaign Reach = Mengoptimasi iklan kepada semua audience tanpa syarat / kondisi apapun. Semua audience di hajar.

      Kalau lg iklan ke broad audience, pakai Traffic, utk menargetkan orang yg mau klik iklan aja. Kalau pakai Reach ya kemungkinan besar boncos.

      Kalau retarget, audience nya kan CA, jd ya hajar pakai Reach biar kena iklan semua. Ga perlu lg nyuruh FB nyari audience yg mau klik iklan pakai campaign Traffic. Semua audience di dalam CA itu sdh terbukti klik iklan & masuk web kan ?

      Balas
    • Di tingkat lanjut, bisa retarget pakai Conversion, dengan catatan CA sudah buanyak, misalnya sudah 100.000 audience. Jadi cost tdk mahal. Pakai Conversion bisa lebih di optimasi lg, mau ke VC kah, mau ke Leads kah. Jadi lebih maksimal hasilnya.

      Balas
  73. Berarti klo sy buat kesimpulan akhirnya untuk retargetting awal pakainya reach, alasanya audience tsb sudah dibuat CA khusus yg sudah masuk dan klik web/Lp kita yg terekam di pixel.

    untuk retargetting optimasi bisa menggunakan konversian dg catatan CA y sudah diatas 10K dan biar lbh optimal dlm penggunasn konversi sebaiknya ada even PURCHASE, IC, ATC dll

    Bukan begitu mas? Atau ada yg salah or mau ditambahi

    Terimakasih

    Balas
    • Yap benar. Tapi tdk harus ditambah ATC, IC & Pur. VC dan Leads aja udah cukup. Bisa jalankan Conversion dengan optimasi VC ( karakternya mirip dengan orang yg masuk web ) atau Leads ( karakternya mirip dengan orang yg suka masuk web & klik CTA ).

      Balas
  74. Kl begitu bs sy simpulkan lg kpn saat menggunakan reach N konversi untuk retargetting

    Gunakan reach saat CA masih sedikit dibawah 10K

    Sdangkan gunakan konversi saat pixel sudah matang diatas 10K

    Alasannya kl masih dibawah 10K pkai konversi biaya iklan mahal

    Mohon koreksinya mas kl ada yg salah

    Terimakasih

    Balas
    • Ya, bisa dianggap begitu. Selebihnya fleksibel saja pada prakteknya. Karena ga ada aturan yg baku. Tiap Advertiser punya gaya sendiri.

      Balas
  75. Mas sy ada kasus ini, sy kan habis running video views 75%, 95%, 100%

    Kemudian semua video diatas sy LLA di 1% semua tp hasil LLA y koq sama semua ya 1,6 jt

    Padahal data audience CA yg nonton berbeda

    Ini knp ya mas? Salahnya dmn or mank wajar segitu semua

    Terimakasih

    Balas
    • Berapapun sumber CA nya, hasil LLA 1% akan selalu segitu. Hasil LLA 2% akan selalu sekian ( saya lupa brp ). Dan seterusnya.

      Yang membedakan adalah kematangan audience nya. Semakin besar sumber CA nya, semakin homogen & spesifik LLa nya

      Balas
  76. mas mau tanya, kamis kemarin ada diskusi menarik tentang fb ads, perlu pendapat mas neh. Ceritanya gini, saya ilustrasi dengan produk saya yah mas.
    Bisnis saya network marketing mas, mau jualan kacamata kesehatan. Nah saya buat landing page kacamata kesehatan, alurnya dari LP ke closing 3 langkah saja pakai order online (sass order) di Lp saya tanam pixel, baru di checkoutnya order online saya pasang Pixel event view dan di welcome message pasang pixel event add-to-cart. Oh ya di Facebook saya buat 3 pixel, satu untuk di LP, satu untuk pixel event view-content satu lagi pixel event add-to-cart. Benar ngak neh mas?
    Ini pertanyaannya mas, kunci network marketing adalah duplikasi, nah misalnya saya ngiklan 2o juta sebulan untuk datangin trafik ke landing page. Berarti pixel di landing page bisa dipakai untuk CA. Apakah bermanfaat jika pixel punya saya dari beriklan 20 jt itu dicopy ke bmnya downline saya, jadinya dia dapat benefit seakan2 sudah beriklan 20 juta. Betulkah logikanya mas? Jadi downline saya dapat keuntungan dari investasi saya di pixel. Kalau benar berarti bisa saya dicopykan pixel saya ke downline2 saya yg lainnya. Agar tercipta duplikasi. Mohon pencerahannya. terima kasih

    Balas
    • Hi pak Herri,

      Saya kurang paham dengan alur pembelian dan peletakkan pixelnya pak. Mungkin boleh dijelaskan ulang :

      1. Bagaimana alur beli di web ? Apakah masuk LP >> Klik tombol beli & masuk ke halaman checkout nya Orderonline >> Selesai proses masuk ke Thank You page. Begitu kah ?
      2. Lalu di halaman LP diletakkan event pixel apa ? ViewContent, atau apa ? Lalu diletakkan dimana lg, dan apa event nya ?

      Ketika beriklan 20 Juta dan menghasilkan sekian jumlah pixel yg bisa dijadikan CA, itu benar. Bisa digunakan utk orang lain ( termasuk downline ), itu jg benar. Apakah downline dpt keuntungan dari pixel pak Herri ? Belum tentu. Tergantung kualitas pixelnya, kualitas LP si downline, dan banyak faktor lainnya.

      Tapi memang, better than mereka ngiklan ke broad audience.

      Balas
  77. Makasih Mas alief,
    1. Betul sekali alur pembeliannya masuk LP >>klik tombol beli>>membuka link orderonline (checkout) >>klik tombol bayar >>Thank you Page ini di webnya orderonline.
    2. LP (viewContent), di web orderonline di halaman checkout (viewcontent), di thankyou page (addtocart) sepertinya salah yah? Dan saya bikin 3 pixel, pixel lp, pixel checkout, pixel thankyou. Benar ngak seh? atau cukup bikin satu pixel saja.

    Betul sekali mas, tentunya tergantung kualitas pixelnya, asumsi saya pixel ini menghasilkan konversi yg bagus tentunya. Jadi pixel dishare ketika memang kita hasilnya juga bagus. LP dan copy adsnya si downline sama persis mas dengan kita punya. Mereka tinggal CA dan LAA pixel yg kita beri. Konsep ini betterkan ketimbang dia mulai dari nol. Tapi ini menimbulkan pertanyaan juga buat saya, apalah CA LAA bisa dilakukan ketika baru ngiklan?

    Begitu dulu mas , nuhun

    Balas
    • Jawaban no 1 dan 2 => Harusnya LP adalah VC, halaman checkout bisa dikasih ATC, dan Thank You page ( user blm real bayar kan ? ) bisa dikasih event IC. ATau bisa jg VC – Leads – CompleteReg. Bebas sih kalau ini, event hanya sebatas event, cuma utk menandai aja.

      Kalau diasumsikan hasil konversi dari pixel tersebut memang bagus, harusnya akan bagus jg saat dipakai orang lain. Ilustrasinya jadi : Banyak orang ( advertiser ) kasih makan ikan yg sama ( karakter audience ), di kolam yg sama ( sumber audience nya ), dengan pakan ikan yg sama ( LP nya ).

      Tapi . . .

      Asumsi saya sepertinya audience akan cepat mencapai titik jenuh.

      Berbeda dengan : Banyak orang ( advertiser ) kasih makan ikan yg sama ( karakter audience ) di kolam yg berbeda ( sumber audience / targetting ) dengan pakan ikan yg sama ( LP ) sepertinya iklan bisa bertahan lebih lama.

      Atau ikannya sama, kolamnya sama, tapi pakan ikannya berbeda. Ini jg better.

      CA & LAA bisa dibuat & dipakai ketika baru pertama kali ngiklan, selama ada sumbernya ( pixel, email, no hp, post engagement ) & sudah matang.

      Balas
  78. Halo mas mau tanya nih, produk saya kan hardsell yang tidak perlu edukasi lagi. Kira2x memakai iklan video view perlu gak ? Atau langsung ke trafic saja untuk mencari view page ? Terima kasih

    Balas
    • Hi mas,

      Bisa perlu, bisa tidak, tergantung strategi yg dipakai. Kalau memang produknya bisa divisualisasikan lewat video, maka bisa aja beriklan dengan strategi :

      1. Iklan pertama VideoViews, isi videonya Hardsell. Nanti viewers nya di retarget dengan penawaran promo / gimmick lainnya.
      2. Iklan pertama langsung Traffic arahkan ke web. Nanti visitor web yg blm beli di retarget.
      3. Iklan pertama Traffic dengan materi iklan menggunakan video, arahkan ke web. Nanti visitor web & viewers bisa di retarget.

      Jadi bisa di tes mana yg paling oke.

      Balas
      • Oh begitu jadi nanti saya split tes ya dengan teknik funeling :
        1. Traffic dengan ads video, lalu yang nonton 50 persen ke atas di retarget dan yang kunjungi LP di retarget.
        2. Oh iya apakah tidak perlu memakai iklan conversion untuk retarget dan LAA ? Trmksh

        Balas
        • 1. Iya benar mas
          2. Utk LAA boleh aja jalankan Conversion kalau memang masih ada budget iklan. Utk retarget cukup pakai Reach aja, kecuali Pixelnya sdh puluhan ribu, boleh pakai Conversion.

          Balas
  79. mas mau tanya nih, saya pemula bener2 pemula… saya mau coba teknik funneling yang point 3(Traffic-Conversion) nah ko pengoptimalan budget sama split test ga bisa di jalankan bersamaan ya?

    Balas
    • Maksudnya gmn ya ? Mohon maaf saya kurang paham dengan pertanyaannya mas.

      Balas
  80. mas saya pgn nanya nih maaf bgd ya, ini soal pixel.
    objective iklan saya kan brand awearness
    pas di adset bagian pelacakan, pas saya geser tombol pixel itu “status pixel saya tidak aktif” disitu ID pixel saya sudah ada (sebatas daftar aja waktu awal2 belum saya otak atik).
    pertanyaan saya mas, itu solusi cara aktifin pixelnya gmn.
    yg kedua apa bisa mengaktifkan pixel tanpa web dan LP di Brand awaerness
    jadi ketika saya ngiklan awal2 di BA saya pgn melacak siapa aja orang yg masuk k iklan vidio saya. Mohon pencerahan dan bantuan nya

    Balas
    • Coba cari artikel di blog ini yg judulnya “cara memasang pixel facebook” mas. Kalau ga ada web / LP ya berarti ngga bisa pasang pixel.

      Balas
  81. Di hari ke 6 atau 7 saya menjalankan iklan Conversion dengan 2 Adset. Adset pertama di optimasi AddToCart ( chat Whatsapp ) menargetkan CA ViewContent, dengan budget 15.000…

    pertanyaan nya bg…bukan kah iklan WC mahal bg ? apakah cukup dengan budget 15.000 seperti yang abang bilang ? dan 1 hal lagi bg…artinya iklan traffic nya tidak boleh di matikan yah bg ? jadi jalankan terus sambil kita membuat iklan WC gitu bang ? saya tunggu jawaban nya yah bg…semoga murah rejeki bang

    Balas
    • Cost iklan setiap orang berbeda-beda. Jadi angka 15.000 itu bukan angka wajib yg harus diikuti. Silahkan disesuaikan sendiri dengan iklan masing-masing.

      Iya, iklan traffic baiknya terus jalan, agar terus memberikan suplai audience baru untuk di retarget dengan WC. Jadi seperti siklus, datanya terus membesar seperti bola salju.

      Itulah esensi dari funneling. Menciptakan siklus.

      Balas
  82. ini jawaban mas alief di commentar,,,Dan lagi semakin sedikit jumlah audience juga berpengaruh terhadap biaya. Saya biasanya angka VC 500-1.000 baru jalankan iklan Conversion.

    pertanyaan nya : kemarin mas alief pernah bilang untuk viewcontent 100 sudah bisa di buat lookalike audience…saya pernah mencoba membuat lookalike audience kenapa tidak bisa yah bg untuk saat ini,,,ataukah ada minimal 1000viewcontent baru bisa membuat lookalike audience ? atau ketika viewcontent sudah 1000viewcontent itu kita bisa bisa langsung iklan ke WC untuk optimasi yang ATC ? lebih bagus yang mana ya bg ? murah rejeki buat abang yah…semoga di balas

    Balas
    • Iya benar. Semakin sedikit jumlah audience, semakin mahal biaya iklan. Jadi di angka VC berapa baru jalankan iklan Conversion ? Bebas-bebas aja, tiap advertiser punya gaya & toleransi biaya masing-masing.

      Misalnya, kenapa saya baru 1.000 audience udah jalanin Conversion, padahal jadinya akan mahal. Tapi tidak ada masalah bagi saya, karena kebetulan margin profit per salesnya sangat besar.

      Jadi tiap advertiser pasti beda-beda. Tidak ada patokan baku.

      Saya kurang tau sekarang harus berapa minimal audience untuk buat LLA. Dan untuk audience di bawah 1.000 juga sekarang kan sudah tidak ditampilkan angka detailnya. Jadi tidak tau persis berapa jumlahnya.

      Kalau ditanya lebih bagus yg mana ? Ya lebih bagus di tes, dan di lihat hasilnya yg mana yg bagus. Karena seperti saya bilangg, beda kasus beda hasil. Saya juga ngga tau pixel ATC mas Andy diletakkan dimana ? Alurnya gimana ? Bisa jadi berbeda dengan saya.

      Jadi supaya ngga penasaran, baiknya di split test aja.

      Balas
  83. bang alief maaf saya ganggu waktu nya terus menerus,,,

    untuk mendapatkan viewcontent 1000 itu biasanya di butuhkan biaya sekitar berapa yah bg ?
    yah hanya perkiraan aja bang…saya sering jalan iklan setengah saya stop tiba tiba karena budget saya pas-pasan…alhasil jadi kebanyakan boncos…mohon bantuan nya yah bg…murah rejeki buat abang.

    Balas
    • Bisa jadi berbeda-beda. Tergantung banyak hal, diurutkan dari awal :

      1. Berapa perbandingan ads spent VS reach ? Biasanya saya 9-10 persen.
      2. Berapa angka CTR ? Biasanya saya 1-2 persen.
      3. Berapa perbandingan link click VS view content ? Saya biasanya 75%.

      Salah satu contoh campaign yg saya jalankan :

      1. Ads spent Rp. 867.000
      2. Reach 74.976 orang
      3. Angka CTR 1.2%
      4. Link click 1.395 kali
      5. ViewContent 1.085 orang

      Balas
  84. siang mas alief yang bijaksana,,,saya Andy Gono ingin bertanya untuk membuat iklan traffic pertama apakah saya harus memasukkan interest atau tidak perlu ya ? saya ada riset 1 interest yang audience nya sekitar 1jt-1.5jt…terima kasih yah mas alief,,,mohon di balas yah

    Balas
    • Perlu mas, kalau tidak memasukkan interest, mau targetting apa iklannya ? Broad audience ? Budget akan tersedot dengan cepat, namun tidak ada hasil.

      Balas
      • Setelah kita membuat interest dan CA vc kita sudah 1000an…langkah selanjutnya apa yah mas ? Buat LLA dulu atau langsung ke iklan WC untuk optimasi vc ? Atau optimasi atc ya….berhubung saya hanya menggunakan tombol atc WA

        Balas
        • Bisa melakukan keduanya.

          Beriklan ke CA ( artinya retargetting ) dan beriklan ke LLA dari CA ( iklan ke audience baru dengan karakter yg mirip dengan CA ).

          Untuk yang beriklan ke CA bisa pakai WC optimasi ATC. Untuk yg beriklan ke LLA bisa pakai WC optimasi VC dulu.

          Balas
  85. mas alief tolong saya….kenapa saya pas cek di menu pixel saya lihat activity viewcontent saya,,,ada keterangan seperti ini ”Custom Data Not Being Displayed
    Your parameters and referring URL are displayed as _removed_. This data wasn’t used to create Custom Audiences and custom conversions, so your ads shouldn’t be affected.”

    itu artinya apa mas alief ? saya sudah membuat CA vc dan CA atc (hanya untuk tombol WA)
    apakah normal itu mas atau artinya saya gagal membuat CA vc dan CA atc ?
    mohon penjelasan nya yah mas….murah rejeki buat abang sekeluarga

    Balas
    • Mohon maaf mas, saya blm pernah dapat notif seperti itu, jadi kurang paham apa maksudnya.

      Balas
  86. sore bang alief,saya ingin bertanya bang,,,saat ini saya sedang mengikuti tutorial abang yang traffic-conversion yang banyak di pakai orang…berikut ini kan saya sudah buat iklan ctw dan menghasilkan banyak CA vc dan CA atc…nah jadi hari ke 5 ini saya menggunakan cara abang yang di atas seperti tutorial abang membuat iklan WC adset pertama dengan optimasi ATC dan target ke CA vc,,,dan adset kedua saya memakai optimasi VC lalu target ke CA yang LLA 1%…setelah iklan aktif yang WC ini berdua…iklan wc optimasi vc dengan LLA saya cpc mahal banget Rp 2.330…sedangkan yang iklan wc adset pertama yang optimasi ATC itu murah skitar 200an saja…kenapa itu yah bang ? mohon penjelasannya yah

    Balas
    • Adset pertama isinya CA, Adset kedua isi LLA. Kan saya sdh singgung di balasan komentar sebelumnya. Semakin sedikit jumlah audience, ya semakin mahal cost nya.

      Adset pertama kan sedikit audience nya. Wajar. Ngga kenapa-kenapa. Sudah dari sananya begitu. Solusinya bisa pakai objective Reach utk retarget CA nya.

      Utk LLA tetap pakai Conversion.

      Balas
      • Oke terima kasih penjelasannya mas…mas Alief kenapa iklan saya hari ini agak berkurang yang tanya via WA yah ? Padahal sebelum saya buat iklan WC hari ini…yang tanya jawab via WA banyak dari beberapa hari ini…setelah hari ini jalanin iklan WC dengan 2 adset jadinya tidak ada yang tanya produk via WA ? apakah ada pengaruhnya setelah saya buat iklan WC ini mas ?

        Balas
        • Saya tdk tau kenapa yg tanya WA agak berkurang hari ini, karena saya tdk bisa menerawang mas, hehe. Terkait campaign WC baru jalan hari ini kan ? Ya tunggu dulu prosesnya, sampai iklan stabil. Tidak simsalabim langsung banjir order ketika iklan baru dijalankan sehari.

          Balas
  87. Ooh Iyah mas…untuk menunggu banjir orderan sekitar berapa hari minimal nya ? Sudah gak sabaran mas…haha…oyah mas tapi ini iklan ctw tetap saya jalankan tanpa saya stop…gak masalah itu kan mas ?

    Balas
    • Hanya Allah yg tau mas, haha. Yap tetap jalankan aja agar terus menghasilkan CA.

      Balas
  88. Assalaamualaikum.
    Artikel yg sngt bermanfaat mas alief, semoga mas alief sekeluarga sll dlm rahmat Allah, Amiin.
    Mas, Untuk iklan dg budget harian Rp.25rb, potential reach idealnya brp mas?
    Salam kenal sy amri dr Jepara.
    Terima Kasih.

    Balas
    • Wa’alaikumsalam mas, salam kenal ya. Reach biasanya 9 – 10 persen dari budget mas. Kadang kurang.

      Balas
  89. mas saya mau tanya saya iklan untuk cari reseller

    saya uda 4 hari iklan traffic pakai cbo dengan budget 100 rb dan dua adset dapet cost per result rp 250an sehari dapet landing page view sekitar 300 . dan disisipin pixel view content + lead sehari dapet view content 1,9 k leadnya 677
    trus seperti cara mas alief saya coba iklan conversion lead dengan audience lookalike lead 1% dengan budget 50 rb . tapi baru sebentar dapet 7 lead aj cost per resultnya rp 3000an . malah bagusan iklan traficnya . yang salah apanya ya . materi iklan sama
    terima kasih

    Balas
    • 1. Pada dasarnya iklan Conversion ya emang lebih mahal dari Traffic. Kemampuannya aja lebih baik dari Traffic.

      2. Cost per result nya kan beda. Traffic mah result nya link click / landing page view. Kalau Conversion result nya Lead. Lebih tinggi. Ya wajar mahal.

      3. Baru jalan sebentar kan ? Iklan butuh waktu untuk stabil.

      4. Mahal / murahnya iklan itu relatif. Kaitkan dengan perhitungan profit margin produk yg dijual.

      Balas
      • no 2. hasil conversion lead dan trafik lebih banyak trafik untuk menghasilkan leadnya mas. conversion lead baru dapat 10 lead sudah menghabiskan 25 rb setengah dari budget harian.

        no 3 . iya mas baru jalan beberapa jam tpi sudah menghabiskan setengah dari budget jadi saya matikan . dan sya pakai cbo juga campaign conversion

        no 4 saya iklan ini untuk cari reseller mas bukan untuk jualan

        jadi untuk pertanyaannya

        solusinya gmna mas sama audience lookalike yg biasa mas pakai yg berapa persen

        terima kasih

        Balas
        • Kalau datanya menunjukkan hasilnya lebih bagus pakai Traffic, ya lanjutkan saja pakai Traffic. Apa yg saya tulis di artikel kan blm tentu cocok utk semua bisnis & kebutuhan mas. Apa yg saya tulis subyektif berdasarkan apa yg saya jalani.

          Saya biasanya pakai LLA brp persen ? Saya tes semua dari 1-10 persen. Di beberapa kasus yg bagus di 1-2 persen. Di kasus lainnya yg bagus 4-5 persen. Jadi ya fleksibel saja.

          Balas
  90. solusinya saya pakai iklan trafik karena hasil leadnya besar atau saya nyoba juga iklan conversion atau malah dua duanya jalan mas

    perbandingan
    trafik landing page view 300-400 lead 100-150 masuk grup 70-100 sehari 100 rb dua adset
    conversion beberapa jam 10 lead habiskan budget 25 rb sehari 50 rb

    Balas
    • Kembalikan lg pada hal mendasar mas.

      Fungsi objective Traffic = HANYA mendatangkan orang yg suka klik iklan. Cuma sampai sini saja optimasinya. Belum tentu beli. Belum tentu hubungi kita.

      Fungsi objective Conversion = Mendatangkan orang yg mau klik iklan + masuk web + berpotensi melakukan konversi tertentu ( sesuai konversi apa yg di optimasi di dalam Adsetnya ).

      Solusinya pakai yg mana ? Ya sesuai kebutuhan. Gunanya funneling adalah menggunakan objective campaign di momen yg tepat kepada jenis audience yg tepat.

      Balas
  91. Ok mas makasih ya

    Sudah paham brarti sesuaikan kebutuhan ya

    Balas
    • Benar mas. Tulisan di artikel saya hanya sebagai benchmark / acuan saja. Bukan sebagai patokan baku. Tujuannya supaya teman-teman yg blm mengerti bisa sedikit terbayang. Sukses selalu ya.

      Balas
  92. Ma’af mau nanya lagi.

    Untuk teknik yang ke 4 (konversi)

    1. Yang adset optimasi vc, kan pake broad audience ya. (Maksud broad audience itu apa ya, bisa di berikan contoh nya). Atau mungkin bisa saya ganti dengan lla dari vc ?

    2. Ketika bikin kampanye dengan 4 adset pada teknik konversi, apakah menggunakan budget optimasi? Soalnya saya pakai budget optimasi tapi kenapa adset retargeting nya engga apada jalan ya? Maksudnya yang jalan hanya satu adset, yang vc saja. Tapi yang retargeting untuk atc dan purchase ga jalan.

    Mohon solusinya. Terimakasih

    Balas
    • 1. Broad audience = saved audience = audience mentah berdasarkan hasil targetting interest / behaviour / demografi. Baca lagi artikel saya yang berjudul “jenis audience di facebook ads” agar lebih terbayang.

      2. Yap, gunakan CBO / campaign budget optimization. Kenapa retargetting ATC / Pur ga jalan ? Mungkin audience terlalu kecil. Coba jalankan pakai Objective Reach. Seharusnya iklannya jalan.

      Balas
  93. Funnelnya mencerahkan mas.
    Btw nanya dikit misalkan saya sudah buat iklan CTW dan sudah terkumpul audience video views 1000 an misalnya setelah iklan CTW nya jalan 3 hari.
    Kalau datanya saya CA kan dan buat iklan conversion & juga iklan CTW nya tetap jalan, hasil CA nya itu CA yang 3 hari di atas apa otomatis update ngikut data CA iklan CTW yg tetap jalan.

    Maaf newbie.

    Balas
    • Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir. Iya mas, data CA akan otomatis update selama iklan yg pertama terus berjalan mendatangkan viewers. Jadi nantinya seperti sebuah siklus, dari iklan yg paling pertama, sampai tahap iklan paling akhir saling berkaitan. Saling menyumbangkan visitor.

      Balas

Yakin Ngga Mau Komentar ?

Yuk diskusi dengan saya. Gunakan nama asli ya, agar komentarnya disetujui.