4+ Teknik Funneling Dalam Beriklan

Pada tulisan kali ini saya akan membahas beberapa teknik Funneling Facebook Ads yang biasa saya pakai ketika beriklan. Cara-cara ini cukup baik hasilnya di saya, tapi bisa jadi berbeda hasilnya ketika Anda jalankan.

Karena perbedaan produk, budget iklan, targetting audience, format & kecepatan landing page, alur pemesanan, dan hal lainnya, semua mempengaruhi angka-angka di dashboard Ads Manager. Jadi usahakan untuk selalu melakukan split test.

Dengan banyaknya fitur yang disediakan oleh Facebook untuk beriklan, ngga heran kalau banyak sekali beredar cara dan strategi yang berbeda-beda untuk menjalankannya. Ngga ada yang salah dengan itu, semuanya benar.

Tinggal Anda yang harus memilah, mau beriklan menggunakan teknik mana yang menurut Anda paling bisa, atau setidaknya mendekati proses untuk mempercepat pencapaian goal beriklan Anda ( mendapatkan penjualan ).

Teknik Funneling Facebook Ads

P.S : Artikel ini baru di update tanggal 25 Januari 2019

Langsung aja ya, saya akan coba bahas satu per satu teknik funneling yang biasa saya lakukan ketika beriklan di Facebook. Kalau ada yang ngga ngerti, silahkan langsung tanyakan di kolom komentar aja.

1. Video View – Conversion – Traffic

Ini adalah teknik pertama yang biasa saya lakukan, yakni dengan mengkombinasikan 3 objective iklan yaitu Video Views, Website Conversion, dan juga Traffic / Click to Website. Bagaimana penerapannya ?

Langkah pertama

Di hari pertama, saya menjalankan iklan Video Views berisi video dengan tujuan untuk mengedukasi target market. Misalnya produk saya madu, maka saya akan mengiklankan video yang berisi khasiat-khasiat madu untuk tubuh jika di konsumsi rutin.

Iklan tersebut saya jalankan 3-4 hari dengan budget 25.000-50.000 menggunakan broad audience targetting. Saya akan memfilter orang-orang yang menonton video untuk dijadikan Custom Audience berdasarkan video viewer sebanyak 50%, 75% dan 95%.

Artinya, jika Anda melihat iklan saya di Facebook dan menonton video tersebut sampai habis, bisa dikatakan Anda sudah ada ketertarikan dengan informasi yang saya berikan.

Langkah kedua

Di hari ke 4 atau 5 saya menjalankan iklan baru menggunakan objective Website Conversion. Iklannya bersifat Hardsell alias langsung jualan, dengan target audience yang di bagi 2 Adset.

Adset pertama berisi CA hasil video viewer di langkah pertama, dengan budget 25.000. Dan Adset kedua berisi Lookalike dari CA tersebut, dengan budget 50.000. Semua Adset di optimasi pixel ViewContent untuk start awalnya.

Dengan iklan Conversion saya akan menggiring audience untuk klik iklan saya dan masuk ke dalam Landing Page yang berisi informasi produk beserta cara pembelian.

Metode pemesanan saya menggunakan Whatsapp dengan tombol order di bagian bawah Landing Page. Pada tombol Whatsapp sudah saya pasang pixel event AddToCart, sehingga akan terbaca datanya ViewContent dan AddToCart.

Seharusnya, di fase ini sudah banyak calon pembeli yang masuk ke Whatsapp dan sudah ada penjualan. Karena target audience yang sudah di filter sebelumnya berdasarkan orang-orang yang sudah menonton video, asumsi saya mereka juga akan tertarik ketika ditawari produk madu.

Langkah ketiga

Sekitar hari ke 8 atau 9 saya akan menjalankan iklan dengan objective Traffic / Click To Website. Audience yang saya pakai di sini adalah CA ViewContent yang belum AddToCart, dan juga CA AddToCart yang belum melakukan pembayaran.

Sehingga saya akan jalankan 2 Adset dengan angle iklan yang berbeda. Budget per Adset cukup 15.000 saja karena jumlah audience nya kecil.

Tujuan iklan di fase ini adalah untuk retargetting, atau mengingatkan kembali bagi audience yang sudah klik iklan Conversion saya, masuk ke Landing Page, namun belum melakukan pembelian.

Sehingga terkesan saya “menghantui” audience dengan berbagai angle iklan, sampai mereka membeli produk madu saya. Paham alurnya ? Sederhana kok, yang penting adalah kualitas iklan Anda, dan juga memaksimalkan pixel Facebook.

2. Brand Awareness – Conversion

Teknik funneling iklan Facebook berikutnya yang sering saya lakukan adalah mengkombinasikan 2 objective yakni Brand Awareness dan Conversion.

Langkah pertama

Di awal beriklan saya menggunakan objective Brand Awareness berisi video untuk mengedukasi target market tentang keunggulan produk saya. Kenapa sih saya selalu menggunakan video ? Karena menurut saya tingkat attention nya lebih tinggi di banding gambar biasa.

Dengan budget 25.000-35.000 iklan ini saya jalankan 3-4 hari atau sampai mendapatkan data yang cukup. Targetnya bukan penjualan. Tujuan iklan hanya untuk membuat audience aware tentang keunggulan produk saya dan manfaatnya bagi mereka.

Langkah kedua

Di hari ke 5 atau 6 saya menjalankan iklan Conversion untuk mengarahkan audience ke Landing Page. Audience yang saya gunakan adalah CA video viewer hasil dari iklan Brand Awareness, dan Lookalike dari CA tersebut. Jadi ada 2 Adset dengan optimasi awal ViewContent.

Pada tahap ini, untuk teknik retargetting bisa menggunakan iklan Traffic seperti cara saya yang pertama, atau langsung follow up melalui Whatsapp. Dengan 2 cara berbeda, tentu hasilnya juga berbeda.

3. Traffic – Conversion

Teknik yang ketiga ini mungkin yang paling umum Anda tau, bahkan Anda gunakan. Saya pun menggunakannya, karena masih sangat powerfull. Alurnya pun sederhana, hanya melibatkan 2 campaign dan memanfaatkan pixel Facebook.

Langkah pertama

Selama 3-5 hari pertama saya menjalankan iklan Traffic dengan split test beberapa target audience yang terbagi dalam beberapa Adset. Untuk alokasi budget saya menggunakan fitur Campaign budget optimization.

Tujuan iklan ini adalah untuk mencari performa audience terbaik, dan mengarahkan mereka ke dalam Landing Page produk. Selain untuk konversi penjualan, tujuannya juga untuk memanaskan pixel event di dalamnya.

Langkah kedua

Di hari ke 6 atau 7 saya menjalankan iklan Conversion dengan 2 Adset. Adset pertama di optimasi AddToCart ( chat Whatsapp ) menargetkan CA ViewContent, dengan budget 15.000. Adset kedua di optimasi ViewContent dengan menargetkan Lookalike audience dari CA ViewContent, dengan budget 50.000.

Campaign Traffic terus berjalan menggiring audience ke web. Campaign Conversion melakukan retargetting CA ViewContent, sekaligus mencari orang-orang yang mirip dengan CA ViewContent ( Lookalike ) untuk di giring masuk web.

Di dalam landing page, user yang sudah AddToCart ( chat Whatsapp ) akan di follow up maksimal oleh tim customer service sampai closing. Jadinya alurnya saling berkaitan.

4. Teknik Favorit : Conversion

Nah, ini adalah cara yang paling sering saya pakai beberapa waktu terakhir. Dengan catatan, Anda bisa melakukan teknik ini jika kondisi pixel event Anda sudah cukup matang ( sudah ada ratusan, lebih banyak lebih baik ).

Kali ini alur penjualan saya menggunakan form, tujuannya agar saya bisa memilah-milah pixel event nya. Prosesnya kurang lebih seperti ini :

  • ViewContent : Orang yang baru masuk Landing Page
  • AddToCart : Orang yang klik tombol order ( direct ke halaman baru )
  • InitiateCheckout : Orang yang berada di halaman baru berisi form order
  • Purchase : Orang yang sudah isi form order & menekan tombol Submit

Terbayang alurnya ? Ketika mereka sudah sampai di tahap Purchase, saya tinggal menghubungi mereka via Whatsapp untuk menyelesaikan pembayaran. Biasanya, audience sudah tidak banyak chat / bertanya lagi, dan langsung transfer pembayarannya.

Langkah pertama

Kuncinya pada teknik funneling Facebook Ads ini adalah memanfaatkan fitur optimasi pixel di level Adset, yang hanya ada di objective Conversion. Di 3-5 hari awal saya akan beriklan menggunakan objective Conversion yang di optimasi ViewContent, dengan target broad audience.

Artinya, Facebook akan mengoptimasi iklan saya kepada orang-orang yang mirip dengan karakter di dalam pixel ViewContent yang saya punya. Makin banyak jumlah data ViewContent yang saya miliki, makin valid dan presisi bagi facebook untuk mengoptimasi iklan saya ke orang-orang yang similar.

Langkah kedua

Seiring berjalannya iklan, pixel ViewContent dan AddToCart pastinya semakin bertambah kan, di hari 6 atau 7 saya membuat Adset baru dengan audience CA ViewContent yang belum AddToCart. Adset tersebut saya jalankan dengan optimasi AddToCart.

Artinya, Facebook akan mengoptimasi iklan saya kepada orang – orang yang sudah ViewContent agar segera melakukan AddToCart.

Langkah ketiga

Sekitar hari ke 8-9 saya membuat Adset baru dengan audience CA AddToCart yang belum melakukan InitiateCheckout. Adset ini saya jalankan dengan optimasi InitiateCheckout.

Langkah keempat kembali saya buat Adset baru dengan audience CA InitiateCheckout yang belum Purchase alias melakukan pembayaran. Sehingga totalnya saya menjalankan 4 Adset utama dalam teknik ini.

Well . . .

Dari ketiga teknik funneling di atas, sebenarnya ada sebuah kesamaan pola. Iklan yang berjalan di awal saling memberikan “sumbangsih” berupa data audience untuk target iklan di fase berikutnya.

Misalkan pada teknik pertama, iklan Video Views akan menghasilkan CA yang digunakan untuk iklan Conversion di fase kedua. Dan iklan Conversion akan menghasilkan data ViewContent dan AddToCart yang digunakan untuk retargetting iklan Traffic di fase ketiga.

Selama ketiga iklan itu terus dijalankan, maka data-data audience yang masuk akan terus bertambah banyak, menggulung seperti bola salju. Dan masing-masing iklan akan terus mengoptimasi audience yang dihasilkan oleh iklan sebelumnya. Saling berkaitan.

Alur iklannya tetap sama, saya hanya perlu sesekali mengganti Adcopy atau Ad image agar target market tidak jenuh melihat iklan yang sama berulang-ulang. Jadi untuk sebuah alur iklan saya bisa jalankan hingga beberapa minggu.

Penutup

Seperti yang saya katakan di awal, bahwa fitur-fitur yang tersedia di Facebook Ads sangat banyak, dan kombinasi cara yang bisa dilakukan juga sangat banyak.

Jadi menurut saya tidak ada teknik yang benar atau salah, yang ada hanyalah teknik yang menghasilkan atau tidak. Yang salah adalah kalau Anda tidak mencoba apapun.

4 teknik beriklan di atas sudah saya jalani cukup lama dan menghasilkan konversi yang baik untuk beberapa produk. Jadi semuanya kembali kepada Anda, untuk memilah-milah mana yang menurut Anda paling worth it untuk dilakukan, maka lakukanlah.

Demikian 4 teknik funneling Facebook Ads yang biasa saya lakukan. Semoga memberikan insight bermanfaat untuk Anda. Selamat beriklan !

Ini Komentar Mereka . . .

  1. Di awal (3-4 hari) itu apa kita hanya jalankan 1 iklan saja?

    Kalau mau spilt test, bagusnya kita main di adset, campain, placement atau kontent?

    Mohon bimbinganya…

    • Sebenarnya tergantung kebutuhan dan ketersediaan budget mas. Baiknya jalankan minimal 3 iklan supaya ada perbandingan. Split test di bagian mana ? Sama juga, tergantung kebutuhan. Misal, blm tau komposisi audience yg pas, berarti split test Adset nya.

      Atau sudah tau komposisi audience nya, tapi punya beberapa produk, berarti split test Ads nya. Kalau placement tidak perlu di split test mas, input aja Fb & Ig biarkan sistem yg mengalokasikan audience nya.

      Kalau campaign jg ngga perlu split test menurut saya, karna fungsinya berbeda-beda.

  2. Bagaimana cara kita melihat orang-orang yang belum melakukan pembayaran di event ATC yang sudah di tanam pixel?

    • Salam kenal mas Putra,

      Tergantung event ATC nya diletakkan dimana ? Misalkan diletakkan di keranjang, berarti setelah ATC pasti ada IC = InitiateCheckout = checkout pembayaran, betul ? Nah berarti ATC yang belum bayar ya ATC yang belum masuk ke IC. Saat membuat custom audience bisa kok bikin audience ATC tapi exclude IC.

      Misalkan ATC diletakkan di tombol Whatsapp. Nah berarti closing kan di Whatsapp. Saran saya setelah mereka transfer suruh klik link menuju thank you page yg sudah dipasang pixel Purchase. Jadi filteringnya gampang, utk cari yg belum bayar, bikin aja custom audience ATC exclude purchase.

      Semoga membantu.

    • Salam kenal mas Putra. Insya Allah akan diinfokan di blog ini ya kalau ada kelas. Sementara lagi fokus rampungin beberapa judul artikel dulu, hehe. Thanks udah mampir mas.

  3. pagi maszz…bole tanya

    antara teknik dengan , mana yg akhirnya lebih menghasilkan konversi penjualan?

    trm ksh sharingnya

    • Hi Arinul,

      Semua teknik diatas yg paling bagus konversinya. Aslinya mah ada banyak teknik yang saya coba, dan akhirnya dikerucutkan jadi beberapa saja seperti yang ada di artikel ini, berdasarkan yg paling bagus dan stabil menghasilkan konversi.

      Kenapa ada beberapa teknik ? Karena tergantung banyak variabel lainnya. Seperti produk apa yg diiklankan ? Apa goal beriklan ? Dan banyak hal lainnya.

      Semoga bisa dipahami ya.

      Btw ini artikel lama, ada beberapa yang sudah outdated. Dalam waktu dekat saya berencana meng-update isinya. Ditunggu saja ya.

  4. Untuk Iklan Video Views – Sebaiknya berapa menit yang bagus untuk mendapatkan datanya?

    • Kalau saya biasanya durasi video paling lama 1 menit supaya bisa diiklankan di Instagram juga. Data yang saya tangkap hanya yang sudah nonton minimal 75% dari total durasi.

  5. Halo gan,
    Saya mau tanya, agan kan buat CA video views dan LLA dari CA tsb. Nah, iklan selanjutnya yg hard sell itu adset nya pakai kombinasi dari CA dan LLA atau dipisah dua adset (satu CA, satunya lagi LLA)?
    Terimakasih..

  6. Hallo, Pak ..
    artikelnya bagus dan membantu sekali.

    Jika menggunakan CA video view, minimal reachnya berapa? 100/200/500 viewer dst?
    kalau kurang dari angka tersebut, imbasnya cost lebih mahal ya?

    solusinya bagaimana, Pak?
    Apakah objective video view di running lebih lama?

    satu lagi, bagaimana menekan cost iklan untuk objective conversion view content. baru running 2 hari aja, rasa-rasanya sudah jebol budget :))

    Terima kasih banyak atas masukannya

    • Halo Risma, terimakasih sudah mampir ya.

      Untuk pertanyaan pertama :

      Betul, semakin sedikit isi CA imbasnya cost jadi mahal. Tapi biasanya CA VideoViews pasti banyak, lebih mudah dapetinnya. Diatas 200 – 300 buat saya udah cukup. Kalau mau nambah lg berarti iklan VideoViews nya diperpanjang.

      Kalau soal cost saya ga terlalu detail. Selama masih batas aman profit produk, hajar aja terus iklannya.

      Pertanyaan kedua :

      Iklan Conversion biasanya memang lebih mahal diantara yg lain, tapi seharusnya hasilnya juga lebih bagus.

      Kalau baru tahap ViewContent aja udah mahal, apalagi mahal bgt, bisa jadi iklan kurang menarik, jadi audience ga mau klik & masuk web. Atau jalanin iklan Traffic aja dulu sampai pixel ViewContent matang / terkumpul cukup banyak.

      Boleh tau CTR Link nya brp persen ?

  7. 1. Video view saya : 500++
    perbandingan Thruplay & Reach, sepertinya mahal. Reach 6000++, Thruplay 433.
    Dari sini apa yang harus dibenahi ya?
    Apakah artinya saya belum dapat ad video & ad copy yang tepat? atau target yang tidak pas?
    solusinya , apakah harus test di adset (target) & ad (video). Krn, Fyi.. sebenernya saya sudah lakukan split test lokasi. Kalo gender & umur mmg sudah tahu gambarannya. dan video winning juga sdh dpt.

    2. CTR link kecil, hanya 3%
    baiknya saya jalankan traffic setelah ini ya.

    3. Btw, standar biaya iklan masih tercover marjin itu apakah, total biaya mulai dari objective awal sampai akhir (Mis. Video view -traffic-Purchase)??

    • Hi mba Risma,

      1. Kalau saya 6.000 VS 433 sudah lumayan sih. Meski memang belum maksimal. Yang nonton video 50% dan 75% ada berapa orang dari 6.000 reach itu ? Kalau sedikit, saya biasanya tes video lain ( kalau merasa target audience sdh cukup akurat ). Jangan lupa, iklan Video Views cuma buat edukasi, jadi lanjutkan ke fase berikutnya, bisa Conversion / Traffic. Kalau ternyata di fase berikutnya sales memuaskan, maka iklan Video Views yang jelek tadi ga akan berarti apa-apa lagi, hehe.

      2. Angka 3% udah cukup besar sih harusnya. Nah berarti hitungan “kantong jebol” di iklan conversion itu karna apa nih mba ? Hehe. Apakah biaya per result mahal ( mahalnya berapa ), atau konversi sales sedikit sehingga tdk mengimbangi cost iklan, atau bagaimana ?

      3. Saya mulai hitung di Conversion ( saat hardsell ) dan traffic ( saat retarget ). Harusnya biaya iklan kedua campaign tersebut wajib tertutupi oleh keuntungan produk yang laku.

      Soalnya bicara Fb Ads memang cukup dinamis. Misalnya iklan Conversion saya pernah per Purchase 175.000, ini kan kebangetan mahalnya. Tapi ternyata margin per sales 849.000 dan sehari bisa laku 1 – 2. Artinya angka 75.000 tadi jadi ga masalah buat saya.

      Jadi kalau saya konsepnya disederhanakan. Selama total budget masih tertutupi oleh profit yg masuk, dan grafik profitnya naik tiap harinya ( atau minimal stabil ) maka iklan saya jalanin terus. Ketika profit per hari menurun, angka- angka cost di iklan mulai naik ( cost per click, cost per atc, cost per purchase ) baru evaluasi iklannya.

  8. Saya mulai dari awal lagi, Pak.
    saya otak-atik targetnya.

    meskipun nilai CTR linknya lebih rendah dari sebelumnya, tapi resultnya lebih besar dan costnya lebih rendah.

    Yang ingin saya tanyakan, selain traffic (untuk filter selanjutnya), apakah reach cocok? atau lsg traffic? Selama video view ini, saya lsg arahkan ke LP, view contentnya yang terekam sejauh ini lumayan. padahal reachnya jauh lebih besar, krg signifikan hahaha :))

    • Hi Risma,

      Mau coba pakai reach boleh, sapa tau lebih bagus. Sah2 aja. Saya memilih Traffic, karna cukup bagus performanya ( dlm kasus saya ) jadi bukan berarti funnel saya paling benar. Hehe.

      Ketika tes pakai reach, coba analisa datanya dan bandingkan dengan yg menggunakan Traffic. Pasti dapat insight berharga dari sana.

      Btw thanks sudah mau diskusi dengan saya.

      • mas mau tanya sedikit dulu. Yg perlubkita perhatikan CTR (all) atau CTR(Link)?
        Angkanya baiknya berapa?
        Kalau relevan score saya bisa diangka 8, 9 bahkan 10, apakah itu bagus?
        Terimakasih

        • CTR Link = Persentase yg klik link.
          CTR All = Persentase yg klik semua bagian di iklan kita ( klik gambar, klik link, klik “see more” ).

          Jadi tergantung kebutuhan. Kalau iklan Engagement bisa jd CTR All itu perlu. Kalau iklan Traffic / Conversion sdh jelas lbh penting CTR Link mas.

          Relevan score diatas 8 sdh bagus kok.

          • Terimakasih Mas,
            BTW saya lagi coba ngiklankan kaos blazbluz
            tadinya pakai Brand Awarenes, setelah 3 hari saya tambah dg PPE dan Video View. Sales cuma Satu stelah 6 hari, setelah hari ke 9 Pixel view content ada 334, lead dan ATC ada 10 adpayment 8 initial Checkout ada 10, dan purchase 1.
            yg PPE dan VV saya mati hidupkan, sedang BA terus saya lanjutkan. semuanya dg kaos yang laku. sedangkan saya coba trafic di hari ke 7, mungkin krn budgetnya 30rb tidak ada klik link sama sekali, sedangkan COnversion saya coba di hasilnya amahal banget sampai per klik 45 rb.
            Apakah iklan itu termasuk bagus atau jelek?
            Terimakasih

          • Hi mas,

            Iklan BA sudah benar. Iklan PPE dan VV ini targetnya sama dengan BA ? Menurut saya ngga perlu.

            Lalu iklan Trafficnya targetnya siapa, broad atau retarget pixel VC ? Saya belum bisa bilang bagus / jelek.

            Kalau Conversion di level Adsetnya optimasi apa ? VC kah ? Harusnya ga mahal karna VC udah lumayan 334. Kecuali optimasi Lead / ATC / IC pasti mahal, karna pixelnya belum matang.

            Kebetulan saya pernah setahun main Blazbluz. Di awal saya biasanya ngiklanin video pakai BA atau VV dan dijalanin terus. Penonton video dan pixel yang masuk saya buat CA & di retarget pakai Traffic.

            Lalu saya buat LLA dari CA tersebut dan saya iklanin pakai Conversion. Jadi ada 3 funnel yg saling terhubung.

          • Terimakasih Mas, saya coba cek lagi, nanti tanya lagi ya

  9. Mantab gan sudah direvisi. sebelumnya agak bingung.
    Gan, kalau kita sudah pakai CA atau LLA perlu atur targetting audience lagi gak ya?

    • Hehe iya mas. Kalau CA saya ga pernah otak atik isi Adset. Hanya masukkan CA dan atur Placement.

      Kalau LLA seringnya saya kosongkan, kadang diisi dengan sedikit targetting & sifatnya general. Misal yg sudah lulus kuliah, yg suka belanja online, yg jaringannya 4G.

      Untuk pendukung aja.

  10. Halo salam kenal,
    artikelnya bagus dan memberikan pencerahan

    mau tanya, piksel facebook ads, bagus nya sudah ter-trigger berapa kali baru bisa buat campaign conversion ?

    bagaimana jika piksel view content tidak cukup banyak ter-trigger, solusinya apakah iklan traffic dijalankan terus ?

    terimakasih

    • Hi mas Chris, salam kenal.

      Tidak ada standard bakunya mas. Kalau saya biasanya diatas 500 baru jalankan iklan Conversion. Karna percuma buru2 jalanin Conversion kalau pixel blm matang. Kemungkinan besar hasilnya jg ga maksimal.

      Ketika pixel belum terkumpul, iya bisa terus jalanin iklan Traffic kalau saya.

  11. Kang Alief mau nanya, kalo saya kan usaha bakery, nah funneling yang pas kira kira pake yang mana ya?

    • Hi mas Budhi. Secara General pakai semua teknik di dalam artikel ini bisa kok. Tinggal di tes mana strategi dan performa yg menghasilkan konversi terbaik.

      • Siap kang, saat ini saya pake funnel Engagement – Traffic – Conversion, tapi sales dan costnya up and down. Mau test teknik lainnya ah. Nuhun.

        • Nah itu maksud saya. Fb Ads sangat dinamis, beda produk, beda targetting, pasti beda hasil meskipun alur funnelingnya sama. Di dalam artikel ini kisi-kisi aja berdasarkan pengalaman pribadi, sisanya harus tetap split test dengan bisnis masing2.

          Sukses selalu mas.

  12. Halo gan,
    Normalnya berapa lama iklan kita bisa dianalisis?

    • Hi mas. Ngga ada standard bakunya. Kalau saya biasanya setelah 2.000 reach sudah mulai analisa. Kalau data masih kurang, ya tinggal tunggu lg, misalnya sampai 4.000 reach. Jadi fleksibel.

  13. mas, thanks for share… berguna banget infonya.. mudah2 an bisnis nya makin berjaya dan dikenal ke seluruh penjuru dunia :D….

    saya boleh nanya yah hehe.., klo misalkan saya udah datengin traffic pake ctw, sekitar 100 orang yang view content… trs kan saya bikin lagi iklan yang brikutnya utk retargeting org2 yang udh ctw barusan dengan objective conversion purchase… tpi koq harga iklannya mahal banget yah padahal ctr iklan retargetingnya msh dikisaran 2,5 – 3% … perclick iklan retargeting nya sampe 30000 per link click nya… saya yakin seh bukan iklannya krn memang per cpm nya aja sampe 600 rbu

    itu kenapa yah bisa gtu? klo retargeting

    • Hi mas Fajar.

      Terima kasih sudah mampir mas. Aamiin Allahumma aamiin. Thanks doanya ya.

      Iklan Conversion pada dasarnya memang lebih mahal dari Traffic mas, meskipun CTR nya besar, yang dihitung kan cost per Conversion nya.

      Dan lagi semakin sedikit jumlah audience juga berpengaruh terhadap biaya. Saya biasanya angka VC 500-1.000 baru jalankan iklan Conversion.

      Semoga membantu.

  14. Halo gan,
    Saya mau tanya untuk reknik conversion lan buat CA add to cart misalnya. Klo dibuat LLA dari itu kira2 bagus gak hasilnya?

    • Hi mas. Bisa bagus bisa ngga, tergantung sumber LLA nya bagus atau ngga. Bisa juga tergantung materi iklan. Kalau LLA sudah bagus, tapi materi iklannya payah, pasti hasilnya jg ngga maksimal.

      Jadi jawaban terbaik adalah : dicoba saja.

      Dengan mencoba jadi tau hasilnya, jadi tau datanya, akhirnya jadi tau deh keputusan apa yg harus diambil. Hehe.

  15. Mas Alief, tolong dibuat juga artikel mengenai teknik funneling Facebook Ads untuk Blazbluz, Teespring dan Print On Deman (POD) lainnya secara lebih rinci. Karena saya lihat trend nya orang banyak main di POD sekarang.

    • Hi mas Aldi,

      Thanks masukannya ya. Saya catat. Utk Blazbluz saya sempat singgung sedikit di komentar artikel ini, karna dulu saya juga pernah main. Coba dicari deh.

      • “Kebetulan saya pernah setahun main Blazbluz. Di awal saya biasanya ngiklanin video pakai BA atau VV dan dijalanin terus. Penonton video dan pixel yang masuk saya buat CA & di retarget pakai Traffic.”

        “Lalu saya buat LLA dari CA tersebut dan saya iklanin pakai Conversion. Jadi ada 3 funnel yg saling terhubung.”

        Mas, di dalam running iklan VV apakah perlu di split test di level Ad utk tes desain?

        Lalu, CA yg dimaksud apakah dari Video Views atau View Content? Berapa jumlah CA yg ideal utk di retarget? Saya pernah pakai Audience 500 orang hasilnya kurang bagus. Setelah di LAA juga jadinya kurang maksimal.

        Mas, Video Views idealnya jalan berapa lama dan budget berapa per hari? Conversion di optimasi VC atau Add to Cart, Mas?

        Terima kasih atas jawabannya, mas.

        • Hi mas Aldi,

          Iklan BA dan VV saya ga ngiklanin kaos, tapi utk mengumpulkan audience. Misal saya jual kaos bola, berarti ngiklanin video tentang bola.

          CA dari video viewers dan pixel view content, dipakai keduanya. Kualitas CA bagus atau ngga tergantung gimana cara ngumpulin awalnya.

          Kalau CA nya udah jelek, dibuat LLA sudah pasti jelek.

          Iklan BA dan VV saya jalanin terus. Budget variatif, bisa mulai dari 25.000 / day.

          Conversion optimasi VC di awal sampai ATC terkumpul banyak baru naikkan optimasi.

  16. mau tanya untuk bikin CA dari hasil VC/ATC/ICO dengan tujuan retargeting itu baiknya memakai jendela waktu berapa mas? yang 3hari, 7hr, 10hr, 30hr atau 180hr?

    dan masing2 perlu dibikin adset baru yang berbeda atau gmna?

    terimakasih sebelumnya

    • Hi Selvy,

      Mohon maaf baru respon ya. Saya biasanya di 30 hari, dibuatkan di Adset berbeda, karena ad copy nya pun pasti berbeda kan.

      Follow up orang yang belum ATC, dibanding dengan follow up orang yg sdh ATC + IC ( tinggal transfer ) pasti bahasanya berbeda kan ? Jadi perlu dipisah Adsetnya.

  17. untuk teknik pertama langkah 2 dan 3 iklannya apakah pakai video atau gambar?
    Terus bagaimana pendapatnya kalau pakai instant experience dulu sebelum masuk ke web kita?

    Terimakasih sebelumnya ๐Ÿ™‚

    • Hi Adyan,

      Kalau saya menggunakan gambar, karena video sudah digunakan di langkah pertama.

      Boleh dicontohkan instant experience seperti apa yg dimaksud ?

      • ohh okee siapp siapp hehe.

        instant experience yg jadi semacam landing page tapi masih tetap di fb mas alief.

        Oiya mau tanya lagi, di langkah kedua jika LAA diiklankan hardsell langsung ke web juga kira2 nanti mereka akan respon sebagus CA dari langkah pertama ga ya? Karena yg LAA belum pernah nonton video yang di langkah pertama.

        • Ohh pakai iklan canvas ya maksudnya ? Boleh2 aja mas, di canvas sebagai prelander, utk detail arahkan ke web, jadi akan lebih terfilter.

          Video yang pertama biasanya edukasi, dan seringkali tdk berhubungan dengan produk, jadi ngga nonton pun ga masalah. Tujuan saya ngiklanin video adalah untuk memfilter siapa saja yg tertarik dengan topik di dalam video tersebut.

          Kalau stok CA nya banyak, misal 500-1.000 viewers, biasanya LLA juga bagus. Saya biasa tes LLA 1% dan 2% mas.

  18. Iyaa betul iklan canvas maksudnya hehe. Ohh i see i see.

    Siapp mass, ngebantu bangeeettt:D.

    Kalau persen LAA semakin kecil itu artinya audience yg dicarikan semakin mirip ya? Atau ga pengaruh mas?

    • Alhamdulillah mas, semoga tercerahkan, hehe. Iya teorinya makin kecil makin besar kemiripannya. Tapi beberapa kasus malah LLA 3% atau 4% yg winning di saya, dan ga tau kenapa. Padahal materi iklan sama, hehe.

      Jadi tetap split test aja.

  19. Wahh bisa begitu yaa hehe okedehh siapp mas lagi mulai banyak praktek di fb ads nih soalnya, nemu blog mas isinya informatif dan aplikatif bangett. Terimakasih banyak yaa, semoga sukses dan sehat selalu mas. ๐Ÿ™‚

  20. salam mas alief saya radinal dari makassar sedang belajar fb ads untuk mempromosikan produk madu saya Hana Bee. mohon pencerahannya tips marketing digital di awal rintis usaha buat facebook dan instagram

    • Salam kenal mas Radinal. Tips digital marketing awal bisa coba posting di Fb & Ig pribadi dahulu jika belum pernah beriklan sama sekali. Bisa juga posting di Marketplace. Maksimalkan yang gratisan dahulu untuk tahap awal mas.

  21. Pagi mas. dari seluruh iklan yang sudah saya jalankan hingga detik ini . terkumpul data video watch 75% sebesar 1489 , video watch 95% sebesar 1114, video watch 100% sebesar 1023 , View Content sebesar 841 . iklan traffic kpd target broad audience masi saya jalankan terus krn msi trs split testing.

    1. nah skg langkah yg hrs sy lakukan baikny gmn mas dgn data tersebut? sudah bs buat CA utk retargeting video watch dan retargeting view content? dan retargetingny menggunakan campaign conversion dgn optimasi ATC langsung baik utk CA video watch dan CA view content?

    2. yg saya mau tanyakan. pada saat mau membuat CA video watch apakah itu lgsg digabung aja 75% sampai 100%?? dibuat masing2 CA utk video watch masing2 atau lgsg digabung aja dalam 1 CA? dan jika dibuat masing2 CA khusus 75%,95% dan 100% brrti nanti 1 campaign 1 CA masing2 atau digabung sekaligus?

    • Pagi juga mas,

      1. Sudah bisa buat CA karena datanya sdh cukup banyak. Retarget boleh pakai Reach, Traffic lagi, atau Conversion optimasi VC utk CA video views. Kalau utk CA VC boleh langsung optimasi ATC.

      2. Buat CA di pisah mas, jadi ada beberapa CA. Di dalam campaign juga biasanya saya di pisah. 1 AdSet isi 1 CA saja, misal yang 75% saja.

  22. Makasih banyak ya MAS ALIEF

    1. Campaign conversion CA View content optimasi ATC sudah sy jalankan barusan . tp dicampaign potential reach ny unavailable ya ga keliatan seperti kita menargetkan broad audience saat split testing keliatan angka 500rb sampai 1juta. jd skg funnel saya mengikuti teknik no 3 funneling mas Alief :
    *iklan traffic tetap saya jalankan terus utk nambah pengunjung ke LP
    *saya mulai menjalan iklan conversion utk CA view content .

    2. krn pixel sudah mulai panas. saya juga boleh menjalankan teknik no 4 gak mas?? lgsg create new campaign conversion dgn target broad audience optimasi View content? jadi teknik no 3 sedang jalan. skg sembari mencoba teknik no 4 jg spy angka view content semakin banyak. mengingat di landing page saya Event Code terakhir adalah ATC menuju whatsapp. krn sy tidak memakai initiate atau purchase.

    3. oh iya mas sy sudah edit iklanny khusus ke mobile aja dan device ny smartphone android only tp kok berasanya yg klik link dan view content penambahanny lebih dikit dan lama ya. sy perhatikan sejak kmrn penambahanny tidak secepat seperti mobile+desktop dan all device . hasil dibreakdown yg paling banyak melihat iklannya memang mobile dan smartphone android dibanding desktop dan device lainnya sih mas tapi..

    • 1. Tidak masalah mas, memang begitu potential reach tdk tampil.

      2. Yap benar mas, ViewContent sudah cukup banyak, jadi saat jalankan campaign Conversion baru dengan optimasi awal VC harusnya bisa lebih bagus hasilnya.

      3. Kalau saya biasanya mobile only, utk device dibiarkan default android & iOS. Memang tergantung user behaviour target marketnya mas, kalau kebiasaan mereka lebih aktif di laptop, ya mending dibuat all device saja. Tapi kalau data iklan menunjukkan mayoritas dari mobile, gpp dilanjut saja iklan yg sekarang.

  23. OK siap mas apa yang mas sarankan sudah saya jalankan smw. oh iya kan Adset Retargeting CA view content sudah dijalankan mas. lalu tadi setelah itu saya buat yg conversion baru dgn target broad audience.

    brrti nanti bbrp hri kedepan udah gaperlu lagi kan sy buat adset baru utk retarget CA view content mas? krn udah dibuat kan yg tadi itu dan selama Retargeting CA view content tersebut terus dijalankan akan ngelink dgn seluruh iklan yang berjalan berarti kan mas?

    • Yes benar mas, iklannya akan muter terus dan isi CA ViewContent akan terus update dengan sendirinya. Jadi sudah seperti siklus.

  24. Mas Alief Saya kan sudah buat CA view content. Data dashboard angka view content yg tertrigered pixel adalah 1010.

    tp kenapa setelah sy buat CA view content sizeny dibawah 1000 ya (low web traffic) ?? Apakah saya ada salah dalam proses mengisi kriteria audience ? saat setting kriteria audience saya memilih ANY dan Event View content saja . Yg benar gmn mas ??

    • Memang wajar kok mas utk angka CA yang kecil seringkali ada perbedaan, dan selalu ada tulisan “low web traffic” ngga ada masalah. Ngga ada yg salah kok.

      • Apakah Pada aslinya itu dia diatas 1000 mas sesuai data dashboard ?? Dan apakah itu Cuma tampilan saja audience ny below 1000 mas ?? Sy rencana mw bwt LAA cuma kn klo mw bwt LAA minimal sizeny hrs 1000 spy bagus . Klo retargeting iya sudah jalan. Jd mending sy nunggu dlu aja ini hingga berubah dgn sendiriny sampai 1000 sizeny mas??

        • Diatas 1.000 pun tulisannya akan tetap “below 1.000” mas. Jadi langsung aja buat LAA ga masalah.

  25. 1. mas klo kita pilih device kn android smartphone only. MIN OS versionny mas pilih yang versi brp? dan MAX OS versionnya pilih NONE ya>

    2. saya kan sudah menjalankan campaign CBO conversion dgn budget 50rb dengan 3 adset. adset ke 1 LAA 1% CUSTOMER LIST LTV. adset ke 2 LAA 1-3% CUSTOMER LIST LTV. adset ke 3 LAA 3-6% CUSTOMER LIST LTV. sudah 2 hari dijalankan ada 1 campaign yang optimasi ny lebih besar dibanding 2 adset lainnya. klo sudah gini 2 nya dimatikan aja jadi tinggal 1 adset yang dikasih budget paling besar tersebut atau didiamkan mas?

    3, apakah dengan budget 100rb per hari saja contoh sudah menemukan winning campaign. kita gabs scale up karena keterbatasan dana membuat hasil ga maksimal. jadi begini2 aja. apakah budget mempengaruhi progres?

    dan kabar baik mas CA VIEW CONTENT saya skg sudah keupdate sizenya jadi 1100. bisa buat LAA langsung ya ?

    • 1. Saya ga pernah otak-atik itu mas. Saya selalu pakai all mobile device.

      2. Minimal sisakan 2 Adset mas. Adset yang winning bisa di duplikat di campaign baru, bedakan ad copy nya.

      3. Bisa saja mas, hanya saja mungkin agak lambat dibanding dengan budget 250.000 per hari bisa jalankan lebih banyak campaign / adset, jadi lebih cepat dapat data. Itu aja bedanya.

      Iya mas bisa buat LLA nya.

  26. 1. oh gitu mas. tp klo device selalu pilihnya mobil only ya? yg desktop ngga kan mas>

    2. duplicateny lwt adset mas? ato bikin new campaign dgn target adset yg winning jadi ga diduplicate tp bkin new campaign

    3. makanya sy heran begini2 aja. setiap kali sudah dpt yg winning sy gabs apa2in krn dana bener2 terbatas mas ๐Ÿ™

    • 1. Ngga juga mas, utk iklan di funnel-funnel awal saya biasanya pakai all device. Tergantung user behaviour kalau ini.

      2. Duplicate adset yang winning, tapi letakkan di new campaign. Lalu buat materi iklan yang berbeda dengan yg lama. Jadi jalanin adset yg sama di campaign berbeda, dengan materi iklan berbeda.

      3. Dapet winning tapi kok dana masih terbatas mas ? Hehe. Iklan winning bagi saya = iklan yg menghasilkan. Percuma winning data aja kalau ga menghasilkan. Jadi kalau dapat iklan winning, harusnya konversi juga ada kenaikan.

  27. Ok mas jadi setelah diduplicate adset winning dinew campaign. Optimasiny sy naikin ATC atau tetap View content mas ? Apakah utk iklan conversion optimasi ATC khusus utk retargeting CA VC aja mas ? utk smw LAA baik LAA video view, LAA VC apa biar aja selalu optimasi ny VC? Optimasi ATC pas retargeting

    • Bisa dimulai dari VC dulu.

      Semua iklan Conversion bisa menggunakan optimasi event apapun. Tapi ya bertahap, VC dulu, kalau yang VC udah banyak baru dinaikkan ke ATC, dan seterusnya.

      Kalau dijalankan optimasi VC tapi yang VC belum banyak, ya buat apa dinaikkan ke ATC. Ya kan ? Jadi ini berlaku utk iklan baru atau retarget.

  28. Assalamualaikum
    Salam kenal
    Gini mas saya sudah buat iklan conversion, trus buat Landing Page untuk pendaftaran. Tapi saya perhatikan datanya banyak yang klik dan pixel juga naik signifikan cuma belum ada yang menyelesaikan pendaftaran, kira2 dimana letak masalahnya?

    Sekarang saya coba bikin iklan dengan CA dan LLA 6% untuk retargeting dari pixel tersebut. Untuk lokasi saya pilih sesuai dengan data yang saya breakdown di iklan sebelumnya. Materi iklannya saya ganti jadi video. Saya berharap nanti ada yang menyelesaikan pendaftaran.

    Oh iya, saya langsung memakai metode objectif conversion, jadi gimana langkah selanjutnya agar bisa buat funnel?

    • 1. Landing page isinya cuma form daftar ? Atau bagaimana ?

      2. Landing page ditanam pixel event apa ?

      3. Iklan Conversion dijalankan dengan optimasi pixel event apa ?

      • – Landing page isinya form dan sedikit penjelasan diatasnya
        – Landing page pake event pageview, tapi pernah coba custom tidak ada yg muncul di metrix viewcontent. Tapi kalo metrix halaman landas ada muncul datanya
        – Dijalankan dengan pixel event pageview, karena untuk ATC,IC memang belum ada

        • Mungkin informasinya kurang convert, jadi orang tdk mau daftar. Sebelum daftar dan menyerahkan data2nya, orang kan perlu tau detail dan lengkap informasinya.

          Optimasi minimal ViewContent, kalau PageView itu pixel General. Dan kalau cuma ada 1 event PageView aja, mending beriklan pakai Traffic saja, jadi mendatangkan orang ke web.

          Karena ga ada funnelingnya.

          Kalau iklan Conversion itu cocok utk yg ada alur funnelingnya, misalnya lihat sales page ( ViewContent ), lalu klik beli ( AddToCart ), masuk halaman form ( AddPaymentInfo ), terakhir masuk halaman terima kasih ( InitiateCheckout ).

          • Kalo optimasi event pageview kira2 utk nilai bisnisnya apa ya? Kalo cuma datangkan trafik tapi tdk ada conversion? Atau biar jalankan saja iklan trafik sampai dapat viewcontent yang maksimal?

            Lanjut mas, kalo misalnya di LP dah ada event pageviews apa harus ditambah lagi event viewcontent?

            Trus data yang masuk dipixel itu bisa berlaku sampai kapan? kalo iklan sudah tidak jalan otomatis pixel juga tidak bergerak.

          • Tdk ada nilai bisnisnya pak. PageView itu general event. Dijalankan iklan Conversion jg ga ada efek apa2. Cuma datangkan traffic ( dengan biaya lebih mahal ) tanpa konversi.

            Makanya saran saya mending pakai objective Traffic.

            Iya pak, perlu ditambah ViewContent. Dan selama belum ada funnelingnya, beriklan pakai objective Traffic sudah cukup. Biaya lebih murah dari Conversion.

            Data Pixel berlaku 180 hari.

  29. ok mas saya paham jd baik itu adset wining yg diduplicate dicoba VC dlu ya tetap . nah pas kita mau naikan ke ATC kn itu duplicate plus edit. adset yg optimasi ny VC diawal kita matikan gpp berarti ? biar adset yg dinaikan ke ATC aja yg dinyalain?

    • Adset yg awal kan winning mas, tetap dijalankan. Tujuan duplikasi Adset itu utk scale out, memperbesar jangkauan iklan, tanpa otak-atik Adset winning ( yg awal )

  30. yah mas krn budget sy terbatas jadi nya yg adset dgn optimasi view content yg ud winning sy matikan. jadi ny sy nyalakan aja yg optimasi ATC. krn klo sy ga matikan budget sy tidak cukup. skg budget sudah sy sisihkan jadi 250rb/hari mas.

    jadi bbrp LAA yg awalny optimasi VC sudah dpt masing2 winning sudah diduplicate untuk naikan jd optimasi ATC aja yg nyala. yg optimasi VC dimatikan smw skg mas.

    campaign sy skg smw CBO conversion LAA dgn optimasi ATC

    gpp mas klo misal sy aturny begitu ?? krn sesuaikan dgn budget sy soalny mas

    • Kalau begitu ya ga perlu di duplicate mas. Buat apa mengorbankan adset winning demi adset baru. Jalankan saja yg winning seterusnya.

  31. mas ad rekomendasi hosting yang bs memperbaiki angka link click ke view content sy ga ? krn angka link click ke view content masih dibawah 60%

    • Silahkan buka web Ngetik.id mas, di sidebar nya ada banner hosting rekomendasi saya, coba di lihat2

  32. sy sudah cek bingung mas yg paling bagus yg mana ya? apakah yang bantaihost bisa memperbaiki angka Link click ke VC nya?

    oh iya mas sy mw tny yg masih saya bingung sampai sekarang. jika sy iklan conversion dengan optimasi VC. yang jadi patokan dalam menentukan bagus atau tidaknya itu lihat dari Angka VC dan cost per VC atau angka ATC dan cost per ATC nya?

    habis kadang ketika iklan conversion optimasi VC. angka VC ny contoh banyak tapi di ATC ny dikit. jadi bingung apakah ini bagus atau tidak

    • Kalau saya sih oke2 saja di Bantaihost atau Gapurahoster selama ini mas, tdk ada masalah di iklan.

      Iklan Conversion optimasi VC artinya FB mencarikan orang2 yang mau VC, jadi yg di lihat angka VC nya. Wajar kalau ATC nya jelek, kan memang di optimasi utk VC mas.

  33. mas knp ya data asset library utk Custom Audience VC saya sizeny 5000 lalu hari ini tiba2 berubah jadi below 1000?? apakah sedang error facebook ??

    • Fb normal-normal saja, dan tdk perlu fokus / mengawasi angka custom audience terus-menerus mas, biarkan saja berjalan otomatis sesuai sistem, karena memang angkanya tdk ditampilkan spesifik oleh Fb. Jadi percuma kalau dipantau terus.

  34. Mas skg hasil ud membaik yg chat ke whatsapp sehari 30-40 orang. Penjualan mulai ada hasil balmod. Yg saat ini sy butuhkan

    1. Gmn menindaklanjuti winning campaign?
    2. Cara scaleup yg benar dan scaleout yg benar?
    3. Gmn ningkatin traffic lebih banyak lg dari yg saat ini?
    4. Jika kita naikan budget tiba2 hasil malah menurun lalu apa yg hrs dilakukan?

    • Alhamdulillah,

      Mantap mas kalau sudah mulai stabil.

      Kalau mau scale out, maka duplikat saja campaign yg winning. Campaign baru ( hasil duplikasi ) dijalankan dengan sedikit editing pada bagian Ads.

      Kalau mau scale up, naikkan saja budget winning campaign 25-35 persen dari budget awal.

      Jadi silahkan pilih mau scale up atau scale out dulu, mengingat keterbatasan budget mas.

      Yang jelas utk winning campaign saya tdk pernah ubah apapun kecuali budget. Kalau mau edit Adset atau Ads, saya selalu duplikasi campaign nya.

  35. Alhamdulillah mas. oke saya paham pkoknya yg diubah budget aja sedangkan adset dan ads yang mau diubah diduplicate lalu edit.

    nah kemarin sy naikan budget kan mas pd saat jam 12 pagi eh hasilnya kok malah menurun dibandingkan budget sebelumnya. solusiny gmn mas? apakah jika naikan budget butuh waktu dlu 1x24jam utk kembali normal?

Yakin Ngga Mau Komen ?

Yuk diskusi cerdas. Gunakan nama asli agar komentar Anda disetujui.