4+ Teknik Funneling Versi Saya Saat Beriklan

Pada tulisan kali ini saya akan membahas beberapa teknik Funneling Facebook Ads yang biasa saya pakai ketika beriklan. Disclaimer : cara-cara di bawah ini cukup baik hasilnya ketika saya jalankan, tapi bisa jadi berbeda hasilnya ketika Anda terapkan.

Perbedaan produk, margin profit, budget iklan, targetting audience, layout dan kecepatan landing page, copywriting, alur pemesanan, dan hal lainnya, semua mempengaruhi angka-angka di dashboard Ads Manager. Jadi usahakan untuk selalu lakukan split test.

Dengan banyaknya fitur yang disediakan oleh Facebook untuk beriklan, ngga heran kalau banyak sekali beredar cara dan strategi berbeda-beda untuk menjalankannya.

Tinggal Anda yang harus memilih, mau beriklan menggunakan teknik mana yang menurut Anda paling bagus, atau setidaknya mendekati proses mempercepat pencapaian goal beriklan Anda ( mendapatkan konversi penjualan ). Jadi, ayo segera kita mulai.

Disclaimer : Cara di artikel ini ditulis subjektif berdasarkan pengalaman pribadi dan produk / jasa yang pernah / sedang saya iklankan. Jangan 100% menelan mentah-mentah.

Silahkan dipahami, dimengerti, dan disesuaikan dengan bisnis masing-masing. Karena terkadang ada produk yang ngga perlu funnel aneh-aneh, dan ada juga produk yang bahkan membutuhkan funnel lebih kompleks daripada yang saya tulis di bawah ini.

Teknik Funneling Facebook Ads

Sebelum masuk ke pembahasan utama, saya ingin menyinggung sedikit tentang Funneling. Funnel artinya kan corong. Jadi kenapa namanya funneling ? Karena fungsinya seperti corong, menyaring dari jumlah awal yang banyak menjadi sedikit.

Hal yang sama juga terjadi di dalam iklan Facebook. Kenapa harus menerapkan teknik funneling ? Ya untuk menyaring target audience yang awalnya berjumlah banyak, masih mentah, belum tertarik dengan produk Anda ( apalagi beli ), agar semakin mengerucut jadi jumlah yang jauh lebih spesifik, namun memiliki daya beli yang jauh lebih besar.

Khususnya di dalam Facebook Ads, metode funneling bisa dilakukan dengan memanfaatkan kombinasi objective campaign yang tersedia, dan dengan metode targetting dan sudut pandang konten iklan yang berbeda-beda, menyesuaikan level funnel.

Saya akan coba bahas satu per satu cara funneling yang biasa saya lakukan ketika beriklan di Facebook. Kalau ada yang ngga ngerti, silahkan langsung tanyakan di komentar.

Beberapa teknik di bawah mengacu pada data studi kasus ini :

  • Produk yang dijual : Madu herbal seharga 350.000 per toples / jar.
  • Alur penjualan : Landing page ( ViewContent ) => Klik tombol order Whatsapp ( AddToCart ) => Setelah transfer masuk halaman konfirmasi & terima kasih ( Purchase )

Jadi kalau saya berulang kali menyebut ViewContent, AddToCart dan Purchase Anda sudah paham ya posisi masing-masing pixel tersebut ada di halaman mana.

1. Video View – Conversion – Reach

Ini adalah teknik funneling versi pertama yang biasa saya lakukan, dengan mengkombinasikan 3 objective sekaligus yaitu Video Views, Conversion, dan Reach.

1.1. Triggering

Di hari pertama saya menjalankan iklan Video Views dengan konten video untuk mengedukasi target market. Produknya kan madu herbal, maka saya akan mengiklankan video yang berisi khasiat-khasiat madu untuk tubuh jika di konsumsi secara rutin.

Iklan tersebut saya jalankan dengan budget 50.000-75.000 per hari menggunakan broad audience targetting. Hasilnya, saya akan memfilter orang-orang yang sudah menonton video untuk dijadikan Custom Audience video viewer 50%, 75% dan 95%.

Artinya, jika orang melihat iklan saya dan menonton video tersebut sampai habis ( atau minimal 50% ), bisa dianggap bahwa mereka punya ketertarikan dengan informasi yang saya berikan. Di fase ini saya jalankan 2-3 Adset untuk split test targetting.

1.2. Soft Selling

Saya sudah punya database CA berupa video viewers hasil iklan tahap pertama.

Di hari ke 4 atau 5 saya menjalankan iklan baru menggunakan objective Conversion. Iklannya bersifat soft selling atau story telling dan mengarahkan ke landing page produk madu. Target iklannya adalah LLA dari CA penonton video di iklan yang pertama.

Adset pertama berisi LLA 1%. Adset kedua berisi LLA 2%, Adset ketiga berisi LLA 3%, begitu seterusnya hingga Adset ke lima berisi LLA 5%. Semua Adset menggunakan optimasi ViewContent di dalamnya. Saya menerapkan metode split test lagi di fase ini. Iklan dijalankan dengan metode CBO menggunakan budget 75.000-150.000 per hari.

Iklan ini bertujuan menggiring orang-orang yang memiliki karakter sama dengan penonton video saya di iklan pertama untuk masuk ke dalam landing page yang berisi halaman penjualan madu herbal. Agar saya bisa menangkap mereka melalui pixel ViewContent.

Metode ini berjalan baik di saya, karena audience nya berupa LLA, setingkat lebih baik dibandingkan broad audience. Jika saya harus beriklan ke broad audience di fase pertama dan langsung mengarahkan ke landing page, biasanya konversinya ngga bagus.

Seharusnya, di fase ini sudah ada beberapa penjualan yang terjadi.

1.3. Retargetting

Di tahap pertama iklan Video Views terus berjalan dan menghasilkan CA penonton video. Di tahap kedua iklan Conversion terus berjalan dengan menargetkan LLA dari CA yang semakin matang ( iklan Video Views terus berjalan ). Datanya terus bertambah.

Sekitar hari ke 9 atau 10 saya akan menjalankan iklan dengan objective Reach. Audience yang saya targetkan di sini adalah CA ViewContent exclude AddToCart ( menghubungi Whatsapp ), dan juga CA AddToCart yang belum melakukan pembayaran ( Purchase ).

Sehingga saya akan jalankan 2 Adset dengan angle penawaran iklan yang berbeda.

  • Adset CA ViewContent kontennya mengajak mereka untuk menghubungi admin agar melakukan pembelian. Saya menekankan pada benefit agar mereka aware.
  • Adset CA AddToCart kontennya mengingatkan mereka untuk melakukan pembayaran, dan terkadang saya juga menawarkan diskon tambahan sebagai gimmick.

Tujuan iklan di fase ini adalah untuk retargetting, atau mengingatkan kembali bagi orang-orang yang sudah masuk landing page tapi ngga lanjut ke Whatsapp, dan kepada mereka yang sudah melakukan order via Whatsapp tapi belum lakukan transfer.

Dengan cara ini terkesan saya “menghantui” audience dengan berbagai angle iklan, sampai mereka membeli produk madu saya. Paham alurnya ? Sederhana kok, yang penting adalah kualitas iklan Anda, dan juga memaksimalkan pixel Facebook.

Oiya, khusus untuk orang yang sudah order tapi belum transfer, selain melalui retargetting iklan saya juga melakukan follow up melalui Whatsapp. Kan udah punya nomornya.

2. Brand Awareness – Traffic

Teknik funneling iklan Facebook berikutnya yang sering saya lakukan adalah mengkombinasikan 2 objective saja, yakni Brand Awareness dan Traffic. Bagaimana penerapannya ?

2.1. Edukasi Produk

Di tahap awal beriklan saya menggunakan objective Brand Awareness berisi video untuk mengedukasi target market tentang keunggulan & manfaat produk madu saya. Kenapa selalu menggunakan video ? Karena tingkat attention nya lebih tinggi di banding gambar.

Dengan budget 50.000-75.000 per hari iklan ini saya jalankan dengan split test beberapa Adset. Targetnya bukan penjualan. Tujuan iklan hanya untuk membuat audience aware tentang keunggulan produk saya dan apa manfaatnya bagi mereka.

2.2. Retargetting Step 1

Di hari ke 4 atau 5 saya menjalankan iklan Traffic untuk mengarahkan audience ke Landing Page. Audience yang saya targetkan adalah CA penonton video hasil dari iklan Brand Awareness tahap pertama, yang di bagi jadi 3 Adset yaitu viewer 50%, 75% dan 95%.

Pada tahap ini iklan bersifat soft selling atau story telling kepada orang-orang yang sudah pernah lihat informasi produk saya, namun belum melakukan pembelian / masuk ke web. Seharusnya mereka akan lebih mudah masuk ke landing page karena sudah aware.

2.3. Retargetting Step 2

Iklan tahap pertama terus berjalan dan menghasilkan CA berupa penonton video. Iklan tahap kedua juga terus berjalan untuk retargetting penonton video agar masuk ke website. Artinya database CA ViewContent juga terus bertambah seperti bola salju.

Di tahap ketiga saya menjalankan iklan baru menggunakan objective Traffic, berisi 2 Adset dengan budget 25.000-50.000 per hari. Adset pertama menargetkan CA ViewContent exclude AddToCart, dan Adset kedua menargetkan CA AddToCart exclude Purchase.

Di tahap ini saya “menghantui” orang-orang yang sudah masuk landing page tapi ngga beli, serta orang-orang yang sudah menghubungi Whatsapp, sudah order, tapi belum bayar.

3. Traffic – Conversion – Reach

Teknik yang ketiga ini mungkin yang paling umum Anda tau, bahkan sedang Anda gunakan saat ini. Saya pun menggunakannya, karena masih sangat powerfull. Alurnya pun sederhana, hanya melibatkan 3 campaign dan memanfaatkan event pixel Facebook.

3.1. Datangkan Traffic

Sejak hari pertama saya menjalankan iklan menggunakan objective Traffic dengan split test target broad audience yang terbagi dalam beberapa Adset. Untuk alokasi budget sekitar 50.000-150.000 per hari menggunakan fitur Campaign budget optimization.

Tujuan iklan ini adalah untuk mencari performa komposisi audience terbaik, dan mengarahkan mereka ke dalam landing page produk. Kalau sales copy landing page Anda super keren, biasanya bisa langsung terjadi penjualan. Selain itu tujuan iklan ini untuk membangun database ViewContent alias pengunjung landing page produk madu saya.

3.2. Story Telling / Soft Selling

Di hari ke 4 atau 5 saya menjalankan iklan Conversion dengan 3-5 Adset. Budgetnya kisaran 50.000-150.000 per hari dengan target audience LLA 1% hingga 5% dari CA ViewContent.

Campaign Traffic di tahap awal terus berjalan menggiring audience ke landing page dan terus menghasilkan data ViewContent. Otomatis CA ViewContent semakin matang, yang berimbas pada kualitas LLA semakin baik. Seharusnya di tahap kedua terjadi lebih banyak penjualan.

3.3. Retargetting

Iklan tahap pertama dan kedua sama-sama menggiring orang menuju ke website, dengan target audience yang berbeda. Otomatis CA ViewContent dan AddToCart juga terus bertambah.

Maka di fase ketiga ini saya menjalankan campaign Reach untuk melakukan retargetting terhadap seluruh pixel yang masuk ( ViewContent & Add ToCart ) yang belum transfer ( Purchase ).

4. Teknik Favorit : Conversion

Nah, ini adalah cara yang paling sering saya pakai beberapa waktu terakhir. Dengan catatan, Anda bisa melakukan teknik ini jika kondisi pixel event Anda sudah sangat matang.

Kali ini alur penjualan saya menggunakan form ( berbeda dengan 3 teknik sebelumnya ). Tujuannya agar saya bisa memilah-milah pixel event nya. Prosesnya seperti ini :

  • ViewContent : Orang yang baru masuk Landing Page
  • AddToCart : Orang yang klik tombol order ( direct ke halaman form )
  • InitiateCheckout : Orang yang berada di halaman form pemesanan
  • Purchase : Orang yang sudah isi form & masuk halaman terima kasih

Terbayang alurnya ? Ketika mereka sudah sampai di tahap Purchase, saya tinggal menghubungi mereka via Whatsapp untuk menyelesaikan pembayaran. Biasanya, audience sudah tidak banyak chat untuk bertanya lagi, dan langsung transfer pembayarannya.

4.1. Edukasi

Kunci teknik funneling Facebook Ads kali ini adalah memanfaatkan fitur optimasi pixel di level Adset, yang hanya ada di objective Conversion. Di hari pertama saya beriklan menggunakan objective Conversion yang di optimasi ViewContent, dengan target broad audience.

Facebook akan mengoptimasi iklan kepada orang-orang yang mirip dengan karakter pixel ViewContent yang sudah saya punya. Makin banyak jumlah data ViewContent, makin valid dan presisi bagi Facebook untuk mengoptimasi iklan saya ke orang-orang yang similar.

Iklan berjalan dengan budget 50.000-200.000 per hari, split test beberapa Adset.

4.2. Soft Selling

Seiring berjalannya iklan, pixel ViewContent dan AddToCart semakin bertambah kan ? Di hari ke 4 atau 5 saya membuat Adset baru di campaign yang sama dengan menargetkan CA ViewContent exclude AddToCart. Adset tersebut saya jalankan dengan optimasi AddToCart.

Artinya, algoritma Facebook akan mengoptimasi iklan saya kepada orang – orang yang sudah ViewContent ( masuk landing page ) agar segera melakukan AddToCart.

4.3. Hard Selling

Hari ke 9 atau 10 saya membuat Adset baru dengan audience CA AddToCart exclude InitiateCheckout, alias yang sudah klik order tapi ngga lanjut ke halaman form ( mungkin internetnya lemot atau hal lain ). Adset ini dijalankan dengan optimasi InitiateCheckout.

4.4. Finishing

Langkah terakhir di hari ke 12 – 13 kembali saya membuat Adset baru dengan audience CA InitiateCheckout exclude Purchase alias yang sudah melakukan pembayaran. Sehingga totalnya saya menjalankan 4 Adset utama dalam satu campaign pada teknik ini.

Kunci 4 Teknik Diatas

Dari keempat teknik funneling di atas, sebenarnya ada sebuah kesamaan pola. Iklan yang berjalan di awal saling memberikan “sumbangsih” data audience untuk target iklan fase berikutnya.

Misalkan pada teknik pertama, iklan Video Views menghasilkan CA yang dipakai membuat LAA dan diiklankan dengan Conversion di fase kedua. Dan iklan Conversion akan menghasilkan data ViewContent dan AddToCart yang digunakan untuk retargetting iklan Reach di fase ketiga.

Selama ketiga iklan itu terus dijalankan, maka data-data audience yang masuk akan terus bertambah banyak, menggulung seperti bola salju. Dan masing-masing iklan akan terus mengoptimasi audience yang dihasilkan oleh iklan sebelumnya. Saling berkaitan kan ?

Semua alur iklannya tetap sama, edukasi produk / benefit => soft selling / story telling => retargetting / hard selling. Saya hanya perlu sesekali mengganti Adcopy atau Ad image agar target market tidak jenuh melihat iklan yang sama berulang-ulang. Jadi untuk sebuah rangkaian alur iklan saya bisa jalankan hingga beberapa minggu, bahkan bulan.

Kesimpulan

Seperti yang saya katakan di awal, bahwa fitur-fitur yang tersedia di Facebook Ads sangat banyak, dan kombinasi cara beriklan yang bisa Anda lakukan juga sangat banyak.

Jadi menurut saya tidak ada teknik yang benar atau salah, yang ada hanyalah teknik yang menghasilkan atau tidak. Yang salah adalah kalau Anda tidak mencoba apapun.

4 teknik beriklan di atas sudah saya jalani cukup lama dan menghasilkan konversi yang baik untuk beberapa produk. Jadi semuanya kembali kepada Anda, untuk memilah-milah mana yang menurut Anda paling worth it untuk dilakukan, maka fokus dan lakukan.

Catatan : Kalau komentar-komentar di bawah ada yang ngga nyambung dengan artikelnya, ngga usah bingung. Bisa jadi mereka memang menanyakan kasus pribadi, atau menanyakan isi artikel ini pada versi yang dulu ( artikel ini terus saya update mengikuti perkembangan terbaru ).

Demikian pembahasan 4 teknik funneling Facebook Ads yang biasa saya lakukan. Semoga memberikan insight bermanfaat untuk Anda. Selamat beriklan !

DMCA.com Protection Status

Mau Diskusikan Sesuatu ?

Jelaskan secara detail pertanyaan Anda agar saya bisa paham. JANGAN pakai emoticon, nanti masuk spam.

Diskusi Pembaca . . .

  1. Malam ko Albert mohon recomendasinya untuk perform iklan saat ini bagusnya seperti apa ko ?
    1. CBO / ABO ?
    2. 1 CAMPAIGN 1 ADSET 1 ADS / BAGAIMANA ?
    3. BROAD INTEREST / SUPERPRICES INTEREST
    4. IDEAL BAJET ( kejar rarget 5o porchase 7 hari menghindari limited learning )?
    5. Hal yang harus di lakuin untuk melewati limeted learning , karna iklan saya selalu jeblok kalo sudah di fase itu biarpun sudah saya tunggu beberapa hari ke depan tetep jeblok
    Kasus saya
    Perfom iklan bagus di awal2 saja tapi setelah fb menyatakan limited learning iklan jadi jeblok biarpun sudah di tambah bajet dan audiens

    Balas
    • 1. ABO di fase testing, CBO di fase normal & scaling
      2. 1 campaign maksimal 3 adset, per adset maksimal 3 ads, atau manfaatkan dynamic creative ads
      3. Jawaban singkat : ya jelas super precise interest. Namun tergantung produknya spesifik / general
      4. Tinggal hitung aja brp cost per conversi Anda, misal 50.000. Artinya buat dapet 50 konversi butuh 250.000. Tinggal dibagi 7 hari, ketemu budget per hari per adset brp
      5. Naikkan budget seperti di nomor 4. Alternatifnya kalau budget masih kecil, level konversinya jangan kejauhan di Purchase, bisa mundur sedikit ke belakang ( IC, atau ATC ). Kalau diletakkannya di Purchase ya wajar mahal, kan Anda menyuruh FB mencari orang yg mau BELI. Alternatif lain, bisa main pakai objective Traffic kalau budget benar2 mepet.

      Balas
  2. Assalamualaikum mas

    Saya Herman, mau bertanya :

    Mau minta saran donk… jika seandainya Mas sendiri mau jual Sepatu slip on pria. Cara testing dan teknik funneling nya gimana yah? Masih bingung nih…

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Cara testing :

      1. Tes ad image & caption paling oke. Jalankan 1-2 adset dengan general audience pakai ABO. Lihat materi iklan yg engagement nya paling bagus.
      2. Tahap kedua testing audience, jalankan 1 campaign 3-4 adset budget kecil CBO, lihat audience mana yg paling convert.
      3. Baru tahap 3 adalah real iklannya menggunakan winning audience & ads creative dengan budget lebih besar. Iklan 1 & 2 dimatikan.

      Itu cara lama. Dengan teknologi FB terbaru, saya jg biasa seperti ini :

      Jalankan beberapa jenis audience dlm beberapa adset pakai CBO. Jadi ini fase testing, tp sekalian mengoptimalkan adset winning dengan budget lebih ( ini fiturnya CBO ). Di level ads jg testing pakai Dynamic Creative, jd otomatis FB akan merotasi gambar & caption yg paling sesuai dengan audience Anda.

      Jadi cukup bikin 1 campaign udah bisa testing sekalian scaling.

      Terkait funneling :

      Saya optimalkan feed IG sebagus mungkin kontennya.

      Tahap 1 : Saya ngiklanin benefit2 produk saya ke broad interest ( testing banyak audience ), softselling aja. Placement IG. Nanti iklan ini akan menghasilkan CA : IG profile visitor & VC ( yg masuk web ).

      Tahap 2 : Iklan retargetting CA diatas dengan konten hardselling / social proof ( testimoni ).

      Tahap 3 : Ekspansi audience, buat LLA dari CA IG profile visitor dan VC web, lalu iklankan konten ( bisa testing konten softsell / hardsell ). Iklan ini akan menghasilkan data CA lagi, dan akan kena iklan retarget di tahap 2 lagi.

      Jadi seperti sebuah siklus, muter terus.

      Balas
      • Halo Mas Rizki…

        Terima Kasih Banyak sudah bersedia untuk menjawab pertanyaan saya =)

        Oh iya, ada yang mau ditanyakan lagi nih, Mas:

        1). tentang cara Mas Rizki testing dengan teknologi FB terbaru yang Mas jelaskan di atas. Apa alur nya seperti ini yah :

        => Adset 1 – Ad 1 (dynamic ad)
        – Ad 2 (dynamic ad)
        – Ad 2 (dynamic ad)

        1 campaign (CBO) => Adset 2 – Ad 1 (dynamic ad)
        – Ad 2 (dynamic ad)
        – Ad 2 (dynamic ad)

        2. Testing Audience (broad interest/general audience) untuk sepatu pria, contohnya seperti apa aja yah Mas? saya kesulitan untuk menemukan interest yang tepat.

        Mohon di bantu ya mas,,,terimaksih semoga tambah berkah

        Balas
        • 1. 1 campaign berisi 3-4 adset. Setiap adset berisi SATU dynamic ads. Satu dynamic ads ini di dalamnya bisa diisi 5 image, 5 caption & 5 headline
          2. Sebelum pusing mikirin interest, mundur dulu. Kembali ke hal fundamental : Siapa target market saya ? Usia brp ? Jenis kelaminnya apa ? Tinggal dimana ? Hobinya apa ? Suka baca tentang topik apa kira2 ? Pekerjaannya apa ? Setelah data ini semua lengkap dipegang, baru masuk ke dashboard FB Ads, jd lebih mudah mencari interest yg sesuai.

          Bisa googling seputar keyword “cara riset target market”, jd harus tau dulu siapa profil target konsumennya. FB Ads hanya tool utk membantu menargetkan. Tapi kita harus sudah tau siapa targetnya ?

          Balas
  3. halo mas rizki, boleh nanya kaitan sama funelling di fb ads ini, saya mau tanya yang metode1 (Video View – Conversion – Reach)
    1. maksud dari broad audien targeting itu apa ya. apa pilihan di ads set pilih defaultnya fb ads yang jumlah potensi jangkauannya hingga 150 jt atau bagaimana ya?
    2. cara membuat custom audien itu gimana ya
    3.apa yang dimaksud dengan menargetkan LLA
    mohon di bantu ya mas,,,terimaksih semoga berkah

    Balas
  4. Terima kasih materinya mas, semoga sukses selalu.

    Mau nanya nih mas, maaf tapi gak sesuai sama topiknya hehe..
    Jadi kebetulan sekarang saya jalanin iklan yang pernah bagus, kemarin dimatiin hampir sebulan. Pas saya nyalain lagi iklanya, CPMnya naik di angka 90ribuan. Padahal konten iklan sudah pakai yang baru dan jumlah audiens juga 1,5 jt – 2 jt.

    Kira-kira masalahnya dimana ya mas?

    Balas
    • Masalahnya karna iklannya mati sebulan mas, hehe. Kalau iklan mati lewat dari 3 hari itu akan kembali ke nol lg performanya. Bisa jd setelah sebulan itu mas jalankan iklannya, kondisi “medan peperangannya” sudah berubah, bisa jd kompetisi naik karna banyak advertiser yg menargetkan audience yg sama. Dan faktor2 lainnya.

      Balas
      • Saya pake post id untuk adsnya, jd apa emang tetep dari nol lagi?
        Terus belum lama saya pakai ad account baru, tapi nasib CPMnya sama diatas 80ribuan.

        Mungkin faktor biddingnya ya wkwk

        Balas
        • Yap setau saya tetap dari awal sih walopun pake Post ID, hehe. Account baru biasanya emang mahal di awal mas. Dan terlebih sekarang Ramadhan, jika mas bermain di kolam yg umum ya wajar semuanya serba naik, hehe. Kompetisi sedang gila2nya, advertiser sedang gencar2nya scaling up.

          Balas
  5. Produk profit 5rb – 10rb apakah mampu untuk pasang iklan di fb ads?

    Balas
    • Bisa, kalau sekali pembelian misal 100 pcs. Kan ada produk2 jenis seperti ini. Profitnya cuma ratusan perak, tp minimum ordernya besar. Kalau jualnya satuan dan profitnya 5 – 10 ribu, saya pikir akan cukup berat.

      Balas
  6. Assalaamua’laikum mas alief..
    Semoga sehat slalu ya..
    Soal target audience, bisakah kita mentarget orang yg sama sekali blm pernah berkunjung ke marketplace (shopee, toped, lazada dll)?
    Kalo bs, gimana cara meng-exclude-nya?

    Terima kasih.

    Balas
    • Tinggal exclude aja interest Shopee, Tokped, dll. Artinya kita mengexclude orang yg TERTARIK dengan Marketplace ( diasumsikan pasti mereka pernah berkunjung ). Kalau mengexclude orang yg BERKUNJUNG ke marketplace, tdk bisa. Karna marketplace bukan web punya kita, jd tdk bisa akses data pixelnya.

      Balas
  7. selamat sore Kak Alief, m,au bertanya terkait funneling nomer 2 yang edukasi produk menggunakan campaign Brand Awarness. kan selanjutnya di hari ke 4/5 menjalankan campaign baru yaitu Traffic, dimana audience nya itu adalah Custom Audience dari penonton video di iklan Brand Awarness. untuk langkah teknis membuat Custom Audience penonton video dari campaign Brand Awarness bagaimana ya kak?
    terima kasih

    Balas
  8. Assalamualaikum Wr Wb,

    Salam kenal mas, saya Alif.

    Artikelnya sangat inspiratif, dan membuat saya jadi ikut mencoba teknik funneling, khususnya yang funnel Video View – Conversion – Reach.

    Nah, ada 2 pertanyaan nih mas yang mengganjal di saya:

    1. Di tahap 1.2 Soft Selling, kenapa mas tidak pakai audience CA penonton video di iklan yang pertama? Tapi memilih untuk menggunakan LAA dari CA tersebut. Apakah tidak lebih baik langsung menawarkan produk pada orang-orang yang sudah pasti lihat video (CA)?

    2. Saat membuat CA penonton video di iklan yang pertama, retention-nya berapa hari mas? Saya kepikiran untuk 30 hari, asumsinya orang yang paling lama lihat iklan video pertama, 30 hari yang lalu masih ingat dengan iklan pertama.

    Terima kasih banyak untuk jawabannya, semoga sukses selalu dan berkah mas.

    Wassalamualaikum Wr Wb

    Balas
    • Wa’alaikumsalam mas. Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir ya.

      1. Betul mas, saya memilih utk bikin LLA nya, datengin orang ke web, dpt VC, baru VC ini yg di retarget. Jadi viewers video pada tulisan itu tdk saya retarget. Namun pada prakteknya kadang saya retarget juga kok. Benar apa kata mas.

      2. Yak benar saya jg pakai 30 hari kok.

      Aamiin Allahumma aamiin. Sehat & sukses selalu utk mas Alif ya.

      Balas
  9. Halo mas. Sebelumnya terima kasih atas sharingnya yang sangat bagus dan detail.

    Saya mau bertanya mengenai apakah teknik 4 yaitu conversion dijalankan untuk ecommerce dan diarahkan ke halaman produk langsung (karena kita jual langsung via website) atau sebaiknya di arahkan ke Landing Page terlebih dahulu?

    Terima Kasih

    Balas
    • Hi mas, thanks sudah berkenan mampir ya.

      Mau ke toko online / LP sama aja kok prinsip dan alurnya, tinggal tergantung “gaya bermain” mas aja. Kalau saya lebih suka pakai LP dibanding toko online kalau utk akuisisi pembeli baru. Toko online saya gunakan utk repeat order pembeli lama, karna mereka sdh trust jd tdk perlu edukasi berlebihan lagi, bisa langsung checkout.

      Balas
  10. Mengapa pada saat membuat adset LLA ATC dan purchase menggunakan objektif reach tidak menggunakan convertion saja? ..kan supaya terjadi pembelian…

    Balas
    • Utk LLA memang saya pakai Traffic / Conversion kok. Yang pakai Reach itu CA nya, utk retargetting, jd bukan LLA nya.

      Balas
  11. selamat malam …

    apakah tidak apa jika dalam satu kampanye memiliki beberapa tujuan konversi yang berbeda ?
    misal adset 1 viewconten ,adset 2 ATC

    Balas
    • Tidak ada masalah. Itu hanya level konversinya saja, tp sama2 konversi kan.

      Balas
  12. selamat siang mas, salam kenal saya dengan Panji dari Bandung.
    1. mau tanya mas, yg di teknik conversion itu semua dijelasin kan pake CA ya, jika saya mau buat LAA baiknya LAA API atau Purchase? lalu saat buat LAA baiknya berapa hari ke belakang?
    2. setelah buat LAA, jika saya mau bikin ads dengan target LAA tersebut baiknya di kampanye yang sudah ada tersebut atau buat kampanye baru?

    Balas
    • Hi kang Panji, salam kenal jg ya.

      1. Idealnya ya LAA Purchase, jika sdh ada datanya. Kalau blm banyak datanya ya bisa pakai CA dibawahnya purchase, bisa API atau IC. Buat LLA tdk ada hitungan hari, adanya persentase 0 – 10 persen. Saya biasa pakai di antara 0 – 3 persen.

      2. Baiknya pisah di campaign baru.

      Balas
  13. mau tanya mas, kalo split testing pengalaman mas lebih bagus yang mana ?

    1. pakai CBO ?
    2. pakai budget terpisah/budget di setiap adset ?

    untuk hari & biaya testing idealnya berapa Rp dan berapa hari ya ?

    Balas
    • Semua sistem budgeting saya pakai CBO sekarang, baik saat fase testing / scaling. Jadi budget di level campaign. Saya biasa testing di 3-7 hari dengan budget start dari 30k per adset. Tinggal dikalikan dengan brp adset yg jln saat testing.

      Balas
  14. Hallo mas, mau tanya nih,
    Memang even purchase optimal jika sudah tertriger banyak, secara logic gini mas,
    kita yang baru buat/mulai pasti masih 0,

    apakah kita baru bisa jalankan even purchase sesudah tertriger purchasenya yg mana itu dihasilkan dari ikalan objektiv selain conversion ?,

    intinya si jadi kita harus membuat even purchase tertriger dari iklan selain conversion even purchase ?
    .
    semoga tidak bingung menjawab pertanyaan saya, hehe, terima kasih

    Balas
    • Iya, kalau baru mulai ya biasanya pakai iklan Traffic dulu, buat “manasin” pixel biar terkumpul datanya.

      Balas
  15. Mas Alief, terimaksih banyak atas ilmu dan tanggapannya… Saya mau tanya lagi, kalo saya iklan konversi terus dapet CPR = Rp 50.000/ATC, apakah harga tersebut bisa menurun setelah iklan melewati ‘Fase Learning’?

    Balas
    • Angka CPR tdk terlalu berhubungan dengan fase learning mas. Bisa jd menurun, tetap, atau bahkan naik. Tergantung kompetisi, tergantung conversion rate yg terjadi ( kalau ATC brati seberapa bagus si website bisa bikin visitor lanjut ATC ).

      Balas
  16. Assalamualaikum mas, saya berencana jualan produk skincare. untuk pengiklanan awal2 ini saya menggunakan teknik soft selling dengan memberikan lead magnet dan saya edukasi lewat email marketing sekitar 5-6 hari diatas itu akan saya hardselling selama 2-3 hari. saya berencana ketika masuk di fase hardselling. Audience akan menerima promo/bundle produk hardselling lewat email marketing, follow-up WA dan tentunya retargetting lewat fb ads dengan custom audience email list yang saya kumpulkan. Pertanyaan saya apakah funnelling saya betul ? dan apakah bisa kita mendapatkan sales dari rettargetting yang berjalan hanya 2-3 hari saja ? dan untuk pertanyaan yang terakhir. saya ingin membangun followers instagram skincare saya lewat iklan awareness dengan CTA kunjungi profil instargam. tanpa menggunakan website, apakah traffic yang masuk bisa di custom audience ? (Iklan awareness dengan CTA kunjungi profil instagram)

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Secara alur funnel sdh betul. Cuma perlu diperhatikan behaviour si target market, apakah benar aktif di email, sehingga memilih channel email marketing. Bisa jd lebih aktif di WA, jd lebih optimal kalau pakai strategi WA marketing. Coba di kroscek kembali.

      Retargeting 2-3 hari yg dari iklan maksudnya ? Bisa jadi ada sales, bisa jd ngga. Tergantung bagaimana kontennya jg.

      Bisa, dibuat CA Instagram engagement.

      Balas
  17. Saya sedang belajar ttg funneling marketing, produk yg akan sy jual madu herbal. Ada tugas utk membuat tangga funelling yaitu :
    Bait
    Front end /murah
    Middle/ sedang
    Back end / premium

    Mohon bisa dibantu pak…sy msh bingung

    Balas
  18. Assalamualaikum mas

    Saya Romli izin bertanya

    – ATC saya sama real chat gak sama, ada selisih dan sangat besar slisihnya. mungkin ada masukan dan saran gimana ya solusinya, terima kasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Besar itu brp ? Saya sudah bahas soal ini di artikel “menganalisa penyebab masalah dalam iklan”

      Balas
  19. Mantap Broo…

    Sudah lama kaga ketemu…
    Nanti kapan2 saya main ke Bandung lagi sambil ngopi…

    Balas
  20. Assalamualaikum mas Rizki,

    anyway thanks bgt atas sharingnya, semoga menjadi amal jariyah buat masnya, saya mau tanya untuk teknik funneling : traffic – conversion – reach, itu mas Rizky jalankan semua secara bersama2 sampai 10 harian?

    misal traffic start dari hari pertama
    lalu conversion dimulai dihari ke n
    lalu reach dimulai di hari ke n+1 (after traffic dan conversion berjalan)

    koreksi ya mas kl saya salah.

    kalau ada forum/group wa khusus saya berminat join mas,hehe

    Thanks,

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Aamiin Allahumma aamiin. Terima kasih sdh berkenan mampir dan membaca mas.

      Iya mas semua jalan bersamaan, karna kebetulan hight ticket product alias marginnya tinggi, jadi saya punya keleluasaan utk testing banyak funnel iklan. Makanya kenapa di artikel saya tulis : ga semua produk butuh funnel kompleks. Kadang cukup 2 layer doang iklan utama & retargetting ini udah lebih dari cukup.

      Kebetulan utk sementara ini blm ada mas, hehe. Masih terfokus di blog ini saja.

      Balas
  21. Asalamualaikum mas Alief, sebelumnya saya doakan sehat selalu, sukses selalu dunia- akhirat.

    Saya fikri di jogja.

    Mau menanyakan beberapa hal Berkaitan dengan Teknik Favorit : Conversion.

    1. Apakah bedanya view content dengan page view. Bagaimana jika selama ini saya terlanjur memiliki data “melihat halaman tujuan” bukan saya namai event VC tapi PageView (PV). Apakah harus diganti event name nya? Atau tinggal sesuaikan di skema yg mas tulis VC berati di saya pakainya PV, Mohon sarannya mas.

    2. Untuk CA dari Video Views, itu Objektif awalnya murni Video Views (consideration) lalu diambil CA nya, atau dari iklan objektif konversi yg videonya sembari tayang (conversion) lalu diambil CA nya?

    3. Untuk LAA VC mas, karena itu adalah “orang baru, meskipun serupa/mirip dengan VC” apakah langsung konversi dengan LAA tadi atau dikembalikan ke Iklan VideoViews dulu untuk di edukasi baru setelahnya akan secara otomatis masuk sendiri ke alur CA berikutnya. Mohon pandangannya mas.

    4. Konten Ads & LP di fase optimasi VC exc ATC, ATC exc IC dst Adsnya sama atau beda, LP nya sama atau beda. Trims

    5. Meskipun saya belum memahami 100% mengenai Teknik Favorit : Conversion, saya coba jabarkan yang saya pahami mengenai tulisan di atas, mohon dikoreksi ya mas.

    Pertama, Buat Objektif Consideration Penayangan Video (Video View), Lalu ambil CA nya saat data sudah cukup. (Ini hanya Video Views tanpa mengarahkan audience masuk LP).

    Kedua, Buat Kampanye ke-1 Objektif Conversion Optimasi VC, dengan CA dari VV tadi,
    (mulai arahkan audience ke LP)
    lalu buat kampanye ke-2 Optimasi ATC dengan CA PageView (di tempat mas VC) Exclude ATC, lalu buat kampanye ke-3 Optimasi IC dengan CA ATC Exclude IC,
    lalu buat kampanye ke-4 Optimasi Purchase dengan CA IC Exclude Purchase

    6. Tulisan mas yg ini “Misalkan pada teknik pertama, iklan Video Views menghasilkan CA yang dipakai membuat LAA dan diiklankan dengan Conversion di fase kedua. Dan iklan Conversion akan menghasilkan data ViewContent dan AddToCart yang digunakan untuk retargetting iklan Reach di fase ketiga”

    Maksut dr iklan Reach di fase ketiga itu Apakah Objektif nya Jangkauan(dibawah brand awareness) Atau maksutnya objektif konversi yg “menge-reach” CA sebelumnya untuk dilakukan targeting.

    Maaf pertanyaan saya banyak, semoga mas berkenan menjawab dan diganti Rezeki yang Berkah, Halal dan Banyak. Trimakasih mas sekali lagi

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Ammin Allahumma aamiin. Terima kasih banyak doanya mas.

      1. PV itu lebih kepada general event. VC biasa diletakkan di halaman yg berisi konten utk dibaca / dilihat user. Secara fungsi sih sama aja jd tdk ada masalah seharusnya. Tapi alangkah baiknya dipakai sesuai fungsinya. Misal : toko online dengan 1 produk. Homepage adalah PV, ketika masuk halaman produk diletakkan VC. Tapi kalau hanya LP 1 halaman biasanya saya pasang PV dan VC.

      2. Murni Video Views mas, karena memang mengejar viewer video utk dijadikan CA.

      3. Ini perlu di tes dan tergantung strateginya, jd 2 opsi itu boleh2 aja dilakukan. Kalau saya biasanya langsung hajar ke Conversion.

      4. Ads nya berbeda. LP nya idealnya berbeda, tp kalo saya lg males yaudah disamakan aja.

      5. Iya sudah benar kurang lebih seperti itu yg saya tuliskan. Tapi sifatnya tdk baku ya. Misal di fase kampanye 2 s/d 4 mau digabung aja di 1 kampanye, ya boleh2 aja. Intinya sangat2 luas potensi kreasi dari teknik2 funneling. Tujuannya sama, yg penting convert. Dan yg penting tau “alur besarnya”. Jadi punya alasan kenapa beriklan video, punya alasan kenapa retarget CA, dll, karena tau “peta besarnya”.

      6. Objective reach mas. Tapi belakangan saya lebih sering pakai Traffic.

      Aamiin mas, sehat dan sukses selalu utk mas Fikri ya.

      Balas
  22. Assalamualaikum wr.wb sebelumnya terimaksih mas atas penjabarannya
    mas saya mau tanya setelah membaca semua artikel mas saya simpulkan untuk objektifitas untuk pemula dan menghemar budget
    1. bagusnya orang yang baru mulai iklan alangkah baiknya pakai trafic saja dlu dengan alasan menyaring orang yang ke view konten ke landing page dan ini evennya harus lebih dari 1000 dengan alasan iklan trafic setidaknya lebih murah dari pada iklan konversion dan saya sudah mencobanya.
    2 setelah data terkumpul dari seribu view konten barulah kita membuat costum audience dengan harapan iklan kita lebih ketargeting dengan objek conversion
    di penjabaran masnya mas menambahkan view conten ditambah add to cart? dan yang menjadi pertanyaan saya adalah jikalau view kontennya sudah diatas 1000 akan tetapi add to cartnya kurang dari seratus baguskah kita buat iklan konversi untuk costum audiece
    3. jikalau bagus kemudian tahapan masnya adalah dengan membuat costum audince dari Add to cart include initiate checkout. haruskan kita mengumpulkan even ini lebih dari seribu mengikuti rumus dari view konten include add to cart?

    karena setalah saya analisis data saya pernah mengabiskan sekitar 300 ribu untuk iklan konversi dan view kontennya hanya 100 akan tetapi disini ada beberapa purchase dari wa form dan market place sehingga walaupun datanya tidak sampai 100 tetapi saya sudah mendapatkan penghasilan?
    apa yang harus saya lakukan untuk step lebih lanjut
    karena terkadang yang saya lakukan ketikan saya iklan setelah 4-5 hari daya akan membuat iklan baru dengan objek konversion dengan mencari interest baru yang mana setelah saya membaca artikel masnya bahwa itu salah
    dan yang benar adalah perbaiki trafic dengan pixelnya setalah data bagus kita buat costum audiece
    mohon bimbingannya terimakasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam, siapp sami2 mas.

      1. Iya kalau masih awal & budget kecil pakai Traffic aja dulu. Pastikan web sdh terpasang pixel, jd semua datanya terkumpul.

      2. Jika VC sdh diatas 1.000 maka buat CA nya dan lakukan retargetting. Utk event2 selanjutnya seperti ATC dll bebas aja mau nunggu brp. Baiknya di tes aja. Misal baru terkumpul 200 yaudah tes aja dibuat CA dan diiklankan retargetting, pelajari dan evaluasi hasilnya. Tapi utk fase awal tdk perlu terlalu dalam sampai banyak layer. Cukup iklan awal ( poin 1 ) dan retarget VC itu sdh lebih dari cukup kok. Jadi 2 layer saja.

      3. Jawabannya sama dengan nomor 2 ya soal ATC.

      Mas baru habiskan 300k utk iklan Conversion, ini masih sangat2 kecil budgetnya. Saran dari FB tuh budget iklan Conversion minimal 150k per hari per adset. Jadi baiknya main di Objective Traffic saja dulu sembari menggulung modal.

      Balas
  23. bismillah terima kasih atas pencerahannya dengan bahasa yang sangat nyaman pertama gan semoga berkenan untuk dijawab
    jujur saya pertama iklan di fb ads dan ig ads dengan budger perhari 50 ribu 1 produk 2 varian dan alhamdulillah sekarang ada yang klosing walupun saya baru pertama dengan marigin varian A profit 100 ribuan dan profit b 20 ribuan yang saya pahami adalah ada 3 tipe iklan
    1 . broad audience
    2. costum aundience
    3. look like audience

    setelah saya mendapat data mentah dari iklan facebook di fb dan IG dengan tipe konversian saya ingin meminta saran apalagi yang harus saya lakukan dan stepnya untuk meningkatkan pembelian
    apakah harus costum aundiece atau look like audince?
    karena sekarang untuk datebes nomo costumer saya tidak lebih sekitar punya dibawa 30 kontak tidak sampai 1000 kontak
    bagaimana supaya iklan kita lebih
    efektif semoga berkenan dijawab terimakasih

    Balas
    • Alhamdulillah, mantap mas. Semoga dimudahkan dan dilancarkan prosesnya.

      Alur yg bisa dicoba :

      1. Buat IG Anda sebagus mungkin
      2. Buat iklan edukasi ke broad audience, arahkan ke IG, tujuannya agar orang buka IG dan aware dengan produk Anda. Kalo ada yg klik link web di bio dan lanjut beli, ini bonus aja.
      3. Buat iklan retargetting diarahkan ke web, audience nya adalah CA dari orang2 yg buka profile IG Anda. Diasumsikan orang2 ini tertarik dengan produk Anda.
      4. Kalau masih ada budget iklan, boleh CA visitor web atau CA viewers IG profile dibuatkan LLA nya, lalu diiklankan kembali. Utk nomor 4 ini opsional, bisa dilakukan nanti2.

      Balas
  24. Assalamualaikum

    Kang Rizki saya mau coba iklan pake funnel yang pertama Vidio View – Conversion – Reach, ada yang belum jelas saya mengerti kang, mohon penjelasannya;
    1. Untuk Landing Page nya buat objektif Conversion sama Reach apakah sama atau beda kang?
    2. Trus apakah orang yang melihat iklan Vidio View juga jadi target objektif Conversion?
    3. 2 Angle penawaran dalam fase retargeting itu maksudnya di iklan nya atau di copywriting LP?

    Makasih kang artikelnya membantu sekali..

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      1. Idealnya berbeda kang, karena angle kontennya pasti beda.
      2. Iya CA nya saya targetkan jg di campaign terpisah, diluar campaign LLA
      3. Di konten iklannya.

      Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir dan membaca ya.

      Balas
  25. Assalamu’alaikum.. Saya sdh coba metode mas yg ke 3, lalu utk fase re targeting frekwensi nya brp kali tayang/orang utk hasil konversi yg lbh baik? Objectif reach yg dimaksud adl Reach sbgmana pilih Campaign Awareness ya?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Saya tdk pernah mengamati secara signikan sih butuh brp impresi / reach utk hasil konversi yg lebih baik. Saya baca datanya dari brp jumlah leads yg masuk dari iklan tersebut, dan brp konversi penjualan dari leads2 tersebut. Jadi di jalur utama saja : iklan retarget > visit web > masuk WA > closing. Kalau frekwensi sih rataa2 diaats 2 ya karna iklan retarget kan audience nya kecil jd pasti frekwensi cepat naiknya.

      Iya mas objective Reach yg itu. Tapi belakangan saya lebih sering pakai Traffic.

      Balas
  26. apakah algoritma fb untuk pengaturan atribusi berubah
    sebaiknya pake yg mana
    dan kenpa saat ini kebanyakan biaya iklan mahal, apakah pendapat kaka, dan apa yg harus di coba selain target yg bagus selain LLA..

    Balas
    • Setau saya sama saja tdk ada yg berubah.

      Mahal itu berapa, murah itu berapa ? Performa iklannya gimana ? Kalo cuma blg mahal doang, banyak jg iklan saya yg biayanya lebih mahal dari yg lain, tp profit, yaudah saya jalankan terus. Jadi jangan dilihat dari 1 sisi “mahal” aja, tp lihat dari banyak variabel yg lain.

      Selain LLA coba LTV.

      Balas
  27. Assalamualaikum bang, maaf mau tanya…cara optimasi agar biaya per klik (cpc) bisa menjadi murah gimana ya?

    Saya jalankan iklan konversi namun cpc nya mahal, bisa nyampe 2rb untuk satu klik…mohon solusinya, terimakasih

    Balas
    • CPC mahal karna yg klik iklan sedikit. Yang klik sedikit biasanya karna 2 hal : audience ga tepat dengan penawarannya, atau konten iklannya ga menarik. Udah tinggal tes aja perbaiki.

      Balas
  28. Halo kak kenalin gw sutan dari bekasi, gw udah buka usaha pijat di ig lumayan spen 2 juta dan baru tau ada teknik funneling sumpah gw modal nekat broo….. Bdw thanks karena berkat artikel lu gw udah punya planing buat buka usaha baju….. Mungkin kalau lu di bekasi kita bisa ngopi 0895616028308 ini nomer wa gw bro ^^

    Balas
    • Alhamdulillah, mantap bro. Sehat dan sukses selalu yaa.

      Balas
  29. Mau tanya nih mas
    saya beriklan pakai objective traffic dengan link ke halaman website yg berisi tombol pilihan belanja via website, shopee, tokped, dan whatsapp.
    nah tombol pilihan2 tsb sudah sy pasang pixel.
    dan hasilnya orang yg memilih belanja ke web dikit banget, 90% orang klik ke shopee.
    jadi kondisi sy disini sy cuma punya CA orang yg klik belanja ke shopee itu.
    yg sy tanyakan :
    1. ada ide gak mas buat scale out/up memanfaatkan CA orang yg klik belanja ke shopee itu?

    Balas
    • Itu sdh pasti mas. Kalo disuruh pilih web atau Marketplace, ya orang ke MP. Kecuali mas tulis : order via web diskon 30% ( misal ) saya yakin akan naik trafficnya. Anyway, CA klik Shopee itu kan baru klik utk masuk Shopee, blm tentu beli. Mas jg gatau kan brp yg akhirnya beli karna Shopee bukan web mas, ga bisa di track.

      Jadi saran saya, iklannya jangan diarahkan ke tombol2 begitu. Arahkan aja ke sales page web. Di tombol order arahkan ke WA. Di dlm WA baru ditawarin, bisa order lewat WA ( ada diskon 10% ) bisa lewat Shopee. Jadi kalaupun user ini gajadi order di Shopee mas masih bisa follow up, kan udah dpt WA nya. Begitu lebih aman.

      Balas
      • Yang memungkinkan adalah pakai Google tag Manager. Atau kalau di theme nya ada fitur utk pasang pixel di tombol bisa juga.

        Balas
  30. salam mas alief.. mas alief izin bertanya, lebih pilih mana untuk menentukan ads winning, lead yang murah tapi sedikit jumlah, atau lead yang lebih mahal tapi banyak jumlah? mohon jawabannya karena saya mau eliminasi beberapa lead dan kebetulan semuanya ada lead masuk tapi berbeda cpr nya

    Balas
    • Tergantung kondisinya mas. Kalau diukur dengan tepat, lead banyak & mahal kalau profit ya saya lanjutkan, dibanding lead murah tp ga profitable. Orientasi saya ke profit, jd kalau di level ads baisanya saya jarang mengeliminasi, karena algoritma FB nanti akan mengatur kok, ads yg bagus akan dpt lebih banyak porsi traffic.

      Saya sering alami adset2 saya berisi beberapa ads, ada ads yg nol sama sekali ga dapet reach. Yaudah saya biarkan, ga pernah dimatikan.

      Balas
  31. Mas Alif,

    Izin bertanya:
    1. Apakah ada pebedaan signifikan dalam hal persentase konversi/ penjualan antara Custom Audiance (yg dibentuk dari video viewers atau website viewers/ non pembeli) dengan LLA?

    2. Sekedar masukan, jika berkenan mohon Mas membuat artikel studi kasus yang memuat metrik data agar kami yg masih pemula bisa lebih mendalami fb ads ini. Untuk awal2 yg sederhana saja campaignnya supaya kami bisa cepat menyerapnya.

    Terima kasih sebelumnya saya ucapkan. Artikel2nya mudah dimengerti, terstruktur, dan sangat membantu pembelajaran saya dan teman2

    Balas
    • 1. Bisa jadi ada, bisa jadi tidak, tergantung : kualitas CA nya bagaimana, konten iklannya seperti apa, tergantung LLA ini sumbernya dari CA apa. Jadi sepertinya agak kurang pas dibandingkan. Karena teknik memperlakukan iklannya jg pasti beda antara ke CA dan LLA ( kalau saya ). Kecuali jika pertanyaannya : misal antara CA viewers video saja, dan CA orang yg sudah masuk web / sdh checkout, apakah ada perbedaan ketika di retarget. Nah ini ada perbedaan. Lebih bagus CA yg sdh masuk web.

      2. Siapp mas, terima kasih banyak masukannya. Akan dipertimbangkan. Sehat dan sukses selalu untuk mas ya. Terima kasih sudah berkenan mampir dan membaca.

      Balas
  32. Salam. Berapa budget untuk melakukan retargetting dengan objectif konversi? Saya sudah mencoba retarget dengan budget 100ribu s.d 200ribu tetapi problemnya campaign dengan anggaran kecil sulit keluar dari masa limited phase iklan. sementara kalau budget retargetting besar malah boros karena melebihi jumlah audience yg menjadi target.

    Balas
    • Per adset idealnya start dari 150k. Tapi ya tergantung jg optimasi event nya apa. Kalau misalnya optimasi Purchase, ya bisa jd perlu budget lebih besar agar bisa keluar dari learning limited. Apalagi kalau audience nya kecil. Opsi lain bisa pakai Traffic aja retargetting ke CA.

      Balas
  33. Assalamualaikum mas Alief,
    1. Klo boleh saran, kolom komentar nya di taruh bawah artikel donk, bukan di bawah komen terakhir, krna ini koment nya sudah buanyaaak, jdi klo mau koment scroll ke bawah nya lama. Hehehe

    2. Ngiklan fb ads skrg ada pajak ya ms ? Itu brp persen ya ? Kq rasanya ngiklan makin mahal skrg, blm lagi daya beli relatif turun saat pandemi.

    Bagaimana mnurt anda ?
    terimakasih

    3. Ini artikel berasa baca course mahal hehe, mantab kak

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      1. Terima kasih sarannya ya, akan dipertimbangkan.

      2. Pajak 10% kak. Jawaban gampangnya, iya makin mahal, karena makin banyak advertiser, jadi makin tinggi persaingan. Tapi balik lagi, mahal / murah itu relatif kok. Kalo iklannya profit, ga akan berasa mahal, kena pajak pun bukan masalah, hehe. Kalau pernah ngiklan di Google, malah udah lebih dulu dibebankan pajak.

      3. Terima kasih sdh berkenan mampir dan membaca ya, sebenarnya masih banyak yg blm di update, karena keterbatasan waktu saya.

      Balas
  34. Assalamualaikum..
    Mas saya mau tanya model funneling 3 (trafic-konversi-reach)
    1. Ketika trafic konten iklannya hardsell atau sof tsell?
    2. Ketika konversi pakai CBO lg atau tdk? Dan CTAnya pakai tombol (selengkapnya) atau tombol (pesan/beli/order)?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      1. Kadang softsell pakai story telling, kadang langsung hardsell
      2. Semua campaign saya pakai CBO. Teks di CTA menyesuaikan produk. Misal jualan hijab, ya teksnya “order sekarang” misalnya. Kalau jual landing page, kan butuh diskusi dulu, saya ga pernah pakai order, biasanya “diskusi gratis dengan saya”. Intinya mengarahkan orang utk masuk WA dulu kan, baru disana CS berperan utk closing.

      Balas
    • Terimakasih banyak Mas jawabannya.
      Namun utk pertanyaan no 2 maksud saya CTA/tombol utk ads yg masih di FBnya.

      Misal: saya jalankan iklan Konversi softsell utk target LLA CA trafic TAHAP I. Nah di tombol ajakan dibawah ads Imagenya saya masih bingung, langsung “Pesan/Beli” atau “Selengkapnya” aja dulu karena masih tahap softsell?

      Balas
      • Di tes aja mas, pakai selengkapnya dan pesan / beli, dilihat yg mana yg engagement nya bagus. Kalo saya selalu pakai Learn More, jarang ganti2.

        Balas
    • Mas kapan kita harus melakukan iklan dengan LAA? apakah setelah iklan udah jalan 3 hari dengan spent 500rb.Hari ke 4 apakah sudah bisa menjalankan LAA? makasih mas kalau pertanyaan saya dijawab.

      Balas
      • Saya memanfaatkan LLA ketika data CA sdh terkumpul, entah dari pixel, video viewers, FP / IG engagement, data customer. Jadi tergantung apa strateginya sebenarnya, bukan tergantung hari ke brp / budget iklannya brp.

        Balas
  35. Blognya sangat bermanfaat, mas mau nanya jika barang yg dijual itu barang umum untuk tahap awal lebih baik objektifnya video view atau traffic ya?

    Balas
    • Sah2 saja pakai yg manapun mas, tdk ada kaitan barang ini umum atau khusus kok, tergantung kemampuan budget iklan, tergantung konten apa yg ingin diangkat.

      Mau langsung hajar Traffic boleh.

      Mau dikasih VideoViews dulu karna punya video bagus utk mentrigger audience sekalian utk menciptakan kumpulan audience video viewer dan ViewContent, ini juga boleh.

      Balas
  36. alhamdulillah terima kasih kak sudah berbagi ilmu nya yang sangat bermanfaat ini, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dan selalu dilimpahkan rezekinya.

    mau tanya tentang budget, saya sudah ikutin semua format nya dengan penjelasan diatas,
    namun saya masih ragu apakah perlu minimal budget seperti yang dijelaskan diatas, karena selama ini saya sudah menjalankan iklan dengan budget paling rendah yaitu tiap adset 20rb kalo di totalin perhari itu bisa sampai 200rb untuk semua campaignnya.
    untuk hasilnya sangat bagus sekali namun sampai saat ini belum ada pembelian
    apakah perlu saya naikkan budgetnya ? karena jika di kalkulasikan total untuk iklan yang saya jalankan bisa 500rb perhari sedangkan belum ada modal untuk budget sampai segitu.

    semoga pertanyaan saya tidak membingungkan yah mas, dan semoga mas menyempatkan untuk menjawab pertanyaan saya
    terima kasih.
    salam hormat

    Balas
    • Aamiin Allahumma aamiin, terima kasih banyak atas doanya.

      Sesuaikan iklan yg berjalan dengan dana yg tersedia. Budget per adset saran saya 50 ribuan. Kalau dana harian cuma ada 100 ribu, ya brati cukup jalankan 2 adset aja. Ga harus mutlak 100% mengikuti langkah2 yg saya tulis, bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

      Yang penting iklan berjalan efektif, jd hasilnya optimal. Percuma jalan budget besar tapi kalau ga efektif kan.

      Balas
  37. Mas alif saya mau tanya , kalau CA view conten , CA addtocart atau CA purchase , apakah itu semua termasuk custom conversion ?

    Balas
  38. Halo Mas saya mau tanya di Funnel yg pertama..
    ditahap yg kedua soft selling kita buat LLA dari CA VV 50% saja kah? itu sudah dapat 5 audience baru dari LLA1% hingga LLA 5%.

    Nah untuk yg hasil CA VV 75% & CA VV 95% nya apakah kita harus bikin juga LLA nya mas?
    dan kalo iya berarti total keseluruhan Audience LLA barunya adalah 15 Audience .
    tu kan jd banyak banget ya mas kalo semua dibikin adset?

    dan kalo iya dipake pd adset apakah audience nya nggak saling bentrok mas?

    sebelumnya saya ucapkan terimakasih banyak mas untuk ilmu mahal ini..
    dan saya lagi menjalankan Campaign dg metode funnel 1 yang mas ajarkan diatas..
    padahal saya udah beli ecourse FB Ads 1,5 jutaan . Namun malah tertarik belajarnya dr artikel – artikel nya mas Alief ini.. hahahaha yang video ecoursenya belum di tonton sampe hbs padahal…

    oh ya mas saya jg lagi belajar fokus bikin website , adakah website mas Alief yang khusus membahas tentang website?
    Entah kenapa dengan gaya tulisan mas Alief saya jd lebih gampang memahami materinya.

    Sekali lagi Thanks Banget mas untuk Ilmu nya ini..
    semoga semakin lancar rejeki nya dan sehat selalu keluarganya..
    Amiin…

    Balas
    • Iya totalnya segitu. Kalau dirasa kebanyakan, tinggal disesuaikan aja ingin jalankan brp audience. Angka 1 – 5 persen yg saya tulis bukan hal wajib utk dilakukan. Mau jalanin yg 1% aja ? Ya sah2 aja.

      Saran saya tetap tonton course nya mas, hehe. Kalau gurunya amanah, saya yakin 100% pasti banyak ilmu yg bisa diserap dari course tersebut. Mungkin gaya penyampaiannya saja yg berbeda dengan saya.

      Bisa coba mampir ke NgetikID mas. Ada beberapa tulisan saya seputar topik blogging, SEO, dan optimasinya.

      Aamiin Allahumma aamiin, sekali lg saya jg ucapkan terima kasih banyak mau mampir dan berdiskusi dengan saya mas. Sehat dan sukses selalu ya.

      Balas
  39. Halo mas. Saya sudah mencoba facebook ads dari akhir november seiitar 1 minggu saya iklan. Saya awal iklan langsung pakai website landing page, dengan pola VC – CTWA iklan conversion menggunakan event puchase. Tapi karena saya gak paham apa2, saya tidak aktifkan rekaman pixel yang terjadi di website saya, saya biarkan tidak ada interaksi apapun (ex : ATC, CONTACT, PURCHASE) tapi anehnya dari awal saya iklan tanpa tracking kok PROFIT banget ya? Setelah saya baca2 referensi dari blog mas ini, saya kaya orang bego haha. Akhirnya saya ganti pola iklan ke traffic, rekam pixel deh ATC & PURCHASE selang 2 hari ada 2 purchase Itu gimana ya mas? Produk saya casing hp. Apa saya gaperlu tracking? Langsung jualan aja gitu pakai traffic? Saya bingung saya ini ngapain

    Balas
    • Ngiklan ga ngerti apa2 trus profit ? Ya sah2 aja, lanjutkan, ga ada yg menyalahkan.

      Tapi alangkah baiknya memang diperbaiki hal2 yg masih kurang tepat. Ini tdk ada interaksi apapun di web, pixel2 event nya udah dipasang apa blm ? Misal, masuk LP dipasang ViewContent. Orang klik WA dipasang Lead. Baru nanti akan terlihat angka2 interaksinya di dashboard ads manager.

      Traffic itu objective campaign. Tujuannya mengoptimasi iklan mas ke orang2 yg suka klik iklan.
      Tracking itu perlu, utk baca data keadaan iklan dan membuat keputusan.

      Coba kembali lg ke hal mendasar. Struktur iklan, fungsi2 objective, apa gunanya pixel dan bagaimana menggunakannya. Sebagian besar sudah ada tulisannya di blog ini.

      Balas
      • Sy jalanin iklan conversion udh jalan 1bulan mas alhamdulillah hasilnya masih profit, pixel juga lumayan ATC – PURCHASE ada sekitar 60an. Yg sy mau tanyain nih mas skrg, awal jumlah target audience sy iklan itu cmn 46.000, sy hajar pake conversi hasil reachnya ada 6000an tapi impressi nya gede bgt sekitar 85% dari total reach, sy baca matriks pembeli potential sy ada di demoghrapic tertentu, akhirnya sy duplicate, dapet 32.000 audience. Menurut mas nih, apakah target audience sedikit itu tidak optimal untuk iklan convertion? Atau lebih baik sy pakai iklan reach aja? Sy gapaham disini apakah reach itu audience nya sama dengan convertion atau berbeda, mengingat total audience hanya 32.000 aja. Makasih banyak mas 🙏

        Balas
        • Iya mas, audience nya terlalu spesifik, makanya impresinya besar, 1 orang lihat iklan berkali2 jadinya. Yang bisa dilakukan :

          1. Centang bagian expand targetting, artinya mengizinkan FB memperlebar targetting ke orang2 yg mirip karakternya dengan 46.000 audience mas.
          2. Bikin LLA 1% dari CA yg sdh terbantuk, running iklan Conversion disini. Iklan yg lama profit kan ? Harusnya CA yg terkumpul bagus profilnya.

          Balas
  40. Mas saya mau tanya , cara membedakan Custom audience view konten dengan custom audience add to cart , bagaimana.
    Terimakasih

    Balas
    • Membedakan dimana ? Data audience nya ? Ya pada saat membuat custom audience, kan bisa dipilih pixel event apa yg ingin dibuat.

      Balas
  41. Terimakasih Banyak mas..
    Materi Blog anda isinya daging semua…
    Saya jd bisa belajar byk.. padahal Udah beli ecourse 1,5 jutaan..
    malah jd paham nya dr tulisan anda..

    Yang mau saya tanyakan sepengalaman mas kalo untuk produk Buku Fisik yang seharga 200an – 300an ribu, sebaiknya kita gunakan Cara yang mana mas??
    Karena saya jual Buku..
    saya udah coba jalankan Campaign malah Boncos karena tidak mengerti Funnelnya gimna dan salah penempatan Pixel event nya juga..
    Akhirnya dari artikel ini saya jd paham dengan Funnel Fb ads itu gimana..
    sebulanan ini saya stop iklannya,dan sedang mempelajari tentang beriklan yg benar..
    terimaksih sekali lagi…
    mohon di respon y mas..

    Balas
    • Terima kasih juga sudah berkenan mampir mas.

      Sebelum ngobrolin funnel, kembali lg ke hal fundamental. Itu buku apa ? Untuk siapa ? Apa manfaatnya kalau dibaca ? Jadi tau siapa konsumennya, dan apa kebutuhannya. Baru bicara strategi iklan. Semua cara di artikel ini bisa dipakai utk produk apapun, tinggal disesuaikan mana yg paling cocok. Karan cara2 yg saya tulis ini bukan hal baku.

      Contoh, jualan hijab, ga cocok kebanyakan funnel, malah bertele-tele. Orang udah tau apa itu hijab, apa manfaatnya.

      Jualan buku, bisa jd butuh 1 funnel di depan sebagai edukasi terkait isi materi buku > hardselling > funnel terakhir adalah retargetting dengan konten2 testimoni. Harus pakai campaign yg mana ? Coba pelajari lg fungsi objective campaign, jd tau harus pakai objective yg mana.

      Balas
  42. Halo mas Alief,

    Artikelnya sangat membantu dan ilmunya keren.
    Saat ini sy punya data customer list (yg closing di WA) sudah sy bikin CA dan LAA 1-3%. Selain itu kalau dari pixel sy pilih yg VC karena ini yg sudah terkumpul 2rb-an. VC jg sudah saya CA dan LAA 1-3%.

    Rencana akan saya buat 2 campaign:
    1. split 3 adset, Audience LAA 1-3% customer list + LAA 1-3% VC web + CA customer list + CA VC. Iklan konversi, optimasi VC
    Setelah 4 hari sy bukan campaign kedua,
    2. retarget, audience CA ATC & VC exc. purchase, iklan konversi, optimasi ATC.

    Apakah benar langkah yang akan saya buat ini mas? Jika benar, untuk retarget apakah harus displit adset CA ATC & CA VC tersebut diatas?

    Terima kasih banyak sebelumnya. Semoga sehat selalu mas.

    Balas
    • Hi kak, thanks ya sudah berkenan mampir dan membaca.

      1. Campaign utk LLA dan CA sebaiknya dipisahkan. Terkait brp persen LLA nya ini bebas2 aja, lakukan split test utk menemukan komposisi yg terbaik. Yang jelas prinsip LLA selalu sama : makin tinggi persentase makin besar audience, tp makin kecil kepresisiannya. Berlaku sebaliknya.

      2. Kalau CA VC dan ATC sdh ribuan, boleh di split. Jadi sajikan konten yg berbeda antara yg baru VC dan yg sdh VC + ATC. Tapi kalau masih sedikit, yaudah digabung aja, menghindari cost iklan mahal. Karena makin sedikit audience makin mahal kan.

      Aamiin Allhumma aamiin, terima kasih doanya yaa. Sehat & sukses selalu untuk mbak Arista.

      Balas
      • Terima kasih untuk balasannya mas Alief. Berarti alur campaignnya sudah benar ya mas? Dan optimasinya juga sudah benar?

        Balas
          • Siap mas.
            Pelan2 mulai benahi ads sy, belajar banyak dari blog mas Alief.
            Beberapa pertanyaan sy:
            1. Untuk data pixel, kenapa beda jumlah data di event manager dan saat dibuat CA ya? Di event data sudah 2,3k tapi saat dibuat CA tertulisnya below 1k.

            2. Untuk ads yg sedang running, sy rasa hasilnya cukup bagus karena profit. Seandainya sy jalankan terus iklan ini tapi secara berkala sy gonta ganti ads kira2 gmn mas? Karena produk sy fashion jadi selalu ada model baru paling ga setiap minggu. Lebih baik edit terus adset atau duplicate campaign setiap mau ganti ads?

            Terima kasih, semoga kebaikan mas dibalas berlipat2.

          • 1. Di CA pasti unique user, tdk ada duplikasi data, makanya hasilnya lebih sedikit.
            2. Ini hanya terkait “gaya bermain”. Kalau gaya saya, lebih suka MENAMBAHKAN ads baru di campaign yg berjalan, lalu ads lama dimatikan. Jadi bukan mengedit ads lama. Ada juga “gaya bermain” yg lain dengan cara duplikasi dulu campaign nya, baru edit2 ads nya.

            Aamiin Allahumma aamiin. Terima kasih doanya yaa.

  43. Selamat sore,
    Artikelnya sangat membantu sekali mas. Ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan tentang teknik ke4..
    1. Karena saya sudah punya CA nohp customer & CA pixel purchase, jadi hari pertama saya akan gunakan LAA dari 2 jenis CA tersebut. tapi akan sy split test LAA1%, 2% dst. menurut mas bagaimana?

    2. Jika sudah kelihatan hasilnya, di hari ke4 saat bikin adset baru, apakah split test iklan hari pertama perlu dinon-aktifkan untuk adset yg hasilnya tidak bagus?

    Terima kasih sebelumnya atas jawabannya

    Balas
    • Hi, thanks ya sudah berkenan mampir dan membaca.

      1. Boleh-boleh saja kok. Banyak “gaya bermain” utk split test LLA. Ada yg dijeda per 1%, ada yg per 2%. Jadi cara terbaiknya adalah dicoba dan di evaluasi hasilnya mana yg paling optimal.

      2. Kalau campaign pakai CBO biarkan saja tdk perlu dimatikan. Dengan sendirinya algoritma FB akan memberikan porsi budget lebih sedikit utk adset yg performanya jelek.

      Balas
  44. Salam kenal mas, terimakasih insight nya kerenn.. Saya mau tanya mas.. Kalo mas rizky kan alur penjualannya VC – ATC – IC – Purchase

    Nah kalo saya VC – ATC – LEAD – Purchase, dengan keterangan sbb:
    ViewContent : Yang melihat halaman landing page
    AddToCart : Orang yang klik tombol order ( direct ke halaman form )
    AddToCart : Orang yang berada di halaman form
    Lead : Orang yang sudah isi form & masuk halaman terima kasih
    Purchase : Orang yang sudah bayar

    Dengan saya memasang ATC di tombol order & di halaman form apakah nanti data ATC yang didapat menjadi double? Mungkinkah ada selisih antara orang yang klik tombol order dengan orang yang berada di halaman form?

    Terimakasih sebelumnya mas.

    Balas
    • Saya kurang tau apakah akan dobel atau nggak, karena blm pernah pasang dobel event kayak gitu. Soalnya cara tersebut kurang tepat. Mending di halaman form di ganti misalnya AddPaymentInfo. Soalnya saya nggak nemu alasan yg tepat kenapa harus pasang double event seperti itu, hehe.

      Balas
  45. Mau tanya mas, utk teknik ke 4, berarti masing2 adset vc, atc, ic dan pur didalam satu campaign dan dibuat ABO atau CBO? Apa perbedaannya jika dibuat ke masing2 campaign mas?

    Btw, pada tahap pertama, vc kan di split test, brrti harusnya dalam satu campaign lebih dari 4 adset bukan? Terima kasih mas.

    Balas
    • Saya pakai CBO semua sekarang mas.

      Iklan tahap pertama iya split test beberapa adset. Iklan tahap kedua adn berikutnya dipisah di campaign berbeda.

      Balas
  46. Halo kak, sebelumnya terima kasih untuk ilmu yang telah Kakak berikan.
    Saya ingin bertanya dan meminta pendapat.
    Saya berjualan, tetapi hanya di Instagram (yang kalau customer ingin membeli, kontak WhatsApp yang ada di bio Instagram) dan tidak punya website dan sejenisnya.

    Saya dulu selalu melakukan IG ads yang disetting lewat IG, dan selalu boncos. Karena begitu, saya mencari tahu lebih dalam lagi, dan ternyata IG Ads yang disetting terlebih dahulu lewat Facebook lebih bagus..

    Saya agak bingung, untuk sistem toko saya yang hanya di Instagram ini, sebaiknya saya setting sistem Traffic, atau Conversion ya? Karna sebenarnya yang ingin saya tuju itu penjualan, tetapi kalau seperti itu kan hanya ngarah ke website id Whatsapp..

    Mohon bantuannya kak, terima kasih.

    Balas
    • Beriklan langsung lewat IG itu cara instant, tp punya banyak keterbatasan kalau sdh ngerti cara ngiklan. Beriklan lewat ads manager FB itu lebih cocok utk yg sdh ngerti cara ngiklan, cara riset targetting audience, dll. Jadi kalau blm terlalu paham, sama saja akan boncos jg walopun fitur2 ads manager lebih canggih.

      Jadi kalau ngobrolin iklan, kalau bertanya ke saya, maka wajib punya website.

      Balas
  47. Bismillah.
    Semoga mas Alief senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran rezeki. Aamiin.
    Alhamdulillah ini materi sangat bermanfaat. Isinya daging premium sekelas wagyu.
    Mas mau tanya. Untuk produk herbal kan sangat rawan nih iklan di FB ads. Bisa di share kah mas tips nya atau mungkin kata kunci yang perlu dihindari? Karena saya seringnya kena penolakan di LP atau iklannya.
    Terima kasih.

    Balas
    • Aamiin Allahumma aamiin, terima kasih banyak doanya mas, hehe. Saya sedikit pengalaman ngiklan produk herbal, kebanyakan main di jasa. Yang jelas jangan over promise, before-after. Bisa dibalut dalam bentuk cerita agar lebih soft. Sependek yg saya tau seputar itu sih. Pastinya banyak lg trik lainnya, namun saya kurang tau.

      Mungkin teman2 lain ada yg mau menambahkan.

      Balas
  48. Permisi mas mau tanya soal teknik ke 4..
    ketika proses membuat adset baru (VC exclude ATC) (ATC exclude IC) (IC exclude PUR)..
    Adset awal yang cari view content tetap hidup atau dimatikan ya? berarti 1 campaign bnyak adset diluar split test view content ya

    Balas
    • Bisa dimatikan bisa dinyalakan kalau budgetnya masih masuk.

      Balas
      • DI teknik ke 4 tujuan (VC exclude ATC) (ATC exclude IC) (IC exclude PUR) apa ya? ini untuk retargeting kah? untuk optimization & delivery nya apakah sama semua..
        Sebelumnya makasih sudah share ilmunya

        Balas
        • Iya utk retargetting, tujuannya memisahkan segmen audience.

          Misal VC = Orang masuk web
          ATC = Orang yg masuk web + letakkan produk ke keranjang

          Cara menawarkan orang yg baru masuk web doang, dengan orang yg udah sampai keranjang, pasti saya bedakan kontennya. Jadi lebih spesifik dan tertarget.

          Balas
          • Mas, Mana yang lebih bagus untuk mendapatkan/mematangkan pixel audince ViewContent, yang tujuan nya nanti mau di LAA utk konversi ATC..
            -Dengan CBO Trafik
            -Dengan jalankan CBO Video Views kemudian di LAA, kemudian konversi ViewContent

            mau tanya juga:
            -untuk trafik pada opsi delivery click link, diganti ke landingpage view pakah membuat iklan trafik lebih mahal?
            -ketika jalankan trafik dapat audience ViewContent, nah apakah bisa audince ini di LAA untuk dijalankan Conversion ViewContent lagi, apakah hasilnya sama aja atau lebih bagus ya, soalnya setau saya kualitas ViewContent dari campaign trafik dan conversion berbeda.

            Terima Kasih, semoga bisa difahami, makasih atas ilmunya semoga mas dilancarkan rezekinya dan sekeluarga diberi kesehatan

          • Tujuannya mentrigger ViewContent, artinya menyuruh orang masuk web, ya lebih baik pakai Traffic, sesuai dengan fungsi objective campaign nya. Mana yg lebih baik ? Saya tdk tau, harus di tes.

            Diganti LP View jadi lebih mahal ? Ya wajar, kan optimasi yg dilakukan jg lebih tinggi, ga cuma klik iklan doang. Lebih bagus mana, orang yg klik iklan doang trus kabur, atau klik iklan dan menunggu hingga masuk LP ? Wajar lebih mahal.

            Gmn kualitas ViewContent nya ? Di tes saja mas, nanti kelihat hasilnya.

            Aamiin Allahumma aamiin, terima kasih banyak doanya.

  49. mas,pagi, saya sudah ada data atc sebanyak 3.8jt…tapi data purchase saya cuma sekitar 10 aja….saya pernah coba optimasi purchase ke ca atc…tapi malahan mahal sekali per purchase nya sekitar 100rb…sedangkan profit cuma 94rb…artinya saya nombok….apa yang menyebabkan cpr tinggi sekali mas…ataukah mungkin ca atc saya kurang banyak ? mohon bantu jawabannya mas…terima kasih

    Balas
    • Adset isinya audience CA ATC, dan optimasinya ke Purchase ? Ya mahal. Bukan karna ATC nya kurang banyak, tp karna optimasinya ke Purchase. Namanya jg nyuruh FB datengin orang yg mau beli, harus bayar lebih mahal dibandingkan datengin orang yg mau ATC doang.

      CPR jd mahal karena emang sudah seharusnya. Plus karena Purchase nya jg masih sedikit.

      Optimasi ke ATC saja, mengingat sample ATC nya jg sdh banyak.

      Balas
  50. Hallo, ijin tanya, aga ribet saya menjelaskanya si tapi moga-moga bisa di pahami hehe.
    dan kapanpun mas Alief sempat moga bisa bales.
    .
    .
    apakah ada kekurangan dari segi algoritma atau sistem/proses learnng dll kalo kita iklan conversion dengan custom event dibanding dengan event standard di fb (purchase, ad to cart, dll) ?

    terima kasih

    Balas
    • Saya blm pernah ukur secara mendetail. Namun blm lama saya ngobrol dengan AM FB, event yg kita masukkan di adset ( kalau pakai campaign conversion ) itu tugasnya sebagai parameter aja. Misal, yg dimasukkan pixel ATC, artinya SATU KONVERSI baru akan dihitung FB ketika SATU event ATC ter-trigger. Terkait performa iklan, beliau blg tidak terlalu berpengaruh. Jadi seharusnya ke custom event pun sama.

      Balas
      • Mas Rizki…. izin bertanya, saran untuk yang pakai CTWA (bukan form) agar dapet pixel purchase gimana, mas?

        ataukah event purchasenya bisa digantikan dg LTV??

        terima kasih

        Balas
        • Coba googling tentang how to tracking offline conversion mas, ini solusinya.

          Balas
    • Kang Alief makasih banyak sharingnya. Jadi kejawab nih pertanyaan saya soal funneling selama ini. Kang, di artikel di atas iklan soft selling selalu disebutkan. Boleh kalau kami minta contoh iklan tsb?

      Balas
      • Mohon maaf tdk ada contohnya ya. Bisa pantau di timeline FB utk riset.

        Balas
  51. Assalamualaikum, trimakasih banyak atas sharenya mas, jadi lebih terbuka wawasan terkait funneling, saya masih baru di fb ads ijin bertanya
    saat ini saya sedang coba running funneling no 3 yang mas jelaskan
    saya ingin bertanya terkait CA dan LAA yang sudah kita buat apakah otomatis sudah masuk datanya selama iklannya masih jalan? atau perlu diperbarui berapa hari sekali ketika kita jalankan iklan conversion?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir dan membaca ya. Data CA dan LLA akan terus update kok selama iklan berjalan.

      Balas
  52. Malam kak,

    Saya butuh sekali bantuan nya mohon kak bisa bantu respond diskusi saya sebelum nya terima kasih.

    Saya sudah iklan fb ads pakai campaign traffic dan hasil CTR hampir 2% kak yang click ada 300an. Tapi pas ku check data pixeo view content nya sama sekali tidak ada ya kak hanya angka dari testing ku coba aja masuk data nya.

    Apa karena website loading lama tapi sudah ku coba loading termasuk masih ukuran normal. Lalu pemasangan pixel sudah benar saya taruh di button product dan catalog.
    Url saya montanagirl.online.

    Mohon kak bantuan nya saya stuck disini sudah iklan 3 hari tapi tidak terlihat dats pixel View Content nya. Bisa bantu dianalisa kak url saya apakah kak test termasuk lambat loading nya?
    Terima kasih banyak kak sebelum nya

    Balas
    • Saya buka web Anda, tidak ada event ViewContent yg ter-trigger, cuma ada PageView. Brati blm terpasang dengan benar, makanya datanya nol.

      Balas
        • PageView dipakai general di semua halaman. ViewContent umum diletakkan di halaman produk saja.

          Balas
  53. Mas Rizki Alief Irfany, saya minta sarannya dong
    Saya menjual produk dewasa , dimana udah jalanin iklan konversi 1 mingguan , dengan data 896 orang yang mengunjungi landingpage, 14 orang yang masuk ke halaman form pemesanan, tapi yang purchase itu cuma 1 orang. (Boncos )

    Kalau boleh tau kira – kira salahnya dimana ya? apakah di targetingnya? kalau iya boleh minta sarannya dong biar yang datang ke website itu orang yang punya daya beli juga.

    Terimakasih

    Balas
    • Langkah awal, coba baca artikel saya yg berjudul “cara membaca data iklan” dan “menganalisa masalah dalam iklan” mas.

      Dari 896 orang yg klik iklan dan masuk LP ternyata cuma 14 yg lanjut ke form ? Artinya LP gagal menarik minat orang utk order. Bisa jd slh pricing, sales letter kurang persuasif, letak tombol CTA kurang strategis, atau penyebab2 lainnya seputar LP.

      Dari 14 yang isi form cuma 1 yg order. Udah pernah tes blm, gmn kalau via whatsapp, tanpa form ? Jangan2 lebih bagus. Karena mungkin mereka maunya diskusi dulu, konsultasi, ga langsung ditodong suruh isi form order.

      Pakai form emang enak di kita, simple. Di konsumen ? Blm tentu cocok.

      Atau kalau ditarik mundur sebelum fase LP, ya bisa jadi audience yg ditarget si iklan emang ga berkualitas, jadi walopun banyak yg masuk LP tapi sampah semua. Cara terbaik menemukan audience berkualitas cuma 2 :

      1. Profiling sedetail mungkin target audience kita
      2. Lakukan split test se-sering mungkin sampai menemukan komposisi audience terbaik

      Balas
  54. kak maaf boleh tanya biasa biaya CPC normallnya berapa ya kalau buat campaign conversion dan traffic? soalnya ku check traffic jauh lebih murah hanya 400 per click lalu conversion bisa 3500 per click? terima kasih atas sharing nya kak.

    Balas
    • Tidak ada patokan biaya cpc normal berapa, karena terkait dengan banyak faktor. Cpc Conversion lebih mahal dari Traffic ? Ya sdh wajar. Iklan Traffic cuma mendatangkan orang yg suka berkunjung ke web. Iklan Conversion mendatangkan orang yg suka melakukan konversi tertentu di web, ga cuma berkunjung. Lebih berkualitas audience nya. Jadi wajar jika harga yg dibayar lebih mahal kan ?

      Balas
      • iya kak benar kak tapi saya tidak tahu apakah ini CPC saya termasuk mahal atau tidak.
        Saya baca tentang strategy ke tiga kak yang traffic, konversi dan reach.
        Jadi traffic itu mendapatkan audiences view content dimana untuk data nya dipakai untuk cari new audiences dari LLA konversi ya kak? berarti nanti pas menjalankan ads konversi apakah campaign traffice masih perlu dijalankan kak?

        lalu untuk LLA bisa kah dari LTV no whatsapp kak? jadi saya rencana untuk retargeting tidak pakai reach tapi pakai konversi dengn LLA yang dari traffic dan LLA LTV. tapi saya bingung apakah dibuatkan dalam satu campaign konversi atau terpisah kak campaign nya? terima kasih atas pencerahan nya

        Balas
        • Bebas traffic mau tetap jln atau ngga.

          Namanya retargetting itu mengiklan lagi orang yg sama. Kalau audience nya LLA namanya ya bukan retargetting. Audience baru itu.

          Balas
  55. Hai kak,

    saya newbie mohon arahan nya. saya mao tanya kalau saya mao pakai teknik ke 3 yang 3 campaign traffice,conversion tapi tanpa pakai Reach bisa kak?

    Jadi campagin reach tujuan nya untuk retargetting CA viewcontent and add to cart kan ya kak? kalau addtocart saya ada pasang email marketing dengan automation abandoned cart email kak tapi dengan catatan sudah dapat registered email dari customer.

    jadi masih butuh Campaign reach ga ya kak? jadi pakai traffic dan coversion aja apakah cukup lalu untuk LLA 1% dari CA Viewcontent itu syarat nya apa ya kak apakah harus ada min 1000 viewcontent atau link click? mohon arahan dan masukan terbaik nya terima kasih banyak. oh iya saya jual pakain anak jadi strategies apa yang cocok kak thanks

    Balas
    • Boleh-boleh saja. Semua strategi blh dipakai selamai hasilnya baik. Utk tau hasilnya gimana ? Dicoba.

      Dibawah 1.000 CA jg sdh bisa bikin LLA, makin banyak CA makin akurat LLA nya. Konsepnya begitu.

      Balas
  56. Assalamualaikum Mas Alief
    Pada Funel ke 4 kenapa tidak ada LLA dari CA VC ?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam, bisa ditambahkan di tahap 4.2 mas, bikin campaign baru dengan audience LLA VC, sebagai bagian dari proses scale out ( memperlebar jangkauan audience ). Jadi di artikel tersebut adalah SATU tahap funnel dari depan ke belakang.

      Balas
  57. Assalamualaikum mas, mau tanya kalo fashion/kaos pria apakah perlu di edukasi dulu? cara soft selling nya gmn yah? mungkin ada referensi tambahan? terimakasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Tidak perlu mas, bisa langsung selling saja dan retargetting. Selling bisa pakai story telling. Selain selling dan retarget, bisa jg beriklan social proof, dengan menghadirkan video testimoni, misalnya.

      Tinggal dikombinasikan saja iklan2 tersebut dalma alur funnel yg diinginkan. Salah satu contoh : Selling > retarget visitor web pakai konten image + retarget juga pakai video social proof.

      Balas
  58. Assalamualaikum , kang mau tanya saya jalankan iklan CBO conversion 1 adset ada 5 ads dalam 1 hari berikut datanya :

    ads 1 : Spent 93 rb
    Purchase : 2
    ATC : 7
    IC : 3
    CPC : 3,455
    CTR : 0.39%

    ads 2 : Spent 87 rb
    Purchase : 1
    ATC : 2
    IC : 1
    CPC : 3,255
    CTR : 0.32%

    ads 3 : Spent 10 rb
    Purchase : –
    ATC : –
    IC : –
    CPC : 1,750
    CTR : 0.44%

    ads 4 : Spent 48 rb
    Purchase : –
    ATC : –
    IC : –
    CPC : 5,358
    CTR : 0.35%

    ads 5 : Spent 17 rb
    Purchase : –
    ATC : –
    IC : –
    CPC : 1,455
    CTR : 0.35%

    yang jadi pertanyaan kenapa yah iklan yang cpc nya besar malah memberikan purchase,atc,dsbnya. selanjutnya apabila sudah jalan beberapa hari yang tidak memberikan efek matikan saja atau tetap jalankan walau cpc murah. berapa saran ad dalam 1 adset yang harus dipertahankan kedepannya. Hatur Nuhun

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Bagi saya data 1 hari itu tidak mewakili apapun. Apalagi kalau budget yg digunakan kecil. Minimal saya baca data setelah 3-5-7 hari. Makanya kenapa data diatas masih anomali, karena baru sehari, FB juga masih mempelajari pola iklan yg Anda setup di campaign, adset, dan ads.

      Dalam 1 adset idealnya 3-5 ads, dan saya tidak pernah mematikan ads. Biarkan algoritma FB yang mengatur giliran tampilnya.

      Balas
  59. Hi ka,
    Makasih banyak ilmunya bermanfaat
    Semoga sehat dan sukses selalu.

    Mau tanya, saya baru banget pelajarin tentang facebook ads. saya ga pelajarin apapun soal iklan, jadi sebulan terakhir ini saya cuma utak atik sendiri sok paham aja, saya jalanin iklan fb trafic, saya arahin ke link shopee saya. Dan setelah saya baca blog kk rasanya saya pengen pelajarin lebih dalam lagi soal iklan fb ads, saya mau tanya ka untuk iklan yang saya buat dia atas langsung link ke shope bisa dikatakan bagus atau engga yah ka ?

    Semoga dijawab yah ka
    Terima kasih

    Balas
    • Aamiin Allahumma aamiin. Terima kasih banyak doanya.

      Beriklan diarahkan ke Shopee, sama dengan :

      Kita nawarin produk kita di lampu merah ke semua pengendara pakai brosur. Tapi di dalam brosur tersebut alamatnya adalah toko kita yg ada di sebuah Mall ( marketplace ). Bukan toko yg berdiri sendiri ( web sendiri ).

      Jadi kita ga pernah tau, berapa orang yg pegang brosur kita dan akhirnya datang ke mall itu ?
      Berapa orang yg pegang brosur kita akhirnya datang ke mall itu + masuk toko kita ?
      Berapa orang yg akhirnya datang ke mall itu tapi ga masuk toko kita karna lihat toko lain lebih bagus / lebih murah, barangnya sama ?

      Semuanya diluar kontrol, karena mall tersebut bukan punya kita.

      Kira-kira bagus nggak ?

      Balas
  60. Assalamu’alaikum Mas Alief,

    Perkenalkan saya Tri.. Newbie di facebook ad..
    Kalo boleh minta tips kalo kita closing lewat WA bagaimana caranya kita bisa dapat pixel purchase ya?
    Terima kasih sebelumnya mas

    Balas
  61. Mas saya mau nanya.. Landing page saya tombol actionnya menuju chat wa.. Kira kira bila beriklan langsung menggunakan convertion optimasi seperti apa ya langkahnya? Maap masih baru belajar

    Balas
    • Silahkan beriklan dari Traffic saja dulu kalau masih baru awal beriklan. Sekalian “manasin” pixelnya. Pastikan di LP terpasang pixel ViewContent, dan di tombol WA terpasang Lead / AddToCart.

      Balas
  62. mau tanya mas,

    rata-rata saya buat CA dari VV paling hanya dapat data kurang dari 5rb orang, pertanyaanya lebih efektif kita iklan retargeting ke 5rb orang itu atau kita LLA dari 5rb tersebut kita testing/target orang dari LLA tersebut?
    intinya kalo kita iklan ke jumlah sizekecil (seperti retargeting) itu bagus tidak?

    terima kasih

    Balas
    • Kegunaannya berbeda mas, antara CA yang 5 ribu dan LLA dari CA tersebut.

      CA yang 5 ribu itu kan viewer videonya mas, artinya sdh lihat konten mas. Jadi iklan berikutnya adalah retarget, misalnya nawarin produknya mas. Bisa hardselling.

      Kalau LLA dari CA kan orang baru, yg karakternya mirip dengan CA mas. Jadi isi iklannya bukan retaget nawarin barang. Bisa ke video lagi, atau langsung jualan tapi softselling.

      5 ribu itu udah cukup banyak kok, baik utk di retarget, maupun utk dibuatkan LLA nya

      Balas
      • ikut nimbrung pertanyaan mas, soal CA. CAnya sudah lebih dari 10rb.
        kenapa klo adset memakai CA, potential reach nya unavailable ya?
        jadi ga keliatan gitu total potential reach nya

        klo kita tetep pake itu CA nya gmn?

        Balas
  63. Assalamu’alaikum kang izin bertanya. Saya sudah membuat 1 campaign conversions berisi 5 adset, ternyata hanya 1 yang winning (active) dan 4 lagi sudah learning limited. Baiknya saya buat lagi ad set nya atau saya langsung bikin campaign baru saja?

    Oh iya, dalam campaign lain yang sudah winning dan berjalan cukup lama, saya berencana untuk merubah ads nya (konten iklan nya), apakah saya langsung rubah saja? atau saya dupilikat ads nya baru saya rubah? atau malah saya bikin campaign baru? Terimakasih dan sukses selalu kang!

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Kalau saya, edit sedikit 4 adset yg kena learning limited agar bisa aktif dan bertarung lagi utk cari mana yg winning. Atau, bisa juga saya biarkan, kalau memang 1 adset sudah beneran winning dan profit. Dengan catatan strategi budgetingnya pakai CBO.

      Pastikan budget per adset diatas 150k ( rekomendasi dari FB ) utk iklan Conversion. Karena adset yg kena learning limited diatas bisa jadi karena kurang budget jadi under perform.

      Utk merubah ads, saya biasanya seperti ini :

      Misal ada 5 Ads dalam 1 Adset. Yang kurang optimal ada 3, saya matikan.
      Saya bikin 3 Ads baru di dalam Adset tersebut, dan dijalankan.

      Jadi langsung menambahkan ads + mematikan ads yg datanya jelek.

      Balas
  64. Kak, pixel yang sudah cukup matang itu minimal data pixelnya berapa? Untuk lanjut ke iklan dgn tujuan konversi, data pixel harus berapa ya? Kalau pemula, sebaiknya pakai teknik funneling yang mana dari keempat teknik funnel yg telah dijabarkan

    Balas
    • Diatas 1.000 per pixel event, baru cukup sample untuk jalankan iklan Conversion. Semua teknik funneling bisa dipakai, tdk ada kaitan pemula / expert. Kaitannya adalah dengan kebutuhannya. Butuhnya apa ? alu mau menjalankan strategi yg mana ? Begitu cara melihatnya.

      Balas
  65. Asalamu’alaikum,ilmu nya daging semua mas makasih banyak,semoga sehat selalu berkah keluarga nya,mohon ma’af mas saya mau tanya untuk strategi Bid bagus nya pake yg mana ya?kalau kita udah ada dalam tahap Scaling dan akan memasang budget cukup besar,untuk strategi bid nya pake yg mana ya mas?mohon penjelasan nya,terima kasih banyak mas

    Balas
    • Wa’alaikumsalam, aamiin Allahumma aamiin terima kasih banyak doanya.

      Iklan fase awal biarin default aja. Kalau sudah budget diatas sejuta sehari ( ini versi saya ya ) baru coba pindah ke Cost Cap agar cost tetap terkontrol stabil.

      Balas
  66. saya dani dari bandung,
    saya iklan trafic tapi deliverynya ‘Learning’ sudah 2 hari spend uang masih 0, impresion dll,
    target saya lla, custom audience fb pixel, budgetnya 50rb / hari, setahu saya learning kan hanya untuk conversion tapi saya iklan trafic jadi learning, itu kenapa ya? mohon bantuanya

    Balas
    • Iklan Traffic juga learning phase, sama saja kang. Tapi ada yg salah kalau 2 hari masih 0 spent nya, harusnya udah running. Itu yg saya blm tau, karena banyak faktor, harus cek dashboard.

      Balas
  67. Mas, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan..
    1. bolehkah pada saat iklan retargetting, link CTA fb/IG ads diarahkan ke link Instagram? karena saya pernah baca, link cta mengarah ke fan page FB tidak diperbolehkan. bagaimana dengan link IG?
    2. mengingat produk saya adalah sarung bantal sofa, dan calon customer tidak bisa langsung memutuskan untuk membeli dan memilih produk saat itu juga (karena harus disesuiakan dengan corak sofa, karpetnya, dll) sehingga saya ingin mengarahkan calon customer untuk melihat lihat koleksi di IG terlebih dahulu. Apa sebaiknya link CTA yang harus digunakan? apa tetap menggunakan landing pages yang kemudian diarahkan ke koleksi koleksi IG atau bagaimana ya baiknya? saat ini kami hanya menggunakan landing page bawaan blogger

    Balas
    • 1. Saya gatau boleh / ngga. Tapi ngga rekomen diarahkan ke IG / FP. Mending ke WA. lebih mudah di kontrol.

      2. Kalau saya, tetap pakai landing page. Katalog produk tampilkan saja di LP. Info lebih lanjut arahkan ke WA, dari WA baru deh, disuruh ke IG boleh, dikasih katalog lengkap format pdf boleh. Intinya udah masuk ke “ruangan” kita dulu. Kalau dilempar langsung ke IG yg kondisinya “ramai” ya dia bisa langsung kabur, lihat2 yg lain, ga fokus.

      Jadi intinya tujuan iklan itu menggiring audience dari tempat ramai ( medsos ) ke tempat sepi ( wa ) agar bisa fokus diarahkan diskusi / closing. Makanya di nomor 1 saya bilang ga rekomen. Karena diarahkannya ke tempat “ramai”, ngga keluar dari medsos. Percuma, akan banyak “ikan” yg lepas.

      Balas
    • Mas, kalau landing page untuk cold market dan warm market, apa perlu ditanami pixel event yg berbeda? Atau bisa ditanam pixel event yg sama?

      Balas
      • Sama gapapa. Pas bikin CA aja dipisahnya. Kan bisa tuh bikin CA pixel ViewContent difilter berdasarkan URL tertentu. Jadi ada 2 CA nanti.

        Balas
        • Makasih banyak pencerahannya ya,mas. Sharing ilmu di web ini benar benar bermanfaat. Mudah-mudahan tambah sukses bisnisnya ya,mas.

          Balas
          • Aamiin Allahumma aamiin. Terima kasih juga sudah berkenan mampir dan berdiskusi ya. Sehat & sukses selalu utk mbak Rima dan team.

  68. assalamu’alaikum

    mas kalo mau edit foto iklan, ganti budget, edit audience, gimana ya caranya?
    karena tiap saya edit iklan, masuk ke “learning” phase lg.

    kalau saya duplicate iklan nya trus saya editnya di duplicate apa kinerja iklannya sama seperti yang awal?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Ya wajar, ketika di edit ya akan masuk learning phase lagi. Pertanyaannya, di edit untuk apa ? Kalau performa iklannya memang jelek, yaudah langsung aja edit, biarkan learning lg.

      Kalau performa iklannya emang bagus dan ga mau masuk learning phase lagi, ya ga perlu di edit.

      Pakai cara duplicate iya akan start dari awal, dan akan overlapping audience nya dengan campaign yg lama.

      Balas
      • misalnya performa iklan nya bagus mas, trus sy pengen nambah budget. ato ingin ganti gambar iklan supaya orang ga bosen liat iklan nya. menurut mas langsung edit aja ato duplicate?
        baiknya ganti gambar iklan per brp lama ya mas?

        Balas
        • Kalau nambah budget, saya biasa langsung di campaign tersebut per 3-7 hari tambahkan 30-40 persen budget, biar tetap aman ga kembali ke learning phase.

          Ganti gambar jika frequency mulai naik, jika CPR mulai mahal. Saya biasa duplicate ads nya, lalu di ads yg baru saya ganti gambarnya. Jadi tetap di campaign dan adset yg sama. Duplicate ads saja.

          Balas
  69. assalamualaikum mas alief, semoga sukses selalu dan dalam lindungan Alloh SWT

    mau nanya mas, kebetulan saya punya produk yang untungnya sekitar 20 ribu satu bijinya, apakah kalau ikut skema iklan nya mas alief bisa cocok?
    lalu saya masih bingung untuk budgeting adset itu idealnya berapa ya untuk mengiklankan produk saya yang mempunyai untung tidak begitu banyak?

    terimakasih banyak mas alief

    Balas
    • Wa’alaikumsalam, aamiin Allahumma aamiin, terima kasih banyak doanya mas.

      Nggak cocok mas, terlalu banyak funnel. Funnel diatas saya lakukan utk margin produk diatas 100k per closing. Bisa sih mas lakukan, jika memang penjualan per hari sudah masif.

      Kalau saya ( ini pendapat pribadi ya ) margin di bawah 100k super-super riskan kalau pakai FB Ads. Terlalu mepet. Solusinya, pakai strategi bundling / lainnya agar margin profit bisa naik, ganti produk, atau ganti marketing channelnya. Misal SEO, endorse, marketplace, atau yg lainnya. Bisa di tes.

      Balas
  70. hallo Mas Alie,
    Saya harryanto wen, memiliki produk stamina pria bernama herqowmax dan sebagai distributor nasional. produk ini rencana launching bulan oktober.
    apakah Mas Alie bisa handle untuk digital marketingnya ?
    mungkin bisa komunikasi langsung via WA 08170749707
    terimakasih

    Balas
    • Salam kenal pak. Mohon maaf sekali, kebetulan saya belum bisa membuka partnership karena satu dan lain hal. Sekali lagi saya mohon maaf ya.

      Balas
  71. بسم الله الرحمن الرحيم

    Mas saya romli mohon izin bertanya,

    1. apa itu CPA ( Cost Per Action ) ? jika saya menjalankan iklan conversi dengan objektif iklan nya adalah ATC berarti CPA nya adalah orang yang klik ATC baru terhitung CPA nya ?

    2. Apa sih kereteria Ad itu winning meurut mas alif ?

    terima kasih mas

    Balas
  72. Salam kenal. Saya masih pemula. Mas Rizky saya sedang menjalankan campaign untuk testing iklan. Saya menggunakan kampanye objektif konversi dgn metode CBO untuk 4 adset dan masing2 adset punya 3 ads. Budget campaign 160 rb per hari. Saat ini baru berjalan 24 jam. CTR semua bagus di atas 2%. Pixel yg digunakan initial check out sejauh ini baru dapat 2 tapi hanya 1 yg masuk WA dan belum closing.
    Pertanyaan saya berapa lama sebaiknya testing iklan tsb? apakah cukup 4 hari. Kalau CTR rata2 baik, adset yg bagaimana yg sebaiknya dimatikan?
    Bila setelah fase testing dan saya ingin melanjutkan apakah bisa tetap di campaign yg sama tapi tanpa CBO? bagaimana mengubahnya? Maaf ya pertanyaan banyak, saya ingin sekali berhasil, karena belum pernah. Tks banyak.

    Balas
    • Pertanyaan saya, memang pixel event nya sudah terkumpul berapa banyak ? Asumsi saya mas bilang masih pemula, saya anggap belum cukup banyak. Jadi mending jalanin iklan Traffic dulu aja, selain jualan sekalian “manasin” pixel.

      Setup budget pakai CBO saja, jd bisa optimal pengalokasian budgetnya ke adset yg performanya baik.

      Adset yg jeleknya kebangetan dimatiin. Kalau datanya masih mirip2 yaudah biarin aja jalan semua. Jangan hanya lihat CTR doang. Lihat semua metriksnya. Cek artikel saya “cara membaca data iklan”.

      Balas
      • Maaf mau tanya, manasin pixel dg traffic apa hasilnya sama dg manasin pixel dg conversion (event view content)? Terimakasih

        Balas
        • Hasilnya sama, sama2 menghasilkan ViewContent ( orang masuk web ).

          Balas
  73. Assalamualaikum Mas Alif. langsung ke pertanyaan ya kang
    1. Saya biasa langsung bikin champaign Conversi karena saya pikir produk saya tidak perlu edukasi, nah jika saya riset interest hasilnya ada 20 interest maka sebaiknya apakah saya test satu satu interest nya atau bikin tiap adset 5 interest. dan pakai CBO atau ABO ?
    2. Setelah Iklan ke Core Audience di atas berjalan seminggu saya langsung Bikin Custom Audience VC dan saya jalankan champaign baru untuk retargeting ke VC sekaligus di Adset saya bikin LLA VC 1 % , 2%, dan 3% apakah cara saya sudah benar ?
    3. Di Awal bikin Champaign karena efek belum faham saya bikin Custom Audience Page View dan saya bikin Champaign juga untuk retargeting Page View sekaligus LLA PV 1%, 2% dan 3 % tapi ternyata Champaign ini juga ada Purchase tapi Result nya mirip dengan Champaign yang No 2 di atas, pertanyaan nya apakah saya matikan saja iklan ini dan membiarkan iklan no 2 running atau biarkan running dua duanya ?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      1. Walaupun tanpa edukasi, tidak selalu harus conversion. Tetap bisa diawali dari ( misalnya ) Trafiic. Soal interest, tergantung berapa budget dan berapa potential reach nya. Ini bukan patokan baku, tapi kalau saya utk budget 100-500 ribu biasanya potential reach per adset kisaran 1-3 jutaan.

      2. Yap sudah benar. Jalankan retargetting VC di 1 campaign Traffic. Jalankan iklan LLA di 1 campaign Traffic terpisah.

      3. PageView dan ViewContent itu isinya sama ( kalau masang pixelnya bener ), jadi matiin aja iklan PV dan LLA PV nya. Tapi kalau ternyata profit, yaudah jalanin terus. Kalau saya, meskipun cara ngiklannya “kurang tepat” tapi kalau profit yaudah gas terus.

      Balas
  74. halo mas,mau tanya .kn saya jalanin iklan dngn targeting Custom audience video views 75% dan 95% terus sya runing kok ngg muncul insight nya ya ko .padahal iklannya sudah aktif dari kmrin siang tapi insight tidak muncul .padahal sudah di review dan udh aktif .itu gmna ya?

    Balas
    • Sudah diatur kolom-kolom metriks yg di dashboard ? Cek lagi artikel saya yg judulnya “Cara Membaca Data Iklan”

      Balas
  75. Selamat Malam Pak Alie, mohon izin untuk bertanya, saya ada keraguan dalam meletakan pilihan promo dalam 1 landing page, saya memiliki prodak dengan 4 kategory, yaitu 1 prodak kemasan botol dngan berat 250 gram, mau saya buatkan menjadi sampai 1 kg, jadi jika beli 1 botol dapet diskon 30%, beli 2 botol dapet 35 % dan seterusnya sampai beli 1 kg dapet harga 50%, pertanyaan saya untuk menyaring customer potential dengan pilihan 4 promo diskon seperti itu dalam 1 landing page apakah efektif ? atau perlu pilihan 1 promo aja ? Terima kasih.

    Balas
    • Produk yg sama ? Dibuat 1 LP cukup kalau saya. Tdk ada masalah tersedia banyak pilihan diskon, toh ukuranny beda2 kan, jadi user bisa memilih mau beli yg ukuran brp.

      Kecuali jika kasusnya : produknya satu. Promonya antara diskon 10% atau free ongkir. Mana yg lebih efektif ? Baru dipisah dalam 2 LP berbeda jd ketauan yg mana yg lebih efektif.

      Balas
      • Kalau di pixel bedanya page view dengan view content apa ya ? Sya hampir ga bisa bedain, soalnya LP sudah terekam pixel Page View, apakah perlu untuk memasang pixel view content ? Terimakasih

        Balas
        • PageView itu ada di semua halaman, general event. ViewContent tdk ada di semua halaman, hanya di halaman tertentu yg kita pasang ViewContent saja. Jadi tetap perlu pasang.

          Balas
  76. Mas Alief, terima kasih atas tulisannya..
    Maaf mau tanya..

    1. Kalau di teknik conversion, yg mas maksud dengan ‘optimasi’ view content apakah maksudnya membuat lookalike audience dengan pixel view content?

    2. Kemudian untuk funneling di level conversion, apakah materi iklan untuk setiap level event pixel nya dibedakan?

    3. Funneling ini semua digabung dalam 1 campaign ya? Berapa budget yg efektif?

    4. Kalau data pixel di tiap event website itu otomatis akan terupdate tanpa perlu kita bikin baru kan ya?

    Balas
    • Sami-sami, terima kasih sudah berkenan mampir.

      1. Bukan, optimasi di bagian dalam adset.
      2. Iya dibedakan sesuai kondisi user sudah di tahap mana. Follow up orang yg baru masuk web, dengan follow up orang yg sdh diskusi & checkout, pasti beda kan kontennya ?
      3. Di campaign terpisah. Tidak ada budget yg benar2 ideal, tergantung berapa potential reach nya. Bisa start dari 100k per day per adset.
      4. Yap benar.

      Balas
        • Sudah pernah bikin campaign Conversion ? Ketika di bagian Adset, menemukan kolom pixel conversion event ? Di bawah Adset name. Ya bagian itu yg saya maksud. Tinggal pilih aja mau di optimasi ke event apa yg sesuai dengan event yg Anda pakai di web.

          Balas
  77. Mas Alief mau nanya dong, untuk tanem pixel :
    View content itu sama nggak sama page view? Atau letak nya di bedakan

    Apakah view konten itu untuk halaman product atau halaman utama?

    Balas
    • PageView otomatis ada di semua halaman. ViewContent biasanya di halaman produk, bisa jd di homepage, tergantung bagaimana struktur webnya, apakah berupa landing page, toko online, atau lainnya.

      Balas
      • Mas alief makasih banyak, saya mau nanya lagi. Untuk di tahapan coversion edukasi optimisasi view content.
        Itu link landing page kita ksih link home page atau kita kasih link view content (halaman product).

        Balas
        • Ya tergantung kebutuhan, mau ngiklan apa ? Ke homepge blh, halaman produk blh, halaman kontak blh, halaman disclaimer blh, tergantung apa yg mau diiklanin ?

          Balas
      • Terima kasih mas Alief,
        Berarti untuk tahap view conten, link web yang kita kasih link view content yah bukan home page? Karena wrbsite saya berupa toko online mas alief.

        Balas
        • Benar seperti itu, agar bisa di track datanya. Kalau toko online, berarti ViewContent diletakkan di halaman produk.

          Balas
  78. Halo Mas Alief, terimakasih atas insight2nya, semoga selalu dilimpahkan rejeki oleh Allah SWT.

    Melanjutkan diskusi pada 20 Agustus, saya sedang coba praktekan sedikit dengan skema seperti ini:

    1. Iklan conversion optimalisasi ATC (bukan optimasi viewcontent, krn sempat testing pada iklan yg sebelumnya kalau optimasi viewcontent jadinya lebih sedikit yg real purchase)

    2. Lalu disaat bersamaan Retargeting CA (viewcontent exclude ATC) pada campaign yang berbeda karena CBO, conversion optimasi ATC. Dengan anggapan saya sudah punya data viewcontent dari iklan produk sebelumnya, dan iklan no 1 diatas akan mengisi pixel viewcontent yang akan jadi “bahan” untuk iklan ini.

    Iklan sudah berjalan dari 17 Agustus sampai 7 September dengan hasil sbb:
    Iklan no 1:
    Link Click 2.084
    Content View 1.831
    Leads 116
    Adds To Cart 189
    Initiate Checkout 60

    Iklan no 2 (retargeting)
    Link Click 548
    Content View 467
    Leads 39
    Adds To Cart 63
    Initiate Checkout 25

    Mengenai langkah selanjutnya, ada beberapa opsi yang ada dikepala saya, seperti:

    A. Ketika googling, saya ketemu artikel kalau misal optimasi ATC dalam seminggu resultnya bisa >=50 maka bisa lanjut naik satu tingkat utk optimalisasi ke Initiate Checkout. Jadi dalam hal ini karena saya lihat perminggunya ATC bisa dapat >50 maka iklan no 1 akan saya stop dan duplicate lalu set ke conversion optimalisasi Initiate Checkout. Dengan harapan mesin facebook akan mengoptimalkan audience untuk initiate checkout.

    B. Lakukan saran/cara mas Alief yaitu bikin campaign baru untuk retargeting dengan CA Add To Cart Exclude Initiate Checkout seperti metode no 4 yang mas Alief sudah terangkan diatas.

    C. Bikin LLA dari ViewContent (udah 2000an data), conversion optimalisasi ATC

    D. Bikin LLA dari Add To Cart (baru dapat 250-an data), conversion optimalisasi Initiate Checkout

    Menurut mas Alief, pilih alternatif yang mana ya? Ataukah mungkin ada opsi lain yang lebih baik?

    Balas
    • Hi mas, aamiin Allahumma aamiin. Terima kasih banyak doanya.

      Data iklan sudah cukup bagus, mengingat ini pakai Conversion butuh waktu dan data yg cukup agar performa iklan optimal. Tapi data diatas cukup oke.

      A. Ini bisa dilakukan. Baik cara duplikat / langsung ganti di existing adset
      B. Mungkin bisa nanti dulu, karna masih ada iklan retarget di tahap pertama
      C. Ini boleh dilakukan secara paralel dengan poin A, jadi bukan pilihan. Poin C ini = scale out
      D Sama dengan poin C.

      Utk jalankan poin C dan D pastikan perhitungan budgetnya cost VS revenue nya masuk. Jangan sampai terlena jalankan banyak campaign utk strategi funneling, tapi profitnya minus.

      Balas
      • A. saya duplicate dan settingan hanya diubah utk optimalisasi IC, iklan yg original saya matikan, budget 100k/day
        C. sudah bikin LAA 1% dari viewcontent iklan original optimalisasi ATC, estimasi audience 1,3 juta, tanpa detailed targetting, budget 100k/day

        *fyi iklan original sebelumnya dikasi budget 150k/day

        Iklan jalan dari tgl 14 Sept, dan hasil sementara:
        A. Iklan masi Learning
        Link Click 86
        Content View 72
        Leads 9
        Adds To Cart 5
        Initiate Checkout 2

        C. Iklan kena Learning Limited
        Link Click 211
        Content View 183
        Leads 29
        Adds To Cart 22
        Initiate Checkout 4

        Pertanyaan:
        1. percobaan 2 iklan diatas ini kira2 bisa kita simpulkan dalam waktu brp lama ya? sehingga bisa diputuskan mau di teruskan atau di stop.
        2. Untuk yg kena learning limited (iklan poin C), dari sisi audience sepertinya sudah cukup, hasil optimalisasi ATC-nya sudah 22 walaupun baru jalan mau hari ke 3 (logikanya kalau sampai hari minggu mestinya bisa >50)-> sehingga tidak kena learning limited. Apakah dari sisi budget kurang besar??
        3. Iklan poin C di setting tanpa setting interest, apakah ini yg membuat budget kurang besar? karena iklan jadinya disebar ke semua org.. Kalau memang ini penyebabnya berarti apakah kalau saya setting interest (narrow), budget bisa mencukupi sehingga tidak learning limited lg.

        Terimakasih

        Balas
        • 1. Antara 3-5 hari.

          2 dan 3. Harusnya ngga learning limited kalau belum seminggu sih. Tapi mungkin saja terjadi case seperti itu. Dan di FB terbaru saat ini, terutama semenjak ada fitur learning limited, udah ga bisa lg ngiklan Conversion dengan budget kecil. Jadi kalau mau ngiklan Conversion harus ready budget besar ( saran FB minimal 200k per adset per day ) dan pixel yg sudah matang ( diatas 1.000 per event nya ).

          Intinya harus sudah matang semua. Karena sesuai jg dengan kemampuan si Conversion ini yg bisa mendatangkan potential buyer. Sebagai “imbalannya” ya itu tadi, budget besar dan data yg matang.

          Melihat daily budget yg dipakai, mungkin bisa coba tes naikkan budgetnya.

          Balas
  79. Asalamu’alaikum

    Kak mau tanya nih saya biasa conversi bugdet perhari 30-50rb objective conversi isi form

    1. learning phasenya berapa lama ?
    2. ditahap apa mau ganti LLA dan retargeting ?
    3. apakah sebaiknya kalau 2-3 hari sudah jalan tidak ada ATC atau puchase kita pivot prduk ato gmn ?

    kalau menururt agan gmn ya?

    Terima kasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Iklan Conversion yang terbaru ini disarankan minimal 100-150 ribuan per Adset, agar cepat keluar dari learning phase.

      1. Normalnya seminggu, kalau budget besar bisa lebih cepat
      2. Pakai LLA saat pixel event nya diatas 1.000 ( kalau saya ) dan iklannya bagus. Retargetting saya jeda 7 harian setelah iklan awal jalan.
      3. Pivot produk mah pilihan terakhir. Yang perlu dilakukan ya evaluasi dan optimasi iklan. Kalau begitu terus menerus masih blm bagus, dirasa produknya kurang market fit, yasudah baru pivot. Kalau baru ngiklan 2 hari udah pivot, capek bikin LP dan iklannya dong.

      Balas
      • Ohh gitu ya mas klo misal nya untuk no 2 itu LLA harus 1000 event ya maksutnya apakah 1000 purchase klo saya pasang iklanya objective purchase ?

        Makasih gan atas tanggapanya sukses selalu.

        Balas
        • Tidak ada standard baku sebenarnya, jadi bebas2 saja jumlahnya berapa. Toh kalau tdk bisa dijadikan LLA pasti ada peringatan dari FB yg mengatakan bahwa datanya kurang. Saya bilang 500, 1.000 itu kebiasaan saya saja, bukan aturan baku FB.

          Balas
          • Terima kasih mas atas insightnya, Seklaian mau tanya nih mas pagi ini saya cek ads account saya disabled, saya cek ternyata ada ads saya kena copyright, ini cukup memperbaiki adsnya terus contact facebook atau buat baru aja ?

          • Keduanya bisa dilakukan bersamaan kok, tergantung kebutuhannya. Kalau akun lama mau dipertahankan ya berarti hubungi FB. Kalau bikin baru ga ada masalah yaudah bikin baru, yg lama dilupakan

  80. Assalamualaikum kang Alief

    menurut kang alief apabila kita memakai CBO CONVERSIONS dengan EVENT PURCHASE adset ada 5 hasil LAA dari 1 – 5 % CA yang telah dibuat. winning campaign nya yang seperti apa ya dari 5 LAA tsb ?

    CPC Lbh murah ?
    CTR lbh baik ?
    CPP lbh murah ? ( ini agak sulit karena banyak purchasing terjadi di dalam whatapp )
    Atau lihat LEAD,ATC,VC yang masuk ?

    baiknya dari 5 adset tersebut setelahnya brapa iklan yang dijalankan / dipilih .

    Hatur nuhun, semoga bisa share pengalaman akang . Jazakallah Khair

    Balas
    • Wa’alaikumsalam.

      Winning adset mungkin maksudnya ? Saya anggap winning saat CTR bagus, CPC murah, CPP murah, dan paling penting : profit. Semua metriks yang disebutkan itu satu kesatuan. Jadi harus bagus semua, baru di scale. Soal CPP hitung manual aja berapa leads masuk, brp conversion rate, brp closing, nanti ketauan cost per closing berapa.

      Per adset pakai 3-5 ads.

      Balas
      • Nuhun kang atas fast response dan penjelasannya.

        Selanjutnya apabila sudah menemukan winning ADSET misal dari 5 ADSET tersebut , 2 ADSET yang profit menurut kita tetap dijalankan atau hanya ambil 1 ADSET paling profit saja. sementara 3 ADSET lainnya kita matikan saja ?

        lalu 3 ADS ada yang paling bagus datanya hanya misalkan ada 1 . matikan juga kah yang sisa 2 tersebut atau tetap jalankan

        Balas
        • Benar, walaupun pakai CBO adset yang jelek matikan saja, agak budgetnya fokus ke adset winning. Kalau ada 2 adset bagus yaudah jalankan keduanya gpp. Prinsip yang sama berlaku untuk Ads.

          Balas
  81. assalamualaikum mas mau tanya lagi klo di dalam 1 adset terdapat audience CA dan LLA jadikan satu gmn y?pengaruhnya dimana?
    terus mau tanya lagi bagusan campagin banyak tetapi budget nya sedikit”atau campaign dikit tp budget banyak”,dalam segi budget y mas.makasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Pengaruhnya tidak ada. Hanya saja biasanya konten iklan utk LLA dan CA itu kan beda. CA kan utk retargetting biasanya. Itu alasan saya CA dan LLA dipisah Adset.

      Keduanya bagus, tergantung tujuannya apa harus bikin campaign banyak, dan budget sedikit dan banyak yg dimaksud itu berapa.

      Balas
  82. Baru jalan iklan pertama kali, sudah jalan 7 hari.

    Iklan Pertama Traffic
    CTR (All) 2,78%
    CTR (Link Click-Trough Rate) 2,16%
    Link Click 421
    LP View 362
    ATC 15
    Lead 4
    IC 1

    ketika jalan 4 hari dan pixel VC 100 an
    Saya tambah iklan LLA 1% VC
    CTR (All) 4,56%
    CTR (Link Click-Trough Rate) 2,71%
    Link Click 188
    LP View 178
    ATC 4
    Lead 1
    Niche Fashion, Budget iklan masih 30.000/hari.

    Minusnya saya tidak pakai split test. Modalnya pelajari Audience kompetitor.
    Antara terlalu PD dan karena budget minim jadi tidak split test. Iklan hari pertama langsung Closing 1 via WA (Tombol WA = ATC).
    Purchase 1 (Closing Via WA). Disini saya makin PD meskipun tanpa Split Test
    Di website saya pasang 2 opsi closing Klik WA dan langsun Website

    Jalan 7 Hari
    saya mulai bimbang antara
    1. Retargetting VC
    2. Merubah Audience yang saya pikir belum pas
    3. Utak-atik Landing Page agar lebih greget lagi.

    Soalnya tidak ada Lead atau Closing. Tapi kalau dipikir-pikir memang berat, orang akan beli pada kunjungan pertama.
    Salahsatu yang bikin ragu ya faktor minimnya budget iklan hehe

    Kalau menurut mas Alief statistik iklan saya diatas bagaimana ? dan saran Mas Alief apa yang harusnya saya lakukan.

    Balas
    • Keren penjelasannya.

      1. CTR link utk iklan pertama & LLA sdh bagus, artinya konten iklan menarik mint user utk klik
      2. Perbandingan link click VS LPView jauh diatas 75% artinya LP sudah ngebut ga banyak user kabur
      3. ATC itu orang klik WA ya ? Disini drop, artinya LP kurang optimal. Bisa jadi sales letter kurang persuasif, kemahalan, kurang pricing strategy ( bonus, diskon, free ongkir, harga coret, countdown timer, dll ), bisa jadi letak tombol CTA kurang banyak / strategis / menonjol. Masalahnya seputar itu biasanya

      Tanpa split test ga masalah. Tinggal jalankan, evaluasi datanya. Kalau jelek di iklan, ganti audience, begitu terus. Jadi testing targetting tidak secara paralel karna ngga lakukan split test. Tapi dari data diatas masalah bukan di iklan tapi di LP, jadi saya asumsikan sementara ini audience sdh benar / setidaknya mendekati.

      Daripada jalankan iklan kedua pakai LLA, mending iklan retarget VC dulu. Jadi iklan pertama ke broad audience, iklan kedua retarget pixel dengan konten iklan scarcity, tawarkan diskon, bonus, paket bundling atau benefit lainnya, supaya mereka teringat + tertarik lagi.

      Ketika sales sdh bagus, baru expand ke LLA.

      Balas
  83. Assalamualaikum mas

    maaf saya mau bertanya

    1. Saya ada LAA Velue bast IC bagus nya kalau di iklan kan conversions itu even pixelnya apa ya mas ?

    2. Cara mas yang 3.2 Conversion dari audience LAA CA View Conten itu pada saat iklan conversion even pixel nnya apa ?

    3. Untuk Conversion windows 7 Days or 1 Klik sama 1 Days or klik itu bagus nya yang mana dan aksud nya apa saya masih belum mengerti meski sudah baca keterangan FB nya

    4. Cara Splites mas itu gimana cara nya

    itu aja mas tolong bantuannya mas terima kasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam

      1. Bukan bagusnya apa, tapi kebutuhannya apa ?
      2. Kadang VC kadang ATC, tergantung konten iklan dan goal yg saya tuju.
      3. Biarkan default saja.
      4. Sudah saya jawab di komen sebelumnya ya.

      Balas
      • Terima kasih ya mas atas informasinya, semoga jadi pahala nuhunnn

        Balas
  84. Mau nanya
    viewcontent >klik tombol( ATC)> masuk form (IC)>Purchase (thankyou page)
    kok saya merasa jika chat via WA lebih tinggi pembelianya daripada isi form (IC) ya
    solusinya gimana mohon bimbinganya

    Balas
    • Dari dulu memang begitu, peminat order via wa mayoritas ( tdk semua ) lebih tinggi dari via form. Solusinya ? Ya memilih mas. Mau jalankan via wa atau form. Yang jelas, hasil via form tidak bisa dipaksakan sama dengan via wa.

      Mungkin bisa, tapi butuh banyak proses dan testing.

      Yang penting profitnya kalau saya. Metodenya bisa apapun.

      Balas
        • Jawaban paling akurat adalah dicoba tes mas agar tau hasilnya. Saya juga sering mencoba dan mempelajari datanya. Dengan begitu jadi lebih terasah naluri beriklan dan membaca datanya.

          Balas
  85. selamat siang mas, mau menanyakan cara kita bisa tau iklan kita sudah lepas dari learning phase bagaimana ya? terimakasih

    Balas
    • Malam mas mau tanya, kalau iklan kita ada pembelajaran dibatasi bagusnya dibiarkan apa kita rubah kalo dirubah kan jadi mulai awal lagi sedangkan IC sudah sampai 20 lebih

      Balas
      • Kalau goal iklan tercapai ( tujuannya apa di iklan tersebut ) yaudah saya biarin. Misal, goalnya adalah perbanyak IC supaya bisa di retarget. Angka IC ternyata bagus, cost per IC cukup murah, yaudah biarin aja kalo saya.

        Balas
  86. Mantab mas sy jg di bdg, klu bisa ketemuan sy pingin belajar bnyk. Brgx ada youtube na, sy coba pelajari pelan2. Msh bingung uy, oh iya sy bantu istri sy jualan.

    Balas
  87. siang mas, thank you atas ilmu yang di share membantu banget nihh 😀

    mau tanya , untuk metode 1 dan 2 apa bisa di mix ?

    misal gini :

    campaign ke 1 bikin video buat trigger cold audience biar tau produk kita (brand awareness)
    campaign ke 2 buat 3 adset dengan isi VA 50 , 75, 90% buat masuk ke landing page
    campaign ke 3 buat retarget orang yang masuk ke landing page (CA dari campaign ke 2) untuk konversi ke atc (chat WA)

    menurut mas bagaimana ya ? thank you

    Balas
    • Sami2 mas, thank sudah berkenan mampir.

      Boleh, sah-sah saja. Teknik diatas bukan aturan baku, tapi cara main saya, yg berjalan baik di saya. Belum tentu hasilnya sama di orang lain. Jadi boleh di mix, di tes, kalau hasilnya bagus, lanjutkan. Yang penting bisa membaca data iklan yg sedang berjalan tersebut.

      Balas
  88. Mau tanya mas alief, kalau misalnya saya iklan dgn objektif traffic mau pindah ke Objektif konversion dengan optimasi prospek.

    Pertanyaan saya : sebelum saya pindah ke objektif konversion optimasi prospek, saya harus kumpul berapa prospek dan tayangan halaman landas dulu ya baru pindah ke objektif konversi supaya hasilnya bagus dan biaya murah ?
    .
    .
    Kedua : Setelah pindah ke objektif konversi dan optimasinya prospek, dan saya mau ke LLA harus kumpul berapa Prospek baru bisa saya buat LLA ya supaya bagus, dan misalnya kalau 60Prospek, 60Prospek ini dari total adset atau 1adset ya.

    Contoh pertama : 1Adset 60Prospek
    Contoh kedua : 1Adset 20 X 3Adset = 60Prospek.

    Terimakasih mas Alief

    Balas
    • Jalankan Conversion optimasi VC saja dulu, jangan langsung ke Leads. Kecuali kalau Leads sdh banyak ( standard saya diatas 500 ) baru jalankan Conversion optimasi Leads. Utk buat LLA standard saya diatas 1.000 CA baru bikin.

      Balas
  89. Mas assalamualaikum
    Terima kasih atas ilmunya dan jawaban kemarin mas, sekarang saya mau bertanya kembali mas,

    Pertanyan 1
    Kemarin mas sempat menyingung beberapa pertanyaan
    1. Buat CA sudah sesuai ?
    2. Pixel VC sudah di tempatkan yang benar ?
    3. Bagaimana angka di dashbord untuk VC apa terus bertambah ?

    jawab saya
    1. saya masih ragus soal pembuatan CA tapi insya allah sudah benar dari pixel Ca lalu 60day saya tulis lalu exlud ITC 60D juga, mas nya bisa kasih gambaran mas tolong…
    2. Penempatan VC saya di halaman LP awal jadi kalau adudience klik iklan dia langsung ke lp awal itu VC
    3. angka di dasbord selalu bertambah

    Saya sudah cek di even pixel data VC saya Sama Page View itu ada 10K tapi di creat CA hanya ada 2.300 pas saya lihat last update nya sama persis pas tanggal saya buat, jadi enggak nambah namabah kenapa ya mas ?

    pertanyaan ke 2
    masalah pertama ajah masalah CA dari VC tidak namabah … Tolong bantuan nya mas Suhun… terimakasih

    wasalamualaikum

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Audience CA nya belum pernah dipakai di Adset manapun utk iklan retargetting ya ? Coba dipakai beriklan, last update nya akan berubah nanti.

      Balas
      • OKE,… jawab ban mas nya adalah yang di tunggu kekeke. terima kasih banyak, semoga ilmunya bisa jadi pahala

        Balas
          • mas punten mau nanya lagi, kalau splites gimana cara nya ya ? tolong ajari mas untuk splites sema ini saya tidak pernah splites, cara siplites itu gimana mas …

            terima kasih

          • Pertanyaan saya, memang split test rencananya mau apa ? Cara split test itu gampang. Sebelumnya coba cari tau dulu apa itu split test, apa fungsinya. Jadi tau untuk apa melakukan split test.

  90. Mas,

    Yang masih bingung. boleh share contoh iklan madu yg mas jual buat retargetting:
    1. Pengingat ATC buat yg VC tapi gak ATC
    2. Pengingat bagi yg ATC tapi blm IC
    3. Pengingat IC tapi blm transfer.

    Balas
    • 1. Kamu udah mampir ke web kita nih, kok langsung kabur gitu aja sih, blablabla
      2. Thanks ya udah berminat order sajadah ini, tapi saya lihat belum selesai nih prosesnya. Padahal hari ini lagi ada promo blablabla
      3. Hayoo, kamu sudah pesan madu jono tapi kok belum transfer sih ? Kalau aku kasih tambahan diskon 10% mau ? Khusus hari ini blablabla

      Berbeda konteks follow up nya menyesuaikan level audience nya.

      Balas
      • mas. kok angka pixel di event manager gak sama dengan angka di fb ads ya? di adset ku terdata ATC cuman 12.. tapi di event manager 25… apa mungkin pixel bisa ke load dua kali ya?

        Balas
        • Cek durasi rentang waktu di adset dan di event manager sdh sama ngga mas. Mungkin saja mas. Pixel ATC diletakkan dimana ?

          Balas
      • Mas. Kalau di website kita mau track per Kategori produk apa pixel event nya sama juga AddToCart atau buat custom event AddToCartKaos misal nya?

        Balas
        • Boleh disamakan, saat bikin CA pakai parameter URL. Jadi sama2 ATC tapi refine by URL, nah masukkan URL yg beda-beda, jadi hasil CA nya akan spesifik.

          Balas
  91. Assalamaulaikum Kang

    Kan kalo pixel baru , jangan langsung conversion karena datanya masih nol. Nah misal kita pake trafic dulu terus pake conversion, si targetinngnya kita pake data pixel tadi alias custom audience??

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Pakai broad targetting ( interest, behaviour & demographic )

      Balas
      • Oke kang
        Mau tanya lg, selama ini saya pakai cuma 2 event di lp.

        Ketika org masuk LP simpan event LPV dan ketika org klik tombol wa saya simpen event IC.

        Emang disini banyak bgt org yg masuk ke wa, tapi 50% masih nanya2 doang, gak serius utk beli.

        Katanya kalo ingin memfilter org yg serius beli, harus pakai form di LP.

        Nah yg saya tanyakan, saya bingung kalo masukin form di LP masukin event apa, jujur untuk masalah form ini saya ga ada mentor, jadi bingung aja

        Balas
        • 1. Orang nanya doang itu blm tentu ga serius beli, bisa jd CS nya yang ga bisa handling mengarahkan ke closing
          2. Kalau masalahnya cuma event, ya tinggal samakan aja kan pakai event IC

          Balas
          • “Katanya kalo ingin memfilter org yg serius beli, harus pakai form di LP.”

            Tanya 1 —–

            pak saya ada juga pernah baca quote di atas (dari blog Agan Khalid kalau gak salah ingat hehe), memang begitu ya pak untuk tipe warga +62?

            saya menyediakan dua tombol:
            1) “Klik Pesan” tombol buat yg serius pesan ( di sini saya minta input nama, email, no whtsapp, dan alamat lengkap) – event nya IC
            2) “Klik Tanya Admin” ini tombol tetap saya arahkan ke form masukin nama, dan no whatsapp – event nya Lead

            dua tombol di atas ujung tetap mengarah ke whatsapp. soalnya produk yg saya jual tipe Print on Demand. jadi hrs kirim2 gambar calon pembelinya.

            Tanya 2 ——

            saya coba ikutin teknik no 3 nya mas Rizki Alief, baru jalan pagi ini. Traffic – optimasi LP yg di tanam event VC > form pesan (ATC) > kirim form pesan (IC) > whatsapp.

            masih menunggu trigger VC 1000 baru lanjut ke iklan Conversion.. syukur2 event yg lain banyak juga. heheh

            nanti baru buat CA VC LLA 1% – 5%, split test optimasi ATC, trus CA ATC dan seterusnya..

            apa sudah benar funnel saya ini mas?

            terima kasih banyak atas ilmu berharga yg di share di sini.

          • 1. Benar mas. Intinya dengan penambahan form brati menambah panjang journey, yang fungsinya sebagai filter.
            2. Sip sudah benar kok itu

  92. Kang saya mau nannya kenapaya CA view conten saya tidak nambah nambah padahal selalu on untuk mengumpulkan audience, keterangan last update nya masih sama terus tolong bantuannya

    Balas
    • Bikin CA nya sudah benar ? Pixel VC sudah diletakkan di tempat yg benar ? Di bagian dashboard iklan, di bagian metriks VC angkanya nambah terus ngga ?

      Balas
  93. Assalamu’alaikum
    Mas saya mau nannya mialkan kita mengedit ad iklan tapi iklan itu sudah jalan apa akan menurunkan konfersi ? Apa ngaruh pada kinerja iklan.

    Lalu saya mau nnya penjelasan misalakn kita iklan conversi biasa nya ada pilihan 7 hari 1 klik atau 1 klik yang di bawah retargeting di adset.
    Inilebih baik pilih yang mana mas.

    Terima kasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam.

      Apakah mempengaruhi kinerja iklan ? Iya. Apakah menurunkan konversi ? Belum tentu, bisa jadi lebih bagus dan naik, tergantung apa yg di edit kan.

      Biarkan saja default bawaannya.

      Balas
  94. Di postingan mass tertulis

    “Iklan tersebut saya jalankan dengan budget 50.000-75.000 per hari menggunakan broad audience targetting. Hasilnya, saya akan memfilter orang-orang yang sudah menonton video untuk dijadikan Custom Audience video viewer 50%, 75% dan 95%.”

    pertanyaannya apakah setiap persentase video viewer digabung dalam satu CA atau dipisah ?

    Balas
      • Fungsi split test dari adset LLA video views ke konversi views content itu untuk mengumpulkan data view content kan ya mass ?

        yg saya bingung kenapa mass pakai LLA hanya dari 1% sampai 5% ? bukankah semakin tinggi LLA video view untuk view kontent itu semakin bagus ya ?

        Soalnya saya sudah coba split tes adset LLA 1% video views 50%, 75%, 95% dan yg adset yg satu langsung loncat LLA 10% video view 95%, dan hasil data sesuai dengan urutannya, kalau yg LLA 1% video view 50% datanya paling rendah dan cost paling tinggi, sedangkan LLA 1% Videoview 75% datanya diatas itu, begitu seterusnya sampai urutan LLA10% video view 95% dgn data yg paling bagus. Apa ada masukan mass ?

        Balas
        • Mas kurang tepat.

          Yang 50%, 75% dan 95% itu CA VideoViews. Benar, semakin tinggi semakin bagus, artinya nonton videonya makin lama.

          Kalau LLA itu 1% – 10%. Makin tinggi makin besar audience nya, tapi makin broad. Makin rendah maka makin kecil jumlah audience nya, tapi makin spesifik mirip dengan CA yg dipakai utk membuat LLA.

          Balas
  95. halo mas saya udah baca”smua nya tp blm nemu nig.saran utk budget per hari brp ya?tapi laba saya dikit cm 30rb per item.saran budget per hari brp?brp campaign?brp adset makash

    Balas
    • Kalau saya biasanya pakai FB Ads utk produk dengan margin diatas 100k mas. Di bawah itu agak riskan, karna butuh waktu utk proses testing sampai menemukan pola beriklan terbaik, dan ini jelas butuh cost. Ini pendapat pribadi ya. Orang lain bisa jadi berbeda.

      Untuk margin di bawah 50k yang saya tau biasanya mengoptimalkannya di Marketplace. Atau pakai strategi jualan bundling, untuk dongkrak total profit margin.

      Balas
      • bisnis saya fashion pria sangat tidak mungkin kalo margin 100k hehe jd mending tetep bundling sampe margin 100k ya mas?klo saya beriklan dengan banyak campaign tetapi cuma 30k-50k dengan saya campaign cuma 1/2 tetapi per campaign budget 100k lebih bagus yg mana mas?makasih

        Balas
        • Banyak sedikitnya campaign yg dipakai itu tergantung tujuannya utk apa ? Banyak campaign bagus, sedikit campaign jg bagus, keduanya ngga ada yg salah soalnya.

          Misal, tujuannya ingin membuat 2 layer, iklan pertama berupa video, nanti viewers nya ditangkap dan di retarget agar masuk web. Brati pakai 2 campaign VideoViews dan Traffic.

          Dan banyak lagi tujuan lainnya.

          Balas
  96. Halo mas Alief,

    Artikel yang membantu untuk pemula2 seperti saya ini..lanjutkann mas..

    Mau tanya:
    1. Utk skenario no 4, misalkan tahap awal conversion utk view content, lalu dilakukan retargeting, untuk retargeting ini didalam 1 campaign yg sama dengan conversion utk view content atau pisah campaign ya? (Asumsi pakai CBO)

    2. Jika saya lanjutkan funnel ke conversion addtocart, ini jg di campaign yg sama dengan viewcontent diatas atau bgmn ya?

    3. Berdasarkan pengalaman mas Alief, data akan lebih bagus pakai traffic (link clicks/landing page view) atau conversion (view content) ya?

    4. Conversion akan optimal jika terjadi minimal 50 conversion dalam seminggu. Jika 1 minggu awal ga dapet 50, apakah minggu depannya proses ini akan start dari 0 lg atau melanjutkan dari data yg sudah ada sampai akhirnya dapet 50?

    Balas
    • 1. Dipisah mas, campaign retargetting berdiri sendiri

      2. Kalau saya disatukan di campaign VC karna pakai CBO

      3. Secara sekilas sama. Tapi kalau jalankan Conversion kebutuhan advertiser biasanya ngga cuma LP View aja. Iklan Traffic itu mendatangkan orang yg suka masuk web. Kalau iklan Conversion itu mendatangkan orang yg suka melakukan konversi tertentu di web. Konversi yg dimaksud ngga cuma buka web / ViewContent aja, tp juga ATC, IC, hingga Purchase.

      Jadi kualitas audience iklan Conversion diatas Traffic.

      Kalau beriklan pakai Conversion, di bagian Adset kan ditanyain iklannya mau di optimasi berdasarkan pixel event apa. Di iklan Traffic nggak ada fitur ini.

      4. Melanjutkan mas, tapi biasanya kena learning limited, jd performa dibatasi. Best practice nya ( kata orang FB ) minimal per adset budget diatas 200k utk campaign Conversion, agar bisa lolos learning phase di minggu pertama. Jadi kalau pixel event blm matang, atau budget tipis, mending main Traffic.

      Balas
      • terimakasih atas balasannya.
        untuk:
        Poin 2. apa plus dan minus-nya kalau disatukan?
        Poin 4. efeknya apa jika learning limited?

        Balas
        • 2. Tidak ada, hanya soal gaya bermain saja
          4. Performa iklan tertahan, harus ganti targetting / konten iklan agar masuk learning phase lagi

          Balas
          • Kualitas audience conversion viewcontent diatas traffic. Apakah kualitas audience conversion add to cart diatas viewcontent?

          • Ya sudah jelas. Orang yang cuma buka web trus kabur, dibandingkan orang yg buka web + berinisiatif memasukkan produk ke keranjang, yang mana yg lebih niat beli ? Mungkin yg ATC jg blm tentu beli. Tapi kalau perbandingannya antara VC dan ATC ya jelas lebih baik yg ATC kan. Logika sederhana.

          • Mas rizky sendiri untuk mengumpulkan data viewcontent dari objective traffik, yg dipakai optimasi link click atau optimasi landing page view ya?

  97. Assalamualaikum. Mau tanya mas.
    Begini funneling saya
    1. Saya mau menjalankan iklan traffic ke website e-commerce saya, sampai 3 hari. Ini pixel masih ksong
    2. Nanti kan dapat tuh data yg view page walau gak add to cart, nah itu dijadikan CA untuk retargetiing, jg saya jadikan LLA.
    Lalu saya buat iklan conversion.

    Bagaimana stepnya mas? Apakah ada yg perlu diperbaiki?

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Sudah benar mas. Sederhana tapi efektif. Jalankan retarget pakai Traffic, dan LLA pakai Conversion optimasi VC adsetnya. Akan jadi sebuah siklus yg terus berputar. Kalau bisa iklan Traffic yg pertama tadi tetap jln budget kecil utk terus suplai audience baru ( jika hitungan budgetnya masuk, kalau ngga ya gpp dimatikan )

      Balas
      • Terima kasih mas infonya, anda benar2 membantu. Komen sampai ratusan dibalas semua.
        Saya mau bertanya lagi,

        1. Apa maksudnya learning phase mas?? Saya menjalankan iklan traffic lgng delivery tdk ada learning phase
        2. Apa bedanya :
        objective traffic vs objective conversion dgn optimasi landing page view
        Sepertinya fb sama2 akan bnyk mndtngkan audience yg suka mengunjungi website ya?

        Balas
        • Sami-sami mas, hehe.

          1. Proses FB mempelajari pengaturan yg sdh Anda buat di iklan tersebut. Selama learning phase FB akan mencari cara terbaik untuk menjangkau audience yg Anda mau. Paling sering terjadi di Conversion sih. Kalau di Traffic seingat saya memang tidak ada.

          2. Secara sekilas sama. Tapi kalau jalankan Conversion kebutuhan advertiser biasanya ngga cuma LP View aja. Iklan Traffic itu mendatangkan orang yg suka masuk web. Kalau iklan Conversion itu mendatangkan orang yg suka melakukan konversi tertentu di web. Konversi yg dimaksud ngga cuma buka web / ViewContent aja, tp juga ATC, IC, hingga Purchase.

          Jadi kualitas audience iklan Conversion diatas Traffic.

          Kalau beriklan pakai Conversion, di bagian Adset kan ditanyain iklannya mau di optimasi berdasarkan pixel event apa. Di iklan Traffic nggak ada fitur ini.

          Jadi kalau jalankan iklan Conversion tapi di bagian optimization ad delivery ( adset paling bawah ) pilih landing page view, ya mubadzir. Harusnya pilih Conversion.

          Balas
          • Mas, saya menjalankan iklan conversion kok gak ada learning phasenya ya? Lgng active, terus reachnya dikit bgt tdk sperti traffic.. pdhl audiencenya broad

          • Reach sedikit itu seberapa ? Budget brp ? Optimasi di bagian Adset apa ? Audience broad itu brp ?

  98. Menyambung pertanyaan sebelumnya jadi sebaiknya dimatikan atau enggak kang CBO nya ?

    Balas
  99. maas assalamualaikum

    terima kasih atas masukan nya, mas saya maubertanya lagi untuk pembahasan soal teknik ke 4, itu kan mas nya jalanin 1 campain ya budget di awal misalkan 50K, terus pas nambah adset yang ATC dan IC dan purchase nya gimana mas ? saya bertanya soal budget nya terima kasih mas soalnya belum nangkep terima kasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam. Dinaikkan budgetnya sesuai jumlah adsetnya.

      Balas
  100. Halo Kak,

    Sebelumnya terima kasih atas pencerahannya mengenai FB ads, selama ini saya iklan belum menghasilkan, setelah belajar dari artikelnya, jadi tahu salahnya dimana. Selama ini saya langsung iklan dgn objective conversion, tanpa melalui tahapan spt diatas.

    Yang saya tanyakan, saya mau beriklan lagi dengan alur yg benar, apakah saya harus create pixel baru dan ads manager yg baru juga?

    sebelumnya pixel saya sdh merekam data lead di ads manager hasil iklan conversion sy yg ngaco :), berdasarkan penjelasan di artikel, kalau tidak melalui tahapan funneling pixel kurang matang, jadi bagaimana kak? tetep pakai pixel lama ata create baru, pls advise ya kak, terima kasih.

    Balas
    • Pakai yg lama aja gpp, sambil dibenahi proses beriklannya. Seiring waktu datanya akan membaik. Lagipula blm tentu data pixelnya yg jelek kan ? Bisa jd cara ngiklannya blm benar, atau offernya blm mengenai sasaran.

      Balas
  101. Waduh, pantes susah sales yah. Soalnya saya biasanya langsung split test iklan Hardselling. Ga pernah pake funneling.

    Balas
    • Nggak semua butuh funneling kok. Jadi sah2 aja langsung hardselling, asal kondisi dan strateginya sdh cocok. Tapi baiknya pakai funnel ( bagi saya ) agar target audience lebih matang dlm mengenal produk saya

      Balas
  102. Sama sekalian mau tanya, saya mau test iklan ke 2 landing page yg berbeda, caranya gimana ya? apakah buat dua adset yg sama lalu diarahkan ke lp berbeda? atau gimana?

    Balas
    • Audience nya sama ? Bikin 1 Adset aja, berisi 2 Ads / lebih dengan URL LP yang berbeda

      Balas
  103. Assalamu’alaikum mas
    Saya Romli mau bertanya kembali, persoalan pertama
    Funel ke 3 yang traffic lalu konferensi dan reach .
    Untuk konversi pixel even nnya apa ATC atau Purchase

    Persoalan ke dua Fome Initriat chackout saya ada 191 tapi yang konfersi beli hanya 11. Tolong bantu saya menyelesaikan masalah ini siapa tau saya dapat masukan baru mas

    Saya sudah buat 2 web dengan harga berbeda tapi web yang harga leboh mahal lebih bnyak pengunjung, tapi sedikit yang beli/mengisi

    Terima kasih mas… Tolong bantuannya

    Balas
    • Wa’alaikumsalam

      Pakai even apa ? Sesuaikan dengan kebutuhan.

      Yang IC 191 yang beli cuma 11 ? Brati teknik follow up nya jelek. Closing rate nya jadi jelek.

      Banyak visitor tapi sedikit yg isi form ? Ada masalah di LP. Bisa karna sales letter kurang persuasif, slh pricing, letak tombol CTA kurang strategis, jumlah tombol CTA kurang banyak. Dan masalah2 lain seputar LP, harus di tes utk tau dimana masalahnya.

      Yang isi form banyak yg beli sedikit ? Balik lg keatas, brati follow up nya tdk maksimal.

      Balas
  104. Halo kang, saya mau tanya saya kan sudah tanam pixel di website saya.

    1. saat mau retargetting itu baiknya pakai objective yang mana ? misalnya saya mau retargetting VC atau Leads apakah beda objective iklannya ?
    2. Jumlah data minimum per event yang ke trigger supaya bisa di iklankan retargetting itu harus berapa banyak ?

    terima kasih kang.

    Balas
    • 1. Objective bisa pakai Traffic / Reach. Antara VC dan Leads biasa saya pisahkan Adsetnya. Karna konten iklannya akan berbeda, antara yg baru VC doang, dengan yg sudah lanjut ke Leads. Tapi kalau pixel Leads masih sedikit, yaudah gabung 1 Adset aja dengan VC.

      2. Selama pixel sdh hijau sdh ada isinya, bisa di retarget.

      Balas
      • Mau tanya lagi kang, kalau mau campaign conversion, misalnya mau optimasi VC sama ATC apa harus dipisah campaignnya ? atau boleh 1 campaing 2 adset ?

        Balas
  105. Ka, mau nanya untuk target audience yang benar itu kita bikin 1 adset dengan 1 target audience atau 1 adset dengan beberapa audience ?

    Balas
    • Keduanya benar. Lihat potential reach nya. Kalau saya main di 1 Jutaan. Kalau pakai 1 target audience sdh mencapai angka segitu, yaudah cukup. Kalau pakai 10 interest angkanya masih kecil 200 ribuan, biasanya saya tambah.

      Balas
      • Aku ada 2 pertanyaan ka, mohon bantuannya,
        1. Kalau kita pasang pixel, terus kita mau edit2 landing page kita, otomatis pixel akan merekam aktifitas saya ketika saya melihat landing page yang sedang saya edit, jadi angka landing pagenya tidak natural, solusinya gimana ya ka ?

        2. Produk saya sweater dgn harga 160 rb, Saya sudah pasang iklan dengan budget 50 rb/hari, objektivenya video view, sudah jalan 3 hari, adset ada 3 dengan target audience yg berbeda, sudah menjangkau 13rb orang, tayangan 3 detik total 7980 dengan persentase video tonton 58%, dan total klik tautannya total 81, data seperti ini apakah wajar ka ? Terimakasih

        Balas
        • 1. Tergantung bagaimana cara Anda memasang pixel. Di theme GeneratePress, ada opsi agar pixel nonaktif jika admin sedang login, jd tdk merekam data saya. Kalau via plugin bisa pakai PixelYourSite, ada fitur untuk exclude admin juga kalau nggak salah.

          2. Tergantung apa isi videonya ? Goal iklannya untuk apa ?

          Balas
  106. Hallo mas,
    terimakasih atas share materi yang sangat bermanfaat sekali.
    saya mau tanya, kl pasang iklan traffic tidak pakai pixel apakah bisa di CA LAA ?

    Balas
    • Sama-sama, terimakasih sudah berkenan mampir ya. Pada dasarnya CA bisa dibuat dari berbagai sumber, tidak hanya pixel. Bisa dari FP engagement, bisa dari list nomor wa / email, bisa dari visitor masuk web ( ini harus pakai pixel ).

      Jadi pertanyaan saya, iklan Traffic tersebut menghasilkan data apa saja ? Kalau cuma visit web, brati yg bisa dibuat CA adalah FP / IG engagement nya. Kalau ternyata orang diarahkan isi form daftar di dalam web, brati list email / no hp juga bisa dimanfaatkan jadi CA.

      Balas
  107. Mantep nih masnya sabar banget jawabin pertanyaan segitu banyaknya satu persatu, sehat terus mas dan terima kasih ilmunya hihi

    Balas
    • Aamiin Allahumma aamiin mas. Thanks sdh berkenan mampir, hehe.

      Balas
  108. bang mau nanya lagi untuk Objektif iklan kalau mau splites audience pakai apa ?
    terima kasih

    Balas
  109. Assalaualaikum om

    Maaf kemarin pertanyaan saya agak buat om bingung, setelah saya print out semua materi iklan saya sudah mulai ada gambaran cara beriklan. alhamdulillah insya allah lebih baik dari kemarin ( Bangkrut )

    Om saya mau bertanya, saya pernah gagal dalam bisnis, jika saya awal banget dalam beriklan saya bingung cara mencari audience untuk pertama iklan, saya minta saran apa yang harus saya lakukan?, jika saya mengunkan cara om yang tahap satu gimana cara saya menentukan audience nya. om

    terus saya mau bertanya soal splites saya masih bingung. jika saya melakukan splites tujuan saya adalah pembelian tapi saya belum punya data apa apa bahkan audeince gimana cara saya mencari audince yang purchase om…

    Tolong bantuannya om
    Dan saya ucapkan terimakasih atas materi dan insait baru ini semoga jadi amal ibadah buat om juga aamiin

    terimakasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Lupakan semua artikel saya. Sepertinya utk tahap “menentukan siapa konsumen” mas juga blm clear. Coba di breakdown lagi, siapa target konsumen produk Anda ? Gendernya, usianya, tempat tinggalnya, hobinya, pekerjaannya, bacaan favoritnya, tontonan favoritnya. Semakin detail semakin baik. Ini hal fundamental.

      Ngga usah buru-buru ngiklan.

      Kalau fase tersebut sdh clear, harusnya ngga bingung ketika setup iklan. Tinggal konversi aja data-data tersebut ke dalam detailed targetting di bagian Adset.

      Contoh split test :

      1. Saya mau tau gambar produk mana yg disukai audience. Brati bikin banyak ads gambarnya dibeda2kan.
      2. Saya mau tau target audience saya usia berapa tepatnya. Brati bikin banyak dset, beda2kan usianya.
      3. Saya mau tau caption iklan mana yg bikin orang klik. Brati bikin banyak ads, captionnya dibeda2kan.

      Itulah split test. Seperti saya blg, kalau blm paham split test, lupakan. Ngga usah terlalu terjebak dengan hal-hal teknis.

      Mas bilang blm ada data apa-apa ? Kembali ke jawaban saya paling atas, lupakan dulu iklan. Coba ditulis aja dulu di kertas, siapa target konsumennya, kira-kira konten jenis apa yg bikin mereka tertarik, dan seterusnya.

      Ini hal-hal yang super mendasar sekali. Dan jauh lebih penting dibanding setup iklan.

      Balas
      • saya mengucapkan terimakasih banyak atas insite baru nya, semoga bang rizki mendapat berkah dari in semua… saya mohon bantuan nya ya bang kalau nanti ada materi dari abang yang lain bl saya paham dan ada beberapa maslaah..

        wassalamualaikum

        Balas
  110. Mas mau tanya untuk pixel baru apakah bisa dengan teknik 4 dengan langsung optimasi ke view conten?
    Atau lebih baik pakai teknik ke 3 dulu ya untuk mengumpulkan data pixel ?
    Tmks

    Balas
  111. Kadang punten pisan mau tanya lagi masih kurang mudeng, misalkan saya baca cara akang iklan itu 1 campai isi nya 1adset bird audienc 2edset targeting 3edset targeting dan pakai CBO apa begitu ? Atau beda beda percampain nya? Jadi capaian 1 bird beberapa edset dan CBO lalu campai 2 retargeting beberapa edset CBO. Lalu campai 3 retargeting beberapa edset CBo gitu ? Atau semua terjadi dalam 1 campai dan budget CBO …

    Tolong ya kang terimakasih

    Balas
    • Mohon maaf sekali, saya kurang paham dengan pertanyaannya.

      Balas
  112. Assalamualaikum Mas.

    mohon berkenang sebelumnya mas, pertanyaan saya mungkin sangat basic berhubung saya masih sangat awwam terkait FB Ads.

    1. terkait split test, boleh dibantu terkait tahapannya mas, misal saya pasang 1 iklan ataukah mesti lebih dari 1 iklan jg, adset berapa, ad nya brp, & idealnya conten yg membedakan masing2 adset/ad ini conten apa ? dan apakah sdh cocok misal saya pake objective traffic. contoh produk misal Madu murni
    2. Karena saya belum punya web jadi jadi iklannya saya langsung ke WA saja, klu mesti ada web spy bisa retargeting spt ulasan diatas, mohon arahannya apa2 saja yg harus saya persiapkan lg sblm beriklan.

    Terima kasih Mas

    Balas
    • Wa’alaikumsalam.

      1. Sebelum berbicara hal teknis tentang campaign, adset, ad, coba pahami lagi hal mendasar mas / googling. Split test atau A/B test itu apa sih ? Split test itu aktivitas pengujian 1 atau lebih variabel. Mas mau split test, mas mau menguji apa ? Baru nanti tau apa yg harus dibuat.

      Contoh, saya mau menguji gambar mana yg paling engage. Artinya saya akan buat 1 campaign, 1 adset ( atau lebih boleh, terserah ), dan beberapa ads dengan caption yg sama, tp gambar berbeda. Karna saya mau tau, gambar mana yg datanya bagus. Ini Split test.

      Jadi kalau mas menanyakan yg membedakan apa ? Ya tergantung mas, mau split test tujuannya apa ? Mau menguji audience ? Brati bikin beberapa adset dengan audience berbeda. Lebih spesifik lagi, mau menguji usia. Brati bikin adset audience nya sama semua, yg beda cuma umurnya.

      Seperti itu split test.

      2. Yang harus dipersiapkan adalah website nya mas. Dan sudah terpasang pixel di dalamnya. Cara bikin web gampang, kalau ada budget tinggal pakai jasa. Cara pasang pixel gampang, search aja di Google banyak tutorialnya. Di blog ini juga ada tutorialnya.

      Balas
  113. Kang punten nannya lagi, saya mau bertanya soal splites. Saya masih gak ngerti gimana splites itu pakai cbo atau budget setiap eds

    Terima kasih banyak

    Balas
    • Pakai CBO saja, jd FB yg atur porsi budget masing2 adset berdasarkan performa terbaik

      Balas
  114. Kang mau bertanya lagi
    Objektif reach itu maksud nya apa ?, Karena saya baca terahir dari penargetan setiap funel terahir nya itu objektif reach.

    Lalu saya mau bertanya kang kaya contoh funel tahap satu itu di satu campai apa beda campai. Terus apakah akang mengunakan cbo setiap campain atau badgt nya langsung di edset tolong bantuan nnya terima kasih kang

    Balas
    • Baca artikel saya yg judulnya “fungsi objective campaign” jadi tau fungsinya objective Reach.

      Di satu campaign pakai CBO

      Balas
  115. Mas,saya ingin bertanya
    1. untuk pemula, apakah bisa menggunakan instant experience sebagai pengganti landing page? saya saat ini menggunakan landing page gratisan dari blogspot. tapi saya khawatir loadingnya agak lama, karena dari data hasil iklan yang sedang jalan, jumlah klik ada 51 user, namun landing page view nya hanya 40 user.
    2. Biaya landing page rp.3500/landing page view untuk produk dekorasi rumah itu termasuk mahal kah? Ini dari hasil retargetting video views

    Balas
    • 1. Boleh-boleh saja. Klik 51 & LP View 40 ? Artinya lebih dari 75% yang masuk LP, bagi saya sdh lebih dari cukup.
      2. Saya blm pernah main di niche tersebut, biasanya saya di angka 1.000an / kurang per LP view. Cost per LP View hanya slh satu metriks. Coba lihat metriks nya secara keseluruhan, lalu bandingkan dengan goal iklan yg ingin dicapai, apakah sdh tercapai ? Kalau saya begitu menilainya.

      Balas
  116. Selamat pagi Kang . mau tanya nih, untuk iklan retargetting. contoh adcopy nya seperti apa yah?

    Balas
    • Ya tergantung retargettingnya utk tujuan apa ? Baru adcopy nya menyesuaikan. Jadi saya tdk ada contohnya.

      Balas
  117. Halo mas.

    Mau bertanya jika produk yang dimiliki memiliki variasi dan target market yang berbeda. Bagaimana menjalankan dua campaign bersamaan (target market berbeda) tapi jika hanya 1 pixel bukannya retargetting akan menjadi kacau antara 1 atau yang lainnya?

    Terima kasih atas waktunya

    Balas
    • Brati dipisahkan pixelnya jika memang targetnya benar2 berbeda. Di web juga nanti terpasang beberapa pixel tersebut.

      Balas
      • Contoh case :

        Orang berjualan baju dan ada varian baju pria, baju muslim dll. Memang 1 kategori fashion, namun target berbeda.

        Sebaiknya dibedakan pixel atau digabung?

        Balas
          • Contoh real

            Mainan robot dan mainan barbie tentu target beda.

            Apakah pixel digabung?

          • Mainan robot pria, mainan barbie wanita. Jelas dipisah.

            Kalau cuma beda interest tipis2, beda karakter, tapi sama2 pria, usianya berdekatan, ini masih termasuk SAMA.

            Tapi kalau beda gender, atau beda usia ( misal milenial dan 35 ke atas ) kalau ini biasanya saya pisah pixelnya.

        • Ok baik terima kasih banyak atas bantuannya.

          Sudah cukup clear.

          Good luck and thank you

          Balas
          • Baik. Sehat dan sukses selalu ya. Thanks sdh berkenan mampir dan berdiskusi.

  118. Mas mau tanya itu untuk untuk yang iklan soft selling dan hard selling itu di bagian ads nya atau di LP untuk penggunaan nya?

    Balas
  119. Hallo mas.margin saya tipis jadi ada bberapa funell yg saya hilangkan
    Kalo seumpama yg saya jalan kan seperti ini
    -hari 1-3 iklan dengan saved audience dengan interset dengan behavior serta lokasi berbeda beda.1 campaign 3 adset
    -hari 4-7 saya buat iklan dengan 3 adset terdiri dari LLA 1% dr VC,LLA 1%dr nilai,LLA 2% dari nilai.budget 100k
    Bagaimana mas?kalo ada yg kurang mohon ditambahin atau ada yg dihilangkan?mohon jawabannya

    Balas
    • Tdk ada masalah mas. Funneling itu ngga harus selalu panjang.

      Saya ada yg iklannya Traffic jalan 5 Adset split test pakai campaign CBO. Di funnel kedua jalankan Reach utk retarget orang yg msk VC LP tapi ngga lanjut chat WA. Udah 2 campaign doang, jalan berbulan2.

      Saran saya main 2 funnel dulu. Iklan pertama datengin audience, iklan kedua retargetting. Nanti kalau performa bagus, otomatis data pixel yg terkumpul jg bagus kan. Baru main iklan ketiga yaitu LLA utk tambahan audience baru.

      Balas
      • Brrti saya jalankan Saved audience dan CA y mas?utk budgeting di atas g masalah ya?

        Balas
      • Terimakasih mas.1 lagi kalo utk budgetin 75 rb apa mending 100 rb lamgsung?

        Balas
      • Maaf numpang nanya ka alief, untuk retargeting menggunakan reach, bagaimana kaka meng set up isi campaign retargeting reach supaya efektif? Saya sudah mencoba melakukan retargeting pixel CA orang yang sudah VC dan ATC (chat WA) dengan budget 15rb
        Apakah pada fase retargeting penjualan akan lebih banyak di banding menggunakan LLA/Targeting fase awal?
        Mohon jawabannya terima kasih🙏

        Balas
        • Masukkan aja CA nya, tanpa targetting apa2, dibiarkan defaultnya. Fase penjualan lebih banyak dimana ? Biasanya kalau saya tetap di iklan fase awal. Fungsinya retargetting kan hanya mengingatkan lagi orang yg blm beli.

          Balas
  120. Hallo kang Alief , ada beberapa pertanyaan yang mau ditanyakan seputar teknik funneling no 4

    1. Sesudah 4-5 hari tsb kita membuat CA ViewContent “in the past berapa hari ya kang setting di audience nya”. untuk CA AddToChart dan CA Purchase nya sama ?

    2. Apakah retargeting CA VC, ATC, Purchase itu dalam 1 campaign atau berbeda campaign ? Set iklan di brapa kang biasanya karena kemungkinan CA Belum terlalu banyak

    Terima kasih kang Alief, semoga sukses dan sehat selalu

    Balas
    • 1. Saya biasanya 90 hari. Iya disamakan aja.
      2. Pisah campaign kang, saya biasanya 15. 000an

      Balas
  121. Numpang nanya kaka, saya ingin bertanya
    Bagaimana yah kira2 patokan untuk mengukur seberapa baik sales copy di landing page saya?
    Apakah dari rasio VC dengan IC saya? Jika benar berapakah standar rasio yang baik untuk di jadikan patokan?
    Mohon jawabannya.

    Balas
    • Kembali lagi ke hal fundamental, fungsi web apa ? Menyampaikan informasi produk kita kepada visitor, supaya mereka mau melakukan konversi tertentu yang kita inginkan ( beli, download, chat wa, isi form ).

      Artinya, sesuaikan dengan goal konversi di landing page tersebut.

      Kalau goalnya chat WA misalnya, dan ditanam pixel IC, berarti tinggal lihat saja berapa orang yg sdh VC lalu lanjut ke IC. Kalau rendah, artinya sales copy blm maksimal.

      Berapa rasionya ? Macam-macam, tergantung gaya bermain, tergantung harga produk, margin, dan beberapa aspek lain.

      Kalau saya minimal 10%.

      Balas
  122. Daging materinya mas..mantap banget, ku lagi nyari teknik conversion…di arahkan kesini, ternyata materinya mantap mas..

    Balas
    • Alhamdulillah, terima kasih sudah berkenan mampir mas.

      Balas
  123. assalamualaikum, halo mas..

    saya baru mulai beriklan di facebook ads..
    karna saya belum banyak tau, hanya tau dari teman..saya langsung mencoba kampanye konversi..

    awal2 beriklan dengan menyeting ATC pada conversion event nya lumayan banyak yg bertanya dan menghasilkan..

    kemudian saya mencoba2 mengganti conversion event dengan contact.
    sejak saya mengganti conversion event menjadi contact, iklan saya sepi..
    saya biarkan dulu 1 hari tetap sepi,

    dan saya ganti kembali menjadi ATC dan tetap sepi
    sampe sekarang saya otak atik masih tetap sepi, sudah saya ganti iklan, ganti adset bahkan ganti kampanye..

    maaf masih belajar hehe

    Balas
    • Wa’alaikumsalam, memang pixel event yg dipakai di webnya apa aja ? Dan bagaimana urutan alurnya ?

      Balas
      • view content, ATC, contact

        ternyata kata temen saya, kesalahan saya adalah memasang pixel ATC dan contact di header website.. bukan di event..
        jadi pixelnya ngaco..

        apakah ada cara memperbaikinya mas?

        Balas
        • Googling aja “cara memasang pixel facebook di wordpress” sudah tersedia banyak jawabannya

          Balas
          • untuk pixel sudah bener mas,

            yg teknik ke 4 apa campaign pake CBO mas?

          • mas, klo teknik ke 4 pake CBO apakah budgetnya ga akan tersedot sama adset yang bagus?

            misalnya budget bakal ke spent ke adset yang ke 1 saja yang optimasi VC

            jadi adset yang lain tidak kebagian

  124. Assalamuaikum mas,mas mau tanya kl sudah ada iklan yg winning trus mau scale out dgn LAA caranya gmn ya?kita duplikat campaign / adset atau kita harus membuat iklan baru dgn memakai LAA..mohon pencerahannya

    Balas
    • Duplicate campaign, Adset pakai LLA, iklannya pakai Post ID iklan yang sudah winning, jd ga perlu bikin Ad baru.

      Balas
      • Assalamualaikum selamat malam mas..

        Mohon maaf mau tanya..jika pixel masih kosong berarti beriklan menggunakan Traffic ya mas..nahh untuk targetingnya broad aja apa gimana ya mas?saya tadi baca untuk targetting di broad tapi dibagi menjadi beberapa ads set buat split test..kalo semisal di broad kenapa harus di bagi2 ads setnya ya mas?

        Terimakasih

        Balas
        • Wa’alaikumsalam,

          Kalau baru pertama beriklan, baiknya broad dulu ( tp ya broad hasil riset, bukan asal masukin ).

          Kenapa di bagi2 ngga disatukan dalam 1 adset ?

          Misalnya begini. Mas punya 10 petasan, dipegang bareng + dinyalakan bareng. Pas diatas, ada yg bunyi 2x, ada yg bunyi 6x, ada yg bunyinya banyak 12x. Mas tau ngga yg bunyi 6x petasan yg mana ? Yang 12x yg mana ? Ngga tau kan.

          Tapi kalau dinyalakan terpisah waktunya, atau dipisah lokasinya, atau dipisah oragng yg pegangnya, jd tau kan mana yg paling sedikit bunyinya, maka petasan jenis ini ngga usah dibeli lagi nanti.

          Adset jg gitu, lebih mudah cari tau mana targetting yg jelek saat dipisah, jd bisa dimatikan. Kalau disatukan, gatau yg mana yg perform yg mana yg tidak.

          Makanya namanya split test. Melakukan percobaan terpisah.

          Balas
          • Ohh seperti itu..baik mas alhamdulillah ada gambaran.

            Oh iya satu lagi mas
            Misalkan : saya punya akun iklan baru dan akun iklan tersebut belum pernah buat ngiklan jadi masih murni kosong semua termasuk pixelnya…dan ketika saya mau beriklan dengan akun yg baru tersebut..alangkah baiknya untuk awal2 pakai objektive campaign apa ya mas..?
            Pas saya tanya temen sihh katanya bisa langsung pakai conversion yg penting pixel udah aktiv gitu…apakah cara itu bagus untuk dilakukan mas?

            Terimakasih mas mohon sarannya

          • Akun iklan baru dengan objective apa yg dipakai, itu tdk ada hubungannya. Kurang tepat mindsetnya.

            Objective campaign apa yg dipakai ? Ya sesuaikan dengan tujuan ngiklannya untuk apa ? Awareness ? Consideration ? Conversion ? Tidak ada hubungan dengan akun baru / lama.

            Pixel blm ada data / masih kosongan mau langsung iklan Conversion ? Coba dipahami lagi lagi bagaimana cara objective Conversion bekerja. Bisa baca artikel saya yg judulnya “jenis objective campaign”.

  125. Selamat malam Mas, semoga dijawab.
    Jujur sampai saat ini saya masih bingung dengan algoritma FB Ads. Selama ini saya menggunakan konversi untuk beriklan namun belum ada pixel yang saya tanamkan karena terkendala budget. Namun, saat bulan ramadhan kemarin pernah terjadi perjualan yang cukup besar walaupun tanpa pixel. Tetapi sekarang penjualan saya turun lagi alias kadang ada kadang engga. Nah untuk kasus saya ini ada 2 pertanyaan:
    1. Sebenarnya lebih baik tetap pakai konversi tanpa adanya pixel, atau bagaimana ya mas? 2. Sebenarnya guna pixel ini hanya merekam jejak atau juga berpengaruh untuk hasil konversi dari suatu iklan?

    Mohon jawabannya mas terimakasih.

    Balas
    • Ngga perlu pusingkan algoritma FB mas, hehe.

      Iklan Konversi disarankan untuk dipakai jika sudah ada pixel. Kalau belum ada pixel, di bagian Adset mas isi apa dong optimasi event nya ? Harusnya mah ga bisa jalan iklannya.

      Balas
  126. mas kalo pengen jalanin satu iklan/postingan dalam 2 objectiv bersamaan bisa gak ya?
    misal sy mau iklanin sepatu, terus sy jalanin 2 iklan engagement sama konversi gimana caranya ya mas?

    Balas
    • Ya tinggal bikin 2 campaign, 2 adset, dan 2 ads yang sama ( caption, image, dan URL nya ) kan ?

      Balas
  127. Selamat siang mas Alief,
    Terimakasih sudah share ilmunya, ini bermanfaat sekali,l.
    Mas saya mau tanya, mungkin pertanyaan nya medasar sekali, mohon di maklum karna saya pemula. Hehe..
    Patokan untuk tau pixel FB itu sudah matang atau blm nya bagaimana mas? Apakah setelah dapat data brp view conten, atc atau pcs berapa banyak, atau setelah berapa lama dipakai untuk beriklan..
    Terimakasih banyak sebelumnya mas…

    Balas
    • Terima kasih sudah berkenan mampir.

      Kalau kata FB sih 50 conversion action per minggu udah dianggap cukup. Matang / tidak menurut saya dipengaruhi 2 hal yg saling berkaitan : kualitas dan jumlah audience nya.

      Kalau pixelnya udah belasan ribu tapi isinya ga tertarget, heterogen, ya bisa jd performa iklan akan jelek.
      Kalau pixelnya berisi audience tertarget karna ngiklannya konsisten, tapi baru ratusan, bisa jd kurang maksimal jg, karna masih minim datanya, jd FB blm bisa optimalkan iklan kita.

      Dari segi jumla, brp yg matang ? Kalau saya pribadi diatas 100 sudah layak dicoba ( misalnya utk beriklan Conversion ).

      Balas
  128. Assalamualaikum Mas Alief,

    Saya sudah beriklan dengan objective conversion menggunakan pixel baru.
    Saya setup:
    1. campaign: CBO dengan budget 50K/day.
    2. Adset : 3 adset, saya bedakan umurnya tiap adset utk audience, targeting sama.
    3. Ads : per adset, 3 ads creative.
    Saya jalankan sampe 5 hari, hasilnya VC=1400; ATC=30; Lead =2. Di hari ke-5 itu saya off kan iklannya dengan alasan boncos.

    Sekarang saya berencana beriklan lagi dengan produk lain menggunakan audience yang sama, TAPI targetting berbeda dengan iklan sebelumnya.

    Pertanyaannya: Apakah bisa optimal dengan menggunakan pixel yang sebelumnya saya beriklan? soalnya VC-nya sudah lumayan.

    Terimakasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Pixelnya masih baru ? Blm ada datanya ? Baiknya jangan langsung pakai Conversion. Bisa mulai dari Traffic dulu.

      Audience sama tapi targetting berbeda ? Jadi audience nya sama atau beda ya ? Kalau sama, gpp pakai pixel yang sama. Kalau beda audience, jangan dicampur pixelnya.

      Balas
      • Terimakasih Mas Alief sarannya,

        Maaf, targetting yang saya maksud itu, interest, behaviour…
        Kalo audience nya sama (contoh: umur 25-35; perempuan)
        Jadi, kalo audience nya sama dengan interest/behaviour yg berbeda apakah bisa pake pixel yg sama?
        Mohon koreksi jika saya salah pemahaman.

        Terimakasih

        Balas
        • Usia, gender, kota tinggal, interest, behaviour, ini lazim dianggap satu kesatuan sebagai target audience. Jadi jangan dipisah audience itu usia dan gender, kalau targetting itu interest dan behaviour. Nanti bingung.

          Kalau pertanyaannya apakah bisa ? Bisa aja.

          Balik lagi ke jawaban saya sebelumnya, kalau target audience orang yg sama, misal sama ibu2 anak satu ( ga masalah interest beda, behaviour beda ) tp secara general marketnya adalah ibu2 anak satu, ini boleh pakai pixel yg sama.

          Tapi kalau targetnya adalah bapak2 usia 50an, lalu audience satu lagi adalah cowok2 milenial usia 20an, ini sudah jauh berbeda. Baiknya dipisah pixelnya.

          Balas
  129. Hallo Mas Alief,

    Saya sudah mulai menjalankan iklan videoviews selama 5 hari dan ini hasilnya : 29,755 thruplays, 418,653 reach, 488,303 impression dengan cost Rp.16/thruplays. Apakah itu angka yang bagus? Bagaimana saya bisa tau berapa orang yang menonton 50% video, 75% video dan 100% video?

    Yang kedua, saat ini saya sedang ingin menjalankan iklan poin 1.2 di atas, yaitu soft selling dengan objektif conversion. Saat create campaign saya diminta untuk memilih “Optimisation for ad delivery” yang disampingnya ada tulisan conversion, dan di bawahnya ada kolom yang harus dipilih yaitu pixel mana yang mau digunakan dan event apa? Nah pada kolom event apa ini saya harus pilih event yg mana ya Mas? Karena hanya ada 2 pilihan yaitu event add to cart dan lead. Mohon dijelaskan dari event tersebut dan mengapa kita diharuskan memilih event itu dalam campaign conversions?

    Terimakasih sebelumnya Mas

    Balas
    • Bagus / tidak itu relatif. Dilihat sekilas sudah bagus.

      Bagaimana cara tau brp jumlah viewers ? Bikin dulu CA nya, yang 50% view, 75% view, dan 100% view.

      Mas sudah pakai pixel blm di web nya ? Sdh benar letak pixelnya ? Lead diletakkan di bagian mana ? Add To Cart di bagian mana ? Saya perlu make sure ini dulu, karena seperti nya mas blm paham fungsi pixel event nya, jd bingung di bagian Adset harus memasukkan event apa.

      Balas
      • Hallo Mas, makasih sudah membalas, semoga dalam keadaan sehat selalu…

        Bagaimana cara tau brp jumlah viewers? Untuk pertanyaan ini saya sudah kulik sendiri mas. Saya coba custom column dan centang untuk watch video 50%, 75% dan 100%, alhamdulillah jadi tau teknik ini, sebelumnya belum pernah set up campaign pakai video views soalnya.

        Untuk pertanyaan kedua, saya paham penggunaan pixel dan eventnnya mas, inshaAllah ngelotok. Cuman saya nempelin lead, ATC berdasarkan kemauan saya. Saya nempelin lead di orang yg klik tombol whatsapp di website, kalau ATC orang orang yg masukkin ke keranjang. Apakah salah mas? Apakah saya harus mengikuti fungsi event yang lain?

        Balas
        • Aamiin, terima kasih banyak doanya.

          Baik, saya asumsikan alurnya adalah VC > ATC > IC ya. Plus Lead buat orang yg mau diskusi dulu. Kalau saya, saat jalankan iklan Conversion, mulai dari optimasi VC dulu, sambil lihat perkembangan data iklan. Jika jumlah ATC dan IC positif kenaikannya, baru saya naikkan optimasinya ke ATC, hingga ke funnel paling akhir yaitu IC.

          Dengan demikian performa iklan akan terus menyesuaikan mencari audience yg mirip dengan karakter audience di dlm data pixel event kita.

          Opsi lain, jalankan 3 adset dlm 1 campaign CBO, bedakan optimasinya, VC, ATC, dan IC.

          Balas
  130. tanya mas, kalau cbo itu budget minimal 100Ribu sampai 250ribu perhari ya/campaig

    kedua : potensial audience saran mas minimal harus berapa ya dan maksimal, kalau saya pakai 500Ribu potensial audience samapi 1juta bagus atau tidak ya

    Balas
    • Tidak ada budget minimal CBO. Tergantung berapa jumlah Adsetnya. Yang jelas per Adset itu minimal 15 ribuan. Jadi kalau pakai 5 Adset ( misalnya ) tinggal dikalikan saja budgetnya.

      Utk budget di bawah 200k per day masih oke targetting 500k – 1 jutaan potential reach.

      Balas
  131. selamat siang mas. mas artikelnya mantap
    saya maw tanya sedikit mas,saya maw beriklan di fb ads tapi menambahkan metode pembayaranya tidak bisa mas

    Balas
  132. Assalamualaikum Mas Alif,
    Alhamdulillah postingan ini sangat bermanfaat dan memberikan saya yang masih pemula di fb ads ini banyak insight baru walopun harus loading dulu pada singkatan2 dan istilah2 dalam fb ads.

    Saya ingin bertanya mas,
    1. Untuk produk properti dari ke 4 teknik diatas mana yang paling cocok?
    2. Pada step triggering di teknik pertama yang dimaksud broad audience targeting itu seperti apa mas? apakah masih menggunakan riset interest2 seperti itu?
    3. Sampai saat ini sy masih bingung dengan istilah/aktivitas split test, kalau diatas mas Alif tulis “dalam campaign ada beberapa adset, dan dalam adset ada beberapa iklan” itu indikator pembedanya apa mas? bukanya 1 adset itu mengacu pada pengaturan audience yg sama ya?
    4. Saya sudah ada CA dgn sumber data pelanggan (csv) yg terspesifikasi (sdh beli, hanya visit lokasi, atau cuma on phone). jika datanya masih kurang dari 1000 ketika mau buat LLA, idealnya LLA brapa persen mas?

    Terimakasih mas Alif sudah berbagi ilmu yg daging banget, semoga berkenan menjawab pertanyaan sy yg masih basic ini. oia mungkin sedikit saran mas, artikel ini bisa di update dengan mnambahkan fotnote pengertian dari istilah2 yg disingkat, agar pemula sprti sy tidak roaming dulu saat membacanya.

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      1. Saya kurang tau karena blm pernah main properti. Solusi terbaik adalah mencoba semua cara utk menemukan pola terbaik.
      2. Iya benar seperti itu, kalau blm punya aset audience ( list email / nomor hp )
      3. Benar 1 adset berisi 1 audience. Tujuan split tes adalah membeda-bedakan target audience di setiap adset. Tujuannya utk mencari tau komposisi audience mana yg paling bagus hasilnya sesuai goal iklan yg sedang dijalankan.
      4. Saya biasa pakai 1-3 persen. Yang mna yg bagus ? Di tes saja. Kondisinya bisa sangat berbeda. Dinamis.

      Noted, terima kasih sarannya ya. Akan saya catat dan coba implementasikan. Mungkin saya akan buat 1 artikel khusus saja yg mengulas istilah-istilah asing tersebut.

      Balas
      • Terimakasih Mas Alif sudah berkenan menjawab. Jawaban nomor 3 yang paling saya tunggu, hehe

        Selanjutnya kalau running iklan dari tahap broad audience sampai ketemu ukuran traffic yang ideal kira-kira berapa hari ya? misal dengan budget 75rb/hari dengan 4 adset.

        Oia, kalau saya punya produk yang sama tapi dengan 4 lokasi berbeda apakah akan maksimal hsilnya jika di masukan dalam 1 campaign?

        Lalu untuk alur aktifitas split tes yang baik seperti apa ya mas? apakah test audience dulu, atau materi ads dulu, mas Alif biasanya gimana?

        Balas
        • Traffic ideal apanya ya yg dimaksud ? Saya kurang paham.

          Lokasi berbeda, lokasi apanya ya ? Pengiriman barang, atau apa ? Saya jg kurang paham.

          Bisa audience dulu, bisa materi ads, dulu, bahkan bisa dari objective campaign nya. Tergantung kebutuhan, jd tdk ada urutan baku yg mana yg harus duluan. Saya biasanya gimana ? Beda2, kadang dari audience dulu, kadang juga dari ads nya dulu.

          Balas
  133. Artikel nya bagus sekali mas

    Saya mau tanya beberapa

    1. Tuk bikin LLA dari view content sebaiknya nunggu sampe 1000 dulu atau bisa kurang ?.

    2. Saya dulu belum paham pixel event FB. Cuma dari dulu web dah saya pasang pixel base FB. Page view. Dan dah saya bikin CA . Dan jumlahnya dah ribuan

    Apakah CA dari page view efektif untuk di buat LLA ?

    Balas
    • Terimakasih mas.

      1. Diatas 100 sudah bisa bikin kok.
      2. Efektif atau tidaknya akan ketahuan saat dicoba diiklankan mas.

      Karena efektif / tidak bergantung pada banyak faktor, ngga cuma kualitas CA tapi jg konten iklannya, konten landing page nya, dll.

      Balas
  134. Malam Mas. Tulisannya sangat bagus.
    Saya mau tanya…setelah didapat data LAA dan CA, stragety bidding untuk iklan Conversion yang cocok apa mas ? Lowest Cost atau Bid Cap atau yang mana mas ?

    Terimakasih mas

    Balas
    • Kalau masih budget di bawah 500k per day saya masih pakai automatic bid biasanya. Utk retarget CA jg pakai automatic.

      Balas
  135. Selamat Siang, Terima kasih atas sharing informasi terkait funneling, saya mendapat banyak insight baru. Nah, ada satu hal yang mau saya tanyakan, pada funneling nomor 4. Pada tiap bagian funneling tersebut, mas membuat adset baru, yang saya bingung adalah apakah pada campaign tsb menggunakan CBO? karena jika menggunakan CBO tentu akan ada adset yang di anaktirikan. Intinya saya belum mengerti pembuatan adset baru dengan campaign baru agar adset tidak dianaktirikan. Semoga bisa dipahami. Terima kasih

    Balas
    • Halo mas. Benar, kalau akunnya sdh full CBO, maka bikinnya di campaign terpisah, agar tdk ada Adset yg dianaktirikan. Kalau akunnya masih bisa letakkan budget di Adset, blh dijadikan dalam satu campaign.

      Balas
      • Baik mas, terima kasih. Mau tanya lagi, kalau pixel viewcontent dengan pixel view video 95%, apakah bisa dikatakan sama? Maksudnya saya, saya ingin buat yang bagian edukasi berdasarkan CA Video 95% dan VC, baiknya apakah dipisah adset atau digabung saja? Jika dipisah dan dilakukan split test antara CA video dan CA vc apakah bisa? Kebetulan saya belum pernah split test sama sekali. Oh ya, objektifnya conversion mas. Terima kasih

        Balas
        • Apakah sama ? Berbeda mas. ViewContent itu ter-trigger saat orang buka halaman web mas yg sdh terpasang pixel ViewContent. Video viewer sdh jelas, adalah data orang2 yg menonton video mas.

          Dipisah boleh, digabung boleh, tergantung apa tujuan beriklannya sebenarnya. Mau awareness kah, mau hardselling kah, atau apa. Saya jg kan dalam posisi ini ngga tau, orang yg sdh ViewContent di mas itu apa yg mereka lihat. Orang yg sdh view video mas itu isinya video apa.

          Jadi level audience nya ada di titik mana saya kurang tau. Jadi funnel konten iklan apa yg selanjutnya harus dijalankan saya jg kurang tau.

          Balas
          • Oke mas, saya nangkep maksudnya, berarti memang tergantung konten dan strategi funnel yg seperti apa, baru bisa menentukan apakah mau CA mau digabung atau tidak. Terima kasih atas penjelasannya mas

          • Yap benar msa, kurang lebih seperti itu. Sami-sami.

  136. Misal Kalo LLA 1% sekitar 2 juta, kemudian saat mau create adset, saya filter misal lokasi untuk yang hanya di pulau Jawa, turun jadi hanya 900.000 audience. Pernah kondisi kayak gini ga? dan apakah masih gpp ga d jalankan adsetnya?karena kalau di gabung misal nya dengan LLA 2-5%, salah satu tujuan test mencari LLA yg terbagus malah ga tercapai

    Balas
    • Ya wajar turun jadi 900k kan di filter hanya Jawa saja bukan Indonesia. Tdk ada masalah sama sekali, memang sdh sewajarnya.

      Balas
  137. 1. pixel yang matang berapa pak jumlahnya?
    2. saya jual ecourse, pixel view conten sudah 2500, lead 80 (masuk form order), ADC 5 , pertanyaannya apakah langsung saya buat aja LAA dari view content untuk iklan selanjutnya?

    Balas
  138. Punten nanya Kang, kalau utk bikin form pemesanan rekomendasinya pakai apa ya?

    Balas
    • Bisa pakai Orderonline kang, fiturnya sangat lengkap

      Balas
  139. Halo kak selamat siang,

    Alhamdulillah Artikel yang sangat bagus sekali, trikasih kak sangat membantu sekali.

    disini aku mau bertanya mungkin agak diluar materi Artikel ini.
    Apakah bagus posting (video/Dll) di halaman yang sedang running iklan kak ?

    Trimakasih.

    Balas
    • Sore kak, terimakasih sudah berkenan mampir. Mohon maaf juga baru respon.

      Saya kurang paham dengan pertanyaannya. Maksudnya halaman tuh halaman mana ? Halaman Facebook ( fanpage ) ? Atau halaman web ?

      Balas
  140. Assalamualaikim. Mau tanya soal metode nomor 3 (traffic-conversion-reach). Seandainya traffic saya ganti menjadi conversion untuk mendapatkan viewcontent nya apakah akan berdapampak ? Karena pengunjungnya kan lebih berkualitas, jd rumus nya Conversion-conversion-reach. Mohon dibalas ya kak.

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Apakah berdampak ? Pasti berdampak, kan diganti objective nya.

      Kenapa di strategi tersebut langkah pertama pakai Traffic ? Karena diasumsikan blm punya banyak data pixel. Kalau sudah punya banyak, sah-sah saja beriklan pakai Conversion dari awal.

      Jadi yg perlu dipahami adalah : bagaimana cara iklan Conversion bekerja. Pixelnya harus sdh matang.

      Balas
      • izin ikut gabung mas,
        kasus sy sama dengan yg bertanya.
        saat ini sy memakai trafik & konversi dengan memakai landing page (sudah berjalan sekitar 2 minggu dgn budget masing” object 200rb per hari. tapi org yg klik tombol ke wa sangat” sedikit (dibawah 10) padahal sudah ada LLA 1-5%, bahkan ada 1% ke 2% juga.
        ada kepikiran juga untuk mengganti trafik menjadi conversion karena menurut sy keduanya sama” bisa menghasilkan VC.
        pertanyaanya: apa yg harus sy lakukan kalau ingin mendapalt lebih banyak org yg masuk ke wa?
        mohon penjelasanya

        Balas
        • Kalau saya perkecil lingkupnya, coba lihat lagi dengan lebih sederhana.

          Orang masuk landing page mas, ketika sudah masuk, baca-baca, ternyata banyak yg ngga lanjut chat wa, begitu ya masalahnya ?

          Artinya ada masalah di landing page. Bisa jadi konten kurang persuasif, bisa jd kemahalan / slh pricing, bisa jd letak tombol chat kurang strategis, bisa jd jumlah tombol chat kurang banyak, atau masalah-masalah lainnya.

          Ini harus dianalisa dan di tes hasilnya setelah perbaikan.

          Balas
  141. Ijin nanya mas alief, Untuk Funeling no 1 point 2 yang soft seling.
    1. Katakanlah kita sudah buat CA Video view 95% dan LLA 1-5%, Bolehkah kita menjalankan adset CA Video View 95% dan adset LLA 1-5% dalam satu campaign conversion ?

    2. Kl menggunakan CBO mas alief bilang 150ribu, berarti kl di breakdown masing2 adset 25ribu ?

    3. Trus ada brp ads kreatif untuk masing2 adset ?

    Balas
    • 1. Boleh saja, tapi nanti akan ada Adset yg “dianaktirikan” karena kurang perform. Jadi saya cenderung memisahkan. Bisa di modif jg. Conversion CBO berisi LLA saja, utk retarget CA nya pakai Reach CBO.

      2. Benar, kalau jumlah Adsetnya 6

      3. Biasanya 3-5 mas

      Balas
      • Mas biasanya saya menggunakan alur Viewconten(landing page) – Leads(klik to whatssap – purchase dibalik layar jadi tidak terrecord
        Misal saya rubah menjadi Viewconten – Addtochart – purchase (dengan memberi link Thankyou page untuk divalidasi seperti contoh yang diberitahu mas alif dikolom komentar)

        1. Apakah berpengaruh terhadap kualitas pixel yang telah berjalan, walaupun pixel blm lama digunakan dan data masih sedikit?

        2. Dalam iklan conversi saya biasa menggunakan optimasi leads, apakah leads mempunyai karakter yang sama dengan Atc ?

        3. Apakah iklan konversi dengan optimasi viewconten menghasilkan lebih baik konversi dari pada dengan optimasi leads/atc ?

        Balas
        • 1. Terhadap kualitas pixel ? Tdk pengaruh. Cuma, daripada ganti jadi VC > ATC > Pur, kenapa ga diterusin yg awal aja VC > Lead > Pur ? Tinggal nambah thank you page dan ditanam pixel Pur. Daripada harus jalanin ATC mulai dari nol lg datanya.

          2. Secara FUNGSI pixelnya saya kurang tau pastinya, tapi secara peletakan pixel harusnya pengaruh. Misalnya, ATC diletakkan di tombol order ( via form ), Lead diletakkan di thank you page setelah orang submit form order. Pastinya karakter audience di dalam Lead berbeda, lebih baik dari ATC.

          3. Sesuai fungsi dan letaknya, VC itu tempat orang baca informasi. Lead / ATC itu berada setelah VC, entah di tombol, di halaman form, atau yg lainnya. Kalau konversi yg dimaksud adalah penjualan, maka sdh jelas orang yg Lead / ATC lebih berpotensi menghasilkan konversi. Sederhananya begitu

          Balas
  142. Bang alief
    Btw saya kemarin dapat call dari pakar marketing fb. Dapet 40 mnit untuk konsultasi. Trus dia ngasih saran untuk retargetting.
    CA + LLA 1% jadi di gabung gitu.
    Misanya pakai cbo, 3 adset:

    CA VC + LLA 1% VC
    CA ig visitor + LLA 1% ig visitor
    CA video views + LLA 1% video views

    Bang alif pernah coba?

    Balas
    • CA dan LLA dijadikan satu Adset ? Blm pernah coba.

      CA dan LLA beda Adset tapi dalam satu campaign CBO ? pernah coba. Dengan begini, akan ada Adset yg “dianaktirikan” oleh sistem CBO ketika performanya ga bagus. Sedangkan tujuan retarget adalah mengejar kan ?

      Makanya kenapa saya pisah masing-masing campaign.

      Balas
      • Mas Alif
        jika saya buat CBO mentarget CA. biasanya saya pakai optimasi ATC. pertanyaanya, dalam satu CBO itu saya buat 3 adset mentarget CA yg sama yg saya bedakan adalah ad creative-nya.
        adset 1 ke produk A
        adset 2 ke produk B
        adset 3 ke produk C
        karena produknya berbeda tentunya ad creativnya berbeda untuk setiap adset tersebut hanya saja targeting audiance sama yaitu semua CA yang saya punya.

        ato opsi lain
        1 CBO 1 Adset 3 ad creative.

        kira2 optimal yang mana ya mas alif?

        Balas
  143. Assalamualaykum mas.

    Saya ada pertanyaan mengenai Funnels Nomor 3.
    Traffic – Conversion – Reach.

    “Katanya” pixel dikatakan matang ketika sudah 50x ter trigger.
    Lalu bagaimana dengan CA, butuh berapa kali ter trigger agar LLA yang kita buat sudah bisa dikatakan matang ?.

    “Katanya” ada yang bilang 1000 CA.

    Balas
    • Wa’alaikumsalam mas,

      Benar kata Pesbuk 50x dianggap udah cukup mewakili datanya. Makanya learning phase mingguan goalnya adalah 50 event.

      Definisi “matang” disini biasanya definisi bentukan advertiser sendiri sih, makanya standard nya beda-beda. Ada yg blg minimal 500 baru bagus LLA nya, ada yg blg minimal 1.000 baru bagus.

      Kalau saya biasanya diatas 500 baru dibuatkan LLA nya mas. Itupun selalu saya buat 3 LLA yakni 1%, 1-2% dan 2-3%.

      Jadi di tingkat LLA biasanya saya split test lagi, yg mana yg bagus.

      Balas
  144. Karena ga ada tombol balas lagi di komenan saya. Saya bikin baru ya bang. Hhe. Iya bang gpp balas lama, semoga bang alif sukses selalu. Aamiin.

    Iya bang spertinya karena harga. Sudah aku testing turunin ke 195.000 – 215.000. Respon Custom Audiance saya akhirnya angkat suara. Di buktikan dengan tiga orang yg berniat order tapi g jadi karena ga bisa ke bank karena corona. Wkwkwkw. Setidaknya setelah sekian lama, aku dapat respon dan ga buta lagi. 20 hari coba bang test harga tinggi. Cuma 1 sales. Karena idealis dengan margin harus sekian.

    Dan setelah baca jawaban dari bang alif setidaknya lebih meyakinkan saya lagi.

    Balas
    • Alhamdulillah, mantap jika sudah tercerahkan, hehe. Saya juga biasanya suka tes, bikin 2-3 landing page sama persis, tp harga berbeda. Utk cari tau brp harga paling pas utk target audience saya.

      Balas
      • Bang alief ada rekomendasi plugin woocommerce untuk dynamic pricing? Bisa bikin diskon macem2 atau couponnya otomatis terpasang pas customer checkout?

        Balas
        • Maaf baru respon mas. Duh saya kurang tau, kebetulan ngga terlalu sering main di Woocommerce, jd kurang paham plugin-plugin pendukungnya.

          Saya penyuka model landing page utk jualan, hehe.

          Balas
  145. Selamat Siang Kang sungguh ini artikel yang sangat bermanfaat.
    oh ya saya menjual produk perabotan rumah tangga yang harga nya berkisar 200 – 300 ribu

    Alur landing page saya begini.
    1. Masuk LP, saya tanam pixel VC.
    2. DI dalam LP itu ada pixel ATC juga yang saya tanam di tombol Pesan sekarang.
    3. Setelah Menekan Tombol Pesan Sekarang (yang saya tanan EVEN PIXEL ATC) akan
    masuk ke halaman Form order.
    4. Di dalam halaman Form Order saya pasang pixel IC. dan jika sudah mengisi data seperti
    nama alamat dll, dan menekan tombol BELI SEKARANG. Maka akan diarahkan ke
    WHATSAPPS. nah di tombol BELI SEKARANG itu, saya sudah menanam EVENT PIXEL
    PURCHASE. Jadi kalaupun orang yang masuk WhatsApp tidak jadi membeli pun akan
    terhitung sebagai pembeli.

    Nah pertanyaannya apakah alur seperti benar? jujur alur ini saya ngikutin saran mas ALIEF yang teknik favorit no 4?
    apakah pemasangan EVEN PIXEL PURCHASE ditombol yang diarahkan ke WHATSAPP juga benar?
    Kalo ada yang saran yang lebih baik tolong koreksi ya mas.

    Terima Kasih

    Balas
    • Alurnya sudah benar. Hanya saja di bagian Purchase ganti jadi AddPaymentInfo aja.

      Nanti ketika user sdh masuk whatsapp, akhirnya beli, mereka kan konfirmasi pembayaran via Whatsapp. Setelah duit masuk, kasih aja link bit.ly ( misalnya ) ke pembeli itu, blg aja utk validasi pemesanan.

      Link tersebut mengarah ke thank you page. Cuma tulisan terima kasih dan basa-basi aja, ga ada action apa-apa. Tapi di halaman ini ditanam Purchase.

      Jadi Purchase yg terekam adalah real konsumen yg udah transfer.

      Jangan lupa di kasih value pixel Purchase nya, senilai harga produknya. Jadi nanti bisa dijadikan LTV audience.

      Balas
  146. di bagian cara ke 3 yaitu trafic》conversion》reach
    untuk di bagian reach kan retargeting untuk retargeting itu pakai berapa adset kang?viewcontent dan ATC sama di bikin 2 adset apa di satuin dalam 1 adset?

    Balas
    • Kalau masih dikit disatuin aja. Kalau idealnya dipisah, karna konten iklannya kan beda utk yg baru VC dan udah ATC.

      Balas
      • mohon ma’af kang mau bertanya lagi,untuk iklan tahap awal yg menggunakan trafic,yg masih broad Audience pas di bagian optimasi kita baik nya menggunakan apa ya penayangan halaman tujuan,impresi,klik tautan atau jangkauan unik harian?mohon penjelasan nya,dan untuk lanjutan nya ketika kita masuk fase retargeting kalau kita menggunakan trafic bagus nya pake optimasi apa ya kang?penayangan halamam tujuan,klik tautan,impresi apa jangkauan unik harian ? mohon ma’af kalau banyak nanya,mohon penjelasan nya,terima kasih banyak kang

        Balas
  147. Pagi bang, sebelumnya sya berterimakasih banyak atas artikel yg sangat membantu ini.
    .
    Sya baru coba iklan konten video slide soft selling action ke Landing page.
    Ads 1 : Traffic
    Ads 2 : Website conversion
    .
    Ads WC setelah jalan 2 hari sya stop karena sya rasa mahal sekali, 12 – 14rb per klik halaman dan belum ada closing (mungkin karena pixel belum matang). Apa sebabnya kok mahal ya ?
    .
    Terimakasih banyak atas bimbingannya.

    Balas
    • Iklan konversi memang mahal, sebanding dengan kemampuannya mendatangkan konversi. Jadi pixel harus matang kalau mau main iklan konversi mas.

      Balas
  148. Bang, maaf jika mengganggu. Saya ingin bertanya. Jika saya buat CBO dengan 4 adset, optimasi View Content. Audiance dari 4 adset itu sama, LLA View Content 0%-2%. Yg membedakan adalah conversion windowsnya saja. Adset pertama 1DC, adset kedua 7DC, adset ketiga 1DC1DV, adset keempat 7DC1DV.

    1. Jika dari ke empat adset tersebut yg lolos learning phase hanya dua adset. Apa sebaiknya 2 adset sisanya di matikan saja? karena learning limited?

    2. Pembagian adset dalam cbo dengan conversion windows diatas apakah ok?

    Balas
    • 1. Kalau saya dibiarkan saja, toh pakai CBO kan. Adset yg limited sdh otomatis ga dpt jatah budget.
      2. Sebelum ok atau ngga, apakah sudah tau tujuannya kenapa dibedakan Conversion Window nya ?

      Balas
      • saya bedakan conversion windowsnya soalnya behavior audiance kan ada yg ngeklik iklan di hari itu kemudian melakukan konversi, ada yg butuh waktu 7 hari. karena saya ga ada ad creative yang perlu di test, umur juga gaperlu ditest, placement juga ga perlu di test, audiance juga ga perlu. paling di satu CBO aku bedain conversion windowsnya aja sih dengan 4 adset, 4 conversion windows.

        ato ada yang ga saya tau ya bang tentang conversion windows itu? mohon dikoreksi kalo ada mindset yang salah.

        nah, kalo retargeting pakai conversin optimasi ATC dari CA VC apakah juga dibuat menggunakan CBO? dengan satu adset ato dua adset? kalo bikin dua adset, untuk retargeting ATC dari CA VC apakah adsetnya bertabrakan? atau bikin satu adset aja di satu CBO? trus conversion windowsnya apa yang di pakai kalau satu adset? soalnya ada 4 conversion windows.

        Balas
        • Oke, definisinya sudah benar mas. Perihal oke atau ngga, oke2 saja kok. Toh pakai CBO kan, Adset yg jelek nanti ga akan dpt porsi budget besar. Lagipula ini soal teknik aja. Ada beragam teknik, dan semuanya sah selama menghasilkan hal positif ( entah data, atau sales ).

          Kebetulan akun saya sdh CBO semua, jd sdh tdk bisa pakai non CBO. Bikin satu Adset aja cukup kok. Conversion window saya pakai defaultnya 7D1V

          Balas
        • Saya mau bertanya kang punten. Dari semu penjelasan akang satu campain 1 adset untuk bird dan 1 retargeting ini pakai optimasi budget CBO atau setiap edset. Nuhun pisan

          Balas
      • Bang, mau tanya penggantian ad creative. saya menggunakan funneling:
        1. General Interest/ LLA View Content
        2. Retargetting 1 ( Optimasi View Content )
        3. Retargetting 2 ( Optimasi Add To Cart )
        4. Retargetting 3 ( Optimasi Purchase )

        Pertanyaan saya, jika saya ingin mengganti ad creative untuk retargetting 2. karena saya ingin blast promo baru ke mereka apakah saya ganti di dalam campaign itu atau saya buat campaign baru sedangkan campaign lama dengan ad creative lama dimatikan.

        atau dua duanya biarkan jalan? campaign dengan ad creative lama dan campaign dengan ad creative baru. dua2nya berjalan bebarengan.
        Saya menggunakan CBO.

        Balas
        • Halo mas, maaf telat merespon.

          Mau buat promo baru ? Artinya ga jalan terus-terusan ya ? Bikin aja campaign baru, targettingnya sama dengan retargetting 2. Jadi satu campaign satu adset beberapa ads.

          Balas
          • Bang mau tanya lagi. Beberapa hari funneling saya berjalan. ada beberapa asumsi dari analisa saya. Produk Printed Hijab.

            Setelah melihat dari perbandingan optimasi yg saya coba. Pixel view content sudah terkumpul 1500-an. Saya coba jalankan iklan ke general interest pun saya bisa mendapati performa pixel view contentnya pun bekerja dengan baik. dalam artian CTR 1%-2%. CPR-nya menurut saya bagus. Maksudnya mendatangkan orang untuk view content aja. Karena optimasinya view content. Ke LLA View Content hasil CTR lebih baik dikit dari pada ke general interest.

            Saya jalankan iklan retargetting 1 optimasi VC untuk yg sekedar engange tapi blum view content. Dan retargettingg 2 Optimasi ATC untuk Custom Audiance view content tapi blum add to cart/ purchase.

            Hasilnya 0 closing.

            Asumsi saya.
            1. Karena corona
            2. Karena harga (ga cocok untuk audiance view content saya yg terkumpul)

            Oya saya sempat jalankan optimasi ATC dan hasilnya CTR turun di bawah 1% hehehe. Mungkin karena pixel ATC blum banyak kali ya.

            Pertanyaan saya, apakah benar karena corona? Tapi bikin penasaran masa ga ada yg purchase. Palingga 2 purchase. Ato setidaknya tetep banyak yg atc/ initiate Check out lah walopun ga purchase untuk validasi produk. Dan ternyata emang ga ada. Artinya problemnya di harga kali ya kemahalan.

            *sempet ada yg purchase sih cuman 1 tapi yg atc ga ada lagi sejak itu dan lama berhari2. Bahkan sampe di iklan retargetting jg. Bulan desember-januari setiap hari closing 1 tapi waktu itu harganya emang under 200.000. Februari-maret saya berenti iklan karena produksi. Dan april, bulan ini, saya lanjut lagi iklan. Tapi nyaris 0 closing. Emang harganya saya naikkan sih jadi diatas 200.000.

            Jadi mungkin:
            1. Corona
            2. Harganya jadi mahal karena saya ingin iklan dan margin profit ga mepet. Tapi mungkin diatas 200.000 ternyata ga cocok.
            3. Karena 2 bulan saya berenti iklan jadi pixel saya dingin lagi?

            Apakah analisa dari narasi yg saya sebutkan secara mindset sudah benar? Ato mungkin ada masukan dari bang alief?

          • Hi mas, maaf baru respon.

            Saya mencari waktu luang utk merespon komentar mas Ade, karena perlu berpikir, tdk bisa jawab spontan, jadi maafkan agak lama ya, hehe.

            1. Jawabannya udah ada di akhir komentar sebenernya. Bulan Des-Jan tiap hari closing satu. Setelah vakum + naikin harga closing jadi nyaris nol. Faktor terbesarnya harga menurut saya. Apalagi ranah hijab kompetitor banyak, jd harga pembandingnya jg banyak. Karena vakum iklan ? Ga ngaruh banyak menurut saya.

            2. Karena Corona ? Bisa jadi, sedikit atau banyak, saya rasa berdampak.

            3. Iklan fase pertama angkanya bagus, tp sebatas sampai ViewContent. Artinya iklan sdh benar, konten iklan sudah oke.

            4. Iklan fase kedua yakni retargetting tidak menghasilkan sales. Artinya issue utama di dalam website. Bisa jadi balik ke poin pertama kecurigaan saya sih.

  149. Permisi mas alief, saya mau menanyakan mas untuk funneling yang no 1 itu yang retargetting di CA add to cart, itu CA nya saja atau sama LLA ya mas?? terima kasih ya mas sebelumnya

    Balas
    • CA saja mas, karena retargetting. Beriklan ke orang yg sudah pernah kena iklan.

      Balas
      • terima kasih atas jawabannya ya mas, jadi ada gambaran, soalnya selama ini saya belum pernah retargetting mas

        Balas
        • Alhamdulillah, sama-sama mas. Kalau sdh main pixel, usahakan main retargetting, jd pixelnya termanfaatkan

          Balas
          • mas, tanya lagi ya hehehehe untuk retargetting nya, kalo akun udah CBO nih, bagusnya dalam satu campaign atau dipisah mas?

            misal dalam satu campaign saya bikin 3 adset yang isinya LLA video, CA view content, kemudian CA add to cart, atau bagusnya di pisah pisah per campaign aja mas?

            Terima Kasih mas alief

          • Kalau saya dipisah mas, agar setiap Adset dpt jatah budget maksimal. Jadi dlm satu campaign isi satu Adset aja.

  150. Halo mas sy kan mau jualan course lg siapin optin page dlu utk pancing pakai free video. Nah utk kumpulin data list email yg isi optin utk difolowup pakai email marketing. Apakah iklan lgsg pakai obj conversion optimasi leads? Dan klo bole tau KPI cost per leadny brp ya standarny?

    Balas
    • Boleh saja, kalau memang database pixel event leads nya sudah banyak. Pokoknya selama database pixel event blm banyak, ga perlu main Conversion dulu. Hasilnya biasanya jelek.

      Tidak ada standard KPI mas, bervariasi menurut saya. Bisa dari kisaran 5.000 sampai belasan ribu.

      Balas
  151. Halo mas saya ingin bertanya, bagaimana ya caranya agar CPM (cost per impression) nya rendah? Soalnya saya selalu dapet CPM diatas 30rb (industri fitness), jadinya walaupun ads convert, landing page convert semuanya jadi sia sia.. tolong bantuannya mas terima kasih

    Balas
    • CPM adalah biaya yg dikeluarkan setiap iklan kita menjangkau 1.000 impresi / tayangan. Semakin sulit Facebook mencapai 1.000 impresi dari audiens yg Anda targetkan, semakin mahal biaya yg akan ditagih oleh Facebook.

      Kenapa bisa kejadian sulit mencari 1.000 impresi ? Bisa karena beberapa hal.

      Misalnya, iklan sdh jenuh. Terlalu sering tampil ke orang2 yg sama. Facebook kesulitan cari orang baru. Efeknya harga akuisisi audiens alias CPM melonjak.

      Atau karena sebab lain, dan ini sdh “kodratnya” pesbuk : semakin besar jumlah audience, semakin turun kualitasnya. Maka biaya akuisisi audiens alias CPM akan melonjak agar iklan Anda tayang ke orang2 yg tepat.

      Jadi memang sdh kodratnya.

      Solusinya ?

      1. Pastikan metriks yg lain dari hulu ke hilir tetap baik. Seharusnya, kalau semuanya metriks above average, harusnya sih ada sales. Ketika sales stabil & profit, CPM mahal bukan jadi masalah lagi. Semakin besar budget, semakin besar audiens, sdh pasti semakin mahal biaya per akuisisi alias CPM nya. Sdh kodratnya begitu.

      2. Jualan bundling, intinya jualan dlm jumlah banyak. Jadi sekali jln iklan untuk terjadi multiple sales.

      Malah saya tertarik statement mas blg ads convert & landing page convert tp percuma. Kalau emang beneran convert, harusnya terjadi sales dong ? Nah, profit ngga ?

      Mending CPM mahal tp profit, atau CPM murah tp boncos ? Hehe

      Jangan minta CPM murah dan profit ya, karena bisnis tak seindah kata-kata mutiara para pujangga, haha.

      Balas
  152. Assalamualikum..

    Salam kenal mas, semoga selalu sehat dan di hindarkan dari berbagai penyakit..
    Mas saya ingin minta beberapa masukan dari mas tentang fb ads ini. kebetulan saya masih awam banget dan mau coba iklan.

    Saya sebelumnya reseller kosmetik brand A dan sudah punya kontak WA sekitar 1800 kontak tercampur dari yang tanya dan beli.. Dikarenakan brand A tutup kemudian saya mulai jadi reseller kosmetik brand B dan brand ini launching bulan maret ini.

    yg ingin saya tanyakan.
    1. bisakah saya pakai kontak WA tersebut untuk di jadikan CA.
    2. jika bisa teknik yg direkomendasikan pakai yang mana mas? kebetulan saya udah ada landing page yang sudah ditanam pixel tapi saya awam soal fb ads ini.
    3. untuk pertanyaan berikutnya nyusul mas karena emang belum action jadi belum tau mau tanya apalagi.

    terimakasih

    Balas
    • Wa’alaikumsalam,

      Aamiin Allahumma aamiin. Terima kasih mas, doa yang sama untuk mas Panggih, semoga sehat selalu.

      1. Utk jadi CA ya ? Bisa banget. Produk yg sama, atau niche yg sama.
      2. Kosmetik ya ? Mungkin bisa pakai VideoViews di awal, kalau punya video. Bisa video edukasi / video teaser. Video Viewers nya dijadikan CA. Lalu lanjut pakai Traffic saja, beriklan ke CA WA, CA VideoViews, dan ke LLA. Terakhir di retarget VC landing page pakai Reach.
      3. Siap mas, jangan sungkan untuk bertanya kalau ada kendala.

      Balas
  153. Halo, nama saya Fara salam kenal. Saya ingin menanyakan beberapa hal

    1. Apakah teknik yang anda gunakan ini masih worth it sampai saat ini?
    2. melihat tulisan anda, dimana anda masih pakai Whatsapp, apakah buyer anda ada yang pernah meminta COD, dan jika iya, bagaimana anda mengatasinya disaat anda tidak bisa melakukan COD disaat itu

    Sedikit saran,

    – mungkinkah anda bisa melakukan minimize untuk komentarnya, butuh waktu cukup lama untuk scrolling dan menemukan kolom komentar.
    – Sepertinya ini mempengaruhi Web anda, karena disaat saya mengerikan tulisan ini, ini terasa begitu lambat di Hp saya, atau mungkin ini memang hanya terjadi di saya.
    – Untuk yang mau membaca Full komentar, mungkin bisa di setting komentarnya akan Full, jika dia mau reload gitu mungkin.

    Yah, ini hanya saran saya, lagi pula ini website anda, tapi saya harap ini tidak mengganggu pengunjung Website anda yang lainnya. terima kasih

    Balas
    • Salam kenal Fara, terima kasih sudah berkenan mampir.

      Teknik di tulisan ini masih menghasilkan, dan saya masih menggunakannya. Anyway, kebetulan margin profit saya emang agak longgar, jd lebih leluasa bermain kombinasi campaign. Dan saya tau tdk bisa dipukul rata kondisinya. Makanya ( kalau Anda perhatikan ) seringkali saat menjawab komentar teman2 saya menyarankan cara yg justru tdk ada di artikel ini.

      Karena menurut saya teknik beriklan sifatnya sangat-sangat dinamis menyesuaikan berbagai hal, seperti produknya, harganya, audiensnya, budget plan, dan banyak lagi.

      Saya jualan jasa saat ini, jadi tdk ada COD. Kalaupun dulu jualan produk saya ngga pernah main COD jadi diarahkan ke transfer. Opsi lain, kalau memang butuh COD, saat calon buyer sdh deal ingin beli, diarahkan via Marketplace manfaatkan fitur COD nya.

      Poin saya pakai WA karena saya punya kontrol lebih besar untuk handling calon buyer. utk mengurangi angka bounce leads alias kabur, sekaligus menaikkan closing rate. Karena menurut saya masih banyak segmen audiens Indonesia yg blm aware ( atau mungkin ngga suka ) dengan yg otomatis2 macam pakai form gt, kecuali brand sdh besar macam Tokopedia.

      Anyway thanks banget sarannya Fara. Bodohnya saya tdk mempertimbangkan itu. Soalnya di saya lancar saja via laptop dan hp. Tapi tetap sarannya sangat berguna.

      Jadi saat ini sudah saya terapkan pagination comment per 10 top level komentar pindah halaman, jadi ke bawahnya ngga terlalu panjang, hehe.

      Sekali lagi, thanks Fara sudah remind me.

      Balas
      • Setelah membaca jawaban anda secara keseluruhan, saya memiliki beberapa hal yg membuat saya penasaran

        1. mengurangi angka bounce.
        Jika seseorang klik iklan kita di fb, mereka akan diarahkan ke Landing Page (tergantung campaign yg dipilih) nah, disini saya menyadari sesuatu.
        Bukankah sebaik apapun Landing Page beserta copywriting dan produknya, pasti akan ada orang yg kembali ke fb (bounce), dan bukankah ini akan mempengaruhi iklan kita di mata fb. Yah walaupun kita bisa mengajak mereka kembali saat menjalankan iklan retargeting, tapi tetap saja akan ada bounce.
        Apakah anda punya solusi untuk hal ini?

        2. Saya sering melihat banyak orang menggunakan Landing Page dengan Soft selling, yg terkesan cukup panjang, tapi bukankah sekarang sudah banyak pengguna advertising facebook Ads, beserta online shop di Indonesia, bukankah saat mereka masuk landing Page kita, kebanyakan mereka sudah tau, bahkan ada beberapa yg sudah tau saat melihat iklan.

        Saya tau akan lebih baik hasilnya jika langsung di Test karena setiap Audience berbeda beda kebutuhannya. Tapi tetap saja, saya ingin menanyakannya.

        Menurut pengalaman anda, sebagai advertising facebook Ads, Lebih baik mana Landing Page yg direct selling atau Soft selling di anda?

        Untuk saran itu anda tidak perlu berterima kasih, saya melakukannya hanya untuk memenuhi ego saya, tapi itu juga bagus jika bisa membantu anda

        Balas
        • 1. Solusi mengurangi bounce rate ? Ya dengan landing page & sales copy yg efektif, agar orang tdk pergi, agar orang tertarik, stay di web kita. Tidak akan ada bounce rate 0%, selalu ada yg bounce, dan itu hal yg wajar, tidak perlu dipusingkan. Makanya Facebook menciptakan pixel, utk retargetting orang yg bounce.

          Kecuali kasusnya saat klik iklan banyak yang bounce, blm sempat msk web karena lemot. Solusinya ya jelas, perbaiki load speed.

          2. Anda mengatakan “sudah tau” karena memang Anda sudah tau. Anggaplah semua orang tau. Yang jadi poin disini bukan masalah tau atau tidak. Tujuan landing page dengan penjelasan yg lengkap & “merayu” adalah untuk mempersuasi orang yg sdh tau agar consider dan akhirnya melakukan konversi.

          Kenapa banyak landing page dengan bentuk softselling yg panjang ? Karena memang itu menghasilkan konversi. Makanya banyak yg bikin dengan model seperti itu.

          Dan Anda sudah menjawabnya sendiri, jawaban terbaiknya adalah dengan tes. Dan memang tdk semua produk butuh landing page yg panjang.

          Saya ? Tidak ada yg lebih baik, karena tdk bisa digunakan hanya salah satu. Saya menggunakan softselling pada jenis audiens yg tepat, dan hardselling juga pada jenis audiens yg tepat. Mengkombinasikan keduanya.

          Balas
  154. Halo mas saya ingin bertanya, menurut pengalaman mas alief saat kita sudah mengumpulkan pixel (VC misalnya) lalu kita ke next step yaitu bikin LLA VC apakah bagus jika objective conversion optimasi nya hanya VC? Apakah di step ini seharusnya terjadi penjualan atau tidak? karena bukannya jika kita optimasi ke VC kita menyuruh facebook agar menemukan audience yang most likely masuk ke landing page saja ya tidak ke step berikutnya (order via WA taruh pixel ATC) ataukah lebih baik langsung optimasi ATC saja? terima kasih mas alief, mohon bantuannya..

    Balas
    • Halo mas,

      Benar, prinsipnya seperti itu. Artinya audience yg masuk yg karakternya sesuai dengan VC LP kita. Bukan broad lagi.

      Kalau pixel ATC nya sudah matang, misalnya sdh diatas 1.000, blh saja start iklan LLA langsung optimasi ATC. Kalau belum, saya biasa mulai dari VC lagi ( seperti yg saya tulis di artikel ini, diasumsikan pixel ATC masih sangat sedikit ). Apakah ada penjualan ? Di kasus saya ada mas, meskipun blm maksimal.

      Sambil saya mengumpulkan pixel ATC nya.

      Balas
  155. Sangat daging mas informasinya,

    Saya ingin menanyakan mengenai teknik funnel traffic – conversion – retargeting. Dalam strategi ini pada langkah mana kita mengetahui bahwa produk tersebut dikatakan bagus. Karena dalam tahap traffic misalnya pasti kita akan mendapatkan CTR-link yang tinggi karena menggunakan objective traffic tersebut dan pastinya akan berbeda jika nanti pada tahap kedua hasil CTR-link untuk objective Conversion.. Jika Conversion dikatakan bagus untuk CTR-link 2% keatas , berapa CTR-link yang ideal untuk objective traffic dan bagus untuk dilanjutkan untuk tahap berikutnya ?

    Terima kasih.

    Balas
    • Salam kenal mas,

      Bisa baca artikel saya tentang “cara membaca data iklan”.

      Pada objective Traffic betul bahwa salah satu metriks yg penting utk di lihat adalah CTR. Karena sifat objective nya mentarget audience yg suka klik iklan dan masuk web.

      Pada objective Conversion, kurang tepat kalau hanya fokus ke CTR. Lihat jg result konversinya ( sesuai dengan pixel event yg di optimasi di level adset ), lihat cost per result nya.

      Terlepas dari itu semua, CTR yg baik bagi saya diatas 1% mas. Jika di bawah itu artinya ada masalah dengan konten iklan.

      Balas
      • Baik mas terima kasih,

        sekalian nanya lagi, jadi wajar ya untuk objective traffic drop ke landing page view/View content itu sangat besar ? karna yang kita minta karakterisitik audience yang suka klik . Sya hitung yang masuk landing page hanya masuk 20% untuk CTR-link 12%

        Karna biasanya setelah saya ganti iklan untuk objective conversion ( Tahap 2) biasanya dropnya dikit. sesuai dengan artikel membaca data iklan yaitu sekitar 75 % ( tanpa tweak website ). Saya cek di GTMetrik juga untuk fully loadednya itu 2,3 detik.

        Apakah hal tersebut normal mas?

        Balas
        • Maksudnya gmn ? Dari klik iklan ke landing page view hanya 20% ? Artinya ga banyak orang yg berhasil mendarat di web dong, padahal sdh klik iklan ( CTR link 12% seriusan ? Super tinggi lho ini ), artinya ada masalah dengan kecepatan akses web. Web ngga terbuka. Lemot.

          Objective Traffic emang bener yg dicari adalah audiens yg suka klik iklan. Tapi kan logikanya : saat mereka klik iklan, harusnya otomatis masuk web. Kalau yg msk web ternyata sedikit, artinya ada masalah. Artinya web ngga terbuka / lemot. Jadi banyak yg klik back / exit.

          Lagipula saat beriklan Traffic, di bagian Adset paling bawah, bagian optimasi, ganti aja ke landing page view, jangan link click.

          Utk iklan tahap 2 sdh normal. 75% itu angka yg bagus.

          Tapi kok aneh, saya blm pernah alami drop sampai 20% pakai Traffic, tp setelah beriklan di Conversion angkanya normal. Karena alurnya sama, klik iklan >> masuk web. Jadi kalau hasil di Traffic jelek, hasil di conversion ya pasti jelek jg. Karena emang web lemot.

          Balas
  156. ok kang maaf nanya terus nih kang, kalau iklan video view di stop nanti CA yang ada akan hilang ngga?

    Balas
    • Ngga hilang, tp berhenti bertambah. Seiring waktu akan habis. Karena biasanya pembuatan CA kan di setup berdasarkan sekian hari ke belakang ( saya biasanya 60 hari ).

      Balas
  157. Selamat sore kang,
    mau nanya kalau pake videoviews setelah 3 hari kan dalanjut iklan conversi
    nah iklan video views pertama distop apa dilanjutn terimakasih

    Balas
      • ok kang, kalau setelah 3 hari iklan video view diturunin budgetnya boleh ngga ? ada pengaruh ke performa iklan nya ngga?

        Balas
        • Boleh aja kang. Paling pengaruhnya jumlah views nya berkurang. Selama iklan keseluruhan profit, harusnya tanpa diturunin budget ngga masalah.

          Balas
          • Ok kang, margin profit minimum menurut akang berapa?
            Kalau kecil nutupnya susah juga kang, kalau gede kadang sedikit yang beli kang

          • Tergantung apa produknya.

            Kalau saya biasa jalanin produk dengan margin diatas 150.000 di FB Ads. Dibawah itu agak mepet. Apalagi dengan teknik funneling yg saya tulis di artikel ini, rasanya ngga mungkin. Dan ngga semua produk butuh funneling juga. Ada jg yg cukup satu campaign hardsell + retargetting aja.

            Soal laku atau ngga, tergantung seberapa tepat penawarannya dan seberapa tepat marketnya.

  158. Wow.. ilmunya daging banget (kayak dagingnya salt Bae. Hehehe.. larang)

    Om mau nanya om.. 🙂

    Saya pakai obj traffic untuk ngumpulin audience broad. Iklannya lari ke LP (saya tanam picel VC didalamnya) dg menggunakan optimasi LP view & link click (beda adset). Jalan sdh semingguan dan sdh terkumpul sekitar 2000an audience VC.

    Kemudian saya buat CA VC yg terkumpul dari hasil tsb dan dijalankan Objctv Reach dan terus jalan (retargeting)

    Sambil gitu saya LLA CA VC dan saya jalankan iklan conversion optimasi VC. Dan saya nyoba jalankan juga campign conversion optimasi purchase dgn LLA VC tsb.

    Apakah langkah tsb salah funneling nya?

    Pertanyaannya lg apakah pixel VC tsb tercampur sehingga bisa dikatakan kotor (campur antara hasil traffic, conversion VC & reach) sehingga kurang maksimal untuk audience optimasi purchase? (Pemahaman saya antara orang yg VC masuk melalui traffik & conversion beda karakter :):) mungkin saya salah pemahaman mohon diluruskan)

    Matur nuwun om …

    Balas