Panduan Beriklan di Facebook Pertama Kali

Akhirnya sampai juga di artikel teknis, biar bisa langsung praktek cara beriklan di Facebook Ads nih. Bosen artikel-artikel sebelumnya teori terus“. Ada yang lagi mikir seperti itu ? Hahaha.

Percaya deh, nanti kalau Anda udah bisa ngiklan, udah sering ngiklan, pasti akan lebih sering mencari informasi seputar hal-hal fundamental seperti peranan dan cara optimasi pixel, atau bagaimana memahami target audience.

Kenapa begitu ? Ya karena cara ngiklan di Facebook tuh dari dulu ya begitu-begitu aja. Ngga banyak perubahan. Justru yang sering berubah-ubah tuh otak kita, mindset kita. Ngga konsisten. Kalau mindset dan cara mikirnya aja udah salah, iklan yang dijalankan pasti salah arah.

Nanti Anda bakal ngerasain, hehe.

Pada tulisan kali ini saya akan membatasi bahasannya pada cara beriklan dengan benar dan mudah, sampai iklan Anda berhasil tayang, menjangkau Audience, dan mendapatkan engagement dan aksi ( klik, like, comment & share ).

So, let’s do this.

Cara Beriklan di Facebook

Di artikel sebelumnya udah belajar banyak kan, seperti membuat Business Manager, mengenal Pixel, dan persiapan sebelum beriklan. Jadi saya harap saat Anda membaca tulisan ini, sudah siap untuk beriklan. Kalau belum, baca lagi artikel-artikel sebelumnya sampai paham.

Langkah pertama : Silahkan buka dashboard Ads Manager. Udah tau kan caranya ? Setelah itu pada menu garis 3 di kiri atas cari Ads Manager dan klik.

Ada 3 tab utama yakni Campaign, Adset dan Ads. Itu adalah struktur iklan Facebook. Langkah kedua : Silahkan klik tombol Create seperti ditunjukkan pada tanda panah. Maka akan muncul halaman pop up baru.

Membuat campaign Facebook ads
Membuat campaign baru

Campaign Name

Berikan nama campaign Anda. Nama disini mewakili iklan Anda secara keseluruhan. Jadi berikan nama yang general. Seperti gambar di bawah, saya memberikan nama “TRAFFIC – First Campaign“. Traffic adalah jenis objective campaign yang saya pakai.

Buying Type

Default nya adalah Auction / lelang, dan ngga perlu diubah-ubah. Karena penayangan iklan di timeline Facebook para user itu sistemnya lelang, berdasarkan budget & tingkat relevansi iklan dengan target audience.

Campaign Objective

Masih ingat ada berapa jenis campaign Facebook Ads ? Pilih jenis campaign berdasarkan kebutuhan Anda. Kali ini saya memilih Traffic, karena ingin menggiring target audience untuk masuk ke web.

Dengan menggunakan objective Traffic maka Facebook akan menampilkan iklan saya kepada audience yang suka melakukan klik iklan dan masuk ke web.

Split Test

Masih ingat pembahasan saya soal split test ? Nah sekarang udah ada fiturnya, Anda bisa split test di bagian Adset atau Ads. Untuk langkah awal mah ga usah dipakai dulu. Nanti aja kalo udah ngerti.

Budget Optimization

Masih ingat, pengaturan budget iklan ada di bagian mana ? Yes, di Adset. Nah, dengan fitur ini, Anda bisa mengatur budget di campaign, untuk dialokasikan Facebook ke Adset-Adset yang kita jalankan. Porsi pemberian budget disesuaikan dengan performa iklan.

Jadi Adset yang bagus bakal dikasih jatah budget lebih banyak. Ini adalah fitur favorit saya. Jadi penggunaan budget bisa lebih tepat sasaran hanya kepada Adset yang performanya bagus aja.

Detail campaign Facebook ads
Detail campaign

Masih di dalam halaman pop up pembuatan campaign, Anda juga diminta memasukkan nama Adset dan Ads seperti gambar dibawah. Perhatikan format penulisannya.

Ngga harus begitu sih, itu versi saya aja biar lebih mudah mengidentifikasi isi sebuah Adset atau Ads tanpa perlu membukanya. Yang jelas Anda sudah tau Adset tuh gunanya buat apa. Ads tuh isinya apa.

Jika sudah klik Save to Draft.

Detail campaign FB Ads
Penamaan Adset & Ads

Langkah ketiga : Anda akan masuk ke halaman pengaturan iklan seperti gambar di bawah ini. Kolom sebelah kiri adalah struktur iklan Anda. Ada campaign, di dalamnya berisi satu Adset, dan di dalam Adset ada satu Ads.

1. Pengaturan Campaign

Bagian Campaign

Di bagian ini Anda ngga perlu merubah apa-apa, karena di dalam campaign emang ngga ada pengaturan apapun. Kecuali Anda split test beberapa Adset dan menggunakan fitur CBO ( Campaign Budget Optimization ) seperti tanda panah pada gambar dibawah, maka Anda harus memasukkan nominal budget iklan.

Pengaturan iklan Facebook
Pengaturan campaign

2. Pengaturan Adset

Bagian Adset

Masuk di bagian Adset yang memiliki cukup banyak hal yang harus diatur. Ngga perlu pusing, saya akan membedahnya satu per satu. Perhatikan gambar di bawah ya.

Adset Name

Ini adalah field penamaan Adset, Anda sudah melakukannya di awal pembuatan campaign tadi. Jadi kalo ngga perlu diganti, ya biarkan aja apa adanya.

Traffic

Saat user Facebook klik iklan Anda mau dibawa kemana ? Website, App, Messenger, atau Whatsapp ? Dalam iklan ini saya ingin membawa user masuk ke website.

Dynamic Creative

Dengan fitur ini Anda bisa menjalankan satu Ads dengan ( maksimal ) 5 caption, 5 headline, 5 deskripsi, dan 5 image. Algoritma Facebook akan merotasi penggunaannya berdasarkan yang paling relevan untuk target audience iklan Anda.

Saya jarang menggunakannya.

Audience Definition

Di kolom sebelah kanan tertera angka 130.000.000 yang menunjukkan jumlah pengguna Facebook yang akan dijangkau dengan Adset ini. Kok banyak amat ? Yaiya, kan Adsetnya masih default, belum di setting apa-apa. Jadi audience nya juga masih broad / luas.

Nanti ketika sudah dimasukkan pengaturan usia, gender, tempat tinggal dan detailed targetting, maka angkanya akan menurun ( semakin spesifik ). Idealnya berapa ? Ngga ada patokan baku. Untuk budget Adset dibawah 200.000 per hari, biasanya angka audience saya ngga lebih dari 1.5 Juta.

Estimated Daily Results

Indikator yang menunjukkan berapa jumlah orang yang bisa dijangkau dengan iklan ini, dan berapa orang yang diperkirakan akan melakukan klik ( kenapa klik ? Soalnya saya menggunakan objective campaign Traffic kan ).

Indikator ini dipengaruhi oleh budget iklan yang dianggarkan.

Pengaturan Adset
Pengaturan Adset

Offer

Lanjut ke gambar di bawah ya. Di bagian offer biarin aja mati. Untuk awal Anda ngga terlalu butuh fitur ini kok. Saya juga jarang pakai.

Budget & Schedule

Anda bisa menentukan anggaran iklan. Bisa harian, bisa berjangka waktu tertentu. Misal 15.000 per hari ( budget harian ) atau 150.000 untuk 10 hari ( budget berjangka waktu ).

Mana yang bagus ? Saya pribadi ngga melihat perbedaannya terlalu signifikan sih, jadi lebih sering pakai budget harian aja.

Di bagian Start Date Anda bisa menjadwalkan iklan untuk dijalankan nanti. Di bagian End Date Anda juga bisa menentukan kapan iklan harus mati, atau biarkan terus jalan sampai nanti Anda yang mematikan.

Kalau pakai sistem budget berjangka waktu, maka End Date harus ditentukan ya. Dan keunggulan sistem budget berjangka waktu, Anda bisa menggunakan fitur Ad Scheduling. Yakni mengatur iklan tampil di hari apa dan jam berapa aja.

Kalo udah tau prime time target audience Anda, sah aja pakai fitur ini. Tapi kalau cuma nebak-nebak dengan harapan penggunaan budget lebih efisien karena iklan hanya tampil di waktu tertentu, saran saya jangan pakai fitur ini.

Pengaturan adset iklan
Pengaturan Adset

Scroll lagi tampilan Adset Anda ke bawah, dan akan masuk ke tahap Audience seperti gambar di bawah. Ini adalah salah satu fase krusial di dalam pengaturan Adset. Kalau Anda ngga ngerti, atau ngaturnya ngawur, bisa dipastikan iklan bakalan boncos, hahaha.

Custom Audiences

Masih ingat kan tentang custom audience asalnya dari mana ? Nah kalau Anda udah punya custom audience bisa dimasukkan di kolom ini ya. Ada tombol exclude juga, kalau mau mengecualikan audience tertentu.

Misal Anda menargetkan iklan ke orang-orang yang sudah ViewContent landing page produk Anda, namun mengecualikan orang-orang yang sudah Purchase.

Locations

Anda bisa menargetkan kota-kota tertentu, atau negara-negara tertentu saja. Perubahan di bagian ini akan mempengaruhi jumlah potential reach di kolom sebelah kanan. Pada contoh di bawah saya memasukkan Jakarta.

Pengaturan audience di Adset
Pengaturan Adset

Lanjut scroll lagi ke bawah, cukup banyak yang perlu diatur di bagian Adset soalnya. Untuk Anda yang baru pertama ngiklan, jangan keburu mual ya, kita baru mulai nih, hahaha.

Age & Gender

Anda bisa menentukan usia dan jenis kelamin target audience yang akan melihat iklan Anda. Pastikan Anda sudah mengenali target iklan Anda ya, jadi di bagian ini ngga kebingungan lagi.

Saat memasukkan rentang usia dan jenis kelamin juga otomatis mempengaruhi jumlah potential reach di sebelah kanan menjadi lebih kecil / spesifik.

Detailed Targetting

Nah di bagian ini Anda bisa memasukkan user behaviour, demographic, dan juga interest mereka. Kalo bingung klik aja Browse akan ada list yang tersedia, Anda tinggal baca-baca dan pilih-pilih aja.

Kali ini saya akan beriklan paket wisata Bromo untuk orang-orang yang suka liburan, supaya mereka mau beli paket wisata dan liburan ke Bromo menggunakan jasa saya ( hanya ilustrasi saja ). Jadi saya memasukkan interest :

  • Frequent travellers
  • Agoda.com
  • Traveloka

Artinya, saya mengasumsikan orang-orang yang memiliki ketertarikan dengan situs Agoda, atau Traveloka, atau yang kebiasaannya bepergian ( frequent travellers ), mereka cocok untuk diajak liburan menggunakan paket wisata yang saya tawarkan.

Ini adalah cara menargetkan audience dengan cara yang sederhana banget. Seperti saya bilang di awal, goal tulisan ini adalah agar Anda bisa beriklan sampai iklannya tayang. Bukan mengoptimasi performa iklan. Soal optimasi saya bahas di artikel terpisah.

Penggunaan detailed targetting juga berpengaruh lho terhadap jumlah potential reach. Jadi jangan sampai terlalu kecil ( biasanya iklan jadi mahal ) atau terlalu besar / broad ( biasanya jadi ngga tertarget, kecuali budget harian Anda juga besar ).

Pengaturan target audience iklan Anda
Pengaturan Adset

Masih lanjut lagi di bagian Adset, silahkan lihat gambar di bawah. Ada fitur Connections yang memungkinkan Anda untuk beriklan kepada audience yang like Fanpage Anda, atau mengecualikan audience yang sudah like Fanpage Anda.

Bisa juga beriklan kepada friendlist dari orang-orang yang sudah like Fanpage Anda. Sangat powerfull dan tertarget bukan ? Anda harus manfaatkan semaksimal mungkin.

Placement

Untuk tahap awal biarin aja Automatic, nanti algoritma Facebook yang akan mengatur, iklan Anda paling bagus interaksinya saat ditampilkan dimana.

Kalau mau pilih Edit Placement boleh-boleh aja, Anda bisa lihat-lihat ada pilihan placement apa aja yang tersedia. Ada Facebook, Instagram, Messenger, dan Audience Network.

Pengaturan Adset iklan Facebook
Pengaturan Adset

Optimization & Delivery

Fase terakhir dari pengaturan Adset adalah optimalisasi kinerja Adset Anda. Di awal kan saya memilih objective campaign Traffic, artinya iklan saya akan ditampilkan Facebook kepada target audience yang suka klik iklan, Benar ?

Pada bagian Optimization ada fitur baru ( ngga baru-baru amat sih ) yang memungkinkan Adset di optimasi : Landing Page Views. Artinya Facebook akan mencari orang-orang yang sering klik iklan dan menunggunya hingga masuk ke website. Jadi ngga cuma sekedar klik.

Lebih berkualitas kan ? Buat apa banyak klik kalau yang masuk ke web sedikit. Artinya audience ngga akan baca penawaran produk Anda dong.

Optimalisasi kinerja Adset iklan Facebook
Pengaturan Adset

Sampai di tahap ini pengaturan Adset iklan Anda sudah selesai. Cukup panjang bukan ? Saya sudah menjelaskan masing-masing fungsinya, jadi saya harap Anda ngga terlalu kesulitan saat mengaturnya sendiri.

3. Pengaturan Ads

Langkah keempat : Silahkan klik bagian Ads di struktur menu sebelah kiri. Di bagian ini Anda akan mengatur tampilan konten iklan yang tayang kepada target audience. Konten harus menarik, dan mampu memikat user untuk melakukan klik.

Ad Name

Lihat gambar di bawah. Ad name sudah Anda lengkapi di bagian awal pembuatan campaign. Kalau ngga ada perubahan, silahkan lewati bagian ini.

Identify

Di bagian ini Anda harus memilih iklan ini akan ditampilkan oleh akun Fanpage dan Instagram yang mana ( berlaku jika Anda memiliki lebih dari satu akun ). Kalau pakai Automatic Placement otomatis penempatan iklan juga ada di Instagram.

Di kolom sebelah kanan adalah preview tampilan iklan Anda jika sudah tayang. Jadi setiap data yang Anda isi di kolom sebelah kiri, akan tampil di kolom yang kanan.

Pengaturan Ads konten
Pengaturan Ads

Masih di bagian Ads, silahkan memilih image iklan Anda ( lihat gambar di bawah ). Disana udah tercantum keterangannya ya, tentang berapa ukuran gambar yang direkomendasikan.

Pengaturan gambar untuk iklan
Pengaturan Ads

Text

Di bagian ini Anda bisa menuliskan caption untuk iklan Anda. Tulis semenarik mungkin, dan saran saya ngga usah terlalu panjang, apalagi sampai muncul “See More” biasanya audience males klik.

Tujuan iklan Anda bukan untuk mengedukasi, melainkan untuk membuat audience tertarik melakukan aksi ( klik ) dan masuk ke web Anda. Nah di dalam web itulah baru terjadi proses lanjutan.

Website URL

Masukkan alamat web, atau landing page produk Anda. Jadi saat iklan di klik akan menuju halaman tersebut. Awas, jangan bikin landing page yang aneh-aneh, karena sistem Facebook juga akan menelusuri halaman web Anda untuk melihat apakah ada gambar / tulisan yang melanggar aturan.

Display Link

Ini optional sih, bisa Anda masukkan bisa juga ngga. Kalau saya biasanya dimasukkan aja dengan URL domain utama, agar terlihat lebih bagus tampilan iklannya ( lihat tampilannya di kolom sebelah kanan ).

Pengaturan tampilan iklan Facebook
Pengaturan Ads

Headline

Lanjut lagiii. Perhatikan gambar di bawah. Buatlah headline semenarik mungkin, karena letaknya cukup bisa untuk menarik perhatian audience yang melihat iklan Anda di timeline mereka.

News Feed Link Description

Bagian ini memuat kalimat yang cukup kecil, letaknya dibawah headline. Kalimat ini biasanya untuk memperjelas maksud dari headline. Kalau headline Anda terlalu panjang, bagian ini ngga akan tampil kalau dibuka di smartphone.

Call to Action

Berupa tombol dengan kata di dalamnya. Harapannya audience yang melihat mau klik tombol ini, dan akhirnya masuk deh ke web Anda. Pilihan tombolnya ada banyak, seperti download, sign up, watch more, learn more, dan banyak lagi.

Pengaturan ads copy
Pengaturan Ads

Facebook Pixel

Defaultnya bagian ini biasanya mati. Nah silahkan Anda hidupkan, supaya semua pengunjung yang masuk ke web Anda melalui iklan ini direkam pixelnya. Nantinya Anda bisa mempelajari data-data iklan dengan mudah.

Pengaturan konten iklan Facebook
Pengaturan Ads

Sampai di tahap ini, proses pengaturan iklan Anda sudah selesai. Setelah itu klik close di pojok kiri bawah, maka Anda akan kembali ke halaman Ads Manager, dengan campaign baru di dashboard Anda ( statusnya masih draft ) seperti gambar di bawah ini.

Draft campaign Facebook ads
Draft Campaign

Di bagian kanan atas ada 3 item yang bisa di publish. Kenapa 3 ? Kan Anda membuat 1 campaign, berisi 1 Adset, dan 1 Ads. Jadi totalnya ada 3 item. Langkah terakhir : silahkan klik Review and Publish.

Sistem Facebook akan me-review keseluruhan isi iklan Anda, termasuk isi landing page tujuan iklan tersebut. Selama proses review maka status iklan Anda berubah dari draft menjadi in-review.

Jika sudah selesai di review dan ngga ada masalah, maka status iklan menjadi active dan iklan Anda mulai ditayangkan kepada target audience yang sudah di setting sebelumnya.

Penutup

Huahhhhhh, akhirnya sampe juga di bagian akhir. Bikin artikel tutorial tuh bukan capek nulisnya, tapi praktek dan screenshot nya, hahaha. Mudah-mudahan serangkaian cara beriklan di Facebook yang saya praktekkan diatas mudah dimengerti ya.

Tujuan artikel ini adalah agar Anda bisa beriklan di Facebook. Nanti kalau sudah terbiasa, baru kita belajar mengoptimasi iklan, membaca data di dashboard Ads Manager, dan juga tips-tips seputar beriklan lainnya.

Tetap semangat ngiklan !

Ini Kata Mereka . . .

Silahkan Berkomentar . . .